• Tidak ada hasil yang ditemukan

Istilah Karangan Ilmiah, Karangan Non Ilmiah Populer, dan Karangan Tidak Ilmiah

N/A
N/A
TRI YULIAWAN

Academic year: 2024

Membagikan "Istilah Karangan Ilmiah, Karangan Non Ilmiah Populer, dan Karangan Tidak Ilmiah"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

“Istilah Karangan Ilmiah, Karangan non Ilmiah Populer, dan Karangan Tidak Ilmiah”

- KELOMPOK 7 -

(2)

ANGGOTA KELOMPOK 7

Afrilia Ningtyas Diandra Salsabilah Faradiba

Ira Gustiana Sari Puan Zahra Fazliani Tri Suci Handayani Varira Candra Dewi

236210004 236210159 236210056 236210734 236210661 236210392

(3)

ISTILAH KARANGAN ILMIAH

Pada dasarnya menulis karangan ilmiah tidak jauh berbeda dengan menulis karangan ilmiah, diperlukan kecermatan dalam proses penulisannya dan materinya harus betul-betul dapat dipertanggung- jawabkan serta adanya keterbukaan untuk menerima masukan atau kritikan. Penulis karangan ilmiah tidak sewajarnya mempertahankan diri dengan hal yang dikemukakannya, jika ternyata memang terdapat kesalahan atau penyimpangan.

Brotowijaya menyatakan dalam buku Penulisan Karangan Ilmiah bahwa karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar (1958:8-9). Ada dua hal mendasar yang menunjukkan ilmiah tidaknya suatu karangan, pertama, adanya penyajian fakta umum; dan kedua, adanya ketepatan dan keteraturan metode penulisannya.

(4)

KARANGAN NON ILMIAH

Keilmiahan suatu karangan ditentukan oleh adanya fakta umum dan penulisan yang benar.

Apabila fakta yang disajikan ialah fakta pribadi, bukan fakta umum, serta ditulis berdasarkan metodologi yang benar, maka hasilnya disebutkan karangan non-ilmiah. Apakah yang dimaksud dengan fakta pribadi itu? Brotowidjoyo, (1985:6) menyatakan bahwa fakta pribadi adalah fakta yang ada pada diri seseorang atau yang ada dalam batin seseorang, sifatnya subjektif, berupa sesuatu yang dipikirkan Apabila kita menyebarkan angket kepada responden, maka data yang terkumpul itu termasuk non ilmiah, walaupun telah diolah sedemikian rupa. Hal itu disebab- kan oleh adanya unsur subjektif atau yang berkenaan dengan batin. Segala data yang diperoleh dari angket itu diorganisasikan dan ditulis berdasarkan metodologi yang benar, hasilnya disebut

“karangan non- ilmiah yang ilmiah (disingkat menjadi “karangan non-ilmiah).

(5)

KARANGAN ILMIAH POPULER

Istilah karangan ilmiah populer muncul karena cara penya- jiannya yang berbeda dengan karangan ilmiah. Penambahan kata “populer” ditinjau dari segi kepada siapa karangan itu ditujukan. Jelasnya, karangan itu ditujukan untuk masyarakat umum.

Karena itu, bahasanya sederhana dan susunan kalimatnya cenderung dapat dipahami pembaca secara mudah. Pertimbangan penyajian pada karangan ilmiah populer ber- dasarkan atas adanya pemikiran bahwa tujuan penyajiannya adalah untuk mereka yang tingkat berpikirnya beragam. Jika penyajiannya sama dengan karangan ilmiah, maka akan sulit untuk dipahami oleh mereka yang tingkat berpikirnya beraneka atau berbeda.

Contoh karangan itu dapat kita cari dalam majalah, surat kabar, dan buku- buku yang

memang pengadaan nya untuk keperluan orang banyak atau masyarakat luas.

(6)

KARANGAN TIDAK ILMIAH

Suatu karangan dikatakan tidak ilmiah bila tidak ditulis berdasarkan

metodologi penulisan yang benar. Artinya, walaupun yang disajikan dalam

karangan itu fakta umum, tanpa ditulis dengan prosedur tertentu, tidak ilmiah-

lah karangan itu. Penerapan cara penulisan merupakan kunci pokok bagi

keilmiahan suatu karangan. Dengan demikian, tuntutan agar karangan disusun

secara sistematis, tidak bisa diremehkan sama sekali.

(7)

KESIMPULAN

Dapat di jelas bahwa untuk menulis karangan ilmiah diperlukan persiapan yang matang, pengumpulan data atau bahan, baik melalui sumber tertulis maupun sumber lain di lapangan (ter- masuk di laboratorium). Data atau bahan yang terkumpul diolah sedemikian rupa, kemudian disajikan dengan teratur. Juga, data itu sudah disunting dan dikonsep sehingga dapat diperbaiki jika diper- lukan.Wujud karangan ilmiah itu di antaranya:

makalah, kertas kerja, skripsi, tesis dan disertasi. Penamaan itu didasarkan pada keluasan bahasan dan adanya karakteristik tersendiri bagi tiap-tiap karangan imiah itu.Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu formal

(8)

TERIMAKASIH

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil uji validasi buku karya ilmiah populer yang telah dilakukan pada kedua validator tersebut, dapat diperoleh kesimpulan bahwa buku karya ilmiah populer

Jadi Karya Tulis Ilmiah Populer adalah pengetahuan ilmiah yang disajikan dengan menggunakan bahasa dan kerangka sajian isi yang lebih menarik dan mudah dipahami...

Setelah rangkaian validasi media yang telah dilakukan, validator menyatakan media buku ilmiah populer tentang studi morfologi kayu pacat layak diujicobakan

Dalam karangan populer yang tidak berpretensi ilmiah, judul umumyan judul hanya digunakan untuk membayangkan isi karangan dan tidak sepenuhnya mengungkapkan

SIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan, bahwa produk pengembangan Buku Ilmiah Populer tumbuhan rawa yang berpotensi sebagai Niche pemijahan ikan berbasis 3D-Pageflip layak

Adapun ciri lain, ciri-ciri penulisan ilmiah populer adalah menyajikan fakta obyektif, tetapi dilandasi dengan tingkat kecerdasan masyarakat rata-rata sebagai pembaca, menggunakan

RANCANGAN TUGAS MAHASISWA BENTUK TUGAS Menyusun artikel ilmiah popular tentang topik yang dipilih secara mandiri JUDUL TUGAS Artikel Ilmiah Populer SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK LKPD ARTIKEL ILMIAH POPULER Tujuan Pembelajaran : Peserta didik mampu menganalisis dan mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan,