Flowchart Prosedur Penjualan Kredit, Piutang dagang, Penerimaan Kas, Pengeluaran Kas dan Pemasaran yang Berjalan di Perusahaan
Untuk public training
Bagian Penjualan dan Pemasaran
Via telp/e-mail
Via fax/email
Tidak
RF: Registration form CL: Confirmation letter
Mulai
Mengirimkan RF kepada calon peserta training
yang berminat
RF
Konfirmasi persetujuan
RF
1
1
RF
Membuat dan mengirimkan CL
kepada calon peserta training
CL
Menerima CL yang sudah diisi dan telah disetujui oleh atasan peserta training
CL yang sudah diisi dan disetujui
2
Mempromosikan rencana training kepada berbagai perusahaan
Menghubungi setiap perusahaan
minimal 3 kali sebagai tindak
lanjut
Ya
Menerima RF dari calon peserta Via e-mail, telp/fax
Tidak menerima RF dari calon peserta
Bagian Penjualan dan Pemasaran (Lanjutan) Bagian Keuangan
Tidak
Training dibatalkan atau dijadwalkan ulang
Ya
Tidak, pelanggan membayar tunai/pesanan dibatalkan
Ya, bagian keuangan akan membuatkan invoice berdasarkan CL
2
CL yang sudah diisi dan disetujui
Jumlah peserta 5 orang atau
lebih Memastikan jumlah peserta
yang akan mengikuti training
Menerima permohonan (kredit) tertulis yang diketahui oleh pimpinan calon peserta
training.
Meminta persetujuan
kredit dari direktur
Persetujuan kredit
3
Setiap bln Setiap bln
Setiap bln
Peserta
Training dijalankan Via telp/email
Membuat dan mencatat invoice
2 Invoice 1
Laporan Penjualan
Jurnal Penjua lan
Rekap Invoice/Kartu
Piutang
3
CL yang sudah diisi dan disetujui
4
Bukti Transfer
Invoice 2
Bagian Keuangan (Lanjutan)
Invoice 2
Melakukan penagihan piutang yang sudah jatuh tempo kepada
pelanggan via telepon/fax & e-mail
Bukti transfer bank Uang
6
Rekap Invoice/Kartu
Piutang Voucher bukti
penerimaan bank
T
Menerima pembayaran dari pelanggan dalam bentuk cash atau bukti transfer
bank
Uang
Invoice 2
Mencocokkan bukti transfer bank serta uang dengan invoice 2 yang diarsip oleh
perusahaan
5
5
Mencatat pembayaran
piutang
4
8
Invoice 2
Invoice 2 Bagian Keuangan (Lanjutan)
6
Uang
Menyetorkan uang ke bank
Menerima bukti setor dari bank
Bukti setor bank
7
7
Invoice 2 Bukti setor bank
Mencocokkan bukti setor bank dengan
invoice 2
Bukti setor bank Voucher bukti
penerimaan kas
Rekap Invoice/Kartu
Piutang
Meng-input jurnal ke dalam Zahir Jurnal
penerimaan kas
T Bukti setor
bank
Selesai 8
Untuk in-house training dan consulting
Bagian Penjualan dan Pemasaran
Dokumen administrasi Mulai
Menerima order pelanggan dan
meneruskan resume kepada
direktur
Menerima perintah dari direktur untuk menyusun proposal berdasarkan model yang sudah ada
Meminta bagian administrasi menyiapkan dokumen hukum dan administrasi perusahaan sesuai
persyaratan tender
Mengirimkan proposal beserta dokumen hukum dan
administrasi perusahaan kepada
pelanggan
Melakukan rapat dan presentasi sesuai kebutuhan pelanggan sebagai
tindak lanjut Proposal
Dokumen hukum Proposal
1
1
Dokumen administrasi Dokumen
hukum Proposal
Menerima koordinasi penyiapan bahan
presentasi dan tim yang akan melakukan presentasi dari
direktur.
Memantau informasi tindak lanjut
tender dan menginformasi kannya kepada
direktur
2
Bagian Penjualan dan Pemasaran Bagian Keuangan
Ya
Surat kontrak kerja sama 2
2
Tidak, tidak menandatangani kontrak kerja sama
Pelanggan Menerima
rekomendasi harga final yang bisa ditawarkan
dari direktur
Persetujuan Pelanggan Menawarkan
harga final kepada pelanggan
Menandatangani kontrak kerja
sama yang sebelumnya
sudah dipersiapkan bersama-sama
Meng-copy surat kontrak dan menyerahkan copy-an
tersebut ke bagian keuangan untuk dibuatkan invoice
3 Surat kontrak kerja
sama
3
Membuat dan mencatat invoice
2 Invoice 1
Rekap Invoice/Kartu
Piutang Laporan
Penjualan Jurnal
Penjua lan
Surat kontrak kerja sama 1
T
4 2
Bukti Transfer
Invoice 2
Bagian Keuangan (Lanjutan)
Invoice 2
Melakukan penagihan piutang yang sudah jatuh tempo kepada
pelanggan via telepon/fax & e-mail
Bukti transfer bank Uang
6
Rekap Invoice/Kartu
Piutang Voucher bukti
penerimaan bank
T
Menerima pembayaran dari pelanggan dalam bentuk cash atau bukti transfer
bank
Uang
Invoice 2
Mencocokkan bukti transfer bank serta uang dengan invoice 2 yang diarsip oleh
perusahaan
5
5
Mencatat pembayaran
piutang
4
8
Invoice 2
Invoice 2 Bagian Keuangan (Lanjutan)
6
Uang
Menyetorkan uang ke bank
Menerima bukti setor dari bank
Bukti setor bank
7
7
Invoice 2 Bukti setor bank
Mencocokkan bukti setor bank dengan
invoice 2
Bukti setor bank Voucher bukti
penerimaan kas
Rekap Invoice/Kartu
Piutang
Meng-input jurnal ke dalam Zahir Jurnal
penerimaan kas
T Bukti setor
bank
Selesai 8
General Manager, Sales & Operation Bagian Keuangan
RPB: Dokumen rencana pengeluaran bank SPRP: Surat pemberitahuan rencana pengeluaran
SPRP Voucher bukti
pengeluaran bank SPRP
SPRP
Mulai
2
Membuat voucher bukti
pengeluaran bank
T
2
Menyiapkan dokumen rencana pengeluaran
mingguan secara lengkap beserta surat pemberitahuan rencana
pengeluaran
1
RPB 1 1
SPRP RPB 1
Mengirimkan SPRP & RPB
ke unit kepatuhan grup Bakrie
Voucher bukti pengeluaran bank SPRP RPB 1
RPB 1
T 3
2 RPB 1
4
Direktur Unit Kepatuhan grup Bakrie (CMA)
RPB: Dokumen rencana pengeluaran bank SPRP: Surat pemberitahuan rencana pengeluaran
2
Voucher bukti pengeluaran bank SPRP RPB 1
Memeriksa dan menandatangani RPB, SPRP, &
Voucher bukti pengeluaran
bank
Cek
Menandatangani cek bersama
dengan komisaris aktif
3
SPRP RPB 1
Menerima SPRP &
Memverifikasi RPB
RPB 1
5 6 4
7 Cek
Bagian Keuangan (Lanjutan)
Ke Bank 2
Mengisi cek dan meminta tanda tangan atas cek kepada direktur dan komisaris
Cek
Bukti transfer bank 5
RPB 1 Cek
Mengcopy cek yang sudah ditandatangani
Cek 1
6
7
T
8
Bagian Keuangan (Lanjutan)
T
Melampirkan bukti transfer bank, copy cek dan dokumen rencana
pengeluaran bank ke dalam voucher
8
Bukti transfer bank
RPB 2 Cek 2 Voucher bukti pengeluaran bank
RPB 2
Jurnal Pengeluaran
Bank
Cek 2 Bukti transfer
bank Voucher bukti pengeluaran bank
T
Selesai Meng-input
jurnal ke dalam Zahir
RPB 2 Cek 2 Bukti transfer
bank Voucher bukti pengeluaran bank
Bagian Keuangan
Dari General Manager
PPKKD: Pengajuan pengeluaran kas kecil yang sudah diotorisasi Mulai
2 PPKKD 1
Membuat voucher bukti
pengeluaran kas kecil
Voucher bukti pengeluaran kas
kecil
Mengeluarkan uang melalui kas
kecil
T
Uang
Melakukan pembayaran tagihan melalui
bank/tunai
1
1
Uang
Bukti transfer bank/kwitansi
2
Bagian Keuangan
PPKKD 2
2 T
Bukti transfer bank/kwitansi
PPKKD 2 Voucher bukti pengeluaran kas
kecil
Melampirkan bukti transfer bank/kwitansi ke
dalam voucher.
Bukti transfer bank/kwitansi Voucher bukti pengeluaran kas
kecil
T Selesai
Bagian Keuangan
Tidak
Tidak mengisi kas kecil
Ya
PPKKK: Permintaan pengisian kembali kas kecil Mulai
Membuat permintaan
pengisian
Voucher bukti pengeluaran kas
kecil
PPKKK
Persetujuan GM
Mengisi dan meminta tanda tangan atas cek untuk mengisi
kas kecil
Voucher bukti pengeluaran kas
kecil PPKKK
2 Cek 1
1
1
T Menguangkan
cek ke bank
Menyimpan uang tunai ke dalam kas kecil
Selesai
Mencatat jurnal pengeluaran kas dan meng-input jurnal ke dalam
Zahir
Teknik pengumpulan data
Metode yang digunakan dalam proses pengumpulan data-data perusahaan yaitu dengan melakukan observasi langsung ke perusahaan dan mengajukan daftar pertanyaan yang berkaitan dengan pengendalian internal pada perusahaan, khususnya sistem penjualan kredit, piutang, penerimaan kas, pengeluaran kas dan pemasaran.
Internal Control Questionnaires (ICQ) atas sistem pengendalian internal berdasarkan komponen COSO pada sistem penjualan kredit, piutang, penerimaan kas, pengeluaran kas dan pemasaran, yang diajukan pada tanggal 17 April 2012.
Hasil jawaban yang diperoleh dari daftar pertanyaan yang diajukan, ditulis dalam format sebagai berikut:
Ya = Pengendalian internal baik Tidak = Pengendalian internal lemah
ICQ sistem penjualan kredit, piutang dagang, penerimaan kas, pengeluaran kas, dan pemasaran PT Menara Kadin Indonesia
No
Pertanyaan Jawaban
Keterangan yang diperoleh A. Lingkungan
Pengendalian YA TIDAK 1 Apakah manajemen
menetapkan dan
mengkomunikasikan standar nilai perilaku perusahaan kepada
x
Direktur selalu menekan kan nilai etika yang tinggi kepada setiap karyawannya dengan cara mengkomunikasikan peraturan mengenai kode etik tidak hanya
karyawan melalui pernyataan kebijakan dan aturan pelaksanaan dan melalui contoh-contoh?
secara verbal tetapi juga melalui pernyataan kebijakan tertulis, serta memberikan contoh perilaku etis berupa sikap ramah, saling menghormati, dan menjunjung tinggi kejujuran dan disiplin kerja.
Salah satu contoh standar nilai perilaku yang diterapkan perusahaan kepada setiap karyawan, yaitu melalui kebijakan waktu kehadiran dan saling menghargai di antara karyawan.
2 Apakah manajemen membuat pertimbangan terhadap tingkat kompetensi (pengetahuan dan keahlian) yang diperlukan dari pekerjaan tertentu?
x
Manajemen selalu
mempertimbangkan kompetensi yang dimiliki karyawan untuk masing-masing posisi pekerjaan, namun perusahaan belum memberikan fasilitas bagi karyawan untuk dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan, karyawan lebih banyak belajar mengasah kemampuannya sendiri.
3 Apakah perusahaan memiliki dewan direksi dan komite audit yang independen yang berkontribusi secara signifikan terhadap pemenuhan tujuan
x
Perusahaan memiliki direksi tunggal, tetapi tidak ada dewan direksi dan komite audit yang independen.
pelaporan keuangan?
4 Apakah manajemen memonitor risiko bisnis dan menempatkan prioritas yang tinggi terhadap pengendalian internal?
x Manajemen secara rutin
memastikan setiap kegiatan yang akan dilakukan harus memperhitungkan, apakah itu menguntungkan atau tidak untuk perusahaan serta risiko bisnis yang melekat. Monitoring dilakukan antara lain dengan memastikan kelengkapan dokumen – dokumen hukum untuk setiap kegiatan dan transaksi bisnis.
5 Apakah manajemen lebih mengandalkan pada pertemuan informal secara langsung (face to face) dengan manajer kunci dibandingkan dengan sistem formal yang tertera di dalam kebijakan tertulis?
x
Manajemen melakukan pertemuan (meeting) dengan manajer kunci secara langsung agar didapatkan hasil yang lebih maksimal dan jika terdapat hambatan bisa segera diatasi.
6 Apakah struktur organisasi perusahaan telah menggambarkan
wewenang, tanggung jawab dan garis pelaporan yang jelas yang dibuat secara tertulis?
x
Struktur organisasi perusahaan sudah dibuat secara tertulis dan menggambarkan wewenang dan tanggung jawab serta garis pelaporan yang jelas.
7 Apakah pendelegasian
wewenang dan tanggung x Manajemen mendelegasikan wewenang dan tanggung jawab
jawab dalam struktur organisasi membantu perusahaan dalam mencapai tujuannya?
berdasarkan tugas masing-masing karyawan sehingga membantu pencapaian tujuan.
8 Apakah kebijakan perekrutan, proses penyeleksian dan pengembangan karyawan
dijalankan dengan baik? x
Proses perekrutan, penyeleksian dan pengembangan karyawan belum dijalankan dengan baik karena perencanaan kebutuhan SDM berikut kompetensinya belum disusun secara matang. Hal ini juga membuat rencana pengembangan SDM belum bisa berjalan secara efektif.
9 Apakah manajemen melakukan
pengevaluasian, konseling dan mempromosikan karyawan berdasarkan penilaian kinerja periodik?
x
Perusahaan belum menjalankan pengevaluasian karyawan dengan baik sehingga belum tercipta promosi yang diharapkan
10 Apakah terdapat tindakan pendisiplinan untuk pelanggaran terhadap perilaku yang tidak diharapkan di dalam perusahaan?
x
Perusahaan dapat melakukan atau mengeluarkan teguran lisan dan tertulis (SP I, SP II & SP III) tergantung tingkat kesalahan yang dilakukan oleh karyawan. Absensi karyawan juga dihubungkan dengan tunjangan transportasi yang diterima.
B. Penilaian Risiko 1 Apakah perusahaan selalu
memantau perubahan x Manajemen melaksanakan meeting mingguan dan bulanan untuk
lingkungan? membahas risiko-risiko terkait dengan perubahan lingkungan, kemudian perubahan lingkungan tersebut didokumentasikan dan digunakan sebagai referensi dalam menentukan kebijakan upaya pemasaran.
2 Apakah bagian pemasaran perusahaan menyesuaikan tujuannya dengan perubahan kondisi?
x
Divisi pemasaran berusaha untuk beradaptasi dengan terjadinya perubahan kondisi bisnis, menyesuaikan tujuan, namun tetap sejalan dengan visi dan misi perusahaan. Divisi pemasaran tetap memusatkan perhatiannya untuk memenuhi kebutuhan para klien.
3 Apakah perusahaan pernah melakukan modifikasi terhadap sistem informasi sehingga mengubah risiko yang berkaitan dengan pengendalian internal?
x
Perusahaan belum pernah melakukan perubahan yang berkaitan dengan revisi sistem dan teknologi baru yang digunakan untuk pengolahan informasi.
Manajemen menilai teknologi informasi yang sekarang ini ada masih memadai dari sisi pengendalian internal karena kompleksitas bisnis tidak terlalu tinggi. Dengan demikian, belum pernah terjadi perubahan risiko yang dihadapi perusahaan terkait dengan modifikasi terhadap sistem
informasi.
4 Apakah perusahaan memiliki atensi terhadap risiko kecurangan yang dilakukan oleh karyawan?
x
Bagian keuangan perusahaan menyetorkan semua penerimaan kas secara penuh ke bank pada hari yang sama dengan penerimaan kas atau pada hari kerja berikutnya, menerapkan perhitungan kas
secara periodik dan
membandingkannya dengan jumlah yang ditunjukkan dalam catatan akuntansi, menyimpan dokumen, catatan atau file komputer di ruang penyimpanan yang terkunci, serta terdapat penjagaan di luar lokasi, namun perusahaan belum memiliki pemisahan tugas yang memadai mengingat ukuran perusahaan yang tidak terlalu besar.
5 Apakah perusahaan melakukan penaksiran risiko terhadap adanya kemungkinan piutang yang tak tertagih?
x
Umur piutang selalu menjadi perhatian manajemen dengan meminta bagian keuangan melaporkan dan menindaklanjuti piutang yang berumur 6 bulan ke atas. Status penagihan dari piutang-piutang yang berumur lebih dari 6 bulan selalu diminta manajemen minimal sekali sebulan.
6 Apakah perusahaan x Perusahaan memilih untuk
memiliki atensi terhadap risiko terjadinya pembayaran berganda?
melakukan pencegahan terjadinya pembayaran berganda dengan terlebih dahulu mengajukan rencana pembayaran melalui prosedur yang sistematis dan berlapis.
C. Informasi dan Komunikasi 1 Apakah sistem akuntansi
perusahaan dapat menjamin bahwa seluruh transaksi penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan dan pemasaran yang valid dicatat dengan benar, lengkap dan tercermin dalam laporan keuangan pada periode yang sesuai?
x
Dalam setiap transaksi penerimaan kas,pengeluaran kas,penjualan dan pemasaran, bagian keuangan hanya mencatat transaksi yang valid berdasarkan dokumen- dokumen pendukung dan disajikan serta diungkapkan secara tepat dalam laporan keuangan setiap bulannya dan dilaporkan pada setiap bulan.
2 Apakah terdapat pedoman kebijakan, pedoman pelaporan akuntansi dan keuangan, bagan akun dan memorandum yang membentuk pengendalian internal?
x
Perusahaan memiliki pedoman kebijakan, pedoman pelaporan akuntansi dan keuangan, namun belum dapat membentuk pengendalian internal yang diharapkan.
3 Apakah dokumen dan catatan keuangan perusahaan bisa diandalkan sebagai bukti
x
Setiap dokumen dan catatan keuangan perusahaan dicek dan diotorisasi terlebih dahulu oleh pihak yang berwenang dan
atas terjadinya transaksi dan dijadikan dasar dalam penyusunan laporan keuangan?
pemakaian dokumen harus dipertanggungjawabkan oleh fungsi yang terkait sehingga bisa diandalkan. Semua transaksi keuangan yang valid berdasarkan dokumen-dokumen pendukung akan dijadikan dasar dalam penyusunan laporan keuangan, disajikan serta diungkapkan secara tepat.
4 Apakah manajemen memperoleh informasi mengenai total penjualan untuk setiap bulannya?
x
Bagian penjualan dan pemasaran selalu mengkomunikasikan total penjualan yang telah dicapai perusahaan setiap bulannya kepada manajemen. Hal ini berguna untuk mengevaluasi pemasaran, menetapkan strategi penjualan, dan proyeksi keuangan.
5 Apakah upaya pemasaran perusahaan didukung oleh sistem informasi pemasaran yang memadai?
x
Sistem informasi pemasaran perusahaan belum mampu mengintegrasikan seluruh upaya pemasaran sebagai respon terhadap perubahan pasar.
6 Apakah komunikasi antara atasan dan bawahan terjalin dengan baik?
x
Komunikasi antara atasan dengan bawahan terjalin dengan baik.
Setiap karyawan dapat mendiskusikan kesulitan yang dihadapi dalam pencapaian project, namun dalam kondisi tertentu komunikasi masih belum
efektif.
7 Apakah perusahaan membuat catatan akuntansi umur piutang (aging schedule)?
x
Perusahaan membuat catatan akuntansi umur piutang setiap tahun dan akan diterapkan untuk tersedia secara triwulanan.
D. Aktivitas Pengendalian 1 Apakah fungsi penjualan
terpisah dari fungsi penerimaan kas?
x
Fungsi penjualan dikelola oleh divisi sales & marketing.
2 Apakah fungsi akuntansi terpisah dari fungsi penjualan?
x
Fungsi akuntansi dikelola oleh divisi finance & accounting.
3 Apakah fungsi akuntansi
terpisah dari fungsi kas? x
Fungsi akuntansi dan fungsi kas menjadi satu kesatuan, dilakukan oleh karyawan yang sama.
4 Apakah fungsi pemasaran terpisah dari fungsi akuntansi dan kas?
x
Fungsi pemasaran dikelola oleh divisi marketing.
5 Apakah penerimaan order dari pelanggan diotorisasi oleh fungsi penjualan dengan menggunakan formulir surat order?
x
PO dari pelanggan diotorisasi oleh fungsi penjualan dan pemasaran terlebih dahulu dengan menggunakan formulir PO (registration form).
6 Apakah piutang diotorisasi oleh fungsi penagihan dengan membubuhkan tanda tangan pada faktur penjualan?
x
Untuk piutang tidak diotorisasi oleh fungsi penagihan karena fungsi penagihan masih dilakukan oleh bagian keuangan berkoordinasi dengan bagian pemasaran.
7 Apakah pencatatan ke dalam kartu piutang dan ke dalam jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan jurnal umum diotorisasi oleh fungsi akuntansi dengan cara memberikan tanda tangan pada dokumen sumber (faktur penjualan, bukti kas masuk, dan memo kredit)?
x
Proses pencatatan dalam kartu piutang, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, dan jurnal umum diotorisasi oleh fungsi keuangan dan akuntansi dengan memberikan tanda tangan pada faktur penjualan ataupun voucher bukti penerimaan bank/kas.
8 Apakah faktur penjualan bernomor urut tercetak dan pemakaiannya
dipertanggungjawabkan oleh fungsi penjualan?
x
Faktur penjualan belum bernomor urut tercetak. Nomor urut dokumen masih diisi secara manual melalui tulis tangan atau diketik. Faktur tersebut sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari bagian penjualan.
9 Apakah penerimaan kas diotorisasi oleh pejabat yang berwenang dengan cara membubuhkan cap
“lunas” pada faktur penjualan?
x
Penerimaan kas atau pengakuan pelunasan piutang diotorisasi oleh bagian keuangan dan dijalankan baik pada soft copy maupun hard copy faktur penjualan dengan membubuhkan cap “paid”.
10 Apakah semua penerimaan kas disetor penuh ke bank pada hari yang sama dengan penerimaan kas atau pada hari kerja berikutnya?
x
Hal ini selalu dilakukan oleh bagian keuangan untuk menghindari peredaran uang cash yang berlebihan dan untuk mencegah terjadinya pencurian atau tindak kecurangan yang tidak
diharapkan.
11 Apakah fungsi penagihan melakukan penagihan hanya atas dasar daftar piutang yang harus ditagih yang dibuat oleh fungsi akuntansi?
x
Perusahaan belum memiliki bagian penagihan, penagihan piutang dilakukan oleh bagian keuangan berkoordinasi dengan bagian pemasaran, namun penagihan tetap didasarkan atas daftar piutang yang telah jatuh tempo dan harus ditagih, dibuat oleh bagian keuangan dan akuntansi.
12 Apakah pengeluaran kas mendapat otorisasi dari pejabat yang berwenang? x
Pengeluaran kas mendapat otorisasi dari pejabat yang berwenang sebelum menjalankan transaksi tersebut.
13 Apakah pencatatan dalam jurnal pengeluaran kas didasarkan pada bukti kas keluar yang telah mendapat otorisasi dari pejabat yang berwenang dan yang dilampiri dengan dokumen pendukung yang lengkap?
x
Pada setiap pengeluaran kas harus mempunyai dokumen pendukung sebagai dasar pengeluaran tersebut dan harus disetujui oleh pejabat yang berwenang untuk memonitor pengeluaran.
14 Apakah dokumen dasar dan dokumen pendukung transaksi pengeluaran kas dibubuhi cap “lunas” oleh pejabat yang berwenang setelah transaksi
pengeluaran kas
x
Pengakuan pelunasan pembayaran dilakukan baik dalam bentuk soft copy maupun hard copy bukti pengeluaran kas oleh bagian keuangan dengan membubuhkan cap “paid”.
dilakukan?
15 Apakah diadakan pencocokkan jumlah fisik kas yang ada di tangan dengan jumlah kas menurut catatan akuntansi secara periodik?
x
Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya selisih baik itu lebih kas maupun kurang.
16 Apakah perusahaan memiliki kebijakan pembayaran (kredit) ? x
Manajer dan direktur berdasarkan negosiasi dengan klien menetapkan kebijakan pembayaran (kredit) oleh klien yang tertera dalam setiap surat kontrak.
17 Apakah perusahaan memiliki rencana bisnis
yang nantinya
dibandingkan dengan kinerja aktual yang dicapai?
x
Setiap tahun perusahaan membuat business/budget plan yang nantinya akan dibandingkan dengan hasil yang dicapai.
18 Apakah perusahaan mengendalikan aktivitas pemasarannya melalui analisis biaya dan analisis pasar?
x
Dalam setiap kegiatan/project, manajemen membuat budget/RAB (Rencana Anggaran Biaya) agar dapat dihasilkan margin yang cukup tinggi untuk project tersebut 19 Apakah terdapat penjagaan
di luar lokasi, penggunaan password, kunci, dan tanda pengenal identifikasi untuk mengendalikan akses?
x
Untuk menghindari adanya kecurangan, ataupun kehilangan.
E. Pemantauan
1 Apakah perusahaan x Perusahaan tidak memiliki fungsi
memiliki fungsi audit intern?
audit intern secara langsung, tetapi fungsi audit intern itu dijalankan dengan bantuan sebuah unit kepatuhan dari grup Bakrie atas penugasan langsung oleh presiden komisaris.
2 Apakah manajemen melakukan tindakan korektif berdasarkan informasi
keluhan/kelemahan yang diterima dari pelanggan, lembaga pengatur, dan auditor eksternal?
x
Tindakan korektif dilakukan atas dasar masukan dari pelanggan, unit kepatuhan grup Bakrie dan auditor.
3 Apakah pemantauan dimasukkan dalam agenda rutin kegiatan operasi
perusahaan? x
Pemantauan dilakukan oleh pimpinan dan juga unit kepatuhan dari grup Bakrie, misalnya dalam hal pengeluaran dan pemasukan dana serta sistem pencatatan keuangan, walaupun belum optimal.
4 Apakah pimpinan atau manajemen melakukan pengecekkan independen atau evaluasi terhadap kinerja karyawan di setiap bagian?
x
Untuk sales dan keuangan, evaluasi dilakukan setiap bulan sedangkan evaluasi peninjauan kenaikan gaji, evaluasi bagi
karyawan yang sudah
menyelesaikan masa probation sebelum diangkat jadi karyawan tetap dilakukan sekali setahun.
5 Apakah hasil dari aktivitas x Hasil dari pemantauan dijadikan
pemantauan dijadikan pedoman bagi pimpinan untuk menentukan langkah perbaikan?
pedoman oleh pimpinan untuk menentukan langkah perbaikan, namun masih ada langkah perbaikan yang belum signifikan karena pemantauan dilakukan tidak maksimal.