Kelompok 9
Nama Kelompok : 1. Amelia Agustina 2. Annis Nur Hidayati 3. Putri Noviyanti
4. Qurnain
Kartu Plastik
Apa yang dimaksud kartu plastik?
Kartu Plastik
Kartu plastik adalah instrument pembayaran atas kartu yang diterbitkan oleh bank atau lembaga pembiayaan yang lain yang dapat digunakan untuk alat pembayaran atas
transaksi barang atau jasa, dan dapat
digunakan untuk penarikan tunai. Sebagai alat pembayaran, kartu ini sangat fleksibel dan
praktis.
Pihak – Pihak Terkait dalam Penggunaan Kartu Plastik
1.Penerbit
(Issuer) 2. Acquirer
3. Cardholder /Cardmember
/Pemegang Kartu
4. Merchant
Jenis Kartu Plastik
A. Berdasarkan Fungsinya : 1. Kartu Kredit (Credit Card)
Kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran transaksi jual-beli barang dan jasa, kemudian pelunasan atas penggunaannya dapat dilakukan sekaligus atau secara angsuran sejumlah minimum tertentu. Card Holder diberikan kredit limit, sehingga penggunaan kartu kredit tidak boleh melebihi limit yang telah ditetapkan oleh (Issuer). Bila penggunaan
melebihi limit tertentu maka card holder wajib membayar kelebihan tersebut dengan tingkat bunga yang lebih tinggi ditambah angsuran wajib sejumlah minimum tertentu pada setiap tanggal jatuh tempo setiap bulan yang ditetapkan oleh Issuer. Angsuran wajib dimaksud adalah angsuran terhadap penggunaan kartu kredit dalam batas plafon/limit yang disepakati.
Akuntansi Kartu Kredit
• Tanggal 7 April 2006 Bank Artha Jakarta melakukan otorisasi penerbitan kartu kredit untuk Shinta dengan limit Rp20.000.000. Untuk itu Shinta dibebani iuran tahunan (annual fee) untuk kartu kredit Rp300.000, uang pangkal Rp150.000. Beban ini didebetkan dari rekening giro Shinta. Suku bunga kredit 4% per bulan.
• Pencatatan komitmen kredit ketika kartu kredit disetujui tanggal 7 April 2006
Tanggal Rekening Debit Kredit
7/4-06 Cr. RAR Fasilitas Kredit Yang Diberikan dan Belum
Digunakan
20.000.000
Akuntansi Kartu Kredit
• Pencatatan beban nasabah kartu kredit ketika penerbitan kartu kredit
Tanggal Rekening Debit Kredit
7/4-06 Dr.Giro Shinta 450.000
Cr. Annual Fee 300.000 Cr. Uang Pangkal 150.000
Akuntansi Kartu Kredit
• Pada tanggal 12 April 2006 Shinta menggunakan kartu kredit sebesar Rp3.000.000 untuk bermalam di Hotel Santika Jakarta dan pihak hotel melakukan penagihan ke Bank Artha Jakarta pada hari yang sama dengan komisi 5% dari nilai penggunaan kartu kredit.
Tanggal Rekening Debit Kredit
12/4-06 Dr. Fasilitas Kredit Yang Diberikan dan Belum Digunakan
3.000.000
Dr. Kredit Yang Diberikan-CC 3.000.000
Cr. Giro Hotel Santika 2.850.000 Cr. Komisi Kartu Kredit
(3%x3.000.000)
150.000
Akuntansi Kartu Kredit
• Tanggal 21 April 2006 Shinta menggunakan kartu kreditnya sebesar Rp7.000.00 untuk membel meubel di Toko Jaya Makmur Bandung dan pihak toko melakukan penagihan ke Bank Artha Bandung pada hari yang sama dengan komisi 4%.
Tanggal Rekening Debit Kredit
21/4-06 Dr. Fasilitas Kredit Yang Diberikan dan Belum Digunakan
7.000.000
Dr. Kredit Yang Diberikan-CC
7.000.000 Cr. Giro Toko Jaya
Makmur Bandung
6.720.000 Cr. Komisi Kartu Kredit
(4% x 7.000.000)
280.000
Akuntansi Kartu Kredit
• Tanggal 30 April 2006 Shinta membayar penggunaan kartu kredit Rp2.000.000 beserta bunganya atas beban giro.
Tanggal Rekening Debit Kredit
30/4-06 Cr. Fasilitas Kredit Yang Diberikan dan Belum Digunakan
2.000.000
Dr. Giro Shinta 2.156.000 Cr. Kredit Yang
Diberikan-CC
2.000.000 Cr. Pendapatan
Bunga Kredit (3.000.000 x 4% x 18)/30 = 72.000 (7.000.000 x 4% x 9)/30 = 84.000
156.000
Jenis Kartu Plastik
2. Charge Card
Kartu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran suatu transaksi barang dan jasa, kemudian pemegangkartu diwajibkan membayar kembali secara penuh seluruh taguhannya pada akhir bulan atau bulan berikutnya dengan atau tanpa beban tambahan. Misalnya total nilai transaksi pada bulan sebelumnya adalah Rp. 1.000.000 maka pada saat tagihan diterima dari perusahaan kartu maka jumlah tagihan tersebut (atau ditambah biaya lainnya bila ada) harus dibayar seluruhnya paling lambat pada tanggal jatuh tempo pembayaran setiap bulan yang sebelumnya telah ditetapkan oleh issuer.
Jenis Kartu Plastik
3. Debit Card (Kartu Debit)
Kartu yang dapat digunakan sebagai perintah bayar atau pendebetan terhadap rekening pemegangnya. Transaksi dengan menggunakan kartu debet adalah transaksi tunai yang pembayarannya tidak dengan uang tunai, tetapi melalui
pembebanan rekening pemegang kartu debet dan pengkreditan terhadap rekening merchant. Seorang pemegang kartu debit harus memiliki saldo rekening di bank penerbit kartu debet. Kartu ini juga dapat digunakan untuk penarikan tunai
sebagaimana kartu ATM.
Jenis Kartu Plastik
4. Cash Card
Pada dasarnya adalah kartu yang memungkinkan pemegang kartu untuk menarik uang tunai baik langsung pada kasir bank maupun melalui ATM bank tertentu yang biasanya tersebar ditempat- tempat strategis, misalnya; di hotel, pusat-pusat perbelanjaan, dan wilayah perkantoran.
Jenis Kartu Plastik
5. Check Guarantee Card
Kartu yang dapat digunakan sebagai jaminan dalam penarikan cek oleh pemegang kartu tersebut.
Perbedaan Charge Card, Credit Card, Debit Card
1. Charge card
• Umumnya tidak ada ketentuan limit penggunaan dalam melakukan transaksi
• Pembayaran penuh atas semua tagihan sebelum tagihan berikutnya
• Tidak dikenakan bunga atas setiap pembayaran tagihan 2. Credit Card
• Ketentuan limit kredit diberikan kepada setiap anggota yang tergantung dari jenis kartu
• Keterlambatan pembayaran (setelah tanggal jatuh tempo) akan dikenakan denda keterlambatan (late charge) sebesar persentase tertentu dari
pembayaran minimum atau sejumlah tertentu tanpa dikaitkan dengan jumlah pembayaran minimum
• Tingkat bunga dikenakan atas saldo kredit, besarnya sesuai tingkat bunga pasar
• Pembayaran minimum 10%-20% dari total saldo tagihan dan dibayarkan paling lambat pada tanggal jatuh tempo penagihan yang ditentukan setiap bulan
Perbedaan Charge Card, Credit Card, Debit Card
3. Debit Card
• Pemegang kartu harus memiliki rekening pada bank
• Transaksi hanya dapat dilakukan apabila pemegang kartu memiliki saldo yang mencukupi pada rekening untuk menutup biaya
transaksinya
• Pembayaran ditakutkan dengan mendebit langsung saldo rekening
pemegang kartu dan mengkredit rekening pihak merchant
Jenis Kartu Plastik
B. Berdasarkan Wilayah Berlakunya
1. Kartu Plastik Lokal, yaitu kartu plastik yang berlaku pada wilayah tertentu misalnya seluruh
Indonesia.
2. Kartu Plastik Internasional, yaitu kartu plastik yang berlaku dan
dapat digunakan di seluruh dunia.
Fungsi Kartu Plastik
1. Sumber kredit, Kartu plastik dapat digunakan untuk memperoleh kredit dengan cara membayar bulanan sejumlah minimum tertentu dari total transaksi yang dilakukan.
2. Sumber uang tunai. Kartu plastik dapat dugunakan untuk memperoleh uang tunai melalui ATM atau menggunakan kartu sebagai jaminan atas cek yang ditarik.
3. Penjaminan cek. Kartu plastik dapat digunakan untuk menjamin penarikan cek dengan kata lain digunakan untuk menjamin setiap pembayaran dengan
menggunakan cek oleh pemegang kartu.
Keuntungan Penggunaan Kartu Plastik
Keuntungan Penggunaan Kartu Plastik
Kerugian Penggunaan Kartu Plastik
1. Kerugian bagi bank dan lembaga pembiayaan
– Jika terjadi kemacetan pembayaran oleh nasabah yang berbelanja atau
mengambil uang tunai sulit untuk ditagih mengingat persetujuan penerbitan kartu kredit biasanya tanpa jaminan benda-benda berharga sebagaimana layaknya kredit
2. Kerugian bagi nasabah pemegang kartu
– Biasanya nasabah agak boros dalam berbelanja, hal ini karena nasabah merasa tidak mengeluarkan uang tunai untuk belanja sehingga kadang- kadang ada hal-hal yang sebetulnya tidak perlu, dibelikan juga. Kemudian kerugian nasabah disebabkan karena sebagian merchant membebankan biaya tambahan untuk setiap kali melakukan transaksi
– Adanya limit yang diberikan terkadang terlalu kecil