Formaldehid
Oleh :
Aprilista Kristie (I0519018) Azzahra Putri Roslan (I0519025)
Ervan Nur Rahmat (I0519033) Julya Dwi Nabila (I0519051)
Senyawa kimia formaldehida (juga disebut metanal, atau formalin), merupakan aldehida dengan rumus
kimia H
2CO, yang berbentuknya gas, atau cair yang dikenal sebagai formalin, atau padatan yang dikenal sebagai
paraformaldehyde atau trioxane. Formaldehida awalnya
disintesis oleh kimiawan Rusia Alexander Butlerov tahun 1859, tetapi diidentifikasi oleh Hoffman tahun 1867.
Formaldehid
MANFAAT
1. Dalam industri tekstil Formaldehid dimanfaatkan agar zat pewarna pada bahan tekstil tidak cepat pudar.
2. Formaldehida digunakan untuk meningkatkan ketahanan kain terhadap lipatan
3. Dalam industri otomotif, Fenol formaldehid yang sifatnya tahan terhadap api dan suhu tinggi digunakan untuk membuat kampas rem.
4. Larutan formaldehid digunakan di laboratorium untuk pelestarian spesimen manusia dan hewan
5. Untuk membuat berbagai produk tinta
6. Karena memiliki sifat mengikat yang sangat kuat, formaldehid digunakan dalam pembuatan produk perekat
7. Dalam konsentrasi rendah, formaldehid digunakan pada proses perawatan kulit yang terinfeksi bakteri
8. Digunakan dalam pembuatan poliasetal (bahan termoplastik) yang digunakan dalam industri listrik dan elektronik
PRODUKSI FORMALDEHID
• Secara industri, formaldehida dibuat dari oksidasi katalitik metanol.
• Katalis yang paling sering dipakai adalah logam perak atau campuran oksida besi dan molibdenum serta vanadium.
• Ada beberapa proses pembuatan formaldehid, yaitu :
Proses Formox
Complete Conversion of Methanol
Proses perak atau silver ( Silver Catalyst Proses )
Proses Formox
• Proses Formox adalah proses pembuatan formaldehida dengan menggunakan metanol dan
memakai katalis Iron Molybdenum Oxide (katalis oksida besi). Katalis ini dapat berumur hingga 18 bulan.
• Proses ini beroperasi pada suhu 250-290℃, dan tekanan 1-1,5 atm.
• Metanol uap dicampur dengan udara dan gas recycle kemudian direaksikan dengan katalis iron- molybdenum oxide (Fe2O3MoO3Cr2O3) dalam sebuah reaktor fixed bed multitube.
• Konversi hingga 98,4% dengan yield formaldehid sekitar 88%-91% mol. Hasil keluar dengan suhu
260 ℃ dan didinginkan sampai 70 ℃ kemudian dimasukkan ke absorber.
Diagram Alir Proses Formox
Complete Conversion of Methanol
• salah satu proses dehidrogenasi dan oksidasi dengan katalis perak yang berbentuk kristal.
• Katalis perak dapat diregenerasi setelah 3-4 bulan.
• terjadi pada suhu sekitar 680-720℃, dengan konversi metanol kurang lebih 97-
98%.
Proses perak atau silver
( Silver Catalyst Proses )
• Pada proses ini hamper sama seperti Complete conversion of methanol.
• Perbedaanya reaksi di proses ini terjadi pada suhu 590-650℃, dengan konversi methanol 77-87% dan yield 91%-92% mol
• Katalisnya berumur hingga 12 bulan.
Dampak buruk formaldehida/formalin bagi tubuh
A p ab ila t e rh is ap
lebih dari 0,1 mg/kg, formaldehida yang terhisap bisa menyebabkan iritasi kepala dan membran mukosa, yang menyebabkan keluarnya air mata, pusing, teggorokan serasa terbakar, serta kegerahan
A p ab ila t e rp ap ar
Misalnya terminum, menyebabkan kematian, meningkatkan keasaman darah, tarikan napas menjadi pendek dan sering, hipotermia, juga koma, atau sampai kepada kematiannya.
D i d al am t u b u h
menimbulkan
terikatnya DNA oleh
protein, sehingga
mengganggu ekspresi
genetik yang normal
Beberapa hal yang dapat mengurangi paparan formalin:
Buka Jendela
Banyak Hirup udara segar
Jangan Merokok
Gunakan pestisida di udara
terbuka
Masak makanan
dengan baik
Hindari
makanan
berformalin
Tips menghindari formalin dalam makanan
• Ikan yang sehat dan segar bisa kamu perhatikan dari bola matanya. Matanya akan tampak cerah, putih, dan bening. Untuk lebih meyakinkan, insang ikan segar akan berwarna merah, berbau segar, dan tertutup lendir
bening.pada ikan yang mengandung formalin Bau amis pada ikan tidak akan tercium, insang ikan akan berwarna merah tua dan tidak cerah.
• Bakso yang mengandung formalin akan memiliki bau yang menyengat. Parahnya lagi, tekstur bakso akan kenyal dan kembali ke bentuk semula saat digigit.
• Mi basah yang sudah tercampur formalin tampak mengkilat, bertahan lebih dari 15 hari pada suhu kamar,tidak lengket, dan tidak mudah putus
• Tahu yang mengandung formalin akan tahan lama, teksturnya keras, kenyal, tapi tidak padat, dan baunya agak menyengat
• Ayam sehat dan aman biasanya kulitnya masih tampak segar, lembut, pori kulitnya licin, serta kakinya tidak memar. Dari segi dagingnya, pilihlah yang kesat, tidak berair, dan harus elastis jika ditekan jari.Ayam yang mengandung bahan pengawet terlihat lebih putih bersih, tidak mudah busuk, dan teksturnya kencang