• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) METRO "

Copied!
182
0
0

Teks penuh

Fiqh melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk (desain produk), validasi ahli, review produk, uji coba produk dan review akhir, b) kelayakan bahan ajar berdasarkan hasil persentase nilai ahli materi dan desain sebesar 71% dengan kategori sesuai, setelah direview, bahan ajar Mabadi'. Hasil uji Paired Samples Statistics menunjukkan adanya penglihatan. 2-tailed) adalah 0,00 < 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Mabadi. Berdasarkan temuan penelitian di atas, dikembangkan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping dengan berbagai prosedur pengembangan berbasis Mind Mapping sehingga bahan ajar Fiqh Mabadi dikategorikan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang Masalah
  • Identifikasi Masalah
  • Tujuan Penelitian
  • Manfaat Penelitian
  • Penelitian Terdahulu yang Relevan

34; Bahan ajar di pesantren meliputi ilmu-ilmu agama Islam dengan menggunakan kitab-kitab berbahasa Arab sesuai dengan tingkatannya. Materi pembelajaran kurang menarik digunakan oleh siswa 3. Siswa sulit mengingat dan memahami materi yang dipelajari. 9Natriani Syam dan Ramlah Ramlah, “Penggunaan Model Pembelajaran Mind Mapping Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Kelas IV Santri Sdn 54 Kota Parepare,” Publikasi Pendidikan 5, no. 10 Aep Puadus Shofwan, “Pengembangan Materi Pembelajaran Berbasis Android Kelas VIII Pada Pembelajaran Fiqh di MTs Mathla’ul Anwar Wayhalom Tanggamus,” 2017.

KAJIAN TEORI KAJIAN TEORI

Hakikat Bahan Ajar 1. Pengertian Bahan Ajar

Analisis ini bertujuan agar bahan ajar yang dibuat sesuai dengan persyaratan kompetensi yang harus dikuasai oleh santri. Keseluruhan proses tersebut menjadi satu kesatuan dalam proses pembuatan bahan ajar yang tidak dapat dipisahkan. Jenis dan bentuk bahan ajar ditentukan berdasarkan analisis kurikulum dan analisis sumber materi sebelumnya.

لاَمَف

Dalam hal ini pengembangan bahan ajar merupakan rangkaian proses yang dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar yang secara bertahap dapat memberikan contoh yang menarik dari yang mudah ke yang sulit, memberikan umpan balik, memotivasi dan mengetahui hasil yang dicapai.

م ْىَقْلا ِ

نوُداَكَي ِ

Bahan ajar Berbasis Mind Mapping

Salah satu upaya pengembangan bahan ajar adalah dengan menggunakan pengembangan bahan ajar berbasis mind mapping. Pengembangan bahan ajar berbasis mind mapping merupakan upaya untuk mengembangkan bahan ajar dengan menggunakan simbol-simbol. Melalui langkah-langkah tersebut, penulis mengembangkan bahan ajar Fiqh Mabadi' berbasis mind mapping.

Model Penelitian Pengembangan

Prosedur Penelitian Pengembangan

Langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari sepuluh langkah yang dikutip oleh Brog and Gall yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, sampel kecil, review hasil uji coba, sampel besar, perbaikan produk, uji implementasi lapangan, perbaikan produk akhir, sosialisasi dan implementasi. Setelah melakukan uji coba percontohan kecil, langkah selanjutnya adalah meninjau produk yang diuji sesuai hasil penilaian kedua ahli. Menurut Hasyim, penelitian ini dibatasi pada langkah 7 (review produk) karena langkah 8, 9 dan 10 merupakan uji coba lapangan skala besar, oleh karena itu peneliti perlu menggunakan 10 sampai 30 sekolah dengan subyek sebanyak 200 orang dengan menggunakan teknik pengumpulan data. .

Metode Pengumpuan Data

Langkah-langkah penelitian dan pengembangan bahan ajar Fiqh Mabadi' berbasis Mind Mapping yang akan dilakukan oleh peneliti adalah sebagai berikut. Tes adalah serangkaian pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur kecakapan, kecerdasan, pengetahuan, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok mempelajari sesuatu, sesuatu yang dalam hal ini dimaksudkan sebagai produk pengembangan materi pendidikan berbasis tentang Pemetaan Pikiran. Pre-test digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa sebelum menggunakan bahan ajar Mabadi' Fiqh, sedangkan post-test untuk mengetahui hasil penggunaan bahan ajar tersebut, yang selanjutnya akan dihitung dengan menggunakan sampel T- Tes.

Tabel 3.3  Kisi-kisi Instrumen Tes
Tabel 3.3 Kisi-kisi Instrumen Tes

Teknik Analisis Data

  • Uji Kelayakan Produk
  • Uji Coba Lapangan Operasional Produk

Uji keefektifan produk dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat keefektifan bahan ajar yang dikembangkan untuk meningkatkan hasil belajar fikih santri. Uji prasyarat dalam uji t sampel berpasangan digunakan untuk menentukan apakah sampel berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah nilai residual yang dihasilkan dari suatu model regresi berdistribusi normal atau tidak.

Model uji beda ini digunakan untuk menganalisis model penelitian pre-post atau sebelum dan sesudah. Uji beda digunakan untuk mengevaluasi perlakuan tertentu pada sampel yang sama pada dua periode pengamatan yang berbeda. Menurut Widiyanto, uji t sampel berpasangan merupakan salah satu metode uji yang digunakan untuk mengetahui keefektifan suatu perlakuan, yang ditandai dengan adanya perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah diberikan perlakuan12.

Ho : tidak ada perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi. Ha : ada perbedaan relevansi hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi. Ho ditolak jika nilai probabilitas < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi.

Ho diterima jika nilai probabilitas > 0,05 yang berarti tidak ada perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi.

Tabel 3.4  Skala Likert 6
Tabel 3.4 Skala Likert 6

Hasil Pengembangan

  • Penelitian dan Pengumpulan Data
  • Perencanaan Pengembangan
  • Pengembangan Bahan Ajar Mabadi’ Fiqih
  • Uji Validasi dan Revisi Produk
  • Uji Coba Produk
  • Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen
  • Uji Asumsi Klasik
  • Uji Paired Sample T-Test

Berdasarkan ketiga tahapan analisis tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis mind mapping sangat penting untuk dilakukan. Adapun untuk mengetahui hasil keefektifan penggunaan bahan ajar Fiqh Mabadi' peneliti menggunakan Pretest dan Posttest. Berdasarkan hasil validasi dua ahli terhadap bahan ajar Fiqh Mabadi' berbasis Mind Mapping dapat dilihat pada tabel berikut.

Berdasarkan catatan dan komentar validator, peneliti merevisi bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis mind mapping. Berikut Tabel 4.2 hasil validasi dua ahli untuk desain bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis mind mapping. Oleh karena itu, berdasarkan saran dan masukan ahli, peneliti merevisi desain bahan ajar Fiqh Mabadi sebagai berikut.

Berdasarkan tabel di atas, hasil validasi desain bahan ajar Fiqh Mabadi' oleh ahli dikategorikan sangat layak dengan nilai persentase 83,3%. Uji coba skala kecil dilakukan untuk mengetahui tanggapan terhadap penggunaan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis mind mapping. Dalam melakukan uji coba, peneliti menerapkan penggunaan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping dalam 4 (empat) sesi.

Berikut adalah hasil angket tingkat respon siswa pada proses pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping. Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat dari setiap pertemuan bahwa reaksi siswa terhadap proses pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping adalah sebagai berikut; Sebelum mengetahui hasil Paired Sample Test apakah bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping efektif.

Tabel 4.1 Hasil Angket Pembelajaran Awal
Tabel 4.1 Hasil Angket Pembelajaran Awal

Pembahasan

  • Analisis Pengembangan Bahan Ajar
  • Analisis Kelayakan Produk
  • Analisis Keefektifan Penggunaan Bahan Ajar

Berikut langkah-langkah pengembangan bahan ajar Mabadi. mindmap), 2) Membuat daftar kosakata bahasa Arab, 3) Membuat cover pengembangan bahan ajar. Bahan ajar Fiqh Mabadi telah dikembangkan berbasis Mind Mapping, setelah itu peneliti melakukan langkah validasi dan merevisi justifikasi bahan ajar. Validator memberikan catatan atau komentar guna melakukan perbaikan terhadap materi ajar yang dikembangkan;

Selanjutnya adalah penilaian validator desain, ada beberapa aspek yang divalidasi oleh ahli; tampilan bahan ajar, penyajian bahan ajar dan penggunaannya. Kemudian total nilai persentase rata-rata validasi desain bahan ajar Fiqh Mabadi dengan menjumlahkan seluruh nilai persentase aspek secara bersama-sama dibagi jumlah aspek yaitu tiga, maka nilai persentase total sebesar 66,8% dan dikategorikan layak. bahan ajar. Bahan ajar Fiqh Mabdi' berbasis Mind Mapping sangat layak dengan nilai persentase sebesar 83,6% berdasarkan hasil penilaian validator setelah dilakukan revisi.

Sedangkan hasil validasi desain bahan ajar Fiqh Mabadi' dikategorikan sangat layak oleh ahli dengan nilai persentase 83,3%. Kemudian total nilai persentase rata-rata validasi desain bahan ajar Fiqh Mabadi dengan menjumlahkan seluruh nilai persentase aspek dibagi jumlah aspek yaitu tiga, maka nilai persentase total sebesar 83,3% dan dikategorikan sangat bahan ajar yang bermanfaat. Hasil uji keefektifan penggunaan bahan ajar dapat dilihat apakah ada perbedaan (keefektifan) sebelum menggunakan bahan ajar Mabadi.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa materi pembelajaran Fiqh Mabadi berbasis Mind Map efektif dalam pembelajaran karena dapat meningkatkan hasil belajar santri.

Kesimpulan

  • Prosedur Pengembangan Bahan Ajar Mabadi’ Fiqih Berbasis Mind Mapping
  • Kelayakan Bahan Ajar Mabadi’ Fiqih Berbasis Mind Mapping Berdasarkan hasil penilaian validator ahli materi pada aspek
  • Keefektifan Penggunaan Bahan Ajar Mabadi’ Fiqih Berbasis Mind Mapping

Pada tahap validasi, evaluasi dan review, evaluasi produk pertama kali dilakukan oleh ahli materi dan ahli desain, yang selanjutnya dilakukan review tahap I. -review dan evaluasi pasca-review. Kelayakan bahan ajar fikih Mabadi berbasis mind mapping Berdasarkan hasil evaluasi ahli materi, penilaian evaluator pada aspek-aspek Berdasarkan hasil evaluasi ahli evaluasi materi pada aspek relevansi, akurasi, bahasa, kelengkapan penyajian dan implementasi, setelah dianalisis nilai persentase bahan ajar Mabadi' Fiqh draf 1 sebesar 74% dengan kategori sesuai dan setelah dilakukan review akhir persentasenya sebesar 83,6%.

Rata-rata persentase keseluruhan validasi desain bahan kajian Fiqih Mabadi Draft 1 sebesar 66,8% dan dikategorikan layak bahan kajian, sedangkan hasil Validasi Desain Bahan Kajian Fiqih Mabadi setelah revisi dikategorikan sangat layak dengan nilai persentase 83,3%. Hasil uji Paired Samples Statistics menunjukkan nilai deskriptif dari masing-masing variabel pretest-posttest pada sampel berpasangan. Karena nilai signifikansi 0,17 > nilai probabilitas 0,05, maka dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara variabel pretest dan posttest.

0,05 maka dapat dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan bahan ajar Fiqh Mabadi berbasis Mind Mapping.

Implikasi

Saran

Santri, agar mampu menggunakan materi pembelajaran Mabadi' Fiqh berbasis mind mapping dalam proses pembelajaran baik secara mandiri maupun di kelas. Bahan ajar sebagai bagian dari kajian masalah pembelajaran bahasa Indonesia. Koran Salaka | Sastra Indonesia 2, no. Hubungan Mempelajari Kitab Mabadi' Al-Fikhijah Dengan Pemahaman Santri Tentang Ibadah Sholat Maktubah Di Pondok Pesantren Salafiyah Sa'idiyah Arosbaya Bangkalan.” Sarjana, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Android Kelas VIII dalam Kajian Fiqh di MTs Mathla'ul Anwar Wayhalom Tanggamus. Efektifitas Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Mendengarkan Dongeng Di Kelas 1 SD Kabupaten Panrenge Kabupaten Barru.” Publikasi Pendidikan 6, No Penerapan Model Pembelajaran Mind Mapping Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV Santri Sdn 54 Kota Parepare." Publikasi pendidikan 5, no.

Penggunaan Metode Mind Mapping Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Santri Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII Santri SMP Negeri 4 Depok.” FMIPA UNY, 2011. Pengaruh Model Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kreativitas Siswa Kelas IV.” Atlantis Press, 2018. Hasil Belajar Fiqh Siswa Kelas VIII Menggunakan Kitab Mabadi'ul Fiqh Kurikulum Diniyah di MTs Unggulan Nurul Qur'an Nayan, Simo, Boyolali Skripsi Tahun Pelajaran, IAIN Surakarta, 2017.

Ust Sutiyo: nah buku Mabadi Fiqh ini sebenarnya tidak terlalu tebal, dan biasanya kertasnya berwarna gelap, sehingga anak-anak kurang semangat untuk belajar. Dan juga kitab Mabadi Fiqh berbentuk tanya jawab, jika anak melihatnya maka yang terlintas pertama kali dalam bahasa arab. 8 Tanggal Islam Khulashoh Nurul Yaqin 1 Khulashoh Nurul Yaqin 2 Khulashoh Nurul Yaqin 3 9 Fiqh Mabadi' Fiqh 1.2 Mabadi' Fiqh 3.4 Silsilah Ta'lim.

ةَِلفًا ئداحلما

يؾ الله ضير يـفاشًا مامالا ةُذم لىؿ لوالا ءزلجا

راحلجا دحؾ رعم خَ ش ظافًالا لاح لىؿ

ثاحوً و لوادخ ةلًرظ لىؿ ةاذىًا رٍوعخت نايا روه تٔبرما

فهوحلم وترم

ائُسديه نم ايًماؾا ث

لاف لهَضً نم و له يضم لاف الله و ,له يدا

نٍلزا موً

لوالا ءزلجا

شًا دحؾ رعم خ

راحلجا نم يرثن لمـث و ,َيؾ الله ضير يـفاشًا مامالا ةُذم لىؿ

دُاـلما و ذِملاخًا

لفًا َموَؿ نم كارادم و اـفنا الله لهـح ,ةاذىًا اذبه

نايا روه تٔبرما

الاملاس

هكارا نادَ س َت الله رـت يلذا نٍلزا

متهداـسو سايًا ةًادًِ صلى الله عليه وسلم امحمد

الله لوسر

تلاصًا ماكٕا

تكازًا ءاخًٕا

ناضمر موص

ينثداِشداِش

الله الا لهالا نا ت

داِشالله لوسر امحمد نا ت

لاو َثداحؾ فى له مًشر فى

دلخؾٔبنٔب

اللهؽَلد

خؾاظ

يمافرمٔب

لًدصثويماف

ةايذحاوام

يؾرحزو

تلاصًافًرـخًا

انهكارايـف

ثاوَصًاسلرا

مزلا اَِدك

صرـًا

ةرللما

ءاشـًا

تلاصًا فكولم لاـفا لىٕا رجفًا عوَظ نم

سمشًا عوَظ سمشًا لاوز نم

سمشًا

سمشًا ةورق نم قفشًا ةاَق لىٕا

يملً ثم نذؤً

ءوضوًا نهر تشرؾ ةـترا

نكارا تلاصًا

خاخذفالا

يمرىًا نٔبرلًا نم تروس ٔبركا ثم ؽورا ثم

برْنَااً ِبرَن

تْ هجهَو َيىِ ْجهَو

ت َلا َص

ةَراَـًْا

لا

مًِْ َشر َُله

و َناَا

ردالٌَ

ةَيًا تيردىح

تحافًا تٔبركة

عوهرًا

دوُج ُّسًالادخؾالا

دسجا ثم , ُدْـَت

ارم جلاز ليؿالا بير ناحح س لوك ث

دسجا ثم لاََك ساخا ثم

نكارا َتَ َلا هصًا

يرذالا ححصًا فى

ا همُِ

مهه ْ ِ

نَم َتًَْداَؿ

تْنَراَحَثاَيهتَر

دْمَحًْا َلىَؿ

هلى َصَو ُالله

هلم َسَو

بهيًا في

دُِّ َشهدًايرذالا

نِفاَؿَو ُفْؾاَو

مَلا هسًا

داَحِؾ ِهلِا

لا ََله

ا هلااِ

ل ب ٍدهمَحُم

لىَؿَو ِل ب

دهمَحُم َماَن

ءوضوًا

ضورف

خَعدمةَيًا

خوًا يسق ؽم نٍدًَا يسق

رلصالا جدلحا ءوضوًا يعحً ام كل

نم ئشًا حورد ينَِخسًا دحا

مويًا

ةَحٌحالا تٔبرلما سلم رجلزا وا يدلًا سلم

احهكاى مريج :يخلا

ةسو

ترُاصم

نم َهكام ثاسجخًا

ءوضوًا مزلا

ئضوخمٌَ

تلاصٌَ

تروـًا ترس

لةدلًا لادلخ سا لودد ةفرـم

حِلًا يئلًا

رٍنزلخا طئالًا

ملزا

تروـًا و تسرًا ينت ام :يخرًا

ةحهرًا الا انهدت ؽَجم :تٔبرلما

لوحًا

تكازًا ءاخًا ابهتج نم لىؿ

ترم ةي سًا فى مئهاَيقا و ينمَسلما راتج لىؿ

ناضمر موصنـلما

ذُهالا نؾ عايذمالا

عوَظ نم ةشرًا و كل

ق لىا رجفًاسمشًا ةور

ناضمر رِش ءادا نؾ دك موص تًوه

يحواترًا تلاصدؿ

ثاـور د

ذكو

ذُهةـور نوشرؾ

ناضمر رِش فى ءاشًا دـت يحواترًا تلاص ةي س نم ينخـور لىصا

نادَـًارعفًا دَؾ

ىضحالا دَؾ

ذُه تكوًا

برنا الله لىاـث لله رعفًا ةجلحا يذ رِش نم شراـًا موًَا

تُحًا حجنـلما

حتج نم لىؿةفشرلما ةحـىًا تريازً ةىم لا ةاُلذا

لىا رفسًا لىؿ رداك نق لمسم كل لىؿ ترم رمـًا فى ةىم

ناذالا دـت مٌَِا

هةَر ٍِِذَُ

تَوْؾهلزا ِةهماهخًَا

مهه

ا َلا

داَـَِْمًْا

رهذ ءوضوًا

ذوُؾَب ِهلِ ِبا

م ْسِث ِهلِا

يمِحهرًا همُِهٌَا

غَفْحا ْيِدًَ

نِم َْ ِصاَـَم

ةضمضلما همُِهٌَا

نِؾَب َلىَؿ

قاشًخ سالا همُِهٌَا

خوًا يسق همُِهٌَا

نيمٍا دًَا يسق

اًير ِسٌَ

ىسرًُا دًَا يسق

سٔبرًا حسم

ينهذالا حسم همُِهٌَا

ـْحا ِنَْ

نِم َنٍِ هلذا

ي َ سْحَب Sumber

ينَخرًا يسق

ركاذالا دـت

الله ثارم جلاز ِ ْيمـ ِؼَـًْا

همُِهٌََا

ؽِهاَم َلا اَمًِ

ي ِعْـُماَمًِ

لا َو ُؽَفْيًَ

ناَحْح ُ س  ِالله

للهَا  َْبرْنَا

دً اـفار لولً ثم

ا ُذوُؾَب

تْمهدَك امَو

ث ْرهدَب امَو

تْهَب اَيهتَر

ادلخؾ

بتى

Memberikan/ Membayar

ةيذحا-

برذٔب-

لخ سا يد

يدلخ سٌ

Menghadap

قاشًخ سالا

ىعؾا-

اماك

Berdiri

ؽيذما-

يعت-

Membatalkan

راتج ح رحتا

ةُثترًا

حج -

حرد -

رلرا

رٍنزلخا

Pergi

ةحهرًا

نكارا ح نهر

جورًا

داز-

Bertambah

لاز -

Hilang/ tergelincir

رحز-

Mencegah

يِخس

ترس

تسرًا

رفسًا

كشر -

صام

قدص-

Mempercayai

عاظ-

Mentaati

ةٌُهٔبمعًا

يػ

ةاك -

طئالًا

يسق-

Mencuci

يئلًا

فىًا

ةكلًا

سلم-

Menyentuh

حسم -

ةضمضلما

رادلم

منا-

Tidur

ىىنه-

Melarang

ةحو-

Gambar

Tabel 3.3  Kisi-kisi Instrumen Tes
Tabel 3.4  Skala Likert 6
Tabel 3.6 Daftar Interpretasi Koefisien r 10 Koefisien r  Reliabilitas  0,80 – 1,000  Sangat Tinggi  0,60 – 0,799  Tinggi
Tabel 4.1 Hasil Angket Pembelajaran Awal
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini memiliki tujuan dalam menjelaskan pengaruh Electronic Word Of Mouth, Lifestyle, Dan Brand Trust Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Skincare The

07 51 -72101 J 2702, Faksinile : 07 5l -12102 Laman:b!!plz&[email protected] e-mail:dekan@/gl.unand.ac.id rcPUTUSAN DEXAN FAKULTAS PERTANIAN UNWERSITAS ANDALAS Noma : 256/UN16.01, D/KPT/2022