“Istilah Karangan Ilmiah, Karangan non Ilmiah Populer, dan Karangan Tidak Ilmiah”
- KELOMPOK 7 -
ANGGOTA KELOMPOK 7
Afrilia Ningtyas Diandra Salsabilah Faradiba
Ira Gustiana Sari Puan Zahra Fazliani Tri Suci Handayani Varira Candra Dewi
236210004 236210159 236210056 236210734 236210661 236210392
ISTILAH KARANGAN ILMIAH
Pada dasarnya menulis karangan ilmiah tidak jauh berbeda dengan menulis karangan ilmiah, diperlukan kecermatan dalam proses penulisannya dan materinya harus betul-betul dapat dipertanggung- jawabkan serta adanya keterbukaan untuk menerima masukan atau kritikan. Penulis karangan ilmiah tidak sewajarnya mempertahankan diri dengan hal yang dikemukakannya, jika ternyata memang terdapat kesalahan atau penyimpangan.
Brotowijaya menyatakan dalam buku Penulisan Karangan Ilmiah bahwa karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar (1958:8-9). Ada dua hal mendasar yang menunjukkan ilmiah tidaknya suatu karangan, pertama, adanya penyajian fakta umum; dan kedua, adanya ketepatan dan keteraturan metode penulisannya.
KARANGAN NON ILMIAH
Keilmiahan suatu karangan ditentukan oleh adanya fakta umum dan penulisan yang benar.
Apabila fakta yang disajikan ialah fakta pribadi, bukan fakta umum, serta ditulis berdasarkan metodologi yang benar, maka hasilnya disebutkan karangan non-ilmiah. Apakah yang dimaksud dengan fakta pribadi itu? Brotowidjoyo, (1985:6) menyatakan bahwa fakta pribadi adalah fakta yang ada pada diri seseorang atau yang ada dalam batin seseorang, sifatnya subjektif, berupa sesuatu yang dipikirkan Apabila kita menyebarkan angket kepada responden, maka data yang terkumpul itu termasuk non ilmiah, walaupun telah diolah sedemikian rupa. Hal itu disebab- kan oleh adanya unsur subjektif atau yang berkenaan dengan batin. Segala data yang diperoleh dari angket itu diorganisasikan dan ditulis berdasarkan metodologi yang benar, hasilnya disebut
“karangan non- ilmiah yang ilmiah (disingkat menjadi “karangan non-ilmiah).
KARANGAN ILMIAH POPULER
Istilah karangan ilmiah populer muncul karena cara penya- jiannya yang berbeda dengan karangan ilmiah. Penambahan kata “populer” ditinjau dari segi kepada siapa karangan itu ditujukan. Jelasnya, karangan itu ditujukan untuk masyarakat umum.
Karena itu, bahasanya sederhana dan susunan kalimatnya cenderung dapat dipahami pembaca secara mudah. Pertimbangan penyajian pada karangan ilmiah populer ber- dasarkan atas adanya pemikiran bahwa tujuan penyajiannya adalah untuk mereka yang tingkat berpikirnya beragam. Jika penyajiannya sama dengan karangan ilmiah, maka akan sulit untuk dipahami oleh mereka yang tingkat berpikirnya beraneka atau berbeda.
Contoh karangan itu dapat kita cari dalam majalah, surat kabar, dan buku- buku yang
memang pengadaan nya untuk keperluan orang banyak atau masyarakat luas.
KARANGAN TIDAK ILMIAH
Suatu karangan dikatakan tidak ilmiah bila tidak ditulis berdasarkan
metodologi penulisan yang benar. Artinya, walaupun yang disajikan dalam
karangan itu fakta umum, tanpa ditulis dengan prosedur tertentu, tidak ilmiah-
lah karangan itu. Penerapan cara penulisan merupakan kunci pokok bagi
keilmiahan suatu karangan. Dengan demikian, tuntutan agar karangan disusun
secara sistematis, tidak bisa diremehkan sama sekali.
KESIMPULAN
Dapat di jelas bahwa untuk menulis karangan ilmiah diperlukan persiapan yang matang, pengumpulan data atau bahan, baik melalui sumber tertulis maupun sumber lain di lapangan (ter- masuk di laboratorium). Data atau bahan yang terkumpul diolah sedemikian rupa, kemudian disajikan dengan teratur. Juga, data itu sudah disunting dan dikonsep sehingga dapat diperbaiki jika diper- lukan.Wujud karangan ilmiah itu di antaranya:
makalah, kertas kerja, skripsi, tesis dan disertasi. Penamaan itu didasarkan pada keluasan bahasan dan adanya karakteristik tersendiri bagi tiap-tiap karangan imiah itu.Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal