DRAFF
KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP H. ADAM MALIK NOMOR :YR.01.01/XV.1.4.8/.../2021
TENTANG
KEBIJAKAN MANAJER PELAYANAN PASIEN DI RSUP H. ADAM MALIK ---
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR UTAMA RSUP H ADAM MALIK
Menimbang : a. bahwa untuk kesinambungan pelayanan pasien tidak terputus , rumah sakit harus menciptakan proses untuk menciptakan kesinambungan dan koordinasi pelayanan diantara PPA,MPP , Pimpinan unit dan staf lain
c. bahwa dalam upaya mencapai kesinambungan pelayanan yang baik, perlu adanya Manajer Pelayanan Pasien di RSUP H. Adam Malik;
d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam butir a, dan b perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur Utama tentang Manajer Pelayanan Pasien di RSUP H. Adam Malik.
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan 2. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran 4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Keselamatan Pasien Rumah Sakit.
5. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 73 Tahun 2020 Tentang Organisasi dan Tata Kerja RSUP H. Adam Malik.
MEMUTUSKAN:
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR UTAMA RSUP H.ADAM MALIK TENTANG KEBIJAKAN MANAJER PELAYANAN PASIEN DI RSUP H. ADAM MALIK
KESATU : Kebijakan tentang Manajer Pelayanan Pasien di RSUP H. Adam Malik KEDUA : Panduan Manajer Pelayan Pasien ini agar dipakai sebagai acuan dalam
melaksanakan pelayanan pasien di RSUP H. Adam Malik
KETIGA : Peraturan Direktur Utama ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan dengan keluarnya kebijakan Manajer Pelayan Pasien ini , Maka kebijakan Manajer Pelayan Pasien sbelumnya dinyatakan di tarik, dan apabila di kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya
Ditetapkan di : Medan
Pada tanggal : ………. 20 21 DIREKTUR UTAMA
ZAINAL SAFRI
Lampiran1 : Keputusan Direktur Utama RSUP H. Adam Malik Nomor : YR.01.01/XV.1.4.8/.../2021
Tanggal : ...2021
--- MANAJER PELAYANAN PASIEN
I. Pengertian :
Manajemen Pelayanan Pasien (MPP)
merupakan suatu proses kolaboratif mengenai asesmen, perencanaan, fasilitasi, koordinasi pelayanan , evaluasi dan advokasi untuk opsi dan pelayanan bagi pemenuhan kebutuhan pasien dan keluarga melalui komunikasi dan sumberdaya yang tersedia sehingga memberi hasil asuhan pasien yang bermutu dengan biaya efektif (sumber : Guinane (1997)
II. Tujuan :
Tujuan Manajer Pelayanan Pasien adalah sebagai penghubung antara pasien, keluarga dan para dokter, untuk mendukung keterlibatan pasien dalam asuhan yang dialaminya, menjaga kontinuitas pelayanan.
III.Kebijakan :
Pelaksanaan manajemen pelayanan pasien RSUP H. Adam Malik dilakukan di ruang sejak pasien direncanakan masuk ke Rawat Inap meliputi:
1. Melakukan skrining setiap pasien baru dan ditulis di form A, kriteria pasien baru yang dilakukan skrining meliputi:
a. Risiko tinggi b. Biaya tinggi
c. Potensi komplain tinggi
d. Kasus dengan penyakit kronis
e. Kemungkinan sistem pembiayaan yang komplek f. Kasus yang melebihi rata-rata lama dirawat
g. Kasus yang diidentifikasi rencana pemulangannya kritis atau yang membutuhkan kontinuitas pelayanan
h. Kasus kompleks/rumit
Jika terdapat minimal 1 kriteria skrining, maka pasien dinyatakan membutuhkan pelayanan Manajer Pelayanan Pasien.
2. Manajer pelayanan pasien (MPP) mencatat pada lembar form A yang merupakan evaluasi awal manajemen pelayanan pasien dan form B yang merupakan catatan implementasi manajemen pelayanan pasien. Kedua form tersebut merupakan bagian rekam medis. Oleh karenanya, dalam pelaksanaan manajemen pelayanan pasien, MPP mencatat pada lembar form A yang merupakan evaluasi awal manajemen pelayanan pasien dan form B yang merupakan catatan implementasi manajemen pelayanan pasien. Kedua form tersebut merupakan bagian rekam medis.
3. Menyusun rencana manajemen pelayanan pasien tersebut, berkolaborasi dengan DPJP serta para anggota tim klinis lainnya, yang mencerminkan kelayakan/kepatutan dan efektivitas-biaya dari pengobatan medis dan klinis serta kebutuhan pasien untuk mengambil keputusan
4. Melakukan fasilitasi yang mencakup interaksi antara MPP dan DPJP serta para anggota tim Profesional Pemberi Asuhan (PPA) lainnya, berbagai unit pelayanan, pelayanan administrasi, perwakilan pembayar. Fasilitasi untuk koordinasi, komunikasi dan kolaborasi antara pasien dan pemangku kepentingan, serta menjaga kontinuitas pelayanan
5. Memfasilitasi untuk kemungkinan pembebasan dari hambatan yang tidak mempengaruhi kinerja/hasil
6. Memfasilitasi dan memberikan advokasi agar pasien memperoleh pelayanan yang optimal sesui dengan sistem pembiayaan dan kemampuan finansial dengan berkonsultasi dengan DPJP, memperoleh edukasi yang adekuat, termasuk rencana pemulangan yang memperhatikan kontinuitas pelayanan yang aman 7. Melakukan monitoring dan evaluasi proses pelayanan dan asuhan pasien.
8. Koordinasi yang dilakukan meliputi berbagai proses pengelolaan pasien di RSUP H. Adam Malik meliputi :
a. Pengelolaan ketersediaan tempat tidur, dengan menghubungi Bed Manajer guna mengalokasikan ketersediaan kamar pasien, dan memaksimalkan waktu pemulangan pasien
b. Pengelolaan fasilitas tempat, peralatan, utilitas, teknologi medis dan kebutuhan lain sesuai kebutuhannya, melalui bantuan kepala sub bidang pemeliharaan guna memastikan kecukupannya
c. Pengelolaan sumber daya manusia melalui kepala sub kordinator pelayanan keperawatan untuk mobilisasi SDM menuju unit yang dibutuhkan
d. Pengelolaan pelayanan penunjang medis, melalui bantuan sub kordinator pelayanan penunjang medis guna memastikan kecukupannya di unit yang membutuhkan.
e. Pengelolaan pelayanan non medis penunjang asuhan dan tindakan pasien melalui unit terkait untuk memastikan kecukupannya di unit yang membutuhkan
f. Pengelolaan pelayanan di unit rawat inap dengan berkoordinasi dengan kepala instalasi rawat inap guna memastikan terlaksananya pelayanan sesuai kebutuhan pasien
g. Pengelolaan pelayanan yang bersifat mendukung dengan berkoordinasi dengan kepala sub bidang unit terkait untuk memastikan pelayanan pendukung terlaksana sesuai dengan kebutuhan pasien
Direktur Utama,
ZAINAL SAFRI