Pengkhotbah 12 :1-8
12:1 Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun- tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!",
12:2 sebelum matahari dan terang, bulan dan bintang- bintang menjadi gelap, dan awan-awan datang kembali sesudah hujan,
12:3 pada waktu penjaga-penjaga rumah gemetar, dan orang-orang kuat membungkuk, dan perempuan- perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya, dan yang melihat dari jendela semuanya menjadi kabur,
12:4 dan pintu-pintu di tepi jalan tertutup, dan bunyi penggilingan menjadi lemah, dan suara menjadi seperti kicauan burung, dan semua penyanyi perempuan tunduk,
12:5 juga orang menjadi takut tinggi, dan ketakutan ada di jalan, pohon badam berbunga, belalang menyeret dirinya dengan susah payah dan nafsu makan tak dapat dibangkitkan lagi -- karena manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan peratap-peratap berkeliaran di jalan,
12:6 sebelum rantai perak diputuskan dan pelita emas dipecahkan, sebelum tempayan dihancurkan dekat mata air dan roda timba dirusakkan di atas sumur,
12:7 dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.
12:8 Kesia-siaan atas kesia-siaan, kata Pengkhotbah, segala sesuatu adalah sia-sia.
Video Life is short
"Ketika saya masih seorang pemuda yang agak dewasa sebelum waktunya, saya sudah menyadari dengan sangat jelas kesia-siaan harapan dan aspirasi yang kebanyakan pria dambakan sepanjang hidup mereka."
(Albert Einstein)
Hai saudara-saudara yang dikasihi seandainya kehidupan itu seperti game yang berlaku satu kali untuk selama- lamanya dan untuk kehidupan yang berlangsung selama- lamanya hanya satu kali itu ada banyak perbedaan dalam memandangnya tapi saya ingin membagi dua bagian besar ada orang yang berkata karena hidup ini cuma satu kali.
Saudara mengagetkan sekali pengkotbah di ayat 9 Dia berkata begini pasal 11 bersukarialah Hai pemuda dalam kemudaanmu Hai biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu. Hai orang muda Pergilah Kemana kamu mau pergi lakukan apa yang kamu lakukan tonton apa yang kamu mau saksikan turuti apa yang diinginkan hatimu Nikmati hidup ini selagi kamu bisa. Itu anjurannya. Jadi kehidupan Kristen ini kehidupan yang optimis bukan pesimis bukan kehidupan yang mellow enggak kehidupan Kristen itu dinamis dan optimis bukan kehidupan yang jauh dari dunia ndak sama sekali. Wow saya baru tahu ayatini asyik ya Pak jadi orang Kristen asyik Siapa bilang nggak asik nggak ada muram durja enggak ada kesedihan nah optimis lakukan nonton, apa yang diinginkan hatimu. Waduh kalau gitu Pak dari saya dibaptis. Enak pak kehidupan Kristen kayak gini dapat dunia cepat Tuhan hidup bebas, tanpa aturan tanpa halangan tanpa agama tanpa Tuhan Pak Apakah begitu?
Pengkotbah berkata bersukarialah Nikmatilah dia tidak berkehendak untuk menganjurkan kaum muda itu untuk hidup secara hedonis kehidupan yang tujuannya cuma senang-senang saja Hai jauh dari Tuhan, jauh dari agama jauh dari peraturan nggak sama sekali. Saudara
kehidupan yang dikatakan pengkotbah itu bukan kehidupan yang bebas memakai drugs, alkohol, freesex, nggak. Sama sekali justru dia berkata nikmati masa mudamu sambil mengingat Tuhan. Bagaimana bisa pak? Kalau ini memang Salomo yang menuliskan, dikatakan istri dan gundik nya 1000 orang Hai wow dia menikmati apa yang manusia inginkan sepanjang sejarah manusia dia mempunyai apa yang manusia impikan di dalam kehidupan manusia harta kekayaan Tahta luar biasa dia miliki. Oh no dalam pikirannya nggak mungkinlah bisa menikmati hal-hal itu dari dunia sambil mengingat Allah, tetapi ketika dia tua dia Sampai pada suatu kesadaran yang tinggi yang dalam baru dia berkata dan menyimpulkan apa yang dia perbuat kesia-siaan atas segala kesia-siaan. Saudara mengapa ia berpendapat demikian ada alasan di dalam ayat ini yang dituangkan yang mau kita kaum muda itu ayo sebelum kamu tua aku di sudah tua ada dia aku telah mengalami aku telah menikmati Apa yang kau ingini nikmati tapi tahu engkau ujungnya sia-sia. Hai saudara di dalam pemahaman ini saudara tahu tidak yang dimaksud yang pertama :
Penjaga rumah gemetar itu adalah kaki yang selama ini menopang tubuh yang selama ini begitu kuat
yang selama ini kehendak berlari kemana naik tangga ke mana turun ke mana akal bisa menopang kemudian yang dikatakan orang kuat membungkuk itu adalah tangan yang mulai lemah nah satu kali ketika kita menjadi tua saudara tangan dan kaki kita nggak sekuat Pada waktu kita muda mulai gemetaran, mulai nggak sinkron antara otak yang perintahkan dengan kemauan Aku mau bawa apapun begitu lemahnya berjalan apapun maunya cepet selalu lambat karena mulai lemah. Hal yang kedua esok kelak kita akan mengalami apa kata pengkotbah :
Perempuan penggiling berhenti karena berkurang jumlahnya ini ayat ke-3 Apa sih yang dimaksud perempuan penggiling, zaman dulu kalau pria itu menanam gandum di ladang kemudian hasilnya mulai dipanen dibawalah ke gudang , ke lumbung-lumbung gandum. Nah tugas perempuanlah menggiling itu ada batu Kilangan yang besar kemudian mereka mulai menggerek, mendorong rame-rame pendorong sehingga Gandum itu terkelupas dan bijinya mulai masuk ke bawah. Nah bayangkan kalau perempuan itu makin sedikit jumlahnya yang ada nggak sanggup mendorong lagi. Nah di dalam penafsiran ini saudara yang dimaksud perempuan penggiling adalah gigi-gigi kita besok kalau
tua dicopot 11 enggak enggak perlu copot, Copot sendiri hai aduh menyiksa sekali bukan?
Oh malunya luar biasa tapi yang lebih tersiksa adalah ketika kita ingin makan gairah nafsu begitu luar biasa pengen makan jangan coba-coba makan steak apalagi yang setengah mateng hai aduh saudara saat itu saat yang menyiksa dan memalukan buka tapi masih untung kita hidup di zaman modern gigi copot berapapun kita bisa ke dokter gigi ganti gigi palsu tapi itupun kita harus jaga jaga jangan sampai terbawa terbawa pungutnya.
Ayat 4 hai lalu dia mengatakan apa kalau kita nanti tua saudara ini loh ia melihat dari jendela semuanya menjadi kabur aneh bukan? zaman dulu kan gak ada kaca kalau jendela dibuka harusnya lebih jelas dong Ini udah lihat di dari jendela semuanya kabur atuh menyedihkan, Ini bicara orang katarak ndak jelas Apa yang dia lihat.
Salomo dulu zaman pengkotbah ndak ada operasi katarak ndak ada kacamata lebih tersiksa Lagi mereka bukan kita aja sudah tersiksa nah Salomo menggambarkan ini tuh betapa Nanti kalau kita tua penderitanya harus kita alami hai bagi berjalan tanpa kekuatan tangan memegang dengan gemetaran mau makan tersiksa enggak bisa ngunyah mata katarak sehingga tidak jelas Apa yang kita lihat angka 3 Angka 8.
Apa lagi yang dikatakan? Daun dan pintu-pintu di tepi jalan tertutup dan bunyi penggiringan menjadi lemah diteruskan dan suara menjadi kicauan burung semua penyanyi perempuan tunduk. apa sih maksudnya saudara ini gangguan pada pendengaran suara di jalan itu harusnya jelas bukan kok jadi seperti tertutup penggilingan di rumah itu kan keras kok jadi seperti sayup-sayup yang sayup-sayup lenyap yang kerasanya jadi sayup-sayup yang sayup-sayup pasti lenyap Aduh ndak enak jadi orang tuli Percayalah padaku. Papa saya umur 92 tahun. Kami kalau telepon itu aduh, satu rumah itu kedengaran suara saya kalau telepon. Kalau enggak percaya tanya nenekmu gimana rasanya ndak enak kita malu dan enggak yakin pada diri kita ketika orang ngomong kita. Adik2ku yang dikasihi Tuhan apalagi yang dikatakan?
Orang menjadi takut tinggi (ay. 5) dan takut di jalan, saudara takut dengan ketinggian itu buat anak muda nggak jadi masalah betul enggak tapi buat orang tua lihat dari ketinggian itu apalagi dari gedung yang tinggi, wah bisa keringat dingin jantung berdetak keras tekanan darah meninggi takut sekali.
Pengkhotbah selalu enggak puas untuk mengejek kita dia membagi penderitaannya apa yang dikatakan gini lho.
Pohon badam berbunga coba terjemahin gimana pohon badam berbunga enggak ada pohonnya di Indonesia tapi konon menurut kabar penafsir mengatakan gini pohon badam itu pohonnya hijau kalau berbunga semua daunnya rontok putih semua. Suatu kali kelak ketika kita tua rambut kita akan memutih Ya udah tapi jangan engkau kecil hati, untung kita hidup bukan di zaman Salomo di zaman sekarang terjadi keanehan kedelapan di dunia ini semakin kita tua semakin hitam rambut kita berarti apa, ketika pohon badam berbunga Salomo mengatakan ketampananmu akan hilang lenyap kecantikanmu tak akan berbekas coba saudara bayangkan, begitu juga akan terjadi padamu dan padaku ini terjadi pada Salomo lalu dia meneruskan lagi saudara penderitaannya apa yang dia katakan:
Belalang yang menyeret dirinya dengan susah payah hai saudara belalang itu binatang yang tegas cerdas bukan ini dia bisa melocat begitu rupa dengan cepat luar biasa tapi kalau belalang
sampai menyeret tubuhnya dengan susah payah itu berarti tidak ada tenaga lagi enggak ada energi lagi, Inilah yang akan terjadi saat kita sudah tua nanti namun ndak mampu lagi berjalan tertatih-tatih ndak enak, Saya
pernah susah berjalan, alasannya karena luka di lutut akibat kecelakaan naik motor. Lalu yang terakhir Salomo bilang di hari tua nanti nafsu makan kita tak dapat dibangkitkan lagi tapi saudara tahu dalam bahasa aslinya kalau saya salin dalam bahasa Inggris dikatakan, bukan hanya hasrat untuk makan tapi juga untuk seks. Dua hal ini di dalam kehidupan kita pada waktu muda yang menggebu-gebu seperti obor yang menyala engkau sampai syukur mengendalikannya 30-40 tahun lagi nafsu seksual itu padam. Hal inilah yang dialami Salomo orang yang luar biasa itu Hai di dalam keadaan seperti itu dia duduk di hadapan Tuhan dan dia menyimpulkan kehidupan tanpa Tuhan itu sia-sia kesiapsiagaan di atas kesucian ia benar-benar menyiksa pada saat seperti ini orang tua selalu berkata apa hidupnya tidak bahagia Hai Padahal mereka telah memetik kebahagiaan itu sejak mereka muda penuh dengan nafsu liar seperti kuda mereka tidak peduli dengan Allah pada waktu mereka tua mereka baru mulai merasakan Kehidupan itu tidak indah.
Kesia-siaan di atas kesia-siaan.
Itulah sebabnya Salomo mengingatkan ingat Wahai orang muda akan penciptamu di masa mudamu. apa kaitanya dengan penderitaan masa tua dengan mengingat Tuhan pada masa muda? Emangnya kalau kita mengingat pada
masa muda inget Tuhan Waktu menikmati hidup masa tua kita tidak akan sakit kita akan menderita tidak akan sengsara jawabnya sama engkau dan saya tidak bebas tidak pernah lepas dari penderitaan itu pada masa tua kita lalu apa bedanya saudara berbeda sekali yang berbeda sekali orang yang mengingat Tuhan yang selalu berkonsentrasi dan berfokus pada Tuhan sejak masa muda sembari menikmati hidup orang itu pada masa tua hidupnya penuh dengan syukur walaupun badannya melemah ini yang tidak dimilik oleh orang-orang yang tidak mengenal Awas sejak muda. Kalau engkau dan saya bergaul dengan Allah sejak masa muda akrab dengan Allah sejak masa muda menjadikan Allah itu sahabat sejak masa muda penolongmu sejak masa muda sampai di hari tua pun ketika penderitaan dan penyakit itu numpuk di diri kita, kita akan tetap bisa bersyukur pada Tuhan Tubuh kita boleh lemah penyakit kita boleh banyak tetapi roh yang ada di dalam kita yang selalu bergaul dengan Allah merupakan sumber kekuatan yang tak ada habis-habisnya. Ini hebatnya orang yang bergaul dengan Allah sejak masa muda penyakit boleh datang tubuh boleh lemah tapi rohaninya akan terus melihat Allah dan bersyukur yang kedua apa yang terjadi pada masa tua kita kita tidak akan menyesali hidup kita.
terlalu banyak dosa karena masa muda cita-cita pergunakan untuk ketidakbenaran Ayo kita sadar kita orang yang kotor di hadapan Allah dan menghabiskan waktu yang Allah berikan dalam kehidupan ini hanya untuk bermain games terus-menerus hanya untuk berselancar gadget jam demi jam nongkrong di cafe dan dugem keluar-masuk karaoke
Hai sebagian kita akan merasa guilty feeling, saudara Kalau engkau dan saya menghabiskan duit kita hanya untuk memuaskan nafsu diri kita sendiri Hai berganti- ganti gadget kita selalu berpikir barang2 branded saudara dan kita membeli barang-barang yang sebetulnya tidak berguna buat kita hanya untuk memuaskan ego kita lalu makan di restoran-restoran yang terkenal saat kita telah menjadi tua baru kita tahu itu ke sia-sia and Tapi orang yang sadar selalu bergaul dengan Allah masa tuanya boleh sakit seperti apapun tidak ada penyesalan karena hidup yang diberikan Allah dan dari sang pencipta itu telah dipakai
untuk kemuliaan Tuhan. Kalau kita sejak mudah mengikuti jalan Tuhan sesulit apapun Ya udah ada penyesalan, tubuh boleh sakit boleh lemah kematian boleh datang tapi kita bersyukur bahwa kita telah mempertanggungjawabkan seluruh kehidupan yang Allah
beri di dalam hidup kita. Pengkotbah telah menyalahi itu kekayaannya keterkenalan nya kuasa-nya menyebabkan Dian lupa saudara 1000 wanita di sekeliling dia menyebabkandia lupa, wanita-wanita itu menyeret dia untuk percaya kepada ilah-ilah lain sehingga dia melupakan Allah yang sesungguhnya ketika jatuh baru dia tahu sia-sia di atas kesia-siaan. Kenapa sih kalau kita tidak mengingat Tuhan hidup kita sia-sia dalam menikmati hidup di dunia ini yang kedua dan terakhir saat ini alasannya sudah Hai karena suatu hari kelak kematian pasti datang dalam kehidupan kita Hai renungkan ini hai saudara saya yakin setiap manusia tahu engkau dan saya tahu bahwa satu kali hidup kita akan berakhir kematian pasti datang. Tetapi tidak Semua orang berpikir bahwa kematian itu cepat datang. Coba kamu lihat saya banyak orang berpikir bahwa kematian itu akan datang pada hari tua bukan pada masa muda tetapi setelah engkau tua aku berikan aatu kenyataan bagimu engkau akan berpikir dua kematian walaupun kau sudah tua itu masih jauh dari hidupmu temanmu boleh meninggal tetanggamu boleh meninggal rekan pelayanan mudah boleh meninggal engkau masih bawakan berkata begini kematian relevan buat orang lain tapi buat aku masih lama Hai saudara-saudara saya ingin
memberikan 1 Pakta untuk mengingatkan diriku Dan Dirimu Hai bahwa kematian itu bisa datang kapan saja tanpa tanda-tanda ketika kita merasa kematian itu masih jauh ada di sana kematian itu bisa datang pada kita
malam hari ini juga, siap atau tidak siap mau atau tidak mau sakit atau tidak sakit kematian itu datang. malaikat Gabriel itu masuk rumah sakit Begitu gampangnya keluar begitu gampangnya
merasa umur kita masih panjang kematianmungkin membubarkan segala impianmu. Hai segala impianmu saudara pengkotbah melukis dan ini dengan sangat mengenaskan sekali dengan nada yang\ puitis Dia berkata begini Hai sebelum rantai perak diputuskan dan Pelita emas dipecahkan Ayat ini Mau mengatakan hidupku dan hidupmu itu bukan ditentukan oleh kita sendiri, seberapa tinggi pendidikanmu, seberapa kaya engkau, seberapa terkenalnya engkau kalau sang pencipta memutuskannya berakhirlah hidupmu dan hidupku. Saudara pengkotbah ini orang yang sangat- sangat wujud sekali Hai yang mengisahkan sesuatu yang menggetarkan hatinya untuk berkata kepada kita semua kita getar terhadap kematian itu di kemudian melukiskan lagi yang kedua ini gambaran sumur saudara dengan tadinya dia berkata tempayan dihancurkan dekat mata
air dan roda tiba di perusak diatas sumur kalau rodanya sudah putus tempayan itu meluncur ujung-ujungnya hancur aktivitas menimba itu tak ada lagi pada air yang akan dikeluarkan tak ada air yang dihasilkan satu kali kalah kehidupanmu akan berhenti daripada segala produktivitas dan aktivitas gak ada yang kita hasilkan karena apa sang
pencipta telah memanggil kita pulang ke dalam kekekalan Akhirnya secara teologis dia menyimpulkan hal yang luar biasa ini ini dia berkata apa debu kembali menjadi tanah Hai seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakan hai saudara ini Real.
Ini bukan Firman yang menakut-nakuti kan Hai Ini pengalaman hidup Salomo yang dia tahu akhir Hidupnya akan berakhir menjadi tanah Allah menciptakan manusia dari debu dari tanah dan kembali kepada tanah tetapi di antara debu dan debu dari dicipta dari debu dan kembali kepada debu Allah memberikan begitu banyak kesempatan kepada kita untuk mengisi hidup ini dengan takut akan Tuhan. Nikmatilah hidupmu Hai anak-anak muda bersukaria dalam kemudaanmu tetapi untuk segala hal ini kata Salomo akan membawa engkau ke pengadilan, Salomo gentar dengan pengadilan Tuhan, ia mengingatkan jangan seperti aku. Satu saat kematian
akan datang padamu dan padaku Hai jasad kita akan hancur roh kita kembali kepada Allah yang mengaruniakan Ayo kita akan berdiri dengan takut dan gentar di tahta Allah yang menatap matanya dengan tajam yang membaca seluruh perbuatan pikiran dan perkataan kita di saat itulah Tak ada manusia yang tak di hadapan Allah yang kudus Tidak engkau tidak aku Hai tidak orang yang hebat luar biasa yang pengaruhnya besar dalam dunia ini Hai tidak pula rakyat jelata yang menunggu belas kasihan Hai hanya satu yang membedakan orang-orang itu apa saudara yang mengingat Allah dan yang tidak mengingat Allah pada masa mudanya Hai suruh dengan dikasih itulah perbedaannya, mereka yang tidak mengingat Tuhan adalah mereka yang menikmati hidup pada masa muda mereka Hai tanpa peduli dengan Tuhan tanpa peduli dengan peringatan Tuhan tanpa peduli dengan perintah Tuhan tanpa peduli dengan mata Awas Tuhan gak peduli Bahkan mereka mengabaikan Tuhan itu ada. Saudara- saudara sekarang Mereka berdiri di hadapan Tuhan barulah Allah itu real bagi mereka yang dianggap kalau itu cuma dongeng orang-orang Yahudi sekarang berdiri dihadapan mereka pencipta mereka Hakim mereka
disitulah semua lutut akan getar berlutut setiap orang akan berteriak kasihi aku Tuhan.
Celakalah orang-orang yang mengabaikan pengorbanan Kristus, Celakalah orang yang mengabaikan pengorbanan Kristus Anak yang telah dikirim ke dalam dunia, dicaci- maki pengorbanan yang masih dianggap sepi saat itulah banyak orang terperangah dan baru berkata Yesus Kristus Tuhan yang benar baru orang berkata oh Yesus ternyata engkau benar Ampuni aku,
terlambat Hai orang yang kedua saudara adalah orang- orang yang akhirnya diterima oleh Tuhan karena pada masa mudanya berkembang ingat Tuhan dalam menikmati hidup ini orang-orang ini bukan orang-orang Suci bukan orang Kudus bukan tapi orang yang selalu merasa penuh kelemahan dan kehilafan orang yang dalam menikmati Tuhan seringkali jatuh dalam dosa tapi seringkali dengan menangis datang kepada Tuhan dan berkata Ampuni aku Tuhan aku lemah, Tuhan ampuni aku Tuhan. Tolong Tuhan Yesus tebus dosaku aku percaya pengorbananmu Tuhan Hai orang-orang ini bukan orang baik sama jatuh kedalam dosa tapi orangnya mau mengakui keberdosaan nya orang yang menerima Yesus sebagai juruselamatnya merekalah orang-orang yang mendapat anugerah Tuhan. Jangan habiskan waktumu
dengan hal yang sia-sia, tapi berbaliklah kepada Tuhan, terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu secara pribadi. Belum tentu dua kali kau diberi kesempatan untuk mendengar firman Yang menggetarkan hatimu karena Allah bicara padamu belum tentu.
Saudara, jangan remehkan Tuhan Hai Kalau engkau masih diberi kesempatan menyerahkan dirinya kepada Tuhan Hai jangan hidup buat diri sendiri ujung hidupmu kesia-siaan di atas kesia-siaan. Tetapi orang yang takut akan Tuhan ketika pulang dianggap berharga oleh Tuhan menjadi milik Tuhan yang berharga mencari Mata Tuhan yang berharga orang-orang seperti itulah yang menyenangkan Tuhan. Pakailah masa mudamu, raihlah cita-citamu, raihlah dunia ini, pelajari dan kuasai pakai untuk kemuliaan Tuhan dan memuliakan nama Tuhan.
Hai pada waktu Perang Teluk tahun 80-an ada seorang Amerika tentara Amerika namanya John dari kecil cita- citanya menjadi tentara Amerika saat perang meletus dikirimlah dia dengan teman2nya.
Nikmatilah masa mudamu dan bersandar pada Tuhan, ingatlah Tuhan, lakukan segala sesuatu bagi kemuliaan Tuhan. Engkau pelajar, pelajar untuk kemuliaan Tuhan.
Amin. Maukah engkau datang kepada Tuhan? Maukah engkau menjadikan Tuhan sebagai yang utama dalam hidupmu? Datanglah kepada Tuhan secara pribadi, tundukkan kepala, saya pimpin dalam doa.