• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kendali Mutu Spesimen Histopatologi

N/A
N/A
labPA

Academic year: 2024

Membagikan "Kendali Mutu Spesimen Histopatologi"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

(1)

QUALITY CONTROL FOR

HISTOPATHOLOGY SPECIMEN

(KENDALI MUTU SPESIMEN HISTOPATOLOGI)

Endang SR Hardjolukito BPMPPI-IAPI

15 Oktober 2022 Kursus Teknisi PA – IAPI

(2)

SUBTOPIK

KEGIATAN HARIAN KENDALI

MUTU

RINGKASAN

PEMAHAMAN KENDALI

MUTU ( QC)

LINGKUP KENDALI MUTU

TEKNIS

MANFAAT KENDALI

MUTU

(3)

PEMAHAMAN KENDALI MUTU

( QC)

(4)
(5)

PEMANTAPAN MUTU (quality assurance )

Semua kegiatan yang ditujukan untuk menjamin ketelitian dan ketepatan hasil pemeriksaan

Laboratorium

.

PEMANTAPAN MUTU INTERNAL (PMI) (INTERNAL QUALITY CONTROL)

Kegiatan pencegahan dan pengawasan , dilaksanakan oleh masing-masing

laboratorium

secara terus menerus

agar tidak terjadi atau mengurangi kejadian error/penyimpangan

sehingga diperoleh hasil pemeriksaan yang tepat.

Mencakup pra sampai pasca analitik

PEMANTAPAN MUTU EKSTERNAL (PME)

Kegiatan diselenggarakan secara periodic oleh pihak lain di luar laboratorium untuk memantau dan menilai penampilan

suatu laboratorium dalam bidang pemeriksaan tertentu.

Penyelenggaraan Pemantapan Mutu Eksternal dilaksanakan oleh pihak pemerintah, swasta atau internasional.

PMK 43 th 2013

VERIFIKASI PROSES, AUDIT, VALIDASI HASIL,

AKREDITASI, DIKLAT.

(6)
(7)

Quality control (WHO)

Unsur dlm system menejemen mutu

Memantau proses pengujian/proses pemeriksaan sehingga memungkinkan menemukan kesalahan/penyimpangan

dalam proses tsb.

Penyimpangan dapat terjadi karena :

• Sistem yg kurang sempurna

• Lingkungan yang tidak mendukung

• Ketrampilan teknisi /operator.

(8)

Quality control ( kendali mutu) :

suatu system untuk memastikan dan

memelihara derajat kualitas tertentu dari suatu pemeriksaan.

QC mencakup seluruh proses dari

koleksi sampel hingga hasil diterima klinikus.( Moffitt)

Quality assurance ( pemantapan mutu) ( CAP) pemantauan sistematis hasil QC dan parameter pemantapan mutu untuk memastikan bahwa semua system berjalan dengan seharusnya

merupakan upaya yang terkoordinasi yang memantau seluruh kegiatan laboratorium yg dirancang utk mendeteksi,

mengendalikan dan mencegah terjadinya kesalahan.

(9)

LINGKUP

KENDALI MUTU TEKNIS

(10)

PMI Lab klinik ( PMK 43 /2013)

• Persiapan pasien

• Koleksi specimen dan prosesing

• Kaliberasi alat

• Uji kualitas air

• Uji kualitas reagensia

• Uji kualitas media

• Pemeliharaan strain kuman

• Uji kualitas antigen-antisera

• Uji akurasi dan presisi.

Terapan utk PA ?

(11)

Important concepts Qualitative test

Penanganan sampel

SDM professional, dedikatif , memahami QC

Pemeliharaan alat dengan baik

Kontrol positif dan negative hrs digunakan Reagensia disimpan dengan aman sesuai ketentuan, ID reagensia ditulis/ catat Dokumentasi semua kegiatan QC &

Tindakan korektif nya penting utk peningkatan PM lab.

(12)

Fasilitas : Sarpras , Alat , Reagens , SDM

PM SPO JUKNIS

Slide sesuai standar

mutu

Diagnosis Akurat, lengkap, TAT tepat

Kegiatan / pemantauan

HARIAN

Pra -

analitik

Analitik

Pasca analitik Kaliberasi alat Validasi &

verifikasi

Kegiatan /

pemantauan berkala

Pemantapan Mutu Eksternal (P M E )

I

P

O

(13)

• Fasilitas : Sarpras , Alat reagensia , SDM

SARPRAS :

Gedung, ruangan memadai kondisi dan luasnya Sarana pendukung : listrik , air cukup dan

pasokan tidak terputus

ALAT- REAGENSIA :

Memadai, mencukupi, laik pakai Tidak kadaluwarsa

SDM :

Kualifikasi sesuai, beban kerja sesuai Pengetahuan & ketrampilan ter-Update

(14)

PM SPO JUKNIS

SPO :

Langkah utama suatu kegiatan

Dibuat oleh unit/seksi terkait

Juknis

Spesifik untuk 1 tugas Bs dibuat oleh pelaksana PM (Panduan Mutu )

Menyeluruh

Dibuat pimpinan lab

(15)

Kaliberasi alat

Validasi & verifikasi

Kaliberasi alat : Alat tertentu Sesuai jadwal

Reguler

Validasi alat & protocol : Baru, modifikasi, LDT Verifikasi alat dan protokol :

Kinerja memadai ? , reagens baru, lot baru

(16)

ISO 150189

Validasi

konfirmasi, melalui penyediaan bukti objektif, bahwa persyaratan bagi pemakaian atau aplikasi dimaksud telah dipenuhi.

Verifikasi

konfirmasi, melalui penyediaan bukti objektif, bahwa persyaratan yang

ditentukan telah dipenuhi

(17)

KEGIATAN HARIAN

KENDALI MUTU

(18)

QC produksi slide :

Teknisi

QC Ekspertisi diagnosis : Dokter SpPA

(19)

Accessioning (pendaftaran)

Grossing

(Pem. Makroskopik )

Processing (Pengolahan

jaringan)

Embedding sectioning staining Slide assembly/QC

(Penyusunan slide) Delivering to

pathologist (Penyerahan ke

SpPA)

ID. Jumlah, jenis sample sesuai

Fiksasi benar ( setiap sampel)

ID, jumlah , jenis sampel ( setiap sampel)

Kondisi alat Jumlah dan Kualitas zat kimia

( setiap hari /run)

Kondisi alat

Jumlah & kualitas zat warna Jumlah & orientasi jar

Slide kontrol +. ( setiap hari /run) Jumlah slide sesuai blok

Kualitas potongan, pulasan ID form, slide

( setiap sample / kasus) Lengkap, benar ID slide & form Tidak keliru div/ SpPA

PMI

Release Expertise (Pengiriman

hasil )

(20)

Quality control

Zat warna dicek setiap hari

/penggunaan dengan kontrol +ve dan -ve utk pastikan reagensia masih aktif dan menghasilkan pulasan sesuai yang seharusnya Setiap hasil QC dicatat

Periksa zat warna terhadap adanya kristal, kontaminasi bakteri

Pelihara dengan hati2 reagensia stok dan larutan siap pakai.

(21)

Accsessioning

/penerimaan sampel

Benar Salah catatan

ID

Jumlah sampel Jenis sampel Fiksasi

Paraf, nama

Dokumentasi kegiatan

(22)

Em bedding Sectioning staining

baik buruk catatan

Kondisi embedding machine

Kondisi mikrotom Kondisi floatation bath

Kondisi slide warmer

Kondisi zat warna Slide kontrol +

paraf nama

Dokumentasi kegiatan

Teknisi/ SpPA menilai slide control +

Jika tidak memadai , lakukan penyesuaian

hingga memeproleh hasil pulasan yang memadai Slide kontrol + dan lembar penilaian disimpan

(23)

R O S A I A N D A C K E R M A N ’ S SURGICAL PATHOLOGY, 10 th ed, 2011.

(24)

R O S A I A N D A C K E R M A N ’ S SURGICAL PATHOLOGY, 10 th ed, 2011.

(25)

Evaluasi PMI

Data dari dokumentasi kegiatan PMI :

• Analisa jenis & frekuensi penyimpangan

• Perencanaan dan dampak Tindakan perbaikan ……. Utk peningkatan mutu

• Menilai kinerja Lab / SDM

Aspek Parameter yang dinilai

Unit lab / Petugas yang dinilai

Target ket

Teknis/Laboratorik Potong dalam Pulas ulang Potong tipis Alasan lain

A )

Laboratorium

B ) Per Individu Teknisi

< 5 % a) jumlah permintaan per total kasus b) jumlah permintaan per total yang

dikerjakan teknisi ybs

(26)

MANFAAT KENDALI MUTU

(27)

Deteksi penyimpangan sedini mungkin untuk di tindak lanjuti

Keyakinan bahwa hasil / produk lab dapat di pertanggung jawabkan

Salah 1 unsur standar akreditasi lab dipenuhi

(28)

RINGKASAN

(29)

Unsur menejemen

mutu

Bertujuan menemukan /

mencegah penyimpangan

/ kesalahan secara dini

Dilakukan dan dinilai

oleh

laboratorium sendiri

Kegiatan berkala dan

kegiatan harian

Merupakan salah 1 unsur

standar yang

dinilai dlm

akreditasi.

(30)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian bertujuan mengembangkan fotometer jinjing sebagai kendali mutu rimpang temulawak umur 9 bulan berdasarkan keragaman mutu rimpang induk dan rimpang cabang yang

Nency Evita Matondang: Evaluasi Pelaksanaan Gugus Kendali Mutu Untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan, 2005 USU Repository © 2006... Nency Evita Matondang: Evaluasi

Hubungan GKM terhadap Perbaikan Kualitas Pada Penelitian ini Gugus Kendali Mutu (GKM) atau QCC merupakan salah satu langkah yang baik untuk melakukan suatu perbaikan

Hasil yang ingin dicapai setelah pelatihan ini adalah terciptanya pelayanan yang efektif dan efisien melalui Kendali Mutu dan Kendali Biaya serta terbentuknya tarif yang

Daerah Surakarta tentang Pembentukan Gugus Kendali Mutu

RUANG LINGKUP PENETAPAN STANDAR SPMI Secara umum luas lingkup manual penetapan Standar SPMI mencakup aspek kegiatan pendidikan tinggi yang meliputi penjaminan mutu

Dengan menggunakan Deming Prize dan Tujuh Alat Bantu yang diaplikasikan pada Gugus Kendali Mutu yang ada, sehingga penyebab kerusakan tersebut dapat diidentifikasi jenis kerusakan

Ruang Lingkup Ruang lingkup prosedur mutu proses pembelajaran Fakultas Pertanian mencakup pembuatan SK Rektor tentang Dosen Pengajar Mata Kuliah sampai dengan berakhirnya perkuliahan