• Tidak ada hasil yang ditemukan

implementasi active learning dalam menumbuhkan karakter

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "implementasi active learning dalam menumbuhkan karakter"

Copied!
224
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Identifikasi Masalah

Dari hasil penelitian yang telah peneliti lakukan, mengenai penerapan pembelajaran aktif dalam pengembangan karakter siswa pada pembelajaran PAI di SDIT Az-Zahra. 8 Bagaimana konsep pembelajaran aktif dalam pengajaran PAI mengembangkan karakter siswa di SD IT.

Rumusan Masalah

Pembatasan Masalah

Tujuan Penelitian

KAJIAN TEORI

Pengertian Active Learning

Konsep pembelajaran aktif diartikan sebagai pembelajaran yang mengoptimalkan pengaktifan dan keterlibatan intelektual dan emosional siswa dalam proses pembelajaran, bimbingan. Eison Pembelajaran aktif (active learning) adalah segala bentuk pengajaran yang memusatkan perhatian pada siswa sebagai penanggung jawab belajar.

Teori Belajar Active Learning

Pengaruh penerapan pembelajaran aktif pada pembelajaran pendidikan agama Islam dalam penanaman karakter moral dan kinerja pada siswa. 8 Bagaimana konsep pembelajaran aktif dalam pembelajaran PAI mengembangkan karakter siswa di SD IT AZZAHRA.

Karakteristik Active Learning

Prinsip-prinsip Strategi Active Learning

Beberapa Strategi dan prosedur serta penerapan metode Active Learning

Kelebihan dan kekurangan Strategi Active Learning

Dengan cara ini, siswa dapat belajar bahwa kesalahan dapat bermanfaat dan membantu kita menjadi lebih baik. Kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak menyulitkan terlaksananya kegiatan belajar aktif.

Pendidikan Agama Islam

  • Pengertian Pendidikan Agama Islam
  • Pendidikan Islam dan Isu Life long education
  • Visi Pendidikan Islam yang Efektif dan Transformatif
  • Tujuan dan fungsi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
  • Ruang Lingkup pembelajan Pendidikan Agama Islam
  • Faktor-Faktor yang mempengaruhi pembelajaran Pendidikan Agama Islam

Pendidikan agama Islam adalah bimbingan, pelatihan, pengajaran, yang sengaja disampaikan oleh pendidik kepada peserta didik. Kondisi pembelajaran pendidikan agama Islam merupakan seluruh faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi pengajaran pendidikan agama Islam.

Karakter

  • Pengertian Karakter
  • Landasan filosofis Pendidikan Karakter
  • Proses pembentukan karakter
  • Komponen-komponen Karakter yang Baik
  • Nilai-Nilai Karakter yang harus ditanamkan

Strategi pelaksanaan adalah metode penyampaian pendidikan agama Islam yang dirancang agar peserta didik dapat menyikapi dan menerima pelajaran pendidikan agama Islam dengan mudah, cepat, dan menyenangkan. Pendidikan karakter hendaknya menjamin peserta didik berperilaku baik sehingga menjadi suatu kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Emosi moral yang kuat mendorong siswa untuk bertindak sewajarnya karena dapat melihat kesulitan orang lain, sehingga membuat mereka enggan melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain.

Kebajikan ini melindungi siswa dari pengaruh buruk dan memungkinkan mereka bertindak dengan benar bahkan ketika tergoda untuk melakukan yang sebaliknya. Kebajikan ini membantu siswa menjadi mandiri karena mereka tahu bahwa mereka dapat mengendalikan tindakan mereka sendiri. Sifat ini memunculkan sikap dermawan dan baik hati, karena peserta didik mampu menghilangkan keinginan untuk memuaskan diri sendiri dan merangsang kesadaran untuk mengutamakan kepentingan orang lain.

Kebajikan ini membuat siswa memperlakukan orang lain dengan baik dan penuh pengertian, menentang permusuhan, kekejaman, kefanatikan dan menghormati orang berdasarkan karakternya.

Penelitian Yang Relevan

Menurutnya pembelajaran aktif adalah strategi pembelajaran yang menjadikan siswa aktif, siswa diajak memecahkan masalah dengan menggunakan ilmu yang dimilikinya dan menerapkan apa yang telah dipelajarinya. Kelima, Penerapan Konsep Pembelajaran Aktif sebagai upaya meningkatkan keaktifan mahasiswa dalam perkuliahan. Untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran di kelas, salah satu alternatif menurutnya adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran “Pembelajaran aktif”.

Keenam, penerapan strategi pembelajaran aktif dalam pembelajaran fiqh pada siswa Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Gedontengen Kota Yogyakarta, penulis Sutinah dan Nahrasyiah Kumala, Jurnal Komunikasi dan Pendidikan Islam Volume 7 Nomor 1 Juni 2018. Peneliti hanya fokus pada motivasi siswa dalam pembelajaran Fiqh menggunakan Strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini menghasilkan siswa senang atau tertarik mempelajari fiqh dengan menggunakan strategi pembelajaran aktif.

Penelitian relevan sebelumnya telah disampaikan oleh penulis, sehingga penulis akan melanjutkan pembahasan mengenai pembelajaran aktif dan dampaknya terhadap pendidikan karakter, serta pada tingkat sekolah bahkan pembelajaran yang berbeda. Hal inilah yang menjadi landasan dan sekaligus pembeda antara penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan penulis selidiki.

METODOLOGI PENELITIAN

  • Desain Penelitian
  • Data dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Analisa dan Pengolohan Data

Wawancara dalam penelitian ini ditujukan kepada sumber data yaitu informan yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan Pembelajaran Aktif di SDIT AZ ZAHRA PONDOK PETIR. Penerapan pembelajaran aktif dalam pembelajaran PAI di SDIT AZ ZAHRA PONDOK PETIR ZAHRA PONDOK PETIR. SDIT Az-Zahra menerapkan kurikulum 2013 yang artinya dalam pelaksanaannya banyak menggunakan model pembelajaran aktif.

Dalam proses pembelajaran siswa terlihat puas dalam proses pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran aktif. Faktor penghambat terlaksananya pembelajaran aktif di SDIT Az-Zahra adalah siswa yang belum mengetahui cara bekerja sama dengan baik dan sebagian siswa masih pasif. 3 Bagaimana peran masing-masing kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan dan tenaga kependidikan lainnya dalam melaksanakan pembelajaran aktif dalam pembelajaran PAI dalam upaya pengembangan karakter siswa di SDIT Az-Zahra.

6 Bagaimana peran masing-masing pihak (kepala sekolah, pendidik, tenaga pengajar dan tenaga pengajar lainnya) dalam mengoptimalkan penerapan pembelajaran aktif dalam pembelajaran PAI dalam pengembangan karakter siswa di SD IT AZZAHRA.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Sejarah Singkat SDIT Az-Zahra Pondok petir

Dimulai dari rombongan pengajian/Majlis Ta'lim Az-Zahra yang dimonitor dan dipimpin oleh Ibu. HJ. Oleh karena itu, Yayasan Az-Zahra berupaya mengedepankan pendidikan berwawasan Islam dengan mengedepankan nilai-nilai Islam dan menonjolkan akhlak mulia seperti yang dicontohkan oleh Rasullah SAW beserta keluarga dan sahabatnya. Untuk menyelenggarakan pendidikan yang bermutu diperlukan tekad dan kemampuan yang tinggi dibarengi dengan komitmen dan pengorbanan yang tulus yang didukung oleh sumber daya yang memadai yaitu tenaga kependidikan yang profesional, sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap serta dukungan dana yang memadai.

Atas izin dan ridha Allah SWT, pembangunan masjid pun dimulai, disusul pembangunan lantai satu SDIT Az-Zahra' dan Al-Hamdulillah, kini sudah dibangun lantai dua dan kantin.

Sebab Pendirian SDIT Az-Zahra

Menurut Hendarni Sutaryo yang sangat peduli dengan perkembangan pendidikan anak-anak generasi penerus bangsa, maju dan mundurnya suatu negara terletak pada generasi penerusnya. Masih banyak sekolah yang hanya fokus dan mengutamakan kinerja peserta didiknya saja, bukan pada pengarahan dan pembiasaan akhlaqul karimah yaitu pengamalan dan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an. Permasalahan anak nakal seringkali muncul dan menjadi dilema dalam keluarga akibat kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya dan kesalahan dalam pelaksanaan pendidikannya.

Pengaruh lingkungan serta media elektronik dan cetak dapat memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak.

Letak Geografis dan data perizinan SDIT Az-Zahra

Visi dan Misi SDIT Az-Zahra

Ekstrakurikuler SDIT Az-Zahra

Sinematografi adalah teknik yang menggabungkan seni dan teknologi fotografi, yang melibatkan berbagai skema dan pengaturan konfigurasi untuk menangkap gambar yang tepat. Tujuan didirikannya ekstrakurikuler ini adalah agar setiap anak yang mempunyai bakat dan kemampuan di bidang film dapat mengasah bakatnya dan berusaha mencari inovasi melalui pengalaman belajar yang berbeda. Futsal merupakan salah satu olah raga yang digemari dan mempunyai banyak penggemar di SDIT Az Zahra. Futsal bukan hanya sekedar hobi saja, namun dapat melatih respon gerak tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh.Setiap anak yang mengikuti futsal di luar sekolah dilatih dan dididik tentang model permainan futsal.

Pada kegiatan ekstrakurikuler, anak-anak dilatih untuk mengembangkan bakatnya dan mempelajari lebih dalam tentang pola langkah, senam dan gerak pencak silat yang diajarkan oleh pelatih ekstrakurikuler. Seni membaca Al Quran menjadi salah satu program ekstrakurikuler di SDIT Az Zahra sejak tahun 2014. Persatuan dalam keberagaman budaya dan seni tari daerah akan menghasilkan mahasiswa yang cinta tanah air dan kearifan lokal. Hal inilah yang menjadi motivasi SDIT Az Zahra menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler seni tari.

Melukis dan kaligrafi merupakan kegiatan rekreasi yang khusus diadakan untuk mengembangkan kreativitas dan seni bagi anak-anak.

Kurikulum SDIT Az-Zahra

Keterangan: Berdasarkan hasil dokumentasi observasi dan observasi kelas, guru PAI menerapkan model pembelajaran aktif. Di SDIT Az-Zahra Pondok Petir tidak hanya mata pelajaran Pendidikan Agama Islam saja yang menggunakan metode Active Learning, namun juga mata pelajaran lainnya, adapun pelaksanaan Active Learning sudah diterapkan sejak lama. SDIT Az-Zahra telah mempunyai sarana dan prasarana yang lengkap dan memadai, artinya salah satu faktor pendukung yang membuat pembelajaran agama Islam semakin menarik sehingga model Active Learning dapat diterapkan adalah sarana dan prasarana.

Perpustakaan menjadi salah satu faktor pendukung Pembelajaran Aktif karena pelajar atau mahasiswa banyak membaca. Hal ini dibuktikan dalam RPP guru yang memuat indikator model pembelajaran aktif dan juga hasil observasi dan wawancara peneliti dengan guru Pendidikan Agma Islam SDIT Az-Zahra. Terlaksananya pembelajaran aktif dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SDIT Az-Zahra dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukung tersebut diantaranya adalah kerjasama kepala sekolah dengan guru, adanya sarana prasarana yang lengkap, pelatihan guru dan lain-lain.

Diharapkan pembaca dapat memahami relevansi dan pengaruh model pembelajaran aktif terhadap pendidikan agama Islam. 5 Metode apa saja yang biasa digunakan guru dalam pembelajaran aktif berbasis pembelajaran PAI? 6 Menurut anda guru PAI bertanya-tanya apakah strategi penerapan sistem Active Learning sudah baik.

Prestasi-prestasi SDIT Az-Zahra

Temuan Hasil Penelitian

  • Implementasi Active Learning pada pembelajaran PAI di SDIT Az-Zahra
  • Dampak Implementasi active learning pada pembelajaran PAI dalam
  • Faktor Pendukung Active Learning pada pembelajaran PAI SDIT Az-Zahra
  • Faktor Penghambat Active Learning pada pembelajaran PAI SDIT Az-Zahra

Guru juga menyampaikan bahwa model pembelajaran aktif sangat baik dan bermanfaat untuk diterapkan dalam proses pengajaran Pendidikan Agama Islam. Ketika pembelajaran aktif dimulai, yang dilakukan siswa adalah mendengarkan dan memperhatikan guru yang sedang mengajar. Sehingga ada sinkronisasi antara kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan dalam proses aktif pelaksanaan pengajaran (Lampiran 2, hasil wawancara, Rini Anggraeni, 12 April 2022, no. 6).

Karena dalam pengajaran anak sekolah dasar sebaiknya dibiasakan dengan model pembelajaran aktif, khususnya pengajaran agama. Sehingga terjadi sinkronisasi antara kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan dalam proses pelaksanaan pembelajaran aktif. Peneliti menyimpulkan bahwa sarana prasarana merupakan salah satu faktor penting yang mendukung pembelajaran aktif khususnya dalam pembelajaran agama Islam.

Jika melihat uraian dan penjelasan sebelumnya, serta hasil penelitian, terlihat jelas bahwa guru PAI SDIT Az-Zahra menerapkan strategi pembelajaran aktif yang dapat digunakan dalam pengajaran agama Islam, yaitu berbagai jenis, antara lain diskusi, kekuatan dua, teka-teki dan studi kasus.

PENUTUP

Saran

Sehingga akan mudah untuk mengetahui permasalahan-permasalahan yang muncul yang dapat menghambat terselenggaranya pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran aktif dalam pembelajaran PAI pada khususnya. Mempererat hubungan baik dengan orang tua siswa dan masyarakat sekitar akan membantu memperlancar dan mempercepat pelaksanaan Pembelajaran Aktif. Masalah pembelajaran aktif ini kami koordinasikan dengan guru karena guru mengajar anak dengan bimbingan agar pembelajaran senyaman mungkin.

Namun yang saya pahami dan lihat juga dari salah satu guru PAI yang mengajar dengan metode pembelajaran aktif adalah menurut saya karakter yang tumbuh ketika pembelajaran menggunakan metode itu adalah anak-anak saling menghormati, anak-anak lebih aktif, mungkin ini Apakah itu . Menurut saya metode pembelajaran aktif ini mempunyai banyak konsekuensi, mulai dari anak tidak pasif, bahkan dengan metode ini anak belajar bertanggung jawab seperti kelompoknya. Sebab, anak sekolah dasar sudah seharusnya dibiasakan dengan metode pembelajaran aktif, khususnya pembelajaran agama.

Dalam pembelajaran PAI kali ini dalam pengembangan karakter, seperti yang saya sampaikan pada saat pelaksanaan pembelajaran aktif ini, karakter pada anak tumbuh seperti sebelumnya, misalnya anak menjadi mandiri, kreatif, bertanggung jawab dan memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar. nilai-nilai. Sehingga dampaknya bagi siswa adalah siswa menjadi lebih mudah memahami pelajaran melalui metode yang menyenangkan seperti pembelajaran aktif.Tidak hanya itu, dampak dari metode pembelajaran aktif adalah anak mempunyai rasa ingin tahu serta demokratis dan bersahabat dengan kelompoknya. . teman-teman Misalnya ketika diterapkan metode pembelajaran aktif seperti pembelajaran terbimbing dan diskusi maka nilai-nilai karakter semakin meningkat.

Gambar

Tabel sistem transliterasi Arab-Latin  dari Institute of Islamic Studies, McGill

Referensi

Dokumen terkait

meet sesuai kondisi  Peserta didik mengisi absensi yang telah disiapkan guru di GC, guru mengeceknya sebagai sikap disiplin  Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam