Adhiyasa Esa Jati 3 TKG 3
Tugas 2 Etika Profesi dan Hukum Ketenagakerjaan
1. Jack (professional dari Gillum-colaco, Inc) dan Daniel (anak buah jack) adalah professional dari perusahaan GCE yang bertanggung jawab sebagai ahli struktur untuk membantu pembangunan hyatt regency, mereka dinilai telah gagal memenuhi tugas dan tanggungjawabnya sebagai seorang professional karena telah melakukan kelalaian besar, pelanggaran, dan tindakan tidak professional dalam praktik teknik. Berdasarkan hasil persidangan, perusahaan tersebut dalam persiapan gambar detail strukturalnya gagal memenuhi standar bangunan kota Kansas kode 5. GCE juga gagal untuk mengkomunikasikan desain insinyur dengan benar kepada perusahaan Havens, selanjutnya "13 Bukti menunjukkan bahwa tidak ada kehati-hatian selama tahap desain, investigasi yang tepat setelah runtuhnya atap atrium juga tidak dilakukan oleh GCE. Selain itu, GCE dianggap bertanggung jawab atas perubahan dari sistem satu batang ke sistem dua batang. Lebih jauh, ditemukan bahwa meskipun Havens gagal meninjau gambar kerja atau secara khusus mencatat sambungan batang gantungan balok kotak, anggaplah jika memang benar tidak ada telpon, maka para insinyur masih bertanggung jawab untuk pemeriksaan akhir dan bisa mengajukan komplain karena pekerjaan yang dilakukan Havens tidak sesuai. Bukti menunjukkan bahwa para insinyur GCE tidak "memeriksa secara langsung" sambungan atau runtuhnya atap atrium, dan mereka terlalu bergantung pada Havens.
2. Havens (subkontraktor) juga sangat tidak professional karena hanya berkomunikasi lewat telpon padahal ingin melakukan perubahan yang sangat berdampak pada struktur bangunan tersebut, meskipun sudah mendapat izin secara lisan tetap harus ada bukti tertulis agar aman di mata hukum untuk melakukan segala bentuk perubahan sesuai perintah.
3. Dapat disimpulkan bahwa perencana struktur terlihat sangat tidak serius yang menyebabkan mereka melanggar HAMPIR semua poin pada CATUR KARSA dan SAPTA DHARMA dalam kode etik insinyur Indonesia menurut PII.