Buku ini sebenarnya menggambarkan jurnalisme politik sebagai bagian dari isu media, yaitu Keberagaman Kepemilikan dan Keberagaman Konten. 4; Masalah jurnalisme politik yang menganalisis oligarki media, keberpihakan jurnalistik, dinamika media dan politik, perkembangan teknologi dan implementasi regulasi media.
Geneologi Jurnalisme
- Kewajiban utama jurnalisme adalah pada pencarian kebenaran
- Loyalitas utama jurnalisme adalah pada warga negara
- Esensi jurnalisme adalah disiplin verifikasi
- Jurnalis harus menjaga independensi dari obyek liputannya Hal ini berlaku bahkan pada mereka yang bekerja di ranah opini,
- Jurnalis harus membuat dirinya sebagai pemantau independen dari kekuasaan
- Jurnalis harus memberi forum bagi publik untuk saling kritik dan menemukan kompromi
- Jurnalis harus berusaha membuat hal penting menjadi menarik dan relevan
- Jurnalis harus membuat berita yang komprehensif dan proporsional
- Jurnalis harus diperbolehkan mendengarkan hati nurani personalnya
Jurnalis harus menjaga independensi terhadap objek pemberitaannya, hal ini juga berlaku bagi mereka yang bekerja di bidang opini, hal ini juga berlaku bagi mereka yang bekerja di bidang opini, kritik dan komentar. Jurnalis harus menyediakan forum bagi masyarakat untuk saling mengkritik dan mencari kompromi.
Jurnalistik Produk Jurnalisme
News
Untuk meredam pemberitaan semacam ini, jurnalis biasanya mencari alasan dengan memperoleh informasi dari sumber terpercaya. Sehubungan dengan itu, menurut Wolseley dan Campbell, subjek berita terdiri dari beberapa jenis, antara lain 1) artikel human interest;
Views
Dengan demikian, bahasa jurnalistik mempunyai kaidah tersendiri yang membedakannya dengan ragam bahasa lainnya. Bahasa jurnalistik adalah bahasa yang digunakan wartawan (jurnalis) ketika menulis karya jurnalistik di media massa (Anwar, 1991).
Jurnalis Juga Wartawan
Jurnalis atau jurnalis sendiri adalah orang-orang yang melakukan jurnalisme atau orang-orang yang menulis berita disekitarnya kemudian mempublikasikannya. Namun, sebelum menerbitkan laporan tersebut, seorang jurnalis telah mempertimbangkan secara matang laporan yang dibuatnya dari segi etika dan kebenaran berita tersebut.
Tantangan Etik Jurnalisme
Demikian pula Kode Etik Jurnalistik (KEJ) menempati posisi yang sangat strategis dan penting bagi jurnalis. Jurnalis Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik ini terutama berasal dari hati nurani masing-masing.
Era Baru Jurnalisme
Selain itu, jurnalisme media sosial juga melakukan kegiatan jurnalistik dengan menjadikan media sosial sebagai sumber berita. Dengan menggunakan media sosial sebagai sumber berita, sebenarnya masyarakatlah yang menentukan nilai sebuah berita.
Pembunuhan Jamal Khashoggi
Namun, gambaran kematian Khashoggi versi Saudi sangat berbeda dengan apa yang disampaikan otoritas Turki kepada media massa. Hak cipta gambar Gambar Getty Keterangan gambar Khashoggi mengkritik keputusan pemerintah Saudi untuk memutuskan hubungan dengan Qatar
Kasus Korupsi Bupati Tulungagung
Calon Bupati Tulungagung yang diduga korupsi Syahri Mulyo memenangkan pemilihan bupati yang berlangsung pada 27 Juni berdasarkan quick count KPU. Namun pada pemilihan bupati 27 Juni lalu, Syahri Mulyo yang berpasangan dengan Maryoto Birowo, berdasarkan hitung cepat, meraih suara 59,73%, mengalahkan dua Margiono dan Eko Prisdianto yang meraih 40,27.
Korupsi Massal DPRD Kota Malang
PDI Perjuangan secara resmi menyerahkan empat berkas PAW anggota DPRD Kota Malang kepada sekretariat. Selain PDI Perjuangan, PKB juga menyiapkan 5 PAW dari 6 anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Daftar Pemilih Tetap (DPT) Fiktif
KPU mengakui daftar pemilih tetap bertambah, hingga saat ini KPU masih menelusuri DPT ganda yang perlu dibersihkan.Hingga saat ini, KPU menyatakan dari 185 juta daftar pemilih tetap di Tanah Air, terdapat ada 795 ribu lebih DPT. Hasil tim khusus mereka, terdapat sekitar 8,1 juta daftar pemilih duplikat di daftar pemilih tetap KPU.
Apalagi, salah satu pihak bahkan mengaku menemukan data yang cukup besar dalam DPT ganda tersebut.
Pro Kontra Caleg Koruptor
Kabar yang paling banyak muncul adalah soal pengukuhan langkah KPU yang tetap tak meloloskan calon koruptor untuk bersaing di pemilu. Selain itu, pemberitaan ini juga rawan kritik terhadap Bawaslu yang telah meloloskan calon koruptor tersebut. Taufik yang juga merupakan calon legislatif dari Partai Gerindra ini mengaku tidak mempermasalahkan adanya tanda di surat suara asalkan sah.
Berita ini merupakan salah satu berita yang “mengkritik” keputusan KPU yang memilih calon koruptor.
F. “HOAX” Ratna Sarumpaet
Sontoloyo VS Boyolali
Di sisi lain, kubu Prabowo-Sandi menilai kata tersebut kurang tepat dilontarkan presiden. Tindakan ini diambil setelah pernyataan Prabowo soal kinerja Boyolali pada acara pembukaan lokasi kemenangan Prabowo-Sandi di Boyolali. Menurut Prabowo, juru bicara tim Prabowo-Sandi meminta agar pernyataan Prabowo dipahami secara utuh dan tidak sepotong-sepotong.
Partai Prabowo-Sandi menduga ada pihak yang sengaja melemahkan Prabowo-Sandi dengan membeberkan permasalahan tersebut.
Politisi Dipusaran Hukum
Studi sebelumnya mengenai liputan berita jaringan menemukan bahwa liputannya melampaui Pesisir Pasifik dan Timur Laut (Dominik, 1997; Graber, 1989), dengan California, New York, dan Texas menerima porsi liputan yang lebih besar dibandingkan para pemilih. Empat negara bagian (New York, California, Illinois, dan Texas) menyumbang 50,6% liputan berita domestik. Pola konten berita internasional telah diteliti mengingat perdebatan politik yang lebih luas mengenai ketidakseimbangan arus informasi global, meskipun globalisasi telah membawa potensi akses yang lebih besar bagi dunia, liputan berita internasional masih rentan, terutama mengingat adanya pemotongan biro - kantor berita asing.
Dunia menerima lebih banyak berita utama televisi Amerika dibandingkan negara lain, kecuali liputan 'kudeta dan gempa bumi', ketika terjadi bencana alam atau peristiwa sensasional lainnya (Larson, 1983).
Struktur Jurnalisme Politik
Owner Media
Media massa khususnya televisi yang memiliki fitur audiovisual mempunyai kekuatan yang besar dalam mempengaruhi opini masyarakat. McQuail kemudian mengemukakan skema yang diterima secara luas di seluruh media massa yang menjelaskan bahwa berbagai kekuatan yang mempengaruhi organisasi media sebenarnya mempunyai pengaruh besar terhadap konten media. Ada tiga pihak yang paling berpengaruh dalam organisasi media massa, yaitu manajemen, profesional media, dan staf pendukung teknis atau teknologi.
Ketiga, organisasi media yang dimiliki oleh swasta (private media Organization). Model kepemilikan media ini menunjukkan bahwa media dimiliki dan dikendalikan secara pribadi oleh individu, keluarga, pemegang saham, dan perusahaan induk.
Jurnalis Politik
- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
- Aliansi Jurnalis Independen (AJI)
- Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)
Menyusul perbincangan pada tanggal 6 Juni 1998 di pasar Festival Kuningan, Jakarta Selatan, para jurnalis televisi yang menghadiri pertemuan di Kafe Venice mendeklarasikan terbentuknya Forum Komunikasi Jurnalis Televisi. Hal ini dilakukan mengingat pengelola atau manajemen televisi akan menjadi mitra organisasi jurnalis televisi. Berbagai keputusan yang dihasilkan adalah deklarasi pembentukan organisasi yang mengambil nama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, disingkat IJTI.
Sementara itu, IJTI yang lahir dari keresahan jurnalis TV juga merupakan bagian terbaru dari organisasi yang menaungi cita-cita jurnalis TV.
Sistem Politik Indonesia
- Partai Politik (Parpol)
- Komisi Pemilihan Umum (KPU)
- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)
- Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dibentuk berdasarkan Keputusan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu. Sebelumnya Badan Pengawas Pemilu merupakan lembaga ad hoc yaitu Komisi Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Lembaga Pemilihan Umum (LPU). Penyelenggara pemilu yang dimaksud terdiri dari anggota KPU, anggota Bawaslu, dan seluruh tingkatan di bawahnya. Komisi Pemilihan Umum sebagai penyelenggara pemilu tentu menjadi lembaga yang paling banyak dicari oleh media sebagai sumber pemberitaan.
Belum lagi adanya perbedaan penafsiran terhadap aturan pemilu yang berbeda-beda yang dimaknai berbeda oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu dan Bawaslu sebagai pengawas pemilu.
Media Jurnalisme
- Media Cetak
- Jenis Media Elektronik
- Dampak Positif Penggunaan Media Elektronik
- Dampak Negatif Penggunaan Media Elektronik
- Media Siber
Pemilihan kepala negara dan program kerja kepala negara bagi rakyatnya dapat ditemukan di surat kabar cetak. Dari situlah tercetus keinginan untuk membentuk media online pertama yaitu detik.com yang updatenya tidak menggunakan ciri-ciri media cetak yaitu harian, mingguan, atau bulanan. Dari data media cetak yang ada, Dewan Pers menerbitkan data sesuai dengan proses sertifikasi yang dilakukan melalui serangkaian proses registrasi hingga verifikasi legalitas.
Televisi dapat menjangkau khalayak sasaran yang tidak dapat dijangkau oleh media massa lain seperti media cetak dan film.
Regulasi Media
- Undang Undang Pers
- Undang-Undang Penyiaran
UU No. 11 Tahun 1966 tentang Ketentuan Pokok Pers (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1966 Nomor 40, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2815), terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor. 21 Tahun 1982 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 1966 tentang Ketentuan Pokok Pers sebagaimana telah diubah dengan UU No. 4 Tahun 1967 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982, Nomor 52, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia). Oleh karena itu, pada tahun 2002, Undang-undang No. 24 Tahun 1997 tentang Penyiaran, dicabut dengan diundangkannya UU No. 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Meskipun pokok-pokok penyiaran telah ditentukan dalam undang-undang no. 32 Tahun 2002 tentang penyiaran, masih banyak pula peraturan perundang-undangan lainnya yang berkaitan dengan penyiaran.
Poin digitalisasi yang begitu mendesak untuk mendapatkan payung hukum berupa undang-undang belum juga terwujud.
Regulator Media
- Dewan Pers
- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)
Dewan Pers (lama) memutuskan dalam sidang pleno ke-44 di Bandung, 17-19 November 1999, untuk mengambil inisiatif memfasilitasi pembentukan Dewan Pers (baru) yang independen. Menyusul keputusan rapat paripurna Dewan Pers, Kelompok Kerja Dewan Pers pada tanggal 27 Januari 2000 mengadakan pertemuan dengan organisasi pers (organisasi jurnalis dan organisasi perusahaan pers). Anggota Dewan Pers tidak mewakili tempat kerjanya atau tempat organisasinya, melainkan sebagai individu profesional yang independen, meskipun dipilih oleh organisasi jurnalis dan organisasi perusahaan pers.
Pada Sidang Paripurna Dewan Pers (yang lama) ke-45 di Yogyakarta, 20-22 Februari 2000, diterima laporan mengenai hasil kerja Kelompok Kerja Dewan Pers.
Opini Publik
Susilo Bambang Yudhoyono, sebagai presiden, mempunyai hak prerogratif untuk menentukan calon menteri yang dianggap cocok untuk bertugas di bidang yang dikuasainya untuk mendukung prestasi presiden. Selain itu, tes bakat dilakukan di kediaman pribadi Presiden di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Proses uji kesesuaian berlangsung mulai Sabtu (17 Oktober 2009) hingga Senin (19 Oktober 2009) terhadap 36 calon menteri.
Hal yang menarik dalam proses fit andproper test ini, Kabinet Indonesia Bersatu jilid kedua yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono akan melantik 34 menteri dan 2 jabatan menteri yang jabatan dan jabatannya masih dirahasiakan.
Oligarki Media
Oligarki media ini adalah pemilik media yang memulai karir kepemilikan medianya di televisi dan media cetak. Pada akhirnya, platform-platform yang berbeda ini, seperti halnya saluran-saluran arus utama, masih mencerminkan persaingan oligarki media. Pengalaman di banyak negara menunjukkan bahwa ketika oligarki media semakin kuat, pemilik media memasuki arena politik dan menjadikan medianya sebagai senjata utama.
Memasuki arena politik memungkinkan pemilik media untuk selangkah lebih maju dalam mempengaruhi peraturan demi kepentingan bisnis media.
Keberpihakan Jurnalis
Menahan godaan untuk menunjukkan dukungan politik di media sosial adalah salah satu perhatian utama jurnalis saat ini. Mengekspresikan dukungan politik di media sosial merupakan hal yang lumrah bagi masyarakat umum, namun tidak bagi jurnalis. Keberpihakan jurnalis di media sosial akan semakin meningkatkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap media yang terpecah belah karena polarisasi politik.
Dengan saling bertukar pendapat di jejaring sosial, kita tidak akan mencapai diskusi dan perubahan yang ideal.
Dinamika Media & Politik
Pemahaman politik di masyarakat semakin tidak masuk akal karena efek kemeriahan pemilu baru terdengar setelah “wakil rakyat” dan anggota Dewan Kehormatan masuk parlemen. Hal ini terlihat dari banyaknya informasi yang diberitakan oleh berbagai media (televisi, radio, internet dan surat kabar). Ada banyak peristiwa politik yang cukup menarik perhatian masyarakat, dan peristiwa tersebut bisa Anda pelajari dari media massa itu sendiri.
Sebagai salah satu pilar penting dalam demokrasi, strategi pemberitaan media massa turut menentukan proses kampanye sebagai kekuatan politik untuk merebut hati masyarakat.
Perkembangan Teknologi
Untuk membangun sistem komunikasi yang lebih modern, Indonesia meluncurkan satelit bernama PALAPA A1 pada tahun 1975. Kemudian pada tahun 1993, Indonesia resmi terhubung ke Internet melalui protokol TCP/IP dan domain “id” untuk lambang negara. Penggunaan Internet oleh perusahaan media, baik radio, televisi atau surat kabar, merupakan cerminan dari kenyataan bahwa media harus dipaksa untuk mengikuti perkembangan teknologi.
Implementasi Regulasi Media
XXXVIII menghasilkan Undang-Undang Penegakan Kepatutan Penyiaran tahun 2005 yang meningkatkan denda maksimum yang dapat dikenakan oleh FCC untuk rata-rata denda siaran tidak senonoh dari $32.500 menjadi $325.000—dengan tanggung jawab maksimum sebesar $3 juta. Pada tahun 1997, didorong oleh ketakutan akan konsentrasi kepemilikan media, anggota parlemen Norwegia mengesahkan Undang-Undang Kepemilikan Media, yang mengamanatkan Otoritas Media Norwegia untuk campur tangan dalam urusan media ketika kebebasan pers dan keberagaman media terancam. Insentif peraturan relatif mencakup UU Kepemilikan Media, UU Penyiaran, dan UU Independensi Editorial.
Menurut statistik, pada Oktober 2008, 14 departemen berbeda seperti NPC Tiongkok, Departemen Publisitas Partai Komunis Tiongkok, dan Biro Informasi Dewan Negara telah mengeluarkan lebih dari 60 undang-undang terkait regulasi Internet.