• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI SISTEM PENGGAJIAN PADA KEDAI KOPI KOPIDAN BERBASIS WEB

N/A
N/A
andreas kusuma

Academic year: 2023

Membagikan "IMPLEMENTASI SISTEM PENGGAJIAN PADA KEDAI KOPI KOPIDAN BERBASIS WEB"

Copied!
153
0
0

Teks penuh

(1)

(Studi Kasus : Kedai kopi Kopidan, Kota Yogyakarta)

LAPORAN PROYEK TUGAS AKHIR

FIKRI UMAR DANI 5180311031

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FAKULTAS SAINS & TEKNOLOGI UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA

YOGYAKARTA 2022

(2)

ii

IMPLEMENTASI SISTEM PENGGAJIAN PADA KEDAI KOPI KOPIDAN BERBASIS WEB (Studi Kasus : Kedai kopi Kopidan, Kota Yogyakarta)

Disusun oleh FIKRI UMARDANI

5180311031

Telah dipertahankan di depan Dewan Penguji pada tanggal ………..

DEWAN PENGUJI Nama & Gelar

………

NIK.

………

NIK.

………

NIK.

Jabatan Ketua penguji

Penguji 1

Penguji IIS

(Dosen Pembimbing)

Tanda tangan tanggal ... ...

... ...

... ...

Yogyakarta, ………

Ketua Program Studi Sistem Informasi

………..

NIK.

(3)

iii

Puji dan syukur penulis persembahkan kepada Allah SWT, karena atas segala kehendak-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan Tugas Akhir ini dengan judul “Analisis dan perancanan sistem penggajian pada kedai kopi KopiDan”. Sholawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa kita menjadi manusia dengan akhlak yang mulia.

Laporan Tugas Akhir ini disusun guna memenuhi persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sistem Informasi pada Fakultas Sains & Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta. Pada kesempatan ini penulis sampaikan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberi dukungan, dorongan, kemudahan, serta bantuan selama penyusunan Laporan Tugas Akhir sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik. Rasa terimakasih sebesar-besarnya penulis sampaikan kepada :

1. Rektor Universitas Teknologi Yogyakarta, yang saat ini dijabat oleh bapak Dr. Bambang Moertono Setiawan, M.M., C.A., Akt.

2. Dekan Fakultas Sains & Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta, yang saat ini dijabat oleh Ibu Dr. Endy Marlina, MT.

3. Wakil Dekan Fakultas Sains & Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta, yang saat ini dijabat oleh Ibu Yuli Asriningtias, S.Kom., M.Kom.

4. Ketua Program Studi Sistem Informasi Program Sarjana Fakultas Sains

& Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta, yang saat ini dijabat oleh Bapak Umar Zaky, S.Kom., M.Cs.

5. Seluruh dosen dan staff di Program Studi Sistem Informasi Universitas Teknologi Yogyakarta yang telah memberikan bekal ilmu yang sangat

(4)

iv Tugas Akhir ini.

6. Instansi KopiDan & seluruh pegawai yang bekerja disana dikarenakan telah mengijinkan untuk melakukan penelitian pada instasinya.

7. Bapak Ikrimach, S.kom.,M.Cs. Selaku dosen pembimbing yang telah membimbing untuk menyelesaikan laporan Tugas Akhir ini.

8. Kedua orang tua yang selalu memberikan dukungan yang tidak ternilai.

8. Seluruh teman-teman serta sahabat yang selalu memberikan doa dan dukungan yang berlimpah.

Penulis menyadari bahwa Laporan Tugas Akhir ini mempunyai kelemahan- kelemahan karena keterbatasan penulis sebagai manusia biasa. Oleh karena itu, bila ada hal-hal yang kurang berkenan, izinkan penulis memohon maaf yang sebesar besarnya. Penulis mengharapkan kritik dan saran terutama dari dosen pembimbing.

Akhir kata, penulis ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam penyusunan laporan ini. Semoga penyusunan Laporan ini bermanfaat bagi semua pihak.

Yogyakarta, January 2023

Penulis

(5)

v

Penelitian ini bertujuan untuk membuatkan sistem penggajian untuk instansi kedai kopi KopiDan dikarenakan proses penggajian pada instansi tersebut masih menggunakan alat ceklok absen dan kertas slip absen tersebut akan diserahkan pada HRD untuk dicatat sebagai absen harian, proses penggajian dilakukan dengan mengumpulkan data absen, data izin, dan lainnya yang akan dicatat dalam microsoft excel dan direkap kemudian akan menghasilkan slip gaji dan laporan penggajian, hal tersebut membuat pengelolaan penggajian berjalan lama dan mempersulit HRD dalam menangani setiap penggajian, hal itu juga menyebabkan kemungkinan besar kalkulasi yang dilakukan mengalami kesalahan. Dari hasil permasalahan yang sudah dijelaskan, pada penelitian implementasi sistem penggajian pada kedai KopiDan berbasis web agar proses penggajian dapat dipersingkat dengan adanya sistem yang dibuat dan meminimalisir terjadinya kesalahan dalam kalkulasi. Perancangan sistem informasi ini menggunakan Entity Relationsip Diagram (ERD), dan Data Flow Diagram (DFD) perancangan ini juga menggunakana perancangan UML, dan DDL. Pada perancangan ini metode yang digunakan adalah metode waterfall. Sistem yang telah dibuat telah diuji dan dapat menangani proses penggajian pada kedai KopiDan. Implementasi program dari perancangan yang telah dibuat menggunakan bahasa pemrograman web.

Kata kunci: Implementasi Sistem, Sistem Penggajian, Kalkulasi, Rekap Gaji, Kedai KopiDan

(6)

vi

This study aims to develop a payroll system for the KopiDan coffee shop agency, because the payroll process at that agency still uses an absence check tool and the attendance slip paper will be submitted to HRD to be recorded as daily absences, the payroll process is carried out by collecting absent data, permit data, and others that will be recorded in Microsoft Excel and recapitulated will then produce payslips and payroll reports, this makes payroll management take a long time and makes it difficult for HRD to handle each payroll, it also causes a high probability that the calculations made will experience errors. From the results of the problems that have been described, in research the implementation of a payroll system at a web-based KopiDan shop so that the payroll process can be shortened by having a system created and minimizing errors in calculations. The design of this information system uses Entity Relationship Diagrams (ERD) and Data Flow Diagrams (DFD). This design also uses UML and DDL designs. In this design the method used is the waterfall method. The system that has been created has been tested and can handle the payroll process at KopiDan shops. Program implementation of designs that have been made using web programming languages.

Keywords: System Implementation, Payroll System, Calculation, Salary Recap, KopiDan Coffee Shop.

(7)

vii

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ... i

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... ix

DAFTAR GAMBAR ... x

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar belakang ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 2

1.3 Batasan Masalah ... 2

1.4 Tujuan Penelitian ... 2

1.5 Manfaat Tugas Akhir ... 2

1.6 Sistematika penulisan ... 2

BAB II KAJIAN HASIL PENELITIAN DAN LANDASAN TEORI 4 2.1 Kajian Hasil Penelitian ... 4

2.2 Landasan Teori ... 8

2.2.1 Sistem ... 8

2.2.2 Penggajian ... 8

2.2.3 Entity Relationship Diagram(ERD) ... 9

2.2.4 Data Flow Diagram (DFD) ... 11

2.2.5 Database ... 12

2.2.6 Query ... 13

2.2.7 Web ... 13

BAB III METODE PENELITIAN ... 15

3.1 Metode Penelitian ... 15

3.2 Objek Penelitian ... 15

3.2.1 Visi, Misi, dan Struktur Organisasi ... 17

1.1 Struktur Organisasi ... 17

(8)

viii

3.3 Produk ... 19

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN ... 21

4.1 Analisis Sistem ... 21

4.1.1 Analisis Sistem Yang Berjalan ... 21

4.1.2 Analisis Sistem Yang Akan Dibuat ... 22

4.2 Analisa Kebutuhan ... 24

4.2.1 Analisis Kebutuhan fungsional ... 24

4.2.2 Analisis Kebutuhan non fungsional. ... 25

4.3 Perancangan Sistem ... 26

4.3.1 Perancangan Model Proses ... 26

4.3.2 Perancangan Model Data ... 30

4.3.3 Perancangan Fisik Basis Data ... 30

4.3.4 Perancangan Relasi Antar Tabel ... 35

4.3.5 Perancangan Antarmuka ... 36

4.4 Rancangan Anggaran Pengembangan Sistem ... 50

BAB V IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN SISTEM ... 51

5.1 Implementasi sistem ... 51

5.1.1 Implementasi basis data ... 51

5.1.2 Inplementasi sistem ... 59

5.2 Pembahasan ... 80

5.2.1 Pembahasan basis data ... 80

5.2.2 Pembahasan sistem ... 84

5.2.3 Pengujian ... 104

5.3 Inovasi sistem ... 109

BAB VI PENUTUP ... 110

6.1 Simpulan ... 110

6.2 Saran ... 110

DAFTAR PUSTAKA ... 111

LAMPIRAN ... 114

(9)

ix

Tabel 2. 1 Perbandingan Tinjauan pustaka ... 5

Tabel 2. 2 Keterangan Simbol ERD ... 11

Tabel 2. 3 DFD (Data Flow Dagram) ... 12

Tabel 4. 1 Analisis Kebutuhan Fungsional ... 25

Tabel 4. 2 Jam ... 31

Tabel 4. 3 Karyawan ... 31

Tabel 4. 4 Gaji karyawan tetap ... 32

Tabel 4. 5 Gaji karyawan magang ... 32

Tabel 4. 6 Absen ... 33

Tabel 4. 7 Gaji harian ... 34

Tabel 4. 8 Set Gaji ... 34

Tabel 4. 9 Rancangan Anggaran Biaya ... 50

Tabel 5. 1 Pengujian ... 104

Tabel 5. 2 Pengujian ... 107

Tabel 5. 3 Pengujian ... 108

Tabel 5. 4 Pengujian ... 109

(10)

x

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2. 1 ERD ... 10

Gambar 2. 2 ERD ... 10

Gambar 2. 3 ERD ... 11

Gambar 3. 1 Gambar Peta Lokasi ... 16

Gambar 3. 2 Gambar Kedai KopiDan ... 17

Gambar 3. 3 Gambar Struktur Organisasi ... 18

Gambar 4. 1 Gambar alur kerja penggajian ... 22

Gambar 4. 2 Gambar Jaringan Komputer ... 24

Gambar 4. 3 Gambar Diagram Konteks... 27

Gambar 4. 4 Gambar Daigram Jenjang ... 27

Gambar 4. 5 Data Flow Diagram level 1 ... 28

Gambar 4. 6 Data Flow Diagram level 2 ... 29

Gambar 4. 7 Data Flow Diagram level 2 ... 29

Gambar 4. 8 Entity Relationship Diagram ... 30

Gambar 4. 9 Relasi antar tabel ... 36

Gambar 4. 10 Tampilan halaman login ... 37

Gambar 4. 11 Tampilan halaman jadwal masuk kerja ... 37

Gambar 4. 12 Tampilan halaman absen ... 38

Gambar 4. 13 Tampilan halaman Qrcode ... 38

Gambar 4. 14 Tampilan halaman profil ... 39

Gambar 4. 15 Tampilan halaman membuat kode absen ... 40

Gambar 4. 16 Tampilan halaman data karyawan ... 40

Gambar 4. 17 Tampilan halaman input data karyawan ... 41

Gambar 4. 18 Tampilan halaman data absen ... 42

Gambar 4. 19 Tampilan halaman gaji karyawan ... 42

Gambar 4. 20 Tampilan halaman setting jam masuk ... 43

Gambar 4. 21 Tampilan halaman akun pegawai ... 43

Gambar 4. 22 Tampilan halaman laporan data karyawan ... 44

(11)

xi

Gambar 4. 23 Tampilan halaman laporan data penggajian ... 45

Gambar 4. 24 Tampilan halaman gaji karyawan tetap... 45

Gambar 4. 25 Tampilan halaman nilai sikap ... 46

Gambar 4. 26 Tampilan halaman Scan Qrcode ... 47

Gambar 4. 27 Tampilan halaman data pegawai ... 47

Gambar 4. 28 Tampilan halaman info gaji ... 48

Gambar 4. 29 Tampilan halaman data absen ... 49

Gambar 4. 30 Tampilan halaman profil ... 49

Gambar 4. 31 Tampilan halaman masukan nilai sikap ... 50

Gambar 5. 1 Query active ... 51

Gambar 5. 2 Query active ... 52

Gambar 5. 3 Query active ... 53

Gambar 5. 4 Query active ... 54

Gambar 5. 5 Query active ... 55

Gambar 5. 6 Query active ... 56

Gambar 5. 7 Query active ... 57

Gambar 5. 8 Query active ... 58

Gambar 5. 9 Relasi antar tabel ... 59

Gambar 5. 10 Tabel absen... 80

Gambar 5. 10 Tabel absen (lanjutan) ... 80

Gambar 5. 11 Tabel gaji harian ... 81

Gambar 5. 11 Tabel gaji harian (lanjutan) ... 81

Gambar 5. 12 Tabel gaji karyawan magang ... 82

Gambar 5. 12 Tabel gaji karyawan magang (lanjutan) ... 82

Gambar 5. 13 Tabel gaji karyawan tetap ... 82

Gambar 5. 13 Tabel gaji karyawan tetap (lanjutan) ... 82

Gambar 5. 14 Tabel jam masuk ... 83

Gambar 5. 15 Tabel karyawan ... 83

Gambar 5. 15 Tabel karyawan (lanjutan)... 83

Gambar 5. 16 Tabel set gaji ... 84

(12)

xii

Gambar 5. 16 Tabel set gaji (lanjutan) ... 84

Gambar 5. 17 Halaman data karyawan ... 85

Gambar 5. 18 Halaman masukan data karyawan ... 86

Gambar 5. 19 Halaman edit data karyawan ... 87

Gambar 5. 20 Halaman setting gaji harian ... 87

Gambar 5. 21 Halaman masukan data ... 88

Gambar 5. 22 Halaman edit data ... 89

Gambar 5. 23 Halaman setting jam masuk ... 89

Gambar 5. 24 Halaman masukan data ... 90

Gambar 5. 25 Halaman ubah data ... 90

Gambar 5. 26 Halaman absen ... 91

Gambar 5. 27 Halaman masukan data ... 91

Gambar 5. 28 Halaman ubah data ... 92

Gambar 5. 29 Halaman gaji bonus ... 92

Gambar 5. 30 Halaman masukan data ... 93

Gambar 5. 31 Halaman ubah data ... 93

Gambar 5. 32 Halaman akun karyawan ... 94

Gambar 5. 33 Halaman ubah data ... 94

Gambar 5. 34 Halaman gaji karyawan tetap ... 95

Gambar 5. 35 Halaman masukan data ... 96

Gambar 5. 36 Halaman ubah data ... 96

Gambar 5. 37 Halaman cetak ... 97

Gambar 5. 38 Halaman karyawan ... 97

Gambar 5. 39 Halaman info gaji ... 98

Gambar 5. 40 Halaman cetak ... 98

Gambar 5. 41 Halaman ubah data ... 99

Gambar 5. 42 Halaman absen pegawai ... 99

Gambar 5. 43 Halaman ubah data ... 100

Gambar 5. 44 Halaman Scan Qrcode ... 100

Gambar 5. 45 Halaman Nilai sikap ... 101

(13)

xiii

Gambar 5. 46 Halaman ubah data ... 101

Gambar 5. 47 Halaman data karyawan ... 102

Gambar 5. 48 Halaman cetak ... 102

Gambar 5. 49 Halaman gaji karyawan tetap ... 103

Gambar 5. 50 Halaman cetak ... 103

(14)

1

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Kedai KopiDan adalah kedai yang di dirikan pada tahun 2019 dengan tujuan mengangkat nama petani kopi di indonesia agar petani kopi indonesia dapat bersaing dengan kopi luar negeri. Kedai KopiDan bergerak pada bidang usaha penjualan kopi dan makanan yang dikepalai oleh PT. Cipta Rasa Jawara, kedai Kopi KopiDan mempunyai brand tersendiri yang membuat mereka mempunyai cirikhas tersendiri dari prodak yang lain. Kedai kopi KopiDan bertempat di jalan HOS Cokroaminoto No. 64, Wirobrajan, Yogyakarta. Kedai kopi KopiDan mempunyai 16 pegawai pada instansinya oleh sebab itu mereka membuat data pegawai yang digunakan untuk mengintrol penggajian pada karyawan.

Sistem penggajian yang berjalan pada instansi tersebut menggunakan mesin scan kartu untuk melakukan absen setelah itu mesin akan mengeluarkan slip absen, slip absen tersebut lalu diberikan kepada HRD untuk dicatat dan dimasukan dalam microsoft excel untuk menghitung jumlah gaji yang diperoleh karyawan. Adapun data izin tidak masuk kerja diperoleh dari pemberitahuan melalui sms ataupun whatsapp, untuk keterlambatan masuk kerja hanya dikenakan pemotongan uang makan.

Pada saat penggajian kedai KopiDan HRD harus mengumpulkan data absen, data izin, dan data gaji pada karyawannya seteh itu data dimasukan kedalam microsoft excel sehingga pada saat peroses penggajian rawan adanya kesalahan kalkulasi atau perhitungan pada saat proses penggajian. Hal tersebut mengakibatkan HRD untuk bekerja extra untuk melakukan kalkulasi atau perhitungan pada saat penggajian maupun membuat laporan penggajian. Mengingat masalah penggajian yang dihadapi oleh instansi kedai KopiDan pada penelitian ini mengangkat judul Implementasi Sistem Penggajian Pada Kedai Kopi Kopidan Berbasis Web dengan tujuan untuk mempermudah dan membantu tugas HRD dalam menangani proses penggajian maupun pelaporan pada instansi kedai KopiDan.

(15)

Berdasarkan latar belakang maka rumusan masalah adalah bagaimana membuat Sistem informasi yang dapat digunakan untuk mempercepat dan mempermudah proses rekap data penggajian dan pelaporan data pada instansi Kedai KopiDan.

1.3 Batasan Masalah

Penelitian pembuatan sistem penggajian Pada kedai kopi kopidan, yang mencakup berbagai hal sebagai berikut:

1. Pembuatan sistem penggajajian hanya tertuju pada para pegawai Kedai KopiDan.

2. Perancangan database dilakukan dengan menggunakan MySQL.

3. Data yang dibuat digunakan untuk mengetahui jumlah gaji pegawai perbulannya.

1.4 Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mempermudah dan mempersingkat dalam melakukan penggajian serta pembuatan dokumen penggajian para pegawai yang ada pada Kedai KopiDan. Serta mengimplementasikan perancangan yang telah dibuat pada penelitian kerja praktik.

1.5 Manfaat Tugas Akhir

Dengan adanya sistem informasi yang buat ini diharapkan agar;

1. Mempermudah dalam mengelola data penggajian.

2. Dapat mempersingkat waktu dokumentasi penggajian.

3. Memperkecil adanya kesalahan dalam perhitungan.

1.6 Sistematika penulisan

Untuk megetahui proses dan tata urutan dalam penulisan laporan kerja praktek, penulis memberikan sistematika penulisan sebagai berikut:

(16)

Bab ini menjelaskan tentang latar belakang penulisan, perumusan masalah, batasan masalah yang dibahas, tujuan dari penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II : KAJIAN HASIL PENELITIAN DAN LANDASAN TEORI Bab ini menjelaskan tentang kajian hasil penelitian terdahulu, dan landasan teori yang diambil.

BAB III : METODE PENELITIAN

Pada bab ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan, objek penelitian, dan prodak yang dihasilkan dari objek penelitian.

BAB IV : ANALISIS DAN PERANCANGAN

Pada bab ini menjelaskan mengenai analisis sistem yang berjalan dan yang akan dibuat, analisis kebutuhan fungsional dan non fungsional, perancangan sistem yang akan dibangun.

BAB V : IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN SISTEM

Bab ini menjelaskan mengenai implementasi sistem, dan pembahasan mengenai sistem yang telah dibuat.

BAB VI : PENUTUP

Bab ini merupakan simpulan dan rangkuman dari seluruh rangkaian penelitian yang telah dilakukan. Bab penutup juga berisi tentang saran-saran guna untuk mengembangkan sistem dikemudian hari ataupun bagi instansi yang dijadikan objek penelitian.

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRA

(17)

4

KAJIAN HASIL PENELITIAN DAN LANDASAN TEORI

2.1 Kajian Hasil Penelitian

Beberapa hasil penelitian yang pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang memiliki bidang dan tema yang sama dengan penelitian yang akan dilakukan.

Penelitian yang dilakukan oleh Hadianto, R.T dan kawan-kawan (2022), dengan judul perancangan aplikasi penggajian berbasis Java se 16 pada PT. Dhera Perkasa abadi menggunakan metode waterfall. Pada penelitian tersebut membahas tentang perancangan sistem yang dapat mempermudah penggajian pada PT. Dhera Perkasa abadi dengan memanfaatkan metode waterfall yang nantinya dapat digunakan untuk membantu mengelola data salah satunya yaitu data penggajian.

Penelitian Iedam Ferdian Anshori dan Ali Mulyawan (2021), dengan judul Perancangan Sistem Informasi Berbasis WEB pada PT. WIBEE INDOEDU NUSANTARA dengan metode yang digunakan adalah metode waterfall. Pada penelitian tersebut sistem yang dihasilkan nantinya akan mempermudah dalam pembuatan dan penyampaian informasi penggajian agar lebih cepat dan akurat.

Penelitian yang dilakukan Auji Hamizan dan kawan kawan (2020), dengan judul Sistem Informasi Penggajian di PT. Perkebunan Nusantara IV menggunakan metode waterfall. Pada penelitian tersebut membahas tentang pengembangan sistem penggajian terutama pada pelaporan data gaji karyawan agar mempermudah dalam proses transfer data penggajian.

Penelitian yang dilakukan Nanny Raras Setyoningrum dan Danil Syah Arihardjo (2021), yang berjudul Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis WEB pada PT. BATAM BINTAN TELEKOMUNIKASI LAGOI dengan menggunakan metode Waterfall. Pada penelitian ini pembuatan sistem penggajian yang dikembangkan akan lebih mempermudah bagian keuangan untuk menentukan gaji karyawan sedangkan untuk karyawannya sendiri nantinya akan dapat melihat jumlah gaji yang akan diterima pada saat penggajian.

(18)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN KARYAWAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMING PADA PT. PRADANA ENERGI GEMILANG sesuai dengan judul penelitian ini menggunakan metode Extreme Programing. Pada penelitian ini PT, PRANANDA ENERGI GEMILANG tergolong masih menggunakan sistem manual dikarenakan untuk perhitungan gaji karyawan masih menggunakan Microsoft Excel, oleh sebab itu metode perancangan aplikasi berbasis web ini menggunakan metode Extreme Programing yang merupakan sebuah pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan tersebut sehingga menjadi lebih adaptif dan fleksibel. Sistem ini dirancang agar terciptanya efektivitas yang lebih baik dalam proses penggajian dengan hadirnya aplikasi berbasis web tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah system penggajian karyawan berbasis web untuk mempermudah proses penggajian agar lebih cepat, efektif dan efesien.

Tabel 2. 1 Perbandingan Tinjauan pustaka

No Judul Penulis Metode Hasil/Kesimpulan

1 Perancangan aplikasi penggajian berbasis Java se 16 pada PT.

Dhera Perkasa abadi menggunakan metode waterfall

Rezki Try Hadianto, Zulhalim, dan Asih

Septiarini

Waterfall Sistem Penggajian

ini bisa

mempermudah dalam pencarian data akuntan, data karyawan, data jabatan, data absen, data lembur, data gaji, serta dapat mempermudah dalam pelaporan penggajian dan pelaporan data karyawan.

(19)

2 Perancangan Sistem Informasi Berbasis WEB pada PT.

WIBEE INDOEDU NUSANTARA menggunakan metode waterfall

Iedam Ferdian Anshori dan Ali

Mulyawan

Waterfall Sistem yang digunakan oleh admin dan kepala hrd dalam proses pembuatan dan penyampaian informasi data penggajian

menjadi lebih cepat dan akurat, sistem ini juga digunakan oleh admin untuk membantu dalam mengelola data karyawan, absensi karyawan, dan data lembur karyawan.

3 Sistem Informasi Penggajian di PT.

Perkebunan

Nusantara IV

menggunakan metode waterfall

Auji Hamizan, Mayasari, Rahayu Saputri, dan Rendy Novhendra Pohan

waterfall Sistem yang dihasilkan akan dapat

meningkatkan efisiensi kerja, kecepatan, dan tepatan

pengambilan keputusan dalam penggajian

pegawai secara online.

(20)

4 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis WEB pada PT.

BATAM BINTAN

TELEKOMUNIKA SI LAGOI dengan menggunakan

metode Waterfall

Nanny Raras Setyoningru m dan Danil Syah

Arihardjo

waterfall Sistem yang dibangun hanya dapat mengolah data karyawan, data pola kerja, data absensi, data lembur, proses penggajian

sehingga menghasilkan laporan penggajian dan slip gaji karyawan secara periodik.

5 Perancangan Sistem Informasi penggajian Karyawan berbasis WEB menggunakan metode Extreme Programing pada PT.

PRADANA ENERGI GEMILANG

Agus Gustiawan dan

Crisantus Tristianto

Extreme Programing

Dengan adanya aplikasi sistem penggajian

karyawan berbasis

web ini

memudahkan penggajian

karyawan pada PT.

Pradana Energi Gemilang. Sistem penggajian

karyawan berbasis web ini dapat meminimalisir kesalahan dalam penginputan data dalam penggajian.

Perancangan sistem penggajian karyawan

berbabsis web ini dibuat dengan menggunakan metode extreme programming

(21)

judul yang diangkat oleh penulis terletak pada hasil dari penelitian, pada hasil dari setiap penelitian dapat menghasilkan output yang berbeda beda tergantung keperluan dari instansi yang diteliti, metode yang digunakan pada keempat penelitian tersebut menggunakan metode yang sudah paten untuk mendukung keakuratan sistem yang dibuat sehingga hasil yang dihasilkan dari penelitian tersebut dapat dipertanggung jawabkan

.

2.2 Landasan Teori 2.2.1 Sistem

Menurut Santi, I.H. (2020), Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur- prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

Menurut Maniah dan Hamidin, D. (2017), sistem adalah sekumpulan elemen- elemen berupa data, jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, sumberdaya manusia, teknoligi baik hardware maupun software yang saling berinteraksi sebagai satu kesatuan untuk mencapai tujuan atau sasaran tertentu yang sama.

Menurut Santi, I.H. (2020), sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur- prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.2.2 Penggajian

Menurut Achmad S. Ruky (2006), imbalan atau gaji ini mencakup semua pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pekerja dan diterima serta dinikmati oleh pekerja, baik diterima langsung maupun tidak langsung.

Menurut Nilasari S. (2016), gaji atau yang dalam bahasa inggris dikenal denngan istilah salary merupakan sebuah bentuk pembayaran secara periodik dari sebuah perusahaan kepada seorang karyawan yang mungkin didasarkan pada kontrak kerja.

(22)

balas jasa yang diberikan kepada seorang pekerja sebagai imbalan atas jasa-jasa pekerjaan yang dilakukan pekerja tersebut sebagai pekerja.

Menurut Hasibuan (2014), kompensasi adalah semua pendapatan yang berbentuk uang, barang langsung ataupun tidak langsung yang diterima karyawan sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan.

Menutut Marwansyah (2016), penghargaan atau imbalan langsung atau tidak langsung, finan sial maupun non-finansial yang adil dan layak kepada karyawan, sebagai balasan atas kontribusi jasanya terhadap pencapaian tujuan organisasi.

2.2.3 Entity Relationship Diagram(ERD)

Menurut (2021), Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak, diagram ERD berupa model data konseptual yang mempresentasikan data dalam suatu organisasi dan pembuatannya menekankan pada struktur serta relationship data.

Menurut Ningsih S.,R dan kawan-kawan (2022), Entity Relationship Diagram (ERD) merupakan model penyajian data yang menggunakan entitas (entity) dan relasi atau hubungan (relationship). ERD adalah model yang sring digunakan untuk mendesain basis data secara konseptual. Tempat untuk menyimpan data disebut dengan entitas (entity), dimana setiap entitas mempunyai atribut sering juga disebut sebagai field yang jumlahnya lebih dari satu.

Menurut Afifah, K. (2022), Entity Relationship Diagram (ERD) adalah diagram berbentuk notasi grafis yang berada dalam pembuatan database yang menghubungkan antara data satu dengan yang lain. Fungsi ERD adalah sebagai alat bantu dalam pembuatan database dan memberikan gambaran bagaimana kerja database yang akan dibuat. Di dalam ERD terdapat 3 elemen dasar, yaitu entitas, atribut, dan relasi.

1. Entitas merupakan objek yang akan menjadi perhatian dalam suatu database. Entitas dapat berupa manusia, tempat, benda, atau kondisi

(23)

panjang.

2. Atribut merupakan informasi yang terdapat dalam entitas. Sebuah entitas harus memiliki primary key sebagai ciri khas entitas dan atribut deskriptif.

Atribut biasanya terletak dalam tabel entitas atau dapat juga terpisah dari tabel. Simbol dari atribut berbentuk elips.

3. Relasi di dalam ERD merupakan hubungan antara dua atau lebih entitas.

Simbol dari relasi berbentuk belah ketupat. Relasi yang dapat dimiliki oleh ERD ada beberapa macam, yaitu:

a. One to One Satu anggota entitas dapat berelasi dengan satu anggota entitas lain. Untuk keterangan One to One dapat dilihat pada gambar 2.1.

Gambar 2. 1 ERD

b.One to Many Satu anggota entitas dapat berelasi dengan beberapa anggota entitas lain. Untuk keterangan One to Many dapat dilihat pada gambar 2.2.

Gambar 2. 2 ERD

c. Many to Many Beberapa anggota entitas dapat berelasi dengan beberapa anggota entitas lain. Untuk keterangan Many to Many dapat dilihat pada gambar 2.3.

(24)

Gambar 2. 3 ERD

Adapun beberapa simbol dalam ERD dapat dilihat pada tabel 2.2 dibawah ini:

Tabel 2. 4 Keterangan Simbol ERD

2.2.4 Data Flow Diagram (DFD)

DFD adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi (Jogianto, 2017).

DFD adalah sebuah teknik grafis yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi yang diaplikasikan pada saat data bergerak dari input menjadi output (Pressman. 2012)

N o.

Gambar Keterangan

1 .

Entitas atau bentuk persegi panjang merupakan sesuatu objek data yang ada di dalam sistem, nyata maupun abstrak dimana data tersimpan atau dimana terdapat data.

2 .

Relationship merupakan hubungan alamiah yang terjadi antar entitas. Umumnya diberi nama dengan kata kerja dasar

3 .

Atribut atau bentuk elips adalah sesuatu yang menjelaskan apa sebenarnya yang dimaksud entitas atau relationship dan mewakili atribut dari masing-masing entitas.

4 .

Garis merupakan penghubung antar entitas Entitas

Reelasi

Attribut

(25)

logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan darimana asal data atau kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang dihasilkan data tersebut, dan interaksi antara data yang disimpan dan diproses yang dikenakan pada data tersebut.

DFD ini sering disebut juga dengan nama bubble chart, bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi dari sebuah sistem. Pada tabel 2.3 dapat dilihat simbol yang digunakan dalam DFD.

Tabel 2. 5 DFD (Data Flow Dagram)

No. Gambar Keterangan

1 Eksternal Entity (kesatuan luar)

atau Boundary (batas sistem)

2. Data Flow (arus data)

3. Proses

4. Data store

2.2.5 Database

Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna (Setiyowati, dan Sri Siswanti., 2021).

Basis data (Database) istilah ini berawal dari ilmu komputer, walaupun kemudian artinya semakin luas memasukkan hal-hal diluar bidang elektronika.

Untuk kesamaan pada basis data ini sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yakni dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis (Yuliansyah et al., 2014).

(26)

adalah suatu kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu .

Menurut Nabil A., (2021), basis data atau database adalah kumpulan data yang memiliki format struktur tertentu sehingga memungkinkan sistem berbasis komputer untuk menyimpan, mengelola, dan mengambil data dengan cepat.

2.2.6 Query

Query adalah syntax atau perintah yang digunakan untuk mengakses dan menampilkan data pada sistem database. Query memiliki kemampuan untuk mengatur data mana yang perlu ditampilkan sesuai dengan yang Anda inginkan.

Selain itu, query dapat dipakai untuk membuat data dapat saling berinteraksi. Query juga biasanya sering disebut dengan query language atau bahasa query. Saat ini bahasa query yang paling populer dikalangan Database Administrator adalah SQL.

(Dewson, 2015).

Menurut Fitri R. (2020), SQL merupakan bahasa pemrograman khusus yang digunakan untuk manajemen data dalam RDBMS. SQL biasanya berupa perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk memanipulasi dan pengambilan data pada relational database yang terstruktur. Perintah SQL ini sering juga disingkat query.

Menurut Budi H.,S (2021), SQL (Structure Query Language) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara facto merupakan bahasa standart ANSI (American Nasional Standard Institute) yang digunakan dalam manajemen basis data relasional yang juga sering disebut dengan istilah query.

2.2.7 Web

Menurut Ani Oktarini Sari A.,O, dan kawan-kawan (2019), Website merupakan kumpulan halaman digital yang berisi informasi berupa teks, animasi, gambar, suara dan video atau gabungan dari semuanya yang terkoneksi oleh

(27)

internet.

Menurut Siradhi T.,L (2021), web adalah jaringan komputer yang terdiri dari kumpulan sistus internet yang menawarkan teks, grafik, suara, dan sumberdaya animasi melalui protokol transfer hypertexs. Orang-orang sering menyebut web dengan istilah WWW(World Wide Web). World Wide Web adalah layanan internet yang paling populer saat ini dan dikenal juga sebagai halaman-halaman website yang saling terkoneksi satu dengan yang lainnya (hyperlink) yang membentuk samudra informasi.

Menurut Permana P.,I, dan Purnomo A.,N (2013), WWW atau yang biasa disebut Web merupakan kumpulan web server dari seluruh dunia yang mempunyai kegunaan untuk menyediakan data dan informasi untuk dapat digunakan bersama.

Www adalah sekelompok dokumen multimedeia yang saling bertautan dengan menggunakan tautan hypert.

(28)

15

METODE PENELITIAN

3.1 Metode Penelitian

Adapun metode-metode pengumpulan data yang digunakan dalam melakukan analisi sistem pada instasi kedai KopiDan adalah sebagai brikut:

1. Wawancara

Wawancara dilakukan pada Owner dan HRD KopiDan pembahasan yang dilakukan membahas tentang bagaimana sistem yang sedang berjalan pada instansi tersebut serta mendiskusikan tentang sistem yang akan dibuat dalam penelitian.

2. Observasi

Observasi adalah metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung dilapangan. Pengamatan sistem yang dilakukan pada instasni terpaku pada sistem penggajian yang sedang berjalan disana serta mencari kelemahan yang ada pada prosesnya.

3. Dokumen

Dokumen yang diamati pada instansi adalah dokumen yang berkaitan pada sistem penggajian yang berjalan seperti data kehadiran, data gaji, dan lainnya.

Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode Waterfall.

Metode Waterfall adalah metode yang sering digunakan dalam perancangan sebuah sistem dikarenakan metode tersebut bersifat natural, pada penelitian ini metode ini dapat mencakup aspek-aspek yang dibutuhkan dalam perancangan yang dibuat.

3.2 Objek Penelitian

Objek penelitian adalah kedai KopiDan, informasi mengenai KopiDan adalah sebagai berikut:

(29)

Kopi KopiDan adalah sebuah kedai yang di naungi oleh PT. Cipta Rasa Jawara. PT.

Cipta Rasa Jawara menaungi beberapa outlet seperti Rocket Chicken, Istanbul Kebab Turki, Ben gerr, Salad Cuscis, Berikan dan KopiDan. Kedai KopiDan memiliki 3 cabang yang tersebar didaerah Yogyakarta, untuk pusat berada di Jl.

HOS Cokroaminoto 64 Yogyakarta dan 2 cabang lainnya terletak di Jl. Glagahsari 93 Yogyakarta dan Jl. Mayor Kusmanto 110, Gergunung Klaten. Untuk keterangan peta tempat Kedai dapat dilihat pada gambar 3.1 dan gambar 3.2.

Gambar 3. 1 Gambar Peta Lokasi

Kedai KopiDan memiliki brand tersendiri dan mempunyai cirikhas tersendiri dari kedai yang lainnya. Pada dasarnya kedai KopiDan mengangkat nama petani gayo agar dapat bersaing dari kopi-kopi luar negeri sehingga petani kopi indonesia dapat dikenal oleh seluruh negeri. Kedai KopiDan Pusat terletak di Jl. HOS Cokroaminoto No.64, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55253.

(30)

Gambar 3. 2 Gambar Kedai KopiDan 3.2.1 Visi, Misi, dan Struktur Organisasi

1) Visi

KopiDan adalah brand asli yogyakarta yang bertujuan untuk mengankat derajat petani kopi indonesia agar dapat bersaing dengan kopi impor, sehingga masyarakat tidak terpaku dengan kopi yang berasal dari luar negeri.

2) Misi

Kopidan secara langsung bekerja sama dengan petani kopi Indonesia khususnya Banjarnegara dan dataran tinggi Gayo dalam memproduksi biji kopi terbaik dan mengolahnya hingga dapat dinikmati oleh semua konsumen kopi Indonesia.

1.1 Struktur Organisasi

Kedai KopiDan mempunyai struktur organisasi diantaranya adalah Manajemen yang mengepalai Staff Gudang dan Supervisor. Supervisor sendiri mengepalai Head bar dan Head bar mengepalai Barista. Untuk penjelasan lebih lanjut dapat dilihat pada gambar 3.3.

(31)

Gambar 3. 3 Gambar Struktur Organisasi

Berikut adalah tugas – tugas dari struktur organisasi diatas yaitu : a) Manajemen

Manajemen menentukan cara terbaik agar tujuan organisasi bisa tercapai.

b) Supervisor

Supervisor melakukan monitoring produksi, pengawasan staf karyawan, melakukan instruksi kerja, bertanggung jawab dalam keamanan, keselamatan atau kesehatan yang terancam.

c) Staff Gudang

Staf gudang menerima dan memproses stok gudang yang masuk. Meliputi sortir, bongkar muatan, pemberian label, serta penyimpanan produk serta melakukan

(32)

gudang.

d) Head Bar

Head bar bertanggung jawab atas proses operasional dan produksi di bar serta mengawasi, melatih, memonitor kinerja dan operasional tim bawahannya.

e) Barista

Barista menyajikan kopi yang enak dengan menggunakan metode manual maupun mesin serta mengoperasikan dan merawat alat seduh, seperti gelas, pour over cone, mesin espresso, dan bertanggjung jawab atas kebersihan.

3.3 Produk

Kedai kopi KopiDan adalah kedai yang menjual makanan dan minuman yang inovatif diantaranya adalah :

Minuman ;

1. Ice KopiDan Hitam.

2. Hot KopiDan Hitam.

3. Ice KopiDan Susu.

4. Ice KopiDan Cheese.

5. Hot KopiDan Susu.

6. Ice KopiDan Coconut Delight.

7. Ice KopiDan Matcha.

8. Ice KopiDan Matcha Cheese.

9. Ice KopiDan Tiramisu.

10. Ice KopiDan Avocado Vanila.

11. Ice KopiDan Avocado Choco.

12. Ice KopiDan Rum Rege.

13. Ice KopiDan Sruvut.

14. Ice KopiDan Hazelnut.

15. Sanbru.

16. Bruli.

17. Sprankling Orange.

18. Sprankling Melon.

19. Sprankling Strawberry.

20. Hot Matcha Millk.

21. Hot Chocolate.

22. Ice Red Velvet Cheese.

23. Ice Tiramisu Bland.

24. Regal Ndugal.

25. Tremor.

26. Remis.

(33)

Makanan :

1. Burger Ben Gerr.

2. Cheese Ben Gerr.

3. Bouble Cheese Ben Gerr.

4. Double Patty Ban Gerr.

5. Ben Gerr Lur.

6. Ben Gerr Original Beef.

7. Ben Gerr Karo Calon.

8. Ben Gerr Karo Temon.

9. Cheese Ben Gerr French Fries.

10. French Fries.

11. Chiken Wings.

12. Sampler.

13. Nasi Nelur.

14. Nasi Katsu.

15. Nasi Burger.

16. Nasi Blur.

17. Nasi Beef.

18. Salad Cuscis Original.

19. Salad Cuscis Kurma.

20. Salad Cuscis Oreo.

21. Salad Cuscis Charcoal.

22. Salad Cuscis Extra large

(34)

21

BAB IV

ANALISIS DAN PERANCANGAN

4.1 Analisis Sistem

Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada instansi kedai KopiDan berikut adalah hasil uraian dari analisis sistem yang berjalan maupun yang akan dibuat:

4.1.1 Analisis Sistem Yang Berjalan

Kedai KopiDan mempunyai proses alur penggajian sebagai berikut: pegawai masuk sesuai jam kerja yang ditentukan oleh instansi, jumlah gaji yang diperoleh oleh pegawai sesuai dengan jabatan yang diberikan, jika pegawai tidak masuk kerja dengan tanpa keterangan pegawai tidak akan mendapat gaji harian, namun jika pegawai tidak masuk kerja dengan keterangan yang mendesak seperti sakit dan keperluan penting lainnya maka pegawai masih akan mendapat gaji harian oleh instansi, jika pegawai mengalami ketelatan maka pegawai akan dikenakan potongan uang makan.

Pada proses penggajian kopidan mereka menggunakan microsoft excel pada pembuatan slip gaji dan laporannya, untuk lebih detail dalam prosesnya adalah sebagai beriku:

1. Pegawai akan absen pada sebuah sebuah alat absen untuk mendapat slip jam masuk kerja.

2. Pegawai akan melakukan absen lagi pada alat absen untuk mendapat slip jam selesai kerja.

3. Data slip akan diserahkan pada HRD dan akan direkap pada microsoft excel.

4. HRD akan merekap data masuk, tidak masuk, dan izin kerja menggunakan microsoft excel.

5. Pembuatan slip gaji dan laporan penggajian diketik sendiri menggunakan microsoft excel lalu di cetak menggunakan printer.

6. Hasil cetakan slip gaji akan diterima olek karyawan dan laporan akan diterima oleh direktur.

(35)

Pada gambar 4.1 dapat dilihat alur kerja penggajian dan perangkat yang digunakan dalam sistem yang berjalan.

Gambar 4. 1 Gambar alur kerja penggajian 4.1.2 Analisis Sistem Yang Akan Dibuat

Dari hasil pengamatan terdapat beberapa masalah dalam proes pelaporan data penggajian pada instansi, data gaji pegawai harus diketik secara manual pada setiap penggajian yang berlangsung sehingga kurang efisien dalam pelaporannya.

Pada penelitian ini pembuatan perancangan yang dibuat akan mempermudah dalam penggajian ataupun dalam pelaporan yang akan berjalan, pada penelitian ini

(36)

alur sistem yang akan dibangun adalah sebagai berikut; sistem akan dikendalikan oleh dua orang yang dimana satu orang sebagai kendali pusat dan orang ke dua sebagai operator yang mengatur kehadiran dan menilai aktifitas sedangkan pegawai hanya bisa melakukan absensi dan melihat data absen mereka pada sistem. Sistem akan mengkalkulasi data kehadiran pegawai dengan jumlah gaji yang telah ditentukan, jumlah gaji harian di hitung dari pembagian gaji pokok dengan jumlah hari yang telah ditentukan dari tanggal mulai absen sampai tanggal penggajian, gaji lembur dihitung dari jumlah jam kerja pegawai terhitung dari setelah absen keluar, serta gaji bonus harian dihitung dari sikap dan perilaku pegawai pada saat mulai abesn hingga keluar kerja. Jumlah gaji dapat di edit oleh pengelola sistem, total gaji dihitung dari total data yang diperoleh karyawan, sistem dapat mencetak laporan dan slip gaji secara otomatis. Untuk lebih detailnya adalah sebagai berikut:

1. Operator menyalakan alat scan serta memantau kerja karyawan untuk memberikan point kedisiplinan dan sebagainya.

2. Karyawan melakukan absen pada alat scan yang terhubung pada aplikasi saat masuk kerja.

3. Karyawan melakukan absen lagi pada alat scan lagi saat pulang kerja.

4. Data kehadiran nanti akan dikalkulasi dengan jumlah gaji harian yang ditentukan dari jumlah pembagian hari setingan tanggal penggajian dan gaji pokok.

5. Jika karyawan ingin melakukan lembur karyawan harus melapor pada operator untuk di catat mulai lembur dan pulang.

6. Admin melakukan pengelolaan data karyawan, izin, dan laporan.

7. Admin dapat mematikan akun karyawan agar tidak bisa absen 8. Direktur dapat menerima laporan lewat aplikasi.

9. Data yang direkap dapat dicetak dengan printer yang sudah terkoneksi.

Pada gambar 4.2 dapat dilihat kebutuhan perangkat komputer yang digunakan oleh direktur, admin, dan Operator. Selain komputer direktur dan admin juga memerlukan printer untuk mencetak slip gaji, laporan penggajian dan lainnya.

(37)

Gambar 4. 2 Gambar Jaringan Komputer

4.2 Analisa Kebutuhan

Dalam penelitian sistem penggajian kedai KopiDan analisis kebutuhan yang dilakukan adalah analisi kebutuhan fungsional sistem dan analisis kebutuhan non fungsional sistem. Pada tahapan ini menjelaskan apa saja yang dapat pengguna lakukan terhadap fungsi sistem. Berikut adalah rincian analisis kebutuhan fungsional sistem dan analisis kebutuhan non fungsional sistem.

4.2.1 Analisis Kebutuhan fungsional

Kebutuhan fungsional pada instansi KopiDan yang bersangkutan pada user dapat dilihat pada tabel 4.1.

(38)

Tabel 4. 1 Analisis Kebutuhan Fungsional

Pengguna Kebutuhan

Admin 1. Merekap data gaji

2. Mengelola data karyawan 3. Menerima data kehadiran 4. Mengelola data kehadiran 5. Mengelola akun pegawai

Operator 1. Membuka absen masuk

2. Membuka absen keluar 3. Mencatat absen lembur 4. Mencatat aktifitas karyawan

5. Memantau data kehadiran karyawan

Direktur 1. Menerima laporan penggajian

2. Menerima laporan data karyawan

Karyawan 1. Melakukan absensi

2. Menerima slip gaji 3. Melihat data absensi

4. Melihat jadwal masuk dan keluar

4.2.2 Analisis Kebutuhan non fungsional.

Kebutuhan non fungsionl adalah kebutuhan yang melibatkan kebutuhan user untuk menggunakan sistem tersebut, kebutuhan non fungsional yang dibutuhkan dalam penelitian ini diantaranya adalah sebagai berikut;

1. Komputer atau pc untuk aktivitas pengelolaan data yang digunakan oleh admin, direktur, dan Operator.

2. Printer yang sudah terkoneksi dengan sistem penggajian yag telah dibuat.

3. Web browser (Mozilla firefox, Google chrome, Internet explorer, dan sebagainya).

(39)

4.3 Perancangan Sistem

Pada tahapan ini akan menjelaskan mengenai perancangan sistem yang akan dibuat menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD), Data Flow Diagram (DFD), serta tabel-tabel apa saja yang diperlukan dalam perancangan sistem penggajian pada kedai kopi KopiDan. Berikut adalah rincian dari rancangan sistem penggajian pada kedai kopi KopiDan:

4.3.1 Perancangan Model Proses

Pada perancangan model proses penelitian ini menggunakan Data Flow Diagram (DFD). Data Flow Diagram (DFD) adalah tampilan informasi dari sistem yang digambarkan menggunakan alir sistem serta menampilkan siapa saja yang terlibat dalam sistem dari awal hingga akhir. Pada penelitian ini Data Flow Diagram (DFD) digunakan untuk merancang aliran data yang berjalan pada sistem yang akan dibuat.

a. Diagram Konteks

Pada gambar 4.3 dijelaskan bahwa pada proses penggajian instansi KopiDan mempunyai empat Entitas yaitu karyawan,operator, Admin, dan Direktur. Empat entitas tersebut mempunyai hak akses masing-masing. Admin dapat mengakses data master seperti mendaftarkan data karyawan, mengelola absen, merekap data gaji, dan merekap data lembur. Operator dapat membuka scan untuk absen karyawan, memantau data kehadiran karyawan, serta mencatat aktifitas karyawan untuk menentukan nilai bonus dan mencatat jam lembur. Untuk Karyawan dapat melihat jam masuk kerja, menerima slip gaji, serta melihat daftar kehadiran.

Direktur dapat menerima laporan data karyawan dan laporan data penggajian pada pada tiap bulannya.

(40)

Gambar 4. 3 Gambar Diagram Konteks b. Diagram Jenjang

Daigram jenjang adalah diagram yang menjelaskan desain dan teknik dokumentasi dalam siklus pengembangan pada fungsi sistem. Tujuan dari diagram jenjang adalah memberikan informasi tentang fungsi-fungsi yang ada dalam sistem.

Diagram jenjang dalam sistem yang dibuat dapat dilihat pada gambar 4.4.

Gambar 4. 4 Gambar Daigram Jenjang

(41)

c. Data Flow Diagram level 1

Data Flow Diagram level 1 adalah rincian detail sistem atau bisa juga disebut pemecahan sistem pada diagram konteks (DFD level 0). Dapat dilihat pada gambar 4.5 itu adalah pemecahan sistem atau rincian detail dari diagram konteks.

Gambar 4. 5 Data Flow Diagram level 1 d. Data Flow Diagram level 2

Data Flow Diagram level 2 adalah rincian detail turunan atau bisa juga disebut pemecahan Data Flow Diagram level 1 (DFD level 1). Dapat dilihat pada gambar 4.6 dan gambar 4.7 adalah pemecahan sistem atau rincian detail dari DFD level 1.

(42)

Gambar 4. 6 Data Flow Diagram level 2

Gambar 4. 7 Data Flow Diagram level 2

(43)

4.3.2 Perancangan Model Data

Perancangan model data yang digunakan adalah menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD). Entity Relationship Diagram (ERD) adalah suatu model atau rancangan yang menjelaskan hubungan atau relasi antar database dalam sebuah desain. Entity Relationship Diagram (ERD) digambarkan dalam notasi dan simbol yang mudah dimengerti sehingga mempermudah dalam permodelannya sebagai contoh dalam sistem yang akan dibuat ini dapat dilihat pada gambar 4.8.

Gambar 4. 8 Entity Relationship Diagram 4.3.3 Perancangan Fisik Basis Data

Perancangan penggajian pada kedai kopi KopiDan menggunakan tabel sebagai berikut :

1. Tabel Jam masuk

Nama tabel : jam_masuk

(44)

Tabel jam_masuk adalah tabel yang digunakan untuk menyeting jam masuk kerja dan jam jam keluar. Keterangan tabel login dapat dilhat pada tabel 4.2.

Tabel 4. 2 Jam

NO Nama atribut Tipe data Lebar keterangan

1 id_jam Int 11 Primary key

2 jam_masuk date 3 Jam_keluar date

2. Tabel karyawan Nama tabel : karyawan

Tabel karyawan adalah tabel yang digunakan untuk menyimpan data karyawan. Keterangan tabel karyawan dapat dilihat pada tabel 4.3.

Tabel 4. 3 Karyawan

NO Nama atribut Tipe data Lebar Keterangan

1 NIP Int 11 Primary key

2 nama Varchar 50

3 alamat Varchar 50

4 Jenis_kelamin Enum ‘L’,’P’

5 Jabatan Enum ‘admin’,’operator’,’direk

tur’,’karyawan’

6 Gaji pokok Int 11

7 Status Enum ‘pegawai

magang’,’pegawai tetap’

8 Username Varchar 50

9 Password Varchar 50

10 Akun Enum ‘aktif’,’tidak aktif’

11 Sif Int 2

12 Id_jam Int 11

13 Kode_gaji Int 12

(45)

3. Tabel gaji karyawan tetap

Nama tabel : gaji_karyawan_tetap

Tabel gaji_karyawan_tetap digunakan untuk menentukan gaji karyawan tetap.

Keterangan tabel gaji_karyawan_tetap dapat dilihat pada tabel 4.4.

Tabel 4. 4 Gaji karyawan tetap

NO Nama atribut Tipe data Lebar Keterangan

1 No_slipT int 11 Primary key

2 Gaji Int 12

3 Uang_makan Int 12

4 Tunjangan Int 11

5 Upah_lembur Int 11

6 Potongan Int 11

7 Pajak Int 11

8 Kedisiplinan Int 12

9 Kerapian Int 12

10 Toleransi Int 12

11 Attitude Int 12

12 Total_gaji Int 11

4. Tabel gaji karyawan magang

Nama tabel : gaji_karyawan_magang

Tabel gaji_karyawan_magang digunakan untuk menentukan gaji dan membuat laporan gaji karyawan magang. Keterangan tabel gaji_karyawan_magang dapat dilihat pada tabel 4.5.

Tabel 4. 5 Gaji karyawan magang

NO Nama atribut Tipe data Lebar Keterangan

1 No_slipM int 11 Primary key

2 Gaji Int 11

(46)

Tabel 4. 6 Gaji karyawan magang (lanjutan)

3 Uang_makan Int 11

4 Tunjangan Int 11

5 Upah_lembur Int 11

6 Potongan Int 11

7 Pajak Int 11

8 Kedisiplinan Int 11

9 Kerapian Int 11

10 Toleransi Int 11

11 Attitude Int 11

12 Total_gaji Int 11

5. Tabel absen

Nama tabel : absen

Tabel absen digunakan untuk mendata absen para karyawan. Keterangan tabel absendapat dilihat pada tabel 4.6.

Tabel 4. 7 Absen

NO Nama atribut Tipe data Lebar Keterangan

1 Kode_absen Varchar 25 Primary key

2 NIP Int 11 Foreign key

3 Tanggal_masuk Date

4 Jam_masuk Time

5 Tanggal_keluar Date

6 Jam_keluar Time

7 Tanggal_lembur Date

8 Jam_lembur Time

9 Izin Varchar 50

10 Ststus_absen Enum ‘telat’,’tepat waktu’

11 Id_gaji Int 12 Foreign key

(47)

6. Tabel Gaji harian

Nama tabel : gaji_harian

Tabel gaji_harian digunakan untuk merekap data aktifitas karyawan untuk menentukan jumlah bonus yang didapat perharinya. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada tabel 4.7

Tabel 4. 8 Gaji harian

NO Nama Atribut Tipe Data Lebar Keterangan

1 Id_gaji Int 12 Primary key

2 Tanggal Date

3 Uang_makan_hari Int 11

4 Kedisiplinan Int 1

5 Kerapian Int 1

6 Toleransi Int 1

7 Attitude Int 1

8 Izin Int 2

9 No_slipT Int 11

10 No_slipM Int 11

7. Tabel set gaji

Nama tebel : set_gaji

Tabel set gaji digunakan untuk menyeting nilai gaji bonus pada karyawan setiap harinya. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4.8

Tabel 4. 9 Set Gaji

NO Nama Atribut Tipe data Lebar Keterangan

1 Kode_gaji Int 12 Primary key

2 Uang_makan Int 11

3 Tanggal_muali Date

(48)

Tabel 4. 10 Set Gaji (lanjutan)

4 Tanggal_akhir Date

5 Set_hari Int 12

6 Uang_kedisiplinan Int 12

7 Uang_kerapian Int 12

8 Uang_toleransi Int 12

9 Uang_attitude Int 12

4.3.4 Perancangan Relasi Antar Tabel

pada tahapan ini ditujukan untuk mengetahui relasi antar tabel yang telah dibuat pada perancangan sebelumnya. Pada pernacangan sebelumnya relasi yang dibuat penggabungan beberapa tabel diantaranya adalah tabel karyawan dengan tabel absen, tabel absen dengan tabel gaji karyawan tetap, dan tabel absen dengan tabel gaji karyawan magang. Relasi antar tabel yang telah dirancang dapat dilihat pada gambar 4.9.

(49)

Gambar 4. 9 Relasi antar tabel 4.3.5 Perancangan Antarmuka

Perancangan antar muka ini digunakan untuk berinteraksi antara pengguna dengan sistem yang akan dibuat. Perancangan antar muka yang dibuat bertujuan untuk mempermudah dalam pengoprasian atau interaksi user dengan sistem agar sistem dapat dengan mudah memahami perintah apa yang di inginkan oleh user.

Berikut adalah perancangan tampilan antar muka yang akan dibuat.

1. Tampilan halaman login

Halaman login digunakan untuk menentukan user mana yang akan memasuki sistem sehingga sistem akan mengarahkan user pada halaman berdasarkan level yang telah di atur pada sistem. Perancangan halaman login dapat dilihat pada gambar 4.10.

(50)

Gambar 4. 10 Tampilan halaman login 2. Tampilan halaman karyawan

Halaman interface untuk karyawan adalah halaman yang digunakan oleh user dengan level karyawan. Tampilan interface pada karyawan mempunyai 2 tampilan seperti berikut:

a. Tampilan Info gaji

Halaman kerja digunakan untuk negetahui jumlah gaji yang diterima karyawan berdasarkan NIP nya. Perancangan halaman jadwal kerja bisa dilihat pada gambar 4.11.

Gambar 4. 11 Tampilan halaman jadwal masuk kerja

(51)

b. Tampilan absen

Halaman absen pada karyawan digunakan untuk melihat apakah karyawan tersebut sudah melakukan absen. Perancangan halaman absen bisa dilihat pada gambar 4.12.

Gambar 4. 12 Tampilan halaman absen c. Tampilan Qrcode

Halaman Qrcode pada karyawan digunakan untuk menampilkan kode Qr milik karyawan yang natinya digunakan untuk absen pada scanning.

Perancangan halaman Qrcode bisa dilihat pada gambar 4.13.

Gambar 4. 13 Tampilan halaman Qrcode

(52)

d. Tampilan Profil

Halaman Profil pada karyawan digunakan untuk menampilkan Profil akun karyawan yang berupa username dan paswword setiap karyawan yang bisa di ubah. Perancangan halaman Profil bisa dilihat pada gambar 4.14.

Gambar 4. 14 Tampilan halaman profil 3. Tampilan halaman admin

Pada halaman admin terdapat 4 tampilan interface yang dapat diakses oleh admin untuk berinteraksi dengan sistem yaitu halaman buat absen, halaman data karyawan, input data karyawan, dan halaman data absen untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tampulan berikut:

a. Tampilan halaman Buat Qrcode

Halaman buat Buat Qrcode digunakan untuk membuat melihat Qrcode pada setiap karyawan yang sudah terdaftar pada sistem absen. Perancangan halaman Buat Qrcode bisa dilihat pada gambar 4.15.

(53)

Gambar 4. 15 Tampilan halaman membuat kode absen b. Tampilan halaman data karyawan

Hamalan data karyawan pada menu admin digunakan untuk mengedit data karyawan, menghapus, ataupun memperbaharui data. Perancangan halaman data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.16.

Gambar 4. 16 Tampilan halaman data karyawan

(54)

c. Tampilan halaman input dan edit data karyawan

Halaman input dan edit data karyawan pada halaman admin digunakan untuk mendata dan mengedit data karyawan yang belum maupun yang sudah terdaftar pada sistem. Perancangan halaman input dan edit data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.17.

Gambar 4. 17 Tampilan halaman input data karyawan d. Tampilan halaman data absen

Halaman data absen pada menu admin digunakan untuk mengedit data kehadiran karyawan, menghapusnya maupun mengubahnya. Perancangan halaman data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.18.

(55)

Gambar 4. 18 Tampilan halaman data absen e. Tampilan halaman Gaji karyawan

Halaman data absen pada menu admin digunakan untuk mengedit data kehadiran karyawan, menghapusnya maupun mengubahnya. Perancangan halaman data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.19.

Gambar 4. 19 Tampilan halaman gaji karyawan f. Tampilan halaman Setting jam masuk

Halaman data absen pada menu admin digunakan untuk mengedit data kehadiran karyawan, menghapusnya maupun mengubahnya. Perancangan halaman data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.20.

(56)

Gambar 4. 20 Tampilan halaman setting jam masuk g. Tampilan halaman Akun pegawai

Halaman data absen pada menu admin digunakan untuk mengedit data kehadiran karyawan, menghapusnya maupun mengubahnya. Perancangan halaman data karyawan bisa dilihat pada gambar 4.21.

Gambar 4. 21 Tampilan halaman akun pegawai 4. Tampilan halaman direktur

Pada halaman direktur terdapat 2 tampilan interface yang dapat digunakan ileh direktur diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Tampilan halaman laporan data karyawan

(57)

Halaman laporan data karyawan pada menu direktur dugunakan untuk mengetahui data tiap karyawan yang baru masuk, maupun karyawan yang sudah lama. Perancangan halaman laporan data karyawan dapat dilihat pada gambar 4.22.

Gambar 4. 22 Tampilan halaman laporan data karyawan b. Tampilan halaman laporan gaji karyawan tetap

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.23.

(58)

Gambar 4. 23 Tampilan halaman laporan data penggajian c. Tampilan halaman laporan gaji karyawan tetap

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.24.

Gambar 4. 24 Tampilan halaman gaji karyawan tetap

(59)

5. Tampilan halaman direktur

Pada halaman direktur terdapat 7 tampilan interface yang dapat digunakan oleh direktur diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Tampilan halaman Nilai sikap

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.25.

Gambar 4. 25 Tampilan halaman nilai sikap b. Tampilan halaman Scan Qrcode

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.26.

(60)

Gambar 4. 26 Tampilan halaman Scan Qrcode c. Tampilan halaman Data pegawai

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.27.

Gambar 4. 27 Tampilan halaman data pegawai

(61)

d. Tampilan halaman Info gaji

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.28.

Gambar 4. 28 Tampilan halaman info gaji e. Tampilan halaman data absen

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.29.

(62)

Gambar 4. 29 Tampilan halaman data absen f. Tampilan halaman profil

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.30.

Gambar 4. 30 Tampilan halaman profil

(63)

g. Tampilan halaman masukan nilai sikap

Halaman laporan data gaji digunakan direktur untuk mengetahui jumlah gaji karyawan perbulan maupun tahunan. Perancangan halaman laporan data penggajian dapat dilihat pada gambar 4.31.

Gambar 4. 31 Tampilan halaman masukan nilai sikap 4.4 Rancangan Anggaran Pengembangan Sistem

Tabel 4. 11 Rancangan Anggaran Biaya NO Kebutuhan

Waktu / bulan

Jumlah Harga satuan

(Rp) Total (Rp) A Anggaran Biaya SDM

1 Analisis 1 4.000.000 4.000.000

Designer 1 3.000.000 3.000.000

Programer 1 5.000.000 5.000.000

Tester 1 3.000.000 3.000.000

B Kebutuhan Server

1 Domain dan Hosting

12 1 300.000 3.600.000

Total biaya 18.600.000

(64)

51

BAB V

IMPLEMENTASI DAN PEMBAHASAN SISTEM

5.1 Implementasi sistem

Sistem akan diimplementasikan berdasarkan desain dan rancangan yang telah dibuat dari perancangan sebelumnya. Berdasarkan perancangan sistem pada bab sebelmnya, pada bab ini sistem akan diimplementasikan menjadi dua kategori yaitu Implementasi basis data dan Inplementasi sistem.

5.1.1 Implementasi basis data

Database pada hasil perancangan ini diberi nama penggajian. Database ini berfungsi untuk menampung tabel-tabel data yang dibutuhkan dalam sistem. Untuk membuat database penggajian dibutuhkan query sebagai berikut:

CREATE DATABASE penggajian;

Gambar 5. 1 Query active

Pada gambar 5.1 dapat dilihat bahwa query dapat dibaca dengan waktu 0.002 dan kecepatan transfer file 2.024, total dari kecepatan proses query adalah 2.026 seshingga query ini sangat efektif dalam sistem yang dibuat.

Setelah membuat database dibutuhkan tabel-tabel untuk menyimpan data pada sistem yang akan dibuat beberapa tabel yang akan dibuat adalah tabel karyawan, gaji karyawan tetap, gaji karyawan magang, set gaji, absen, gaji harian, dan tabel jam masuk.

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Aplikasi sistem informasi penggajian karyawan Kedai Bumbu Desa adalah sebuah sistem informasi yang dibuat dengan tujuan untuk mengolah data transaksi penggajian

Fungsi yang terkait dalam analisis implementasi perancangan sistem informasi pencarian kerja sistem online pada perusahaan Alfamart adalah sebagai berikut:1.

Berdasarkan dasar teori, perancangan sistem, dan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Dengan adanya sistem usulan ini laporan

Berdasarkan dasar teori, perancangan sistem, dan hasil pengujian sistem yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa Dengan adanya sistem usulan ini laporan

BAB IV PENYAJIAN DATA IV.1 Deskripsi Hasil Kuesioner Tentang Implementasi Kebijakan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pada Dinas Kebersihan

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi dengan judul “Sistem Informasi Inventori Bahan Baku Pada Usaha Kedai Kopi Berbasis Android” adalah karya saya dengan arahan

Gambar 5.13 Antarmuka tambah konsumen Gambar 5.14 Antarmuka edit data konsumen Gambar 5.15 Antarmuka hapus data konsumen 5.1.10 Implementasi antarmuka manajemen rating kedai kopi

TABEL IV PENGUJIAN BLACK BOX SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN No Form Uji Skenario Uji Hasil Yang Diharapkan Hasil Pengujian 1 Form Kehadiran Mengisi kehadiran masuk/keluar