• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS AGAMA ISLAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "FAKULTAS AGAMA ISLAM"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Facebook, Twitter dan situs jejaring sosial lainnya saat ini menjadi aplikasi teknologi yang populer di kalangan remaja, termasuk anak-anak. Selain itu, jejaring sosial juga bisa mempertemukan ikatan persahabatan yang sudah lama tidak terlihat atau putus. Dampak negatif jejaring sosial bagi remaja dan anak-anak adalah mereka yang memiliki situs jejaring sosial akan merasa ketergantungan dan tidak mengenal waktu karena harus mengupdate situs jejaring sosial yang dimilikinya.

Rumusan Masalah

Perkembangan media sosial saat ini juga akan mempengaruhi nilai-nilai keagamaan siswa antara lain keimanan, moralitas, etika, ibadah, etika dan estetika. Dalam upaya mengetahui bagaimana perkembangan media sosial mempengaruhi siswa di SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang, maka dilakukan penelitian dengan judul “Dampak Perkembangan Media Sosial Terhadap Nilai Religius Siswa SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang” dipelajari". Bagaimana perkembangan media sosial mempengaruhi nilai-nilai keagamaan siswa di SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Perkembangan Media Sosial

  • Pengertian Media Sosial dan Jenis-jenis Media Sosial
  • Proses Perkembangan Media Sosial
  • Dampak Perkembangan Media Sosial
  • Manfaat Perkembangan Media Sosial
  • Kelebihan dan Kekurangan Media Sosial
  • Upaya Mengatasi Perkembngan Media Sosial
  • Ciri-ciri Media Sosial
  • Media Sosial yang Dominan Terhadap Siswa SMK

Selain itu mereka juga akan menjadi egois dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar karena waktu yang dimilikinya banyak dihabiskan di media sosial. Berdasarkan pernyataan di atas, dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah sebuah situs web dimana setiap orang dapat membuat halaman web pribadi dan kemudian terhubung dengan teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Seorang pengguna media sosial dapat memperoleh akses menggunakan media sosial dengan menggunakan jaringan internet, walaupun aksesnya lambat, tanpa biaya yang besar, tanpa alat yang mahal, dan dapat dilakukan sendiri tanpa pegawai.

Pengguna media sosial dapat dengan bebas mengedit, menambah, dan mengubah teks, gambar, video, grafik, dan berbagai jenis konten lainnya. Jejaring sosial merupakan sebuah inovasi yang dikembangkan untuk membantu masyarakat bersosialisasi dengan lebih mudah. Kehadiran jejaring sosial diawali dengan munculnya Sixdegrees.com pada tahun 1997 sebagai situs jejaring sosial pertama di dunia.

Pada tahun 1999 dan 2000, muncul situs jejaring sosial bernama Lunarstorm, Live Journal, dan Cyword dengan sistem informasi satu sisi. Mulai tahun 2003, bermunculan situs jejaring sosial lain dengan kategori berbeda, seperti Flikr (khusus untuk berbagi foto), YouTube (khusus untuk berbagi video), dan Myspace (banyak digunakan untuk jejaring sosial musik). Pada tahun 2006, muncul jejaring sosial Twitter yang saat ini menjadi salah satu jejaring sosial terpopuler.

Media sosial yang sangat populer saat ini, ternyata menjadi tantangan bahkan bagi generasi baru karena membawa beberapa dampak negatif akibat penyalahgunaan jejaring sosial.

Nilai Religius Siswa

  • Pengertian Nilai Religius
  • Macam-macam Nilai Religius
  • Fungsi Nilai Religius
  • Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Nilai Religius

Secara etimologis (arti bahasa) akhlak berasal dari kata khalaqa, kata aslinya berarti tingkah laku, watak, kebiasaan atau khalqun yang berarti peristiwa, ciptaan, ciptaan. Dzikir kepada Allah yaitu mengingat Allah dalam situasi dan kondisi, baik diucapkan dengan mulut maupun hati. Istilah moral berasal dari bahasa latin mores yang berarti tata cara dalam hidup, adat istiadat, atau adat istiadat.

Moralitas berarti kesesuaian dengan gagasan yang diterima secara umum tentang tindakan manusia yang baik dan buruk. Ibadah merupakan bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Arab yaitu dari masdar 'abada yang artinya ibadah. Etika berasal dari bahasa Yunani kuno, bentuk tunggal dari kata etika adalah ethos, sedangkan bentuk jamaknya adalah etha.

Sebagai pedoman yaitu nilai-nilai yang berkaitan dengan cara berpikir, merasakan, bersikap, dan menjadi pedoman dalam menentukan pilihan hidup. Sebagai pengawas yaitu nilai-nilai yang mendorong, membimbing, bahkan menekan atau memaksa individu untuk bertindak dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang bersangkutan. Di sekolah, anak mempelajari nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku di masyarakat sehingga mereka juga dapat menentukan tindakan apa yang baik dan dapat diterima.

Anak cenderung menjadikan guru sebagai teladan dalam berperilaku, sehingga seorang guru harus mempunyai akhlak yang baik.

METODE PENELITIAN

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Objek Penelitian
  • Variabel Penelitian
  • Defenisi Operasional Variabel
  • Populasi dan Sampel
  • Instrumen Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Instrumen yang akan penulis gunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perkembangan media sosial mempengaruhi nilai-nilai keagamaan siswa di SMK Negeri 1 Enrekang. 46 atau 77% menyatakan perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang baik dan 4 atau 6% menyatakan cukup baik. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang dapat memenuhi kebutuhan belajar siswa dengan baik.

Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang memberikan dampak baik bagi siswa maupun positif bagi siswa. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang memberikan pengaruh yang besar terhadap efektivitas belajar siswa. Untuk memperkuat data mengenai pengaruh perkembangan media sosial terhadap nilai-nilai keagamaan siswa SMK Negeri 1 Enrekang, disajikan beberapa tabel hasil angket yang diberikan kepada responden di bawah ini.

Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang cukup memberikan dampak terhadap nilai-nilai keagamaan siswa. Judul Skripsi : Dampak Perkembangan Media Sosial Terhadap Nilai Religius Siswa SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang. Judul Skripsi : Dampak Perkembangan Media Sosial Terhadap Nilai Religius Siswa SMK Negeri 1 Enrekang Kab.

Menurut anda, apa dampak perkembangan media sosial terhadap nilai-nilai keagamaan siswa SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang?

Tabel 1 Jumlah Populasi
Tabel 1 Jumlah Populasi

HASIL PENELITIAN

Sekilas Tentang SMK Negeri 1 Enrekang

Tahun 1968 menjadi kelas jarak jauh dari Rantepao, empat tahun kemudian (1972) menjadi kelas jarak jauh dari SMEA Negeri Rappang. Sekolah ini telah menempuh perjalanan yang panjang, tepatnya pada tahun 1986 hingga tahun 1999 telah terakreditasi dengan status diakui, pada tahun 1999 berhasil menjadi SMK Negeri 1 Enrekang yang dibuktikan dengan terbitnya SK pendirian sekolah no.17 November 2000. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan berstandar nasional dan internasional, mempersiapkan lulusan yang mampu mengembangkan kompetensi profesional dan berwawasan global.

Guru dan staf merupakan komponen yang sangat penting dalam pengelolaan pendidikan dan pengajaran. Berdasarkan tabel diatas menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang ada di SMK Negeri 1 Enrekang sangat memadai untuk meningkatkan minat hasil belajar siswa di sekolah tersebut. Siswa menjadi sasaran atau objek, sekaligus subjek atau pelaksana dalam kegiatan belajar mengajar, karena kelangsungan suatu lembaga pendidikan atau dalam upaya menarik minat masyarakat, juga tergantung pada jumlah siswa yang hadir di sekolah tersebut.

Dengan kata lain: mahasiswa merupakan daya tarik dalam menentukan jumlah mahasiswa yang akan masuk pada tahun berikutnya. Kondisi sarana dan prasarana SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Perkembangan media sosial siswa di SMK Negeri 1 Enrekang

Pengguna jejaring sosial dapat dengan bebas mengedit, menambah, mengubah teks, gambar, video, grafik dan berbagai jenis konten lain yang diperlukan di sekolah. Hal tersebut dibenarkan oleh Ibu Hartati (guru Pendidikan Agama Islam).Perkembangan media sosial bagi siswa di SMK Negeri 1 Enrekang sudah banyak mengalami perkembangan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, termasuk media sosial. Saat ini media sosial sudah menjadi prioritas khusus bagi pelajar, namun media sosial sendiri dapat memberikan dampak negatif bagi pelajar yang terlalu sering menggunakan media sosial.

Media sosial merupakan sebuah inovasi yang dirancang untuk membantu dan memudahkan masyarakat dalam bersosialisasi. Untuk memperkuat data mengenai perkembangan media sosial siswa SMK Negeri 1 Enrekang, berikut beberapa tabel hasil angket yang diberikan kepada responden. Penggunaan media sosial dapat membantu siswa dalam banyak hal, seperti membantu mereka menjalin pertemanan yang baik, meningkatkan kreativitas, membantu mereka bekerja sama dan berkolaborasi untuk berkreasi, berpikir, pengguna media media sosial dapat mengedit, menambah, memodifikasi teks, gambar, video dengan bebas.

Media sosial memberikan pengaruh yang sangat positif bagi siswa karena media sosial mengajarkan mereka untuk meningkatkan kreativitas, berbagi ide dan pengguna media sosial dapat leluasa mengakses media sosial sesuai kebutuhan untuk belajar.

Nilai religius siswa di SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten

Media sosial sangat populer saat ini. Ternyata hal tersebut juga menjadi tantangan bagi generasi muda khususnya siswa SMK Negeri 1 Enrekang, karena dapat menimbulkan beberapa dampak negatif akibat penyalahgunaan jejaring sosial. Dengan berkembangnya media sosial, guru kini perlu lebih banyak memberikan pelajaran pendidikan agama Islam kepada siswa agar potensi keagamaan siswa semakin meningkat. Nilai-nilai keagamaan siswa sebagian besar kurang baik seiring berkembangnya media sosial karena media sosial mempunyai pengaruh yang besar terhadap nilai-nilai yang tertanam dalam diri setiap siswa, seperti ibadah.

Perkembangan media sosial akan memberikan dampak buruk terhadap nilai-nilai keagamaan siswa, ditandai dengan rendahnya nilai-nilai ibadah siswa sehari-hari. Dampak positif media sosial terhadap perkembangan media sosial ternyata memberikan banyak manfaat, misalnya memudahkan dalam berkomunikasi, mencari, dan mengakses informasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 23 atau 38 persen. responden menyatakan bahwa perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang memberikan pengaruh yang besar terhadap efektivitas belajar siswa, 22 atau 37% menyatakan berdampak terhadap efektivitas belajar siswa, 14 atau 23% menyatakan, berpengaruh berdampak besar terhadap efektivitas belajar siswa, dan 1 atau 2% menyatakan tidak berpengaruh terhadap efektivitas.

Berdasarkan hasil penelitian diketahui 22 atau 37%. responden menyatakan dampak pengembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang sangat baik bagi siswa yaitu 34 atau 57%. mengatakan bahwa dampak perkembangan media sosial sudah baik bagi pelajar, dan 4 atau 6% menyatakan cukup baik bagi pelajar. Berdasarkan hasil penelitian diketahui 12 atau. 20%. responden mengatakan bahwa pengembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang Kab. Enrekang mempunyai pengaruh yang besar terhadap nilai-nilai agama siswa, 22 atau 36% menyatakan bahwa perkembangan media sosial mempengaruhi nilai-nilai agama siswa, dan 26 atau 43% menyatakan mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap nilai-nilai agama siswa.

Dari data diatas peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa perkembangan media sosial di SMK Negeri 1 Enrekang dapat mempengaruhi siswa, dalam hal ini memberikan dampak positif.

PENUTUP

Kesimpulan

Dapat dikatakan bahwa perkembangan media sosial pada siswa SMK Negeri 1 Enrekang Kabupaten Enrekang semakin meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan media sosial. Saat ini sebagian besar siswa selalu menggunakan media sosial, namun hal ini terjadi langsung di luar sekolah, karena pada saat siswa berada di lingkungan sekolah, siswa tidak dapat menggunakan telepon seluler, akibat adanya larangan telepon seluler di sekolah. Siswa lebih aktif dalam beribadah, seperti sholat dzuhur bersama paduan suara di sekolah, pengajian bersama seminggu sekali, b). Menurunnya efisiensi santri dalam ibadah keagamaan seperti salat zuhur berjamaah dan..pemahaman pelajaran agama islam menurun akibat media sosial, b).

Saran

Diharapkan kepada guru untuk lebih meningkatkan pembelajaran agama Islam siswa agar siswa lebih memahami dan mengetahui tingkah laku yang baik dan buruk sebagai bahan untuk meningkatkan ketaqwaannya kepada Allah SWT guna terciptanya nilai-nilai keagamaan yang lebih baik bagi siswa. Dengan berkembangnya media sosial saat ini, diharapkan para guru lebih memperhatikan nilai-nilai agama siswa dan lebih banyak memberikan pembelajaran agama kepada siswa agar perkembangan media sosial saat ini tidak mempengaruhi siswa untuk berperilaku tidak pantas dan menyalahgunakan media sosial. 1 Sebelum menjawab daftar pertanyaan yang telah disiapkan, isi terlebih dahulu daftar identitas yang telah disediakan.

Sebelum menjawab daftar pertanyaan yang telah disiapkan, isikan terlebih dahulu identitas diri yang telah disediakan.

Gambar

Tabel 1 Jumlah Populasi
Tabel 2 Keadaan Sampel

Referensi

Dokumen terkait

Hasil belajar peserta didik Mts Satu Atap Papi Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang yang berada pada kategori tidak baik dengan jumlah siswa 12 orang dengan presentase sebesar 33,3%,