• Tidak ada hasil yang ditemukan

Fiqih Ekonomi Makro Islam, Riba Dan Zakat

N/A
N/A
Nurul Syarifa

Academic year: 2024

Membagikan "Fiqih Ekonomi Makro Islam, Riba Dan Zakat"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH EKONOMI MAKRO SYARIAH

Tentang

“Fiqih Ekonomi Makro Islam, Riba Dan Zakat”

Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Kellompok Pada Mata Kuliah Ekonomi Makro Syariah Yang Akan di Persentasekan Di Kelas PS’5D

DOSEN PENGAMPU:

H. HARFANDI, S.E, M.Si

Disusun Oleh kelompok 11:

Fitriana Malau 3321147 Dea Oktaviola 3321148

PRODI PERBANKAN SYARIAH

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SJECH M DJAMBIL DJAMBEK BUKITTINGI

T.A. 2023/2024

(2)
(3)

i

KATA PENGANTAR Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Puji Dan syukur atas kehadirat Allah swt yang mana beliau telah melimpahkan rahmat serta karunianya kepada kita sehingga kita dapat menyelesaikan makalah Ekonomi Makro syariah yang berjudul “Fiqih Ekonomi Makro Islam, Riba,Zakat”

ini tepat pada waktunya. Tanpa pertolongannya mungkin kami tidak akan sanggup menyelesaikan makalh ini dengan baik. Salawat beserta Salam tidak lupa kita kirimkan kepada nabi besar kita yakni Nabi Muhammad saw.

Terimakasih kami ucapkan kepada Bapak H. Harfandi, S.E, M.Si selaku dosen pengampu yang telah mengamanatkan makalah ini kepada kami. Dan juga terimakasih yang sebesar besarnya kepada semua pihak yang telah bersedia untuk mendengarkan makalah yang akan kami jelaskan dipertemuan kali ini.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan juga para pendengar. Kami mengharapkan kritik dan saran terhadap makalah yang kami buat ini agar kedepannya dapat kami perbaiki. Karena kami sadar, makalah yang kami buat ini masih banyak terdapat kekurangan, dan masih jauh dari kata sempurna. Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat untuk pemakalah khususnya dan pendengar umumn.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bukittinggi, 10 September 2023

Pemakalah

(4)

ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

DAFTAR ISI ... ii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 1

C. Tujuan Masalah ... 1

BAB II PEMBAHASAN ... 2

A. Pengertian Ekonomi Makro Islam ... 2

B. Larangan Riba ... 4

C. Pengertian Zakat... 4

BAB III PENUTUP ... 6

A. Kesimpulan ... 6

B. Saran ... 6 DAFTAR PUSTAKA

(5)

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Islam sebagai agama Allah, mengatur kehidupan manusia baik kehidupan dunia maupun akhirat. Tidak terkecuali kegiatan perekonomian yang merupakan bagian dari kehidupan dunia, yang harus dan mutlak bersumber dari Alquran dan Hadis. Kedudukan sumber mutlak ini menjadikan Islam sebagai suatu agama yang istimewa, sehingga dalam membahas ekonomi dalam pandangan Islam segala sesuatunya harus bersumber dari Alquran dan Hadis. Syariah Islam sebagai panduan bagi setiap muslim dalam menjalankan kegiatan ekonomi.

Segala tindakan dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dilakukan sesuai kemaslahatan umum. Artinya, keinginan Islam di samping mencapai tujuan- tujuan material harus juga mempertimbangkan faktor nilai, karakter luhur manusia, keutuhan sosial dan pembalasan Allah di akhirat nanti. Kegiatan ekonomi dalam Islam tidak saja semata-mata untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan material, tapi terlebih-lebih kegiatan tersebut haruslah bernilai ibadah di mata Allah SWT.

B. Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang di susun oleh pemakalah sebagai berikut:

1. Bagaimana Fiqih Ekonomi Makro Islam?

2. Bagaimana Larangan Riba?

3. Bagaiman Zakat?

C. Tujuan Masalah

Tujuan dari pembahasan makalah yang di susun oleh pemakalah sebagi berikut:

1. Untuk mengetahui Fiqih Ekonomi Makro Islam.

2. Untuk mengetahui Larangan Riba.

3. Untuk mengetahu Zakat.

BAB II

(6)

2

PEMBAHASAN

A. Pengertian Fiqih Ekonomi Makro Islam

Fiqih ekonomi makro islam adalah Ekonomi Makro Islam berasal dari ilmu ekonomi, ilmu ekonomi terbagi menjadi kategori besar yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Sebelum nya kita perlu mengetahui pengertian ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari berbagai tindakan yang di lakukan oleh manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan hidupnya yang tidak terbatas dengan alat pemuas yang terbatas untuk mencapai kemakmuran.

Permasalahan besar dalam ilmu ekonomi adalah kelangkaan dimana kebutuhan manusia yang tidak terbatas sedangkan alat untuk memenuhi kebutuhan terbatas, dengan itu para tokoh merumuskan permasalahan tersebut kedalam 3 rumusan besar yaitu barang jasa apa saja yang di produksi, bagaimana cara mengolah suatu barang tersebut, dan untuk siapa barang itu di produksi. Seperti yang sudah di sebutkan bahwa ilmu ekonomi terbagi menjadi 2 kategori yaitu salah satu nya ekonomi mikro. Arti dari mikro adalah kecil maka dari itu bisa di simpulkan bahwa dalam ekonomi mikro pembahasan nya masih dalam lingkup yang sangat kecil.

Dalam teori ekonomi mikro ini membahas terkait interaksi pasar, faktor produksi, tingkah laku pembeli dan penjual, interaksi di pasar barang semua itu di bahas di dalam ekonomi mikro. Sedangkan makro adalah besar maka dalam ekonomi makro pembahasan nya pun sudah besar, luas dan menyeluruh dimulai dari penentuan tingkat kegiatan perekonomian masyarakat, perekonomian suatu negara, pengangguran, inflasi dan masih banyak lagi yang di bahas dalam ekonomi makro ini.

Pengertian Ekonomi makro merupakan studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Ekonomi makro menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak masyarakat, perusahaan dan pasar. Ekonomi makro juga dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk mempengaruhi

(7)

3

target-target kebijaksaan seperti pertembuhan ekonomi, stabilitas harga dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

Sedangkan pengertian ekonomi makro islam merupakan studi tentang Analisa ekonomi yang bersifat menyeluruh (aggregate) dan menitikberatkan pada analisis tentang faktor-faktor yang menentukan kegiatan ekonomi suatu negara serta mengkaji perna pemerintah dalam mengatasi segala permasalahan ekonomi berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah.

Ekonomi makro islam merupakan amalan atas perintah Allah SWT untuk mengelola kehidupan yang mendasar kehidupan di dunia ini, sesuai perintah Allah SWT. Allah SWT berfirman "carilah kehidupanmu untuk Allah di akhirat dan janganlah melupakan kehidupan mu untuk di dunia". Hal ini menunjukan bahwa kita hidup di dunia memerlukan teori yang dapat mengantarkan kita untuk sukses mengelolanya.

Tujuan ekonomi makro Islam adalah untuk menjamin keharmonisan kehidupan di dunia. Nilai Islam tidak hanya bagi kehidupan pemelukIslam, tetapi bagi seluruh makhluk di muka bumi. Dalam semua aspek kehidupan bisnis dan perdagangan, dunia Muslim memiliki sistem ekonomi yang didasarkan pada nilainilai dan prinsip-prinsip hukum Syariah dari Al-Qur'an dan Hadits dan dilengkapi dengan Al Ijma dan Al Qiyas.

Beberapa pengertian tentang ekonomi Islam yang dikemukaan oleh beberapa ahli ekonomi islam, yaitu:

1. Menurut M. Akram Khan bahwa ilmu ekonomi Islam bertujuan untuk melakukan kajian tentang kebahagiaan hidup manusia yang dicapai dengan mengorganisasikan sumber daya alam atas dasar kerja sama dan partisipasi.

2. Menurut Muhammad Abdul Mannan bahwa ilmu ekonomi Islam adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi masyarakat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.

3. Menurut M. Umer Chapra bahwa ilmu ekonomi Islam adalah sebuah pengetahuan yang membantu upaya realisasi kebahagiaan manusia melalui

(8)

4

4. alokasi dan distribusi sumber daya yang terbatas yang berada dalam koridor yang mengacu pada pengajaran Islam tanpa memberikan kebebasan individu atau tanpa perilaku makro ekonomi yang berkesinambungan dan tanpa ketidak seimbangan lingkungan.

5. Menurut Kursyid Ahmad bahwa ilmu ekonomi Islam adalah sebuah usaha sistematis untuk memahami masalah-masalah ekonomi dan tingkah laku manusia secara relasional dalam perspektif Islam. Ekonomi Islam dapat juga diartikan sebagai ilmu yang mempelajari perilaku ekonomi manusia yang diatur oleh Islam dengan landasan Alqur’an dan Sunah.1

B. Larangan Riba

Riba merupakan nilai instrumental yang erat kaitannya dengan penghapusan praktik ketidakadilan dan kedzaliman. Pelarangan riba secara sempit sama halnya dengan menghapus eksploitasi yang timbul dalam kegiatan jual beli ataupun hutang piutang.

Secara luas larangan riba memiliki makna larangan segala bentuk kegiatan ekonomi yang mengakibatkan ketidakadilan dan kedzaliman. Dampak dari adanya riba secara makro akan berpengaruh pada naiknya angka inflasi. Hal ini dikarenakan suku bunga atau riba yang dibebankan atas nasabah akan berefek pada naiknya biaya atau beban produksi dimana pada akhirnya hal ini akan menaikkan harga atau inflasi secara keseluruhan.

C. Zakat

Zakat ialah sebagian harta (maal) yang harus di distribusikan oleh seorang muslim apabila harta tersebut telah memenuhi ketentuan syariat mencapai nishab dan haul, yang akan diberikan kepada orang yang memiliki hak untuk mendapatkannya. Pada masa awal Islam zakat menjadi sumber pendapatan utama negara yang membiayai sumber dana jaminan sosial. Zakat menjadi salah satu yang memiliki pengaruh besar, diantaranya:

1 Abdul Manan , Teori dan praktek ekonomi islam, (Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa, 1997), hlm 140-142

(9)

5

a. zakat mampu mengentaskan kesenjangan ekonomi karena zakat mendorong pendistribusian harta dari mereka yang berkelebihan harta kepada mereka yang membutuhkan sehingga kebutuhan pokoknya terpenuhi.

b. baik secara langsung ataupun tidak langsung zakat akan berpengaruh kepada pola konsumsi masyarakat sehingga hal ini akan memberikan dampak terhapusnya perbedaan kelas yang menonjol di masyarakat akibat perbedaan pendapatan.

c. zakat mampu membendung inflasi serta mampu meningkatkan produktivitas masyarakat apabila dana zakat tersebut dikelola melalui usaha yang produktif. Karena dari dana zakat seseorang yang miskin akan memiliki modal untuk mendirikan usaha sehingga lapangan pekerjaan pun akan terbuka luas dan mereka yang semula mustahil tidak mustahil akan berubah menjadi muzakki.2

2 Hendri Sudarsono, Pengentar Ekonomi Mikro Islam, (Yogyakarta: Ekonosia, 2002), hlm 87- 90

(10)

6

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Ekonomi makro islam merupakan amalan atas perintah Allah SWT untuk mengelola kehidupan yang mendasar kehidupan di dunia ini, sesuai perintah Allah SWT. Allah SWT berfirman "carilah kehidupanmu untuk Allah di akhirat dan janganlah melupakan kehidupan mu untuk di dunia". Hal ini menunjukan bahwa kita hidup di dunia memerlukan teori yang dapat mengantarkan kita untuk sukses mengelolanya.

Riba merupakan nilai instrumental yang erat kaitannya dengan penghapusan praktik ketidakadilan dan kedzaliman. Pelarangan riba secara sempit sama halnya dengan menghapus eksploitasi yang timbul dalam kegiatan jual beli ataupun hutang piutang.

Zakat ialah sebagian harta (maal) yang harus di distribusikan oleh seorang muslim apabila harta tersebut telah memenuhi ketentuan syariat mencapai nishab dan haul, yang akan diberikan kepada orang yang memiliki hak untuk mendapatkannya. Pada masa awal Islam zakat menjadi sumber pendapatan utama negara yang membiayai sumber dana jaminan sosial

B. Saran

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai materi makalah kami.

Dalam makalah ini, tentu terdapat kelemahan dan kekurangan karena terbatasnya pengetahuan kami. Maka dari itu kami sebagai pemakalah sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini, sehingga makalah ini bermanfaat bagi pemakalah dan khususnya bagi pembaca pada umumnya.

(11)
(12)

DAFTAR PUSTAKA

Manan, Abdul. 1997. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Yogyakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.

Sudarsono, Hendri. 2002. Ekonomi Mikro Islam, Yogyakarta: Ekonosia.

Referensi

Dokumen terkait

Diskursus mengenai riba dapat dikatakan telah "klasik" baik dalam perkembangan pemikiran Islam maupun dalam peradaban Islam karena riba merupakan permasalahan yang

Dalam Ilmu fiqih telah di tentukan bagi orang orang atau golongan yang berhak dalam menerima zakat hal itu telah lengkap Islam jelaskan dalam dasr Ilmu Fiqih yaini

Adapun kandungan yang ada pada buku ini berisikan pembahasan mengenai: konsep dasar ekonomi Islam, sejarah pemikiran ekonomi Islam, fiqih ekonomi kontemporer,

Pembahasannya akan dimulai dari menguak latar belakang historis munculnya riba, konsep riba dan bunga dalam ekonomi Islam, kritik terhadap teori-teori bunga dan kontroversi

Pada Mata Kuliah Ekonomi Makro ini akan dibahas materi mengenai perekonomian tertutup dan terbuka, aliran ekonomi makro, komponen dan perhitungan pendapatan nasional, teori

Makalah ini membahas tentang hukum jual beli dalam perspektif fiqih, disusun sebagai tugas mata kuliah Fiqih di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah