PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
LANDASAN TEORI
Pengertian Inflasi
Penyebab Terjadinya Inflasi
Sementara itu, cost-push inflation adalah inflasi yang terjadi akibat perubahan sisi Aggregate Supply (AS) barang dan jasa dalam suatu perekonomian. Sedangkan Inflasi Domestik dapat dikatakan sebagai inflasi yang terjadi hanya di dalam negeri suatu negara yang tidak terlalu mempengaruhi negara lain. Human error Inflasi dikatakan sebagai inflasi yang disebabkan oleh kesalahan manusia itu sendiri, menurut;
Jenis Inflasi
Namun secara umum kajian di atas menunjukkan bahwa penyebab inflasi di Indonesia ada dua macam, yaitu inflasi impor dan Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pada level ini, orang ingin menyimpan uang seperlunya saja, sedangkan kekayaan disimpan dalam bentuk aset riil. Jika inflasi berlanjut dan tingkat ini diramalkan dalam kontrak keuangan dan upah, kenaikan inflasi akan berlanjut.19 c. Jenis inflasi berdasarkan asal atau sumbernya.
Dampak Inflasi
Inflasi seperti ini biasanya dialami oleh banyak negara berkembang yang notabene menggunakan bahan dan alat asing untuk sebagian besar perusahaan produksinya yang timbul akibat perdagangan internasional. Inflasi dapat mendorong redistribusi pendapatan di antara anggota masyarakat, dan ini disebut efek redistributif inflasi. Hal ini akan mempengaruhi kesejahteraan ekonomi anggota masyarakat karena redistribusi pendapatan yang terjadi akan menyebabkan pendapatan riil seseorang meningkat, tetapi pendapatan riil orang lain menurun.
Namun, apakah pengaruh inflasi terhadap redistribusi pendapatan dan kekayaan sangat tergantung pada apakah inflasi diantisipasi atau tidak diharapkan. Inflasi yang tidak dapat diprediksi jelas memiliki dampak atau efek yang jauh lebih serius terhadap redistribusi pendapatan dan kekayaan daripada inflasi yang dapat diprediksi. Hal ini dapat terjadi karena inflasi dapat mengalihkan sumber daya dari investasi produktif ke investasi yang tidak produktif sehingga menurunkan kapasitas ekonomi produktif.
Inflasi dapat menyebabkan perubahan dalam output dan kesempatan kerja, dengan cara yang lebih langsung dengan memotivasi orang untuk bekerja lebih banyak atau lebih sedikit daripada yang telah mereka lakukan selama ini. Inflasi menyebabkan daya beli masyarakat menurun atau bahkan menurun, terutama bagi masyarakat berpenghasilan tetap, kenaikan upah tidak secepat kenaikan harga, sehingga inflasi ini akan menurunkan upah riil setiap individu berpenghasilan tetap. Bagi masyarakat yang berpendapatan tetap akan mengalami penurunan nilai riil pendapatannya dan pemilik kekayaan berupa uang juga akan mengalami penurunan.
Inflasi dengan demikian akan membuat distribusi pendapatan antara kelompok berpendapatan tetap dan pemilik aset tetap semakin timpang.
Dampak Inflasi Terhadap Usaha
Berkaitan dengan dampak atau akibat inflasi, McKinnon berpendapat bahwa inflasi cenderung menurunkan tingkat suku bunga riil sehingga menimbulkan ketidakseimbangan di pasar modal. Hal ini akan mengurangi pasokan dana untuk investasi dan akibatnya investasi sektor swasta akan turun di bawah keseimbangan karena terbatasnya pasokan dana yang dapat dipinjamkan. suku bunga riil dan ketidakseimbangan pasar modal, inflasi mengurangi investasi dan pertumbuhan. Selain itu, inflasi juga memiliki konsekuensi positif dan negatif tergantung seberapa buruk inflasi tersebut, sebaliknya ketika inflasi sedang dalam masa buruk yaitu ketika inflasi tidak terkendali, keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian terasa lesu. .
Orang-orang enggan bekerja, menabung, atau melipatgandakan investasi dan produksi karena harga-harga naik dengan cepat. Tingkat inflasi yang lebih tinggi akan menyebabkan peningkatan yang lebih besar dalam biaya operasional perusahaan. Keuntungan perusahaan juga tinggi selama periode inflasi tinggi karena banyak perusahaan menetapkan harga yang lebih tinggi untuk mengimbangi biaya yang lebih tinggi.
Proses penetapan biaya ditujukan untuk menentukan biaya berbagai komponen yang terdiri dari setiap produk, layanan, atau aktivitas ekonomi lainnya. Akuntansi biaya merupakan kegiatan perencanaan dan merupakan bagian penting dari fungsi keuangan dalam suatu perusahaan. Di pasar yang kompetitif, biaya termasuk hasil untuk manajemen dan ekuitas, sehingga proses penetapan biaya akan menghasilkan harga produk.27.
Kestabilan dan Eksistensi Usaha
- Pengertian Kestabilan/ Keseimbangan
- Pengertian Eksistensi
- Indikator Kestabilan dalam Usaha
- Pengertian Usaha Kecil
- Pengertian Usaha Menengah
- Aspek-aspek UMKM dalam Undang-Undang
Yang dimaksud dengan kestabilan dalam suatu usaha adalah berapa lama usaha tersebut dapat bertahan, atau sampai sejauh mana tingkat kestabilan selama beroperasi Semakin stabil maka semakin baik usaha tersebut dan. Pengertian usaha mikro dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM Pasal 1 angka 1 Yang dimaksud dengan Usaha Mikro adalah usaha produktif yang dimiliki oleh orang atau perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memiliki kriteria sebagai berikut: sebesar Rp. lima puluh juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha, atau dengan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. tiga ratus juta rupiah). 37. 26/I/UKK tanggal 29 Mei 1993 tentang Kredit Usaha Rakyat (KUK) adalah usaha yang memiliki jumlah kekayaan paling banyak Rp. 600 juta tidak termasuk tanah dan rumah yang ditempati.
Sedangkan berdasarkan UU No. 9 Tahun 1995 tentang usaha kecil, yang dimaksud dengan usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil untuk memenuhi kriteria kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan, seperti kepemilikan, misalnya. Usaha kecil yang dimaksud disini meliputi usaha kecil informal dan usaha kecil tradisional. Usaha Kecil atau sering dikenal dengan Usaha Kecil adalah suatu kegiatan usaha yang dilakukan baik oleh perorangan maupun kelompok, dimana modal awalnya tidak terlalu besar nilainya dan bertujuan untuk mendapatkan dana dengan jumlah tenaga kerja dan aset yang relatif terbatas.
Dapat disimpulkan bahwa usaha kecil adalah kegiatan ekonomi rakyat dalam skala kecil yang mempunyai potensi dan peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan nasional serta mampu menyediakan lapangan pekerjaan dan pelayanan ekonomi kepada masyarakat. A. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dan kriteria usaha menengah adalah sebagai berikut : neto aset lebih dari Rp. lima ratus juta rupiah) sampai maksimum. Serta mendorong terbentuknya struktur pasar yang menjamin tumbuhnya persaingan usaha yang sehat dan melindungi konsumen, guna mencegah penguasaan pasar dan pemutusan usaha oleh perorangan atau kelompok tertentu yang merugikan UMKM.
Menetapkan bidang usaha yang diperuntukkan bagi UMKM dan bidang usaha yang terbuka bagi usaha besar dengan syarat harus bekerjasama dengan UMKM.
METODOLOGI PENELITIAN
Sumber Data
Penentuan sumber data didasarkan pada jenis data yang ditentukan, sumber data yang digunakan sebagai subjek penelitian adalah sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer adalah data yang diperoleh dari sumber pertama baik dari perseorangan atau perseorangan, seperti hasil wawancara atau hasil pengisian kuesioner yang biasanya dilakukan oleh peneliti.47 Sumber data primer adalah sumber data yang berupa variabel atau kata demi kata. data didapat dari sumber terpercaya. . Sumber data utama dalam penelitian ini diperoleh dari pemilik perusahaan keripik pisang, karyawan dan pelanggan.
Sumber data sekunder adalah sumber data yang melengkapi sumber data primer 48 Sumber data sekunder adalah sumber data yang berasal dari bahan bacaan seperti jurnal, hasil penelitian, surat kabar, dll yang dapat mendukung sumber data primer. Berdasarkan uraian di atas, maka sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari buku-buku yang berkaitan dengan judul tersebut.
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
Namun karena istrinya menyukai keripik pisang sebagai cemilan, Pak. Bambang akhirnya berinisiatif untuk mendirikan usaha keripik pisang. Tn. Namun, Bambang ingin produk olahannya berbeda dengan keripik pisang lainnya. 53 Hasil wawancara, Pak. Bambang selaku pemilik Usaha Keripik Pisang Tunas, pada tanggal 13 Oktober 2018. perlengkapan lainnya.
Untuk itu, dengan adanya masalah inflasi, Pak Bambang juga harus bisa menjaga stabilitas dan eksistensi usaha keripik pisang tuna. Mereka sama-sama suka jajan, terutama keripik pisang dari Pak Bambang. Menurut Ibu Sisilia, harga Keripik Pisang Tuna mahal karena kandungannya lebih rendah dibandingkan keripik pisang lainnya.
Namun menurutnya hal itu wajar karena rasa yang ditawarkan oleh perusahaan keripik pisang Tunas ini tetap terjaga dari dulu hingga sekarang. Ibu Win membeli keripik pisang Tunas untuk konsumsi sendiri dan biasanya untuk oleh-oleh. Dengan adanya kenaikan harga setiap tahunnya dapat mempengaruhi omzet penjualan usaha keripik pisang Tunas.
Setelah melakukan wawancara dengan pemilik Usaha Keripik Pisang Tunas Kota Metro, penulis dapat menganalisis hasil wawancara mengenai dampak inflasi terhadap stabilitas usahanya. Untuk itu keripik pisang tuna perusahaan masih memiliki harga jual yang sama, sehingga pemilik menyesuaikan dengan berat keripik. Perusahaan kripik pisang Tunas masih dapat mempertahankan stabilitas dan eksistensi usahanya di saat harga naik.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Sejarah Berdirinya Perusahaan Keripik Pisang
Struktur Organisasi Keripik Pisang Tunas
Produksi Keripik Pisang Tunas
Produksi keripik pisang ini menggunakan unsur-unsur pendukung antara lain: minyak goreng, bumbu masak, bumbu masak dan kemasan plastik. Siapkan minyak goreng yang sudah dipanaskan, lalu masukkan irisan pisang dan goreng hingga agak kuning.
Pengawasan Usaha Keripik Pisang Tunas
Analisis Pengaruh Inflasi terhadap Stabilitas dan Eksistensi Usaha Mikro Ekonomi Pada Usaha Keripik Pisang Tunas di Kota Metro.
Analisis Pengaruh Inflasi Terhadap Kestabilan dan Eksistensi
Untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap stabilitas dan eksistensi Usaha Keripik Pisang Tunas di Kota Metro, penulis melakukan wawancara dengan pemilik, karyawan dan konsumen usaha Keripik Pisang Tunas. Dan faktor latar belakang lainnya adalah lingkungan sekitar yang masih banyak menganggur, sehingga usaha kripik pisang Tunas dapat membantu perekonomian keluarga. Usaha keripik pisang tuna sudah berjalan kurang lebih 13 tahun. Usaha kripik pisang Tunas ini sudah banyak ragamnya yaitu 14 macam kripik pisang.
Menjual produk usaha kripik pisang Tunas selama 13 tahun tentunya penjualan tidak selalu meningkat, namun penjualan juga mengalami penurunan. Selain wawancara dengan pemilik usaha keripik pisang Tunas dan karyawannya, peneliti juga mewawancarai konsumen usaha keripik pisang Tunas yaitu Ny. Menang, Ny. Sisilia dan adik Icha. Sehingga terbukti hingga saat ini perusahaan keripik pisang Tunas tetap eksis dan memiliki daya saing dengan keripik lainnya.
Menurut Ibu Win, produksi Keripik Pisang Tunas ini sangat konsisten dalam pengolahannya, karena menurutnya rasa yang disajikan dari dulu hingga saat ini masih sama yaitu renyah. Sementara itu, adik Icha membeli keripik pisang Tunas untuk konsumsi sendiri dan terkadang menjualnya saat mendapat pesanan dari tetangga. Alasan Icha memilih Keripik Pisang Tunas karena rasa dan bentuk Keripik Pisang Tunas berbeda dengan produk keripik pisang lainnya.
Dan konsumen tidak pernah mengeluh soal harga karena sudah terbukti rasa yang disajikan Perusahaan Keripik Pisang Tunas tetap konsisten dan tidak berubah.
PENUTUP
Saran