• Tidak ada hasil yang ditemukan

HPM 2103101010142 Abdul Haris

N/A
N/A
ABDUL HARIS HARAHAP

Academic year: 2024

Membagikan "HPM 2103101010142 Abdul Haris"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama: Abdul Haris Harahap NIM: 2103101010142

Mata Kuliah: Hukum Penanaman Modal 03

PRINSIP GOOD GOVERNANCE DI DALAM INVESTASI A. PENGERTIAN

Good Corporate Governance (GCG) adalah suatu sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan dengan tujuan menciptakan nilai tambah untuk semua pemangku kepentingan. GCG bertujuan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, meningkatkan kinerja dan kontribusi perusahaan, serta menjaga keberlanjutan perusahaan secara jangka panjang.

Good Governance adalah suatu peyelegaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun secara administratif menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal dan politican framework bagi tumbuhnya aktifitas usaha.

Good governance pada dasarnya adalah suatu konsep yang mengacu kepada proses pencapaian keputusan dan pelaksanaannya yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama.

Sebagai suatu konsensus yang dicapai oleh pemerintah, warga negara, dan sektor swasta bagi penyelenggaraan pemerintahaan dalam suatu negara.

Salah satu aspek penting dari GCG adalah Good Investment Governance (GIG) yang merupakan itikad baik untuk mewujudkan tata kelola investasi yang baik. Ini termasuk pembaruan sikap dan perilaku birokrasi dalam melayani kepentingan umum dan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan GCG dalam investasi didorong oleh etika bisnis, regulasi, dan respons pasar. Ini mencakup kesadaran bisnis untuk menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan, kepatuhan terhadap peraturan, dan respons pasar terhadap kinerja perusahaan.

Dengan demikian, GCG menjadi sangat fundamental bagi peningkatan modal perusahaan dan menuntut pendekatan holistik dalam penerapannya.

1 | P a g e

(2)

Investasi merupakan penanaman modal untuk masa depan yang diharapkan dapat menghasilkan keuntungan. Dalam konteks investasi, GCG berperan penting dalam menarik dan mempertahankan investor. Investor cenderung menanamkan modalnya pada perusahaan yang memiliki tata kelola yang baik karena hal ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan transparan

B. DASAR HUKUM

Beberapa peraturan yang relevan dengan penerapan GCG dalam investasi adalah:

- Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, yang menekankan pada prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, serta kesetaraan dan kewajaran.

- Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang juga mencakup aspek-aspek GCG.

- Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, yang berkaitan dengan regulasi pasar modal dan perlindungan investor.

C. MANFAAT GOOD CORPORATE GOVERNANCE BAGI INVESTOR

Investor merupakan salah satu peran penting bagi perusahaan dalam melakukan investasi, berikut beberapa manfaat bagi investor jika menerapkan prinsip goood corporate governance dalam berinvestasi yaitu sebagai berikut:

1. Perlindungan Investor, GCG memberikan perlindungan kepada investor dengan memastikan bahwa perusahaan dikelola dengan cara yang bertanggung jawab dan transparan³.

2. Mitigasi Risiko, GCG membantu dalam mitigasi risiko bisnis, yang pada gilirannya dapat mengurangi volatilitas investasi³.

3. Kredibilitas Perusahaan, Perusahaan yang menerapkan GCG akan memiliki kredibilitas yang lebih tinggi di mata investor, yang dapat meningkatkan nilai saham perusahaan³.

2 | P a g e

(3)

4. Efektivitas dan Efisiensi, GCG meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya perusahaan, yang dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan

D. PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM INVESTASI

Good Corporate Governance memiliki prinsip prinsip dalam menjalankan investasi yaitu sebagai berikut:

1. Transparansi, Investor membutuhkan informasi yang akurat dan tepat waktu untuk membuat keputusan investasi yang bijaksana. Transparansi memungkinkan investor untuk memahami risiko dan peluang yang ada.

2. Akuntabilitas, Perusahaan harus dapat mempertanggungjawabkan keputusan dan tindakannya kepada pemegang saham. Ini termasuk pengelolaan sumber daya perusahaan dengan cara yang efisien dan efektif.

3. Responsibilitas, Perusahaan harus bertanggung jawab atas keputusan dan kebijakan yang diambil, termasuk dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

4. Independensi, Pengambilan keputusan harus bebas dari pengaruh eksternal yang tidak tepat, yang dapat mengarah pada konflik kepentingan.

5. Kewajaran dan Kesetaraan, Semua pemangku kepentingan, termasuk investor minoritas, harus diperlakukan dengan adil dan setara.

E. KESIMPULAN

Penerapan prinsip GCG yang kuat dan konsisten sangat penting dalam dunia investasi.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan dan kepastian bagi investor tetapi juga memperkuat stabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Oleh karena itu, GCG menjadi salah satu faktor kunci yang dipertimbangkan oleh investor saat mengevaluasi potensi dan keberlanjutan investasi dalam jangka panjang.

3 | P a g e

(4)

F. SUMBER

 5 Prinsip Good Corporate Governance & Tujuan Penerapannya, Kitalulus.

https://www.kitalulus.com/blog/bisnis/good-corporate-governance/.

 5 Prinsip Good Corporate Governance (GCG), Glints for Employers.

https://employers.glints.com/id-id/blog/5-prinsip-good-corporate-governance-gcg/.

 Rinitami Njatrijani, Bagus Rahmanda, Reyhan Dewangga Saputra, 2019, Hubungan Hukum dan Penerapan Prinsip Good Corporate Governance dalam Perusahaan, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

 Prinsip Good Corporate Governance Menerapkan Etika Bisnis yang Baik., https://pinterhukum.or.id/prinsip-good-corporate-governance-menerapkan-etika-bisnis- yang-baik/.

 Dasar Hukum Penerapan Prinsip Good Corporate Governance Pada Investasi, 123dok.

https://text-id.123dok.com/document/6qm7g07q8-dasar-hukum-penerapan-prinsip- good-corporate-governance-pada.html.

4 | P a g e

Referensi

Dokumen terkait

Dalam kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab direksi sebagai suatu organ perseroan untuk menerapkan prinsip Good Corporate Governance, direksi tidak secara

Skripsi dengan judul “ PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL ( CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY ) SEBAGAI IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE PT PURA BARUTAMA

Prinsip otonomi bertanggung jawab yaitu otonomi yang dalam penyelenggaraannya harus benar-benar sejalan dengan tujuan dan maksud pemberian otonomi, yang dasarnya

Peneliti menemukan hasil dengan teknik analisis data deskriptif bahwa prinsip Good Governance berpengaruh serta berperan aktif dan efisien pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

bagi Direksi dan Pegawai Pelaku Pasar berdasarkan prinsip konvensional yang bertanggung jawab dan/atau melaksanakan Aktivitas Tresuri berupa pelaksanaan transaksi di

Komisaris independen memiliki tanggung jawab pokok untuk mendorong diterapkannya prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) di dalam perusahaan

Dewan Pengawas Syariah (DPS) telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance, dengan memberikan nasihat dan saran

Sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi yang mengisyaratkan tata kelola kepemerintahan yang baik dan bersih dan bertanggung jawab dengan mengacu pada