Mata Kuliah : Hukum dan Administrasi Perencanaan Semester : 6 (Enam)
Dosen Pengampu : Dr. Muhammad Anshar, S.Pt., M.Si
TUGAS MANDIRI PERTEMUAN PERTAMA
Disusun oleh:
Zulma Nur Afiyah 60800121041
JURUSAN TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2024
PENGERTIAN HUKUM, ADMINITRASI, DAN PERENCANAAN
Hukum merupakan himpunan peraturan-peraturan yang dibuat oleh penguasa atau pemerintah dan sifatnya memaksa. Hukum dibuat untuk menentukan tingkah laku manusia dalam pergaulan dengan masyarakat. Jika ada pelanggaran terhadap hukum akan mengakibatkan sanksi bagi pelanggar (Ananda, n.d.).
Administrasi berasal dari bahasa latin yaitu Ad Intensif dan ministrare dalam artian melayani, membantu, dan memenuhi. Administrasi mengacu pada kegiatan atau usaha untuk membantu melayani, mengarahkan atau mengatur semua kegiatan untuk mencapai suatu tujuan.
Pengertian administrasi bisa dilihat dari dua sudut pandang, antara lain:
1. Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan ketatausahaan kantor (mencatat, mengetik, mengirim, menghimpun, menggandakan dan lain sebagainya). Administrasi dalam arti sempit merupakan kegiatan tata usaha yang mencakup surat menyurat dan urusan mengenai masalah ketatausahaan.
2. Administrasi dalam arti luas, merupakan proses kerja sama oleh beberapa individu dengan cara yang efisien untuk mencapai tujuan yang ditentukan.
Pengertian administrasi dalam arti luas bisa dilihat dalam pengertian yang diberikan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
Leonard D. White mendefinisikan administrasi sebagai proses yang biasanya dijumpai pada semua usaha kelompok, baik yang besar maupun kecil, swasta dan negara, atau sipil dengan militer.
Sedangkan H. A. Simon mengartikan administrasi sebagai kegiatan dari kelompok manusia yang menjalankan usaha kerja sama dengan tujuan untuk mencapai tujuan bersama.
Dari pendapat beberapa ahli tersebut mengimplikasikan bahwa administrasi merupakan suatu kegiatan proses, khususnya bagaimana cara-cara, sarana guna mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Administrasi juga bisa dimaknai sebagai pengorganisasian, pengarahan sumber daya manusia, tenaga kerja, dan materi untuk mencapai tujuan yang ditentukan.
Perencanaan secara umum merupakan suatu rangkaian proses untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia, dalam rangka mencapai suatu hasil atau tujuan. Sedangkan, perencanaan wilayah dan kota adalah proses memilih, merancang, dan merencanakan suatu wilayah dan kota yang berorientasi pada potensi dan permasalahan wilayah atau kota tersebut.
Di dalam pererencanaan wilayah aspek hukum dan administrasi pembangunan tidak terlepas dari praktek perencanaan wilayah dan kota. Aspek hukum menentukan hukum kegiatan perencanaan, aturan-aturan perencanaan, bagaimana legalitas produk perencanaan, serta tindakan hukumnya. Aspek hukum perencanaan wilayah dan kota adalah keseluruhan asas-asas dan kaidah- kaidah yang mengatur bagaimana suatu kota atau wilayah ditata (mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan pengelolaannya) dan juga meliputi lembaga-lembaga dan proses-proses yang mewujudkan berlakunya kaidah itu dalam masyarakat. Dengan demikian, aspek hukum perencanaan wilayah dan kota bukan hanya merupakan kumpulan aturan-aturan, akan tetapi, juga meliputi institusi (pranata) yang membuat aturan tersebut dilaksanakan serta proses-proses yang menjadikan aturan tersebut berlaku dan dilaksanakan dalam masyarakat. Healey (1997) menegaskan bahwa sistem perencanaan dapat didefinisikan sebagai sistem hukum dan prosedur yang menetapkan aturan dasar praktik perencanaan. Perkembangan jenis perencanaan yang dianut atau sedang dilakukan juga mempengaruhi dalam perumusan dasar hukum kegiatan perencanaan (Mirwansyah Prawiranegara, n.d.).
Aspek administrasi pembangunan yang erat kaitannya dengan birokrasi, sangat menentukan efektifitas dan efisiensi dari kegiatan perencanaan wilayah dan kota. Administrasi pembangunan sangat berpengaruh pada operasional dan keberhasilan bagaimana suatu rencana bisa diterapkan. Jadi terdapat hubungan interaktif antar hukum dengan administrasi pembangunan, serta antar hukum dan administrasi pembangunan dan perencanaan wilayah dan kota (Mirwansyah Prawiranegara, n.d.).
DAFTAR PUSTAKA
Ananda. (n.d.). Pengertian Hukum Administrasi_ Fungsi, Jenis, dan Penyelenggaraannya. Retrieved March 9, 2024, from https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-hukum-
administrasi/#Pengertian_Hukum_dan_Administrasi
Mirwansyah Prawiranegara, ST., M. Sc. (n.d.). Pemahaman Dasar Tentang Hukum dan Administrasi Perencanaan Wilayah dan Kota (Konsep, Konteks, dan Komponen Pokok).