6. Jelaskan rencana perawatan pada kasus tersebut!
1) Rencana perawatan gingivitis kronis - Initial phase therapy
Dental Health Education atau Edukasi
Menjelaskan kepada pasien mengenai kesehatan mulut serta instruksi kepada pasien untuk melakukan kontrol plak di rumah, seperti menyikat gigi, dental flossing, dan berkumur-kumur.
Scaling dan Root Planing
Bertujuan untuk menghilangkan plak dan kalkulus untuk mengurangi bakteri subgingiva di bawah ambang batas yang dapat memicu inflamasi kinis.
Kuretase
Tindakan untuk menghilangkan atau membersihkan jaringan granulasi atau jaringan yang meradang dari gingiva yang merupakan dinding poket.
Perawatan berkala 2) Rencana perawatan halitosis
- Pengurangan mekanikal dari nutrisi intraoral dan mikroorganisme - Pembersihan lidah denan brush atau tongue scraper
- Pemberian obat kumur untuk mereduksi mikroorganisme rongga mulut secara kimiawi
- Pemberian antibiotik penisilin, metronidazole, tetrasiklin, siprofloksasin, atau tinidazole untuk mengatasi halitosis
- Pemberian permen karet untuk menghilangkan bau mulut.
- Rekomendasi diet, seperti pasien dianjurkan untuk minum banyak air, makan sayuran yang berserat dan berkumur setelah makan. Pasien perlu menghindari rokok, kopi, dan makanan seperti bawang putih yang dapat menyebabkan halitosis, serta mengurangi diet protein.
3) Rencana perawatan untuk gigi berjejal
Pada skenario, gigi pasien, gigi 32, 31, 41,42, berjejal, sehingga gigi berjejal tersebut harus dikoreksi dengan perawatan ortodontik karena kelainan ini akan menimbulkan efek psikologis, menyebabkan karies dan memicu penyakit periodontal. Hal tersebut dilakukan agar mengurangi terjadinya pembentukan plak akibat sulitnya membersihkan sisa-sisa makanan di daerah gigi tersebut. Sebaiknya, rencana
perawatan ortodonti dilakukan setelah gingivitis yang dialami pasien lebih baik atau sembuh, kemudian dapat dilanjutkan pemasangan alat ortodonti.