PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Apakah efektivitas komunikasi berpengaruh terhadap kepuasan pegawai di kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar? Bentuk komunikasi manakah yang paling besar pengaruhnya terhadap kepuasan pegawai di kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan sangat setuju bahwa mereka sudah lama bekerja di instansi tersebut. Data tersebut menunjukkan mayoritas responden menyatakan sangat setuju karena memiliki banyak pengalaman selama bekerja di instansi ini.
TINJAUAN PUSTAKA
Pengertian Efektivitas Komunikasi
Efektivitas merupakan suatu kondisi yang menunjukkan derajat keberhasilan atau kegagalan kegiatan manajerial dalam mencapai tujuan. Martoyo (2002) mengartikan efisiensi sebagai suatu keadaan atau keadaan dimana pemilihan tujuan yang ingin dicapai dan sarana atau peralatan yang digunakan serta kemampuan yang dimiliki telah tepat sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan.
Pengertian Komunikasi
Unsur-unsur komunikasi
Pengkodean merupakan suatu proses dimana sistem saraf pusat (Susi) suatu sumber informasi mengarahkan sumber informasi tersebut untuk memilih simbol-simbol. Decoding adalah suatu proses dimana penerima pesan menafsirkan pesan yang diterima berdasarkan pengetahuan, minat dan minatnya.
Fungsi dan Tujuan Komunikasi
Macam-Macam Komunikasi
Komunikasi di atas memungkinkan atasan untuk menentukan apakah bawahan memahami apa yang diharapkan dari arus informasi ke bawah (Plany & Machaver, 1989). Secara sederhana, transformasi informasi dari pemimpin ke bawahan pada umumnya berkaitan dengan tanggung jawab dan wewenang seseorang dalam suatu organisasi.
Bentuk Dasar Komunikasi
Dengan mempelajari komunikasi verbal dan memperhatikan bahasa nonverbal yang digunakan lawan bicara, kita dapat lebih memahami apakah lawan bicara menyampaikan pesan dengan jujur atau tidak. Seringkali kita menggunakan komunikasi nonverbal tanpa memikirkan terlebih dahulu bentuk komunikasi nonverbal yang kita gunakan.
Proses dalam komunikasi
- Syarat –syarat Komunikasi Efektif
Menurut Mohyi (2003), agar komunikasi dapat efektif dan efisien, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu. Akibatnya, gender menjadi penghambat komunikasi efektif antara kedua jenis kelamin.
Hambatan-Hambatan dalam Komunikasi
Penyaringan mengacu pada manipulasi informasi yang disengaja oleh pengirim berita sehingga informasi tersebut tampak lebih menguntungkan penerima informasi. Persepsi selektif, penerima informasi dalam proses komunikasi melihat dan mendengar sesuatu secara selektif berdasarkan kebutuhan, motivasi, latar belakang dan karakteristik kepribadiannya.
Pengertian Kepuasan Kerja
Siagian mengatakan kepuasan kerja merupakan cara pandang seseorang, baik positif maupun negatif terhadap pekerjaan. Dengan cara ini, kepuasan kerja karyawan akan lebih mengacu pada partisipasi dalam setiap aktivitas untuk mencapai tujuan perusahaan.
Faktor-Faktor Kepuasan Kerja
Selain itu, sebagian besar karyawan lebih memilih bekerja tidak jauh dari rumah, di tempat yang bersih dan relatif modern dengan peralatan dan perlengkapan yang sesuai. Oleh karena itu, jika seorang karyawan memiliki rekan kerja yang suportif dan ramah, maka dapat meningkatkan kepuasan kerja mereka. Ini merupakan sikap yang sulit dikembangkan, namun dipandang sebagai faktor yang mendukung kepuasan atau ketidakpuasan kerja.
Dalam hal ini kesediaan atasan untuk mendengarkan, memahami dan mengakui pendapat kinerja pegawainya sangat berperan dalam menciptakan rasa kepuasan kerja. Berdasarkan pendapat di atas dapat dipahami bahwa kepuasan kerja akan tercipta jika faktor-faktor yang mempengaruhi terpenuhi, namun jika faktor-faktor yang mempengaruhi tidak terpenuhi maka akan terjadi ketidakpuasan kerja karyawan.
Kerangka pikir
Dalam hal ini ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui yaitu ada dua jenis komunikasi yaitu internal dan eksternal. Karena penelitian dilakukan pada suatu instansi yang ingin membuktikan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh efektivitas komunikasi pimpinan instansi tersebut, maka kami mengambil komunikasi vertikal dan horizontal.
Hipotesis
Data ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju bahwa dalam menyelesaikan tugas hendaknya saling membantu dengan rekan kerja. Data ini menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju bahwa ketika mereka memperoleh informasi, sebaiknya mereka membagikannya kepada rekan kerja. Data ini menunjukkan bahwa mayoritas responden menyetujui pelaksanaan tugas sebaiknya dilakukan secara koordinasi antar departemen.
Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan sangat setuju dan merasa puas bekerja di instansi ini. Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan puas dengan lingkungan kerja di instansi tersebut.
METODOLOGI PENELITIAN
Populasi dan Sampel
Populasi yang dimasukkan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar yang berjumlah 50 orang. Dalam hal ini peneliti menggunakan teknik sampling jenuh yang artinya seluruh responden dipilih dari populasi penelitian.
Definisi Operasional
Item ini menunjukkan bahwa mayoritas responden menyatakan sangat setuju jika pegawai diberikan kesempatan untuk memberikan saran dan ide demi kemajuan lembaga. Data tersebut menunjukkan mayoritas responden menyatakan sangat setuju jika komunikasi dan interaksi hanya dilakukan dengan rekan kerja yang mempunyai kedudukan yang sama. Data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden setuju bahwa mereka harus selalu tepat waktu dalam bekerja setiap hari.
Dari data tersebut terlihat sebagian besar responden menyatakan sangat setuju jika bekerja sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh pihak instansi. Untuk item karyawan setuju jika mempunyai banyak pengalaman bekerja di instansi ini (Y5), sebagian responden menjawab sangat setuju yaitu 24 responden (48%), 23 responden (46%), setuju, 3 responden (6%). ) mengatakan mereka sangat setuju.
Sumber Data
Metode pengumpulan data
Metode analisis data
Bapak/Ibu setuju bahwa atasan anda selalu memberikan informasi mengenai tujuan dan kebijakan pekerjaan dan instansi. Pada item pegawai setuju sebaiknya pelaksanaan tugasnya dilakukan secara koordinasi antar departemen (X2.5), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 14 responden (28%), 21 responden (42%) menyatakan setuju, 10 responden (20%) menyatakan sangat setuju, 5 responden (10%) menyatakan tidak setuju. Pada item karyawan setuju jika merasa senang dengan lingkungan kerja di instansi ini (Y6), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 21 responden (42%), 23 responden (46%) menyatakan setuju, 6 responden (12%). ) mengatakan mereka cukup setuju.
Anda setuju bahwa atasan Anda selalu memberikan informasi tentang pekerjaan serta tujuan dan kebijakan instansi 7. Anda setuju bahwa jika ada karyawan yang melakukan kesalahan dalam pekerjaannya, atasan akan memberikan peringatan.
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
Visi dan Misi
Struktur Organisasi
Memerintahkan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara untuk mengirimkan kepada para pihak melalui surat tercatat salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Pasal 116 ayat (1)); Q. Melaporkan laporan kegiatan tahunan, pertanggungjawaban kinerja dari Badan Tata Usaha Negara Makassar melalui Mahkamah Agung Tata Usaha Negara Makassar kepada Mahkamah Agung. Apabila dipandang perlu untuk keperluan pemeriksaan, ketua rapat dapat memerintahkan pemeriksaan surat-surat yang dimiliki pejabat pemerintah atau pejabat lain yang mempunyai surat, atau.
Mempelajari dan mengkaji secara berkala literatur hukum yang diterima dari Mahkamah Agung dan Mahkamah Agung. Bertugas melaksanakan data perkara, statistik dan dokumentasi peradilan tata usaha negara, serta hal-hal lain yang berkaitan dengan magang hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu pengiriman laporan.
Hasil Penelitian
Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden di Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar berusia di atas 40 tahun. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 50 responden mengenai tingkat pendidikan dapat dijelaskan bahwa 10 responden (20%) mempunyai tingkat SMA/SMK. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden pegawai Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Maassar bergelar Sarjana (S1).
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 50 responden mengenai masa kerja dapat dijelaskan bahwa 14 responden (28%) bekerja selama 5-10 tahun, 28 responden (56%) bekerja selama 11-20 tahun.
Analisis Statistik Deskriptif
Pada item karyawan setuju apakah telah diberikan kesempatan untuk menyampaikan saran, ide demi kemajuan instansi (X1,2), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 31 responden (62%), 15 responden (30%). ) menyatakan setuju, 4 responden (8%) menyatakan sangat setuju. Pada item karyawan setuju bila memperoleh informasi sebaiknya dibagikan kepada rekan kerja (X2.3), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 16 responden (32%), 20 responden (40%) menyatakan setuju, 13 responden (26%) menyatakan sangat setuju, 1 responden (2%) menyatakan tidak setuju. Pada item karyawan setuju bahwa penyelesaian permasalahan yang timbul dalam pekerjaan harus diselesaikan secara bersama-sama (X2.4), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 14 responden (28%), 18 responden (36%) setuju, 16 responden (32 ). %) %) menyatakan sangat setuju, 2 responden (4%) menyatakan tidak setuju.
Pada item karyawan setuju jika merasa sangat puas bekerja di instansi ini (Y2), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu 34 responden (68%), 16 responden (32%) menyatakan setuju. Pada item karyawan setuju apabila bekerja setelah waktu yang telah ditentukan oleh pihak instansi (Y4), sebagian responden menyatakan sangat setuju yaitu sebanyak 31 responden (62%).
Analisis Data
- Analisis Validitas
- Analisis Reliabilitas
- Hasil Analisis Regresi Berganda
Berdasarkan Tabel 5.24 yaitu hasil uji validitas variabel komunikasi horizontal dengan 5 item pertanyaan terlihat nilai korelasinya diatas 0,30, dimana nilai korelasi kelima item pertanyaan berada di antara karena nilai korelasinya diatas . 0,30 yang berarti seluruh item pertanyaan dapat dikatakan valid. Berdasarkan Tabel 5.24 yaitu hasil uji validitas variabel komunikasi horizontal dengan 6 item pertanyaan terlihat nilai korelasinya diatas 0,30, dimana nilai korelasi keenam item pertanyaan tersebut antara 312-737, karena korelasinya nilainya diatas 0,30 berarti dapat dikatakan seluruh item pertanyaan valid. Berdasarkan tabel hasil uji reliabilitas variabel X1, nilai Cronbach’s alpha mencapai 0,789 lebih besar dari 0,60.
Berdasarkan tabel hasil uji reliabilitas variabel X2 di atas, nilai Cronbach’s alpha mencapai 0,899 lebih besar dari 0,60. Berdasarkan tabel hasil uji reliabilitas variabel Y di atas, nilai Cronbach’s alpha mencapai 0,780 lebih besar dari 0,60.
Pengujian Hipotesis
- Uji F (Simultan)
- Uji t (Parsial)
Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden, sehingga pemeriksa menggunakan uji T dengan rumus n – k dimana n (jumlah observasi), k (jumlah variabel) dan taraf signifikansi (a) = 0,05, maka diperoleh T-tabel diperoleh 2.011. Komunikasi vertikal (X1) terbukti berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) yang ditunjukkan dengan nilai t = 2,519 lebih besar dari t tabel = 2,011, sedangkan koefisien regresi sebesar 0,353 menunjukkan jika komunikasi vertikal (X1) berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). X1) ) semakin berkembang maka kepuasan kerja karyawan (Y) akan semakin meningkat.
Pembahasan
Hasil analisis data membuktikan terdapat pengaruh bersama yang signifikan antara komunikasi vertikal dan komunikasi horizontal terhadap kepuasan kerja pegawai di kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar. Dengan kata lain efektivitas komunikasi berpengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai di kantor PTUN Makassar. Berdasarkan hasil analisis data terbukti terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi vertikal terhadap kepuasan kerja pegawai di kantor Pengadilan Tata Usaha Negara Makassar.
Berdasarkan analisis data terbukti terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi horizontal terhadap kepuasan kerja pegawai kantor PTUN Makassar. Dengan kata lain, salah satu faktor pendorong karyawan meningkatkan kepuasan kerja adalah komunikasi horizontal.
PENUTUP
Saran
Tuan/Ibu bersetuju apabila anda menghadapi kesukaran dalam melaksanakan tugas atau kerja, sentiasa serahkan aduan kepada pihak atasan anda. Anda bersetuju bahawa semasa menjalankan tugas/kerja, pihak atasan sentiasa memberi arahan, arahan dan arahan. Anda bersetuju bahawa komunikasi dan interaksi hanya dengan rakan sekerja yang mempunyai kedudukan yang sama.
Tuan/Ibu bersetuju apabila menyelesaikan masalah yang timbul di tempat kerja hendaklah diselesaikan bersama.