INTISARI INTISARI
Kerja praktek di PT Petrokimia Gresik dilaksanakan dengan tujuan untuk Kerja praktek di PT Petrokimia Gresik dilaksanakan dengan tujuan untuk menerapkan ilmu-ilmu dasar yang dipelajari pada saat kuliah sehingga dapat menerapkan ilmu-ilmu dasar yang dipelajari pada saat kuliah sehingga dapat diaplikasikan pada industri kimia. PT Petrokimia Gresik memiliki tiga unit diaplikasikan pada industri kimia. PT Petrokimia Gresik memiliki tiga unit produksi,
produksi, yaitu yaitu Unit Unit Pupuk Pupuk Nitrogen, Nitrogen, Unit Unit Pupuk Pupuk Fosfat, Fosfat, dan dan Unit Unit Asam Asam Fosfat.Fosfat.
Salah satu bagian dalam Unit Pupuk Nitrogen adalah Departemen Produksi Salah satu bagian dalam Unit Pupuk Nitrogen adalah Departemen Produksi Pupuk Amonium Sulfat (ZA). Kerja praktek ini difokuskan pada bagian Pupuk Amonium Sulfat (ZA). Kerja praktek ini difokuskan pada bagian Produksi Pupuk Amonium Sulfat (ZA) yang bertugas menjalankan proses Produksi Pupuk Amonium Sulfat (ZA) yang bertugas menjalankan proses pr
produoduksksi pi p upuupuk k ZA. ZA. PadPada a UniUnit Pt Pupupuk uk NitNitrogrogen en ini ini teterdardapat pat dudua a babagiagian Pn Pupupukuk ZA yaitu Pupuk ZA I dan Pupuk ZA III.
ZA yaitu Pupuk ZA I dan Pupuk ZA III.
Pada Departemen Produksi I (Unit Nitrogen) terdapat pabrik Amonia, Pada Departemen Produksi I (Unit Nitrogen) terdapat pabrik Amonia, Pupuk Urea, dan Pupuk ZA I/III. Varian produk yang dihasilkan antara lain pupuk Pupuk Urea, dan Pupuk ZA I/III. Varian produk yang dihasilkan antara lain pupuk Urea dan Pupuk ZA, serta Amonia. Tugas khusus dari laporan ini berjudul Urea dan Pupuk ZA, serta Amonia. Tugas khusus dari laporan ini berjudul
“Konservasi Energi di Unit Saturator Pabrik Pupuk ZA III PT Petrokimia Gresik”.
“Konservasi Energi di Unit Saturator Pabrik Pupuk ZA III PT Petrokimia Gresik”.
Kata kunci: kerja praktek, PT Petrokimia Gresik, Departemen Produksi I,Pupuk Kata kunci: kerja praktek, PT Petrokimia Gresik, Departemen Produksi I,Pupuk
ZA, Saturator ZA, Saturator
ABSTRACT ABSTRACT
Internship
Internship at at PT PT Petrokimia Petrokimia Gresik Gresik conducted conducted to to study study the the implementationimplementation of the basic sciences are learned in college that can be applied to the chemical of the basic sciences are learned in college that can be applied to the chemical industry.
industry. PT PT Petrokimia Petrokimia Gresik Gresik has has three three production production units, units, there there are are NitrogenNitrogen Fertilizer
Fertilizer Unit, Phosphate FertilizUnit, Phosphate Fertilizer Unit, er Unit, and Phosphoric and Phosphoric Acid Unit. DepartmeAcid Unit. Departmentnt of
of Production Production Amonium Amonium Sulphate Sulphate (ZA) (ZA) is a is a part part of of NitrogNitrogen Fertilizen Fertilizer Unit. Theer Unit. The internship is focused on the Production of Ammonium Sulphate (ZA) that internship is focused on the Production of Ammonium Sulphate (ZA) that responsible for the production process of Ammonium Sulphate
responsible for the production process of Ammonium Sulphate.. Department Department ofof Production
Production I I has has two two unit unit of of Ammonium Ammonium Sulphate Sulphate production, production, there there areare Ammonium Sulph
Ammonium Sulphate I and Ammonium Suate I and Ammonium Sulpahte III.lpahte III.
At
At the the Department Department of of Production Production I I (Nitrogen (Nitrogen Fertilizer Fertilizer Unit) Unit) there there areare Pupuk
Pupuk Urea Urea Unit, Unit, Ammonia Ammonia Unit, Unit, and and Ammonium Ammonium Sulpahte Sulpahte Unit. Unit. The The productsproducts are Urea, Ammonium Sulphate (ZA), and Ammonia.
are Urea, Ammonium Sulphate (ZA), and Ammonia. The special assignment ofThe special assignment of this report entitled “Energy Conservation in Saturator Unit in Ammonium this report entitled “Energy Conservation in Saturator Unit in Ammonium Sulphate III Production at PT Petrokimia Gresik".
Sulphate III Production at PT Petrokimia Gresik".
Keywords:
Keywords: internship, internship, PT PT PetrokiPetrokimia mia GresikGresik, , Department Department of of ProductiProduction on I, I, ZA,ZA, Saturator
Saturator
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Judul Judul ... ... ii
Lembar
Lembar Pengesahan ...Pengesahan ... ... iiii
Kata Penganta
Kata Pengantar ...r ... ... iviv
Intisari
Intisari ... ... vv
Daftar
Daftar Isi...Isi... .. viivii
BAB
BAB I. I. Pendahuluan ...Pendahuluan ... ... 11
BAB II. K
BAB II. Kesehatan esehatan dan dan Keselamatan KerjKeselamatan Kerja a ... 17... 17
BAB III.
BAB III. Manajemen Manajemen Produksi ...Produksi ... 20... 20
BAB IV. Dep
BAB IV. Departemen Prartemen Produksi ...oduksi ... 26... 26
BAB
BAB V. V. Unit Unit Utilitas Utilitas ... ... 6969
BAB VI.
BAB VI. Pengolahan Pengolahan Limbah ...Limbah ... 82... 82
BAB
BAB VII. VII. Laboratorium ...Laboratorium ... ... 9090
Tugas Khusus Tugas Khusus
Konservasi Energi di Unit Saturator Pabrik ZA III Konservasi Energi di Unit Saturator Pabrik ZA III PT.
PT. Petrokimia Petrokimia Gresik ....Gresik ... ... 9494
PENDAHULUAN PENDAHULUAN
PT. Petrokimia Gresik didirikan atas dasar kondisi wilayah Indonesia yang PT. Petrokimia Gresik didirikan atas dasar kondisi wilayah Indonesia yang merupakan negara agraris dan memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, merupakan negara agraris dan memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, sehingga titik berat pembangunan terletak pada sektor pertanian. Salah satu usaha sehingga titik berat pembangunan terletak pada sektor pertanian. Salah satu usaha untuk meningkatkan produksi pertanian di Indonesia adalah dengan cara untuk meningkatkan produksi pertanian di Indonesia adalah dengan cara mendirikan pabrik pupuk untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional.
mendirikan pabrik pupuk untuk memenuhi kebutuhan pupuk nasional.
PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan pupuk yang PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan pupuk yang berada
berada di di bawahbawah holding companyholding company PT. Pupuk Indonesia yang merupakan Badan PT. Pupuk Indonesia yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pupuk Indonesia membawahi 5 pabrik pupuk Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pupuk Indonesia membawahi 5 pabrik pupuk besar
besar yang yang ada ada di di Indonesia Indonesia yaitu, yaitu, PT. PT. Petrokimia Petrokimia Gresik, Gresik, PT. PT. PupukPupuk IskandarMuda, PT. Pupuk Kujang, PT. Pupuk Sriwijaya, dan PT Pupuk Kaltim.
IskandarMuda, PT. Pupuk Kujang, PT. Pupuk Sriwijaya, dan PT Pupuk Kaltim.
PT. Petrokimia Gresik bergerak di bidang produksi pupuk, bahan - bahan PT. Petrokimia Gresik bergerak di bidang produksi pupuk, bahan - bahan kimia, dan jasa lainnya seperti jasa konstruksi dan
kimia, dan jasa lainnya seperti jasa konstruksi dan engineering engineering dalam lingkupdalam lingkup Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Nama Petrokimia berasal dari kata Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Nama Petrokimia berasal dari kata
““ Petroleum Petroleum Chemical Chemical ” disingkat menjadi “” disingkat menjadi “ Petrochemical Petrochemical ”, yaitu bahan-bahan”, yaitu bahan-bahan kimia yang dibuat dari minyak bumi. Pada saat ini pembuatan pupuk di PT.
kimia yang dibuat dari minyak bumi. Pada saat ini pembuatan pupuk di PT.
Petrokimia Gresik tidak lagi menggunakan bahan baku minyak bumi, melainkan Petrokimia Gresik tidak lagi menggunakan bahan baku minyak bumi, melainkan menggunakan gas alam. Namun perubahan penggunaan bahan baku ini tidak menggunakan gas alam. Namun perubahan penggunaan bahan baku ini tidak merubah nama PT. Petrokimia Gresik.
merubah nama PT. Petrokimia Gresik.
I.1. Sejarah Perusahaan I.1. Sejarah Perusahaan
PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan pupuk besar yang PT. Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan pupuk besar yang ada di Indonesia. Sebagai perusahaan yang besar, PT. Petrokimia Gresik ada di Indonesia. Sebagai perusahaan yang besar, PT. Petrokimia Gresik mempunyai sejarah yang cukup panjang. Penjelasan secara ringkas tentang mempunyai sejarah yang cukup panjang. Penjelasan secara ringkas tentang sejarah PT. Petrokimia Gresik sebagai berikut :
sejarah PT. Petrokimia Gresik sebagai berikut : 1.
1. Tahun 1960Tahun 1960
PT. Petrokimia Gresik didirikan dengan dasar hukum TAP MPRS No.
PT. Petrokimia Gresik didirikan dengan dasar hukum TAP MPRS No.
II/MPRS/1960 dan Keppres RI No. 260 Tahun 1960, dengan nama Projek II/MPRS/1960 dan Keppres RI No. 260 Tahun 1960, dengan nama Projek Petrokimia Soerabaja, yang pada masa itu merupakan proyek prioritas.
Petrokimia Soerabaja, yang pada masa itu merupakan proyek prioritas.
Pembangunan fisik tahap pertama Projek Petrokimia Soerabaja didasarkan Pembangunan fisik tahap pertama Projek Petrokimia Soerabaja didasarkan pada
pada Inpres Inpres RI RI No. No. 1/Instr/1963, 1/Instr/1963, dilaksanakan dilaksanakan oleh oleh Consindit Consindit Sp. Sp. A A daridari Italia.
Italia.
3.
3. Tahun 1972Tahun 1972
Projek Petrokimia Soerabaja diresmikan oleh Presiden Soeharto sebagai Projek Petrokimia Soerabaja diresmikan oleh Presiden Soeharto sebagai badan u
badan usaha berbsaha berbentuk pentuk perusahaan erusahaan umum denumum dengan nama gan nama Perum PetrokiPerum Petrokimiamia Gresik. Selanjutnya setiap tanggal 10 Juli diperingati sebagai Hari Ulang Gresik. Selanjutnya setiap tanggal 10 Juli diperingati sebagai Hari Ulang Tahun PT. Petrokimia Gresik.
Tahun PT. Petrokimia Gresik.
4.
4. Tahun 1975Tahun 1975
Bentuk perusahaan perum Petrokimia Gresik berubah menjadi PT.
Bentuk perusahaan perum Petrokimia Gresik berubah menjadi PT.
Petrokimia Gresik (Persero).
Petrokimia Gresik (Persero).
5.
5. Tahun 1997Tahun 1997
PT. Petrokimia Gresik telah berubah status menjadi Holding Company PT. Petrokimia Gresik telah berubah status menjadi Holding Company bersama PT. Pupuk Sriwijaya Palembang.
bersama PT. Pupuk Sriwijaya Palembang.
6.
6. Tahun 2000Tahun 2000
Pabrik Pupuk Majemuk “PHONSKA” dengan teknologi Spanyol INCRO Pabrik Pupuk Majemuk “PHONSKA” dengan teknologi Spanyol INCRO dimana konstruksinya ditangani oleh PT. Rekayasa Industri dengan dimana konstruksinya ditangani oleh PT. Rekayasa Industri dengan kapasitas produksi 3000 ton/tahun. Pabrik ini diresmikan oleh presiden kapasitas produksi 3000 ton/tahun. Pabrik ini diresmikan oleh presiden Abdurrachman Wachid pada tanggal 25 Agustus 2000.
Abdurrachman Wachid pada tanggal 25 Agustus 2000.
7.
7. Tahun 2003Tahun 2003
Di sekitar bulan Oktober dibangun pabrik NPK
Di sekitar bulan Oktober dibangun pabrik NPK blending blending dengan kapasitas dengan kapasitas produksi 60.000 t
produksi 60.000 ton/tahun.on/tahun.
8.
8. Tahun 2004Tahun 2004
Mulai dilakukan sistem
Mulai dilakukan sistem Rehabilitation Rehabilitation Flexible Flexible OperationOperation (RFO) di PT. (RFO) di PT.
Petrokimia Gresik unit Pabrik Fosfat I (PF I) dapat memproduksi pupuk Petrokimia Gresik unit Pabrik Fosfat I (PF I) dapat memproduksi pupuk PHONSKA serta memproduksi pupuk SP-36 dengan harapan dapat PHONSKA serta memproduksi pupuk SP-36 dengan harapan dapat memenuhi permintaan pasar akan PHONSKA yang tinggi sewaktu-waktu.
memenuhi permintaan pasar akan PHONSKA yang tinggi sewaktu-waktu.
9.
9. Tahun 2005Tahun 2005
Pupuk Kalium Sulfat (ZK) dengan kapasitas produksi 10.000 ton/tahun Pupuk Kalium Sulfat (ZK) dengan kapasitas produksi 10.000 ton/tahun mulai diproduksi pada awal bulan Maret. Kemudian pada bulan Desember mulai diproduksi pada awal bulan Maret. Kemudian pada bulan Desember mulai diproduksi dan dikomersialkan pupuk petroganik dengan kapasitas mulai diproduksi dan dikomersialkan pupuk petroganik dengan kapasitas
Granulation dengan kapasitas produksi 100.000 ton/tahun.
Granulation dengan kapasitas produksi 100.000 ton/tahun.
10.
10. Tahun 2009Tahun 2009
Pabrik pupuk NPK PHONSKA III diabngun dan siap untuk dioperasikan Pabrik pupuk NPK PHONSKA III diabngun dan siap untuk dioperasikan 11.
11. Tahun 2011Tahun 2011
Adanya penerapan
Adanya penerapan Rehabilitation Rehabilitation Flexible Flexible OperationOperation (RFO), sehingga (RFO), sehingga pupuk Phospat I menjadi
pupuk Phospat I menjadi pupuk NPK PHONSKA IV.pupuk NPK PHONSKA IV.
12.
12. Tahun 2012Tahun 2012
PT. Petrokimia Gresik menjadi anggota PT. Pupuk Indonesia
PT. Petrokimia Gresik menjadi anggota PT. Pupuk Indonesia Holding Holding Company
Company (PIHC) berdasarkan SK Kementrian Hukum dan HAM Republik (PIHC) berdasarkan SK Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor AHU-17695. AH. 01.02 tahun 2012.
Indonesia Nomor AHU-17695. AH. 01.02 tahun 2012.
13.
13. Tahun 2017Tahun 2017
Peluncuran produk pupuk PHONSKA PLUS yang dilakukan pada awal Peluncuran produk pupuk PHONSKA PLUS yang dilakukan pada awal tahun 2017.
tahun 2017.
I.2 Perluasan
I.2 Perluasan PerusahaanPerusahaan
Sebagai perusahaan pupuk yang bisa dibilang terlengkap di Indonesia PT.
Sebagai perusahaan pupuk yang bisa dibilang terlengkap di Indonesia PT.
Petrokimia Gresik merintis pembangunan mulai dari bawah. Dalam Petrokimia Gresik merintis pembangunan mulai dari bawah. Dalam perkembangann
perkembangannya ya PT. PT. Petrokimia Petrokimia Gresik Gresik telah telah mengalami mengalami beberapa beberapa kalikali perluasan. Adapun bentu
perluasan. Adapun bentuk perluasan yang telak perluasan yang telah dilakukan sebagah dilakukan sebagai berikut:i berikut:
1.
1. Perluasan 1 (29 Agustus 1979)Perluasan 1 (29 Agustus 1979)
Pabrik pupuk TSP I dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles dari Pabrik pupuk TSP I dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles dari Perancis, meliputi pembangunan Prasarana Pelabuhan dan Penjernihan Air Perancis, meliputi pembangunan Prasarana Pelabuhan dan Penjernihan Air dan Booster Pump di Gunungsari Surabaya.
dan Booster Pump di Gunungsari Surabaya.
2.
2. Perluasan 2 (30 Juli 1983)Perluasan 2 (30 Juli 1983)
Pabrik pupuk TSP II dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles dari Pabrik pupuk TSP II dilaksanakan oleh kontraktor Spie Batignoles dari Perancis, dilengkapi pembangunan Perluasan Prasarana Pelabuhan dan Perancis, dilengkapi pembangunan Perluasan Prasarana Pelabuhan dan Penjernihan Air dan Booster Pump di Babat.
Penjernihan Air dan Booster Pump di Babat.
3.
3. Perluasan 3 (10 Oktober 1984)Perluasan 3 (10 Oktober 1984)
Pabrik Asam Fosfat dan Produk Samping, pelaksana pembangunan Hitachi Pabrik Asam Fosfat dan Produk Samping, pelaksana pembangunan Hitachi Zosen dari Jepang, meliputi :
Zosen dari Jepang, meliputi : a.
a. Pabrik asam sulfatPabrik asam sulfat
c.
c. Pabrik cement retarderPabrik cement retarder d.
d. Pabrik aluminium flouridaPabrik aluminium flourida e.
e. Pabrik ammonium sulfat (ZA)Pabrik ammonium sulfat (ZA) f.
f. Unit utilitasUnit utilitas 4.
4. Perluasan 4 (2 Mei 1986)Perluasan 4 (2 Mei 1986)
Pabrik pupuk ZA III dikerjakan sendiri oleh tenaga-tenaga PT. Petrokimia Pabrik pupuk ZA III dikerjakan sendiri oleh tenaga-tenaga PT. Petrokimia Gresik.
Gresik.
5.
5. Perlasan 5 (29 April 1994)Perlasan 5 (29 April 1994)
Pabrik Amoniak dan pabrik pupuk Urea dengan proses baru, teknologi Pabrik Amoniak dan pabrik pupuk Urea dengan proses baru, teknologi proses dikerjakan o
proses dikerjakan oleh Kellog Amerika dan konstrleh Kellog Amerika dan konstruksi oleh PT. IKPT padauksi oleh PT. IKPT pada awal 1991.
awal 1991.
6.
6. Perluasan 6 (25 agustus 2000)Perluasan 6 (25 agustus 2000)
Pabrik pupuk majemuk NPK dengan nama Pupuk “ Phonska ” Pabrik pupuk majemuk NPK dengan nama Pupuk “ Phonska ” pembangunan
pembangunan konstruksi konstruksi oleh oleh PT. PT. Rekayasa Rekayasa Industri, Industri, dengan dengan teknologiteknologi dari Incro Spanyol. Kapasitas produksi : 300.000 ton/tahun.
dari Incro Spanyol. Kapasitas produksi : 300.000 ton/tahun.
7.
7. Perluasan 7 (22 Maret 2005)Perluasan 7 (22 Maret 2005)
Pendirian pabrik pupuk kalium sulfat (ZK) dengan kapasitas 10.000 Pendirian pabrik pupuk kalium sulfat (ZK) dengan kapasitas 10.000 ton/tahun. Pabrik ini menggunakan teknologi proses “MANNHEIM”
ton/tahun. Pabrik ini menggunakan teknologi proses “MANNHEIM”
(Eastern Tech).
(Eastern Tech).
8.
8. Perluasan 8 (Tahun 2006)Perluasan 8 (Tahun 2006)
Perluasan yang dilaksanakan meliputi pembangunan pabrik pupuk NPK Perluasan yang dilaksanakan meliputi pembangunan pabrik pupuk NPK Kebomas II, NPK granulasi III & IV, & Phonska II & III di wilayah PT Kebomas II, NPK granulasi III & IV, & Phonska II & III di wilayah PT Petrokimia Gresik.
Petrokimia Gresik.
9.
9. Perluasan 9 (Tahun 2010)Perluasan 9 (Tahun 2010)
Pendirian unit batubara di wilayah PT. Petrokimia Gresik untuk membantu Pendirian unit batubara di wilayah PT. Petrokimia Gresik untuk membantu penyediaan listrik d
penyediaan listrik di PT Petrokimia Gresik.i PT Petrokimia Gresik.
10.
10. Perluasan 10 (Tahun 2011)Perluasan 10 (Tahun 2011)
Pembangunan tangki ammonia baru dan mulai dioperasikannya pabrik Pembangunan tangki ammonia baru dan mulai dioperasikannya pabrik pupuk Phonska IV.
pupuk Phonska IV.
11.
11. Perluasan 11 (Tahun 2013)Perluasan 11 (Tahun 2013)
penerimaan dan pengiri
penerimaan dan pengiriman barang melalui kapalman barang melalui kapal..
12.
12. Perluasan 12 (Tahun 2015)Perluasan 12 (Tahun 2015)
Pembangunan pabrik asam fosfat dengan pelaksana pembangunan dari Pembangunan pabrik asam fosfat dengan pelaksana pembangunan dari Wuhuan Engineering,
Wuhuan Engineering, Co. LCo. Ltd., mtd., meliputi eliputi beberapa pabrik ybeberapa pabrik yaitu:aitu:
a.
a. Pabrik asam fosfatPabrik asam fosfat b.
b. Pabrik asam sulfatPabrik asam sulfat c.
c. PabrikPabrik purified gypsum purified gypsum d.
d. Unit utilitasUnit utilitas 13.
13. Perluasan 13 (Sedang Perluasan 13 (Sedang direncanakan)direncanakan)
Pembangunan pabrik amoniak II dan pabrik urea II.
Pembangunan pabrik amoniak II dan pabrik urea II.
I.3 Lokasi Pabrik I.3 Lokasi Pabrik
PT. Petrokimia Gresik merupakan pabrik pupuk yang berada di Propinsi PT. Petrokimia Gresik merupakan pabrik pupuk yang berada di Propinsi Jawa Timur, tepatnya di wilayah Gresik. Gresik dipilih sebagai lokasi pabrik Jawa Timur, tepatnya di wilayah Gresik. Gresik dipilih sebagai lokasi pabrik pupuk
pupuk berdasarkan berdasarkan hasil hasil studi studi kelayakan kelayakan pada pada tahun tahun 1962 1962 oleh oleh Badan Badan PersiapanPersiapan Proyek-Proyek Industri (BP3I) yang dikoordinir oleh Departemen Perindustrian Proyek-Proyek Industri (BP3I) yang dikoordinir oleh Departemen Perindustrian Dasar dan Pertambangan. Dalam pemilihannya, terdapat beberapa pertimbangan Dasar dan Pertambangan. Dalam pemilihannya, terdapat beberapa pertimbangan yang membuat Gresik dipilih sebagai tempat berdirinya PT. Petrokimia Gresik.
yang membuat Gresik dipilih sebagai tempat berdirinya PT. Petrokimia Gresik.
Adapun pertimbangan tersebut antara lain:
Adapun pertimbangan tersebut antara lain:
1.
1. Cukup tersedianya lahan yang kurang produktifCukup tersedianya lahan yang kurang produktif 2.
2. Tersedianya sumber air dari aliran sungai Brantas dan Bengawan SoloTersedianya sumber air dari aliran sungai Brantas dan Bengawan Solo 3.
3. Dekat dengan daerah konsumen pupuk terbesar, yaitu perkebunan danDekat dengan daerah konsumen pupuk terbesar, yaitu perkebunan dan petani tebu
petani tebu 4.
4. Dekat dengan pelabuhan, sehingga memudahkan untuk mengangkutDekat dengan pelabuhan, sehingga memudahkan untuk mengangkut peralatan
peralatan pabrik pabrik selama selama masa masa konstruksi, konstruksi, pengadaan pengadaan bahan bahan baku, baku, maupunmaupun pendistribusia
pendistribusian hasil produksi melalun hasil produksi melalui angkutan lauti angkutan laut 5.
5. Dekat dengan Kota Surabaya yang memiliki kelengkapan yang memadai,Dekat dengan Kota Surabaya yang memiliki kelengkapan yang memadai, antara lain
antara lain tersedianya tenaga tersedianya tenaga – tenaga – tenaga terampil.terampil.
Area Kawasan Industri Gresik. Areal tanah yang ditempati berada di tiga Area Kawasan Industri Gresik. Areal tanah yang ditempati berada di tiga kecamatan yang meliputi 11 desa, yaitu:
kecamatan yang meliputi 11 desa, yaitu:
1.
1. Kecamatan GresikKecamatan Gresik
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Ngipik, Desa Tlogopojok, Desa Sukorame, Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Ngipik, Desa Tlogopojok, Desa Sukorame, Desa Karang Turi. Desa Lumpur.
Desa Karang Turi. Desa Lumpur.
2.
2. Kecamatan KebomasKecamatan Kebomas
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Tlogopatut, Desa Randuagung, Desa Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Tlogopatut, Desa Randuagung, Desa Kebomas.
Kebomas.
3.
3. Kecamatan ManyarKecamatan Manyar
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Pada kecamatan ini terdapat beberapa desa yang ditempati oleh PT.
Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Pojok Pesisir, Desa Romo Meduran, Desa Petrokimia Gresik, yaitu: Desa Pojok Pesisir, Desa Romo Meduran, Desa Tepen.
Tepen.
I.4 Visi dan
I.4 Visi dan Misi PT. Petrokimia GresikMisi PT. Petrokimia Gresik 1.
1. VisiVisi
Menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing Menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing tinggi dan produknya paling diminati oleh konsumen.
tinggi dan produknya paling diminati oleh konsumen.
2.
2. MisiMisi
Adapun misi yang diangkat oleh PT Petrokimia Gresik yaitu:
Adapun misi yang diangkat oleh PT Petrokimia Gresik yaitu:
1.
1. Mendukung penyediaan pupuk nasional untuk tercapainya programMendukung penyediaan pupuk nasional untuk tercapainya program swasembada pangan.
swasembada pangan.
2.
2. Meningkatkan hasil usaha untuk menunjang kalancaran kegiatanMeningkatkan hasil usaha untuk menunjang kalancaran kegiatan operasional dan pengembangan usaha perusahaan.
operasional dan pengembangan usaha perusahaan.
3.
3. Mengembangkan potensi usaha untuk memenuhi industri kimiaMengembangkan potensi usaha untuk memenuhi industri kimia nasional dan berperan aktif dalam
nasional dan berperan aktif dalam community development community development ..
I.5 Tata Nilai PT.
I.5 Tata Nilai PT. Petrokimia GresikPetrokimia Gresik 1.
1. Mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta pelestarianMengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta pelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan operasional
lingkungan hidup dalam setiap kegiatan operasional
3.
3. MeMeniningngkakatktkaa 4.
4. MMeenngguuttaammaakk 5.
5. BBeerruuppaayya a mmee I.6 Logo dan Arti L I.6 Logo dan Arti L
G G
A
Arrtti i LLooggo o PPTT. . PPeettrroo Logo dengan Logo dengan tteerrhhaaddaap p ddaaeerraah h KKeecc ssuukka a bbeerrkkeerrjja a kkeerraass, , ll luas oleh masyarakat luas oleh masyarakat h
heewwaan n kkeerrbbaau u mm m
meellaammbbaannggkkaan n kkeessuu kelima sila dari kelima sila dari P
PEETTRROOKKIIMMIIA A GGRREE Log
Logo meo mempunympunyai artai art sila Pancasila, PT.
sila Pancasila, PT.
d
daan n mmaakkmmuur r uunnttuuk k mm
I.7 Struktur Organi I.7 Struktur Organi
P
PTT. P. Peettrrookkimim d
diirreekkttuur r uuttaammaa, , ddiirr
inovasi untuk memenangkan bisnis inovasi untuk memenangkan bisnis n integritas di atas segala hal
n integritas di atas segala hal bangun semangat kelompok y
bangun semangat kelompok yang sinergistiang sinergisti gogo
ambar 1.1 Logo PT. Petrokimia Gresik ambar 1.1 Logo PT. Petrokimia Gresik
kimia Gresik kimia Gresik gam
gambar kbar kerbaerbau beru berwarnwarna emaa emas, dis, dipilipilih sebh sebagag am
amatatan an KKebebomomasas. . KeKerbrbau au jujugga a memelalambmbanan oy
oyalal, d, dan an jujujujur. r. SeSelalain in ititu Ku Kererbabau au adadalalah hh hee IInndodonneessiia sa seebbagagaai Si Saahhaabbaat Pt Peettaanni. i. WWaarrnna ka k lambangkan keagungan. Daun hijau lambangkan keagungan. Daun hijau
uran dan kesejahteraan. Lima ujung daun uran dan kesejahteraan. Lima ujung daun Pancasila. Huruf PG berwarna putih Pancasila. Huruf PG berwarna putih S
SIIKK. W. Waarrnna pa puuttiih h ppaadda ha huurruuf f PPG G mmeellaammbbaa i
i kkeesseelluurruuhhaan n ““DDeennggaan n hhaatti i yyaanng g bbeerrssiih h bbeerr eetrtrokokimimia ia GGrreessiik k bbeerruussaaha ha mmeennccaappaai i mmaasysy enuju keagungan bangsa”.
enuju keagungan bangsa”.
sasi sasi a G
a Greresisik mk mererupupakakan an peperurusasahahaan an yayang ng didipipimm ek
ektutur kor komemersrsil, dil, dirirekektutur pror produduksksi, dii, direrekk k k
ai penghormatan ai penghormatan kan sikap yang kan sikap yang an yang dikenal an yang dikenal ning emas pada ning emas pada berujung
berujung limalima melambangkan melambangkan singkatan dari singkatan dari ngkan kesucian.
ngkan kesucian.
dasarkan kelima dasarkan kelima rakat yang adil rakat yang adil
pin oleh seorang pin oleh seorang tur teknik dan tur teknik dan
keorganisasian yang ada di PT. Petrokimia Gresik berdasarkan SK Direksi No keorganisasian yang ada di PT. Petrokimia Gresik berdasarkan SK Direksi No 0200/LI.00.01/30/SK/2016.
0200/LI.00.01/30/SK/2016.
Ga Ga mb mb ar ar 1.2 1.2 Str Str ukt ukt ur ur Org Org anis anis asi asi PT.
PT.
Pet Pet rok rok imi imi a a
I.8 Departemen Produksi I.8 Departemen Produksi
Sampai saat ini PT. Petrokimia Gresik memiliki tiga unit departemen Sampai saat ini PT. Petrokimia Gresik memiliki tiga unit departemen produksi,
produksi, yaitu yaitu Departemen Departemen Produksi Produksi I I (Unit (Unit Pupuk Pupuk Nitrogen), Nitrogen), DepartemenDepartemen Produksi II (Unit Pupuk Fosfat) dan Departemen Produksi III (Unit Asam Fosfat).
Produksi II (Unit Pupuk Fosfat) dan Departemen Produksi III (Unit Asam Fosfat).
Departeme
Departemen Produksi I n Produksi I (Unit Pupuk Nitrogen)(Unit Pupuk Nitrogen)
Produk utama yang dihasilkan dari Departemen Produksi I adalah sebagai Produk utama yang dihasilkan dari Departemen Produksi I adalah sebagai berikut:
berikut:
1.
1. Pupuk ZA, kapasitas produksi sebesar 400.000 ton/tahunPupuk ZA, kapasitas produksi sebesar 400.000 ton/tahun 2.
2. Pupuk Urea, kapasitas produksi sebesar 460.000 ton/tahunPupuk Urea, kapasitas produksi sebesar 460.000 ton/tahun 3.
3. Amoniak, kapasitas produksi sebesar 445.000 ton/tahunAmoniak, kapasitas produksi sebesar 445.000 ton/tahun
Selain produk utama, Departemen Produksi I juga menghasilkan produk Selain produk utama, Departemen Produksi I juga menghasilkan produk samping sebagai berikut:
samping sebagai berikut:
1.
1. COCO22 cair, kapasitas produksi sebesar 23.200 ton/tahun cair, kapasitas produksi sebesar 23.200 ton/tahun 2.
2. OO22 cair, kapasitas produksi 7.500 ton/tahun cair, kapasitas produksi 7.500 ton/tahun 3.
3. N N22 cair, kapasitas produksi 8000 ton/tahun cair, kapasitas produksi 8000 ton/tahun 4.
4. N N22 gas, kapasitas produksi 500.000 N cm/tahun gas, kapasitas produksi 500.000 N cm/tahun
Departeme
Departemen Produksi II n Produksi II (Unit Pupuk Fosfat)(Unit Pupuk Fosfat)
Departemen Produksi II dibagi lagi menjadi dua unit departemen, yaitu Departemen Produksi II dibagi lagi menjadi dua unit departemen, yaitu Departemen Produksi II A dan Departemen Produksi II B. Pembagian ini Departemen Produksi II A dan Departemen Produksi II B. Pembagian ini dikarenakan banyaknya jumlah unit produksi/pabrik pada Departemen II, dikarenakan banyaknya jumlah unit produksi/pabrik pada Departemen II, sehingga dipisahkan untuk mempermudah dalam manajemen dan sehingga dipisahkan untuk mempermudah dalam manajemen dan pengoperasiann
pengoperasiannya. ya. Produk Produk yang yang dihasilkan dihasilkan pada pada Departemen Departemen Produksi Produksi II II iniini diantaranya sebagai berikut:
diantaranya sebagai berikut:
1.
1. Pupuk SP-36, kapasitas produksi sebesar 1.000.000 ton/tahunPupuk SP-36, kapasitas produksi sebesar 1.000.000 ton/tahun 2.
2. Pupuk SP-18, kapasitas produksi sebesar 1.000.000 ton/tahunPupuk SP-18, kapasitas produksi sebesar 1.000.000 ton/tahun 3.
3. Pupuk Phonska (I, II, III, IV), kapasitas produksi sebesar 2.250.000Pupuk Phonska (I, II, III, IV), kapasitas produksi sebesar 2.250.000 ton/tahun
ton/tahun 4.
4. NPK Kebomas, kapasitas produksi s NPK Kebomas, kapasitas produksi sebesar 460.000 ton/ebesar 460.000 ton/tahuntahun
6.
6. Petroganik, kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahunPetroganik, kapasitas produksi sebesar 10.000 ton/tahun
Departemen Produksi III (Unit Asam Fosfat) Departemen Produksi III (Unit Asam Fosfat)
Pada unit ini diproduksi produk non-pupuk atau produk
Pada unit ini diproduksi produk non-pupuk atau produk intermediateintermediate yang yang membantu tersedianya bahan baku untuk produk pupuk. Departemen Produksi III membantu tersedianya bahan baku untuk produk pupuk. Departemen Produksi III dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu Departemen Produksi III A dan III B.
dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu Departemen Produksi III A dan III B.
Departemen Produksi III A beroperasi sejak tahun 1 Januari 1985, pabrik Departemen Produksi III A beroperasi sejak tahun 1 Januari 1985, pabrik yang terdapat pada unit ini terdiri dari:
yang terdapat pada unit ini terdiri dari:
1.
1. Pabrik Asam FosfatPabrik Asam Fosfat
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam fosfat di PT.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam fosfat di PT.
Petrokimia Gresik adalah
Petrokimia Gresik adalah phosphate phosphate rock rock (Ca(Ca33(PO(PO44))22) dan asam sulfat) dan asam sulfat (H
(H22SOSO44). Produk utama yang dihasilkan adalah asam fosfat yang). Produk utama yang dihasilkan adalah asam fosfat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk SP-36, sedangkan digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk SP-36, sedangkan produk
produk samping samping yang yang dihasilkan dihasilkan adalah adalah gypsum gypsum yang yang digunakan digunakan sebagaisebagai bahan
bahan baku baku pada pada pengolahanpengolahan cement retarder cement retarder dan asam fluosilikat dan asam fluosilikat (H
(H22SiFSiF66) yang digunakan sebagai bahan baku pada pengolahan aluminium) yang digunakan sebagai bahan baku pada pengolahan aluminium flourida. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 200.000 ton/tahun.
flourida. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 200.000 ton/tahun.
2.
2. Pabrik Asam SulfatPabrik Asam Sulfat
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam sulfat di PT.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam sulfat di PT.
Petrokimia Gresik adalah belerang. Produk utama yang dihasilkan adalah Petrokimia Gresik adalah belerang. Produk utama yang dihasilkan adalah asam sulfat 98,5 % wt yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat 98,5 % wt yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam fosfat, dan pupuk ZA, sedangkan produk samping yang dihasilkan asam fosfat, dan pupuk ZA, sedangkan produk samping yang dihasilkan adalah
adalah superheated superheated steamsteam yang digunakan untuk menggerakkanyang digunakan untuk menggerakkan steam steam turbine generator
turbine generator . Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 550.000. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 550.000 ton/tahun.
ton/tahun.
3.
3. Pabrik Cement RetarderPabrik Cement Retarder
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan cement retarder adalah Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan cement retarder adalah gypsum. Produk utama yang dihasilkan adalah cement retarder yang gypsum. Produk utama yang dihasilkan adalah cement retarder yang digunakan sebagai bahan penolong dalam pengolahan semen dalam digunakan sebagai bahan penolong dalam pengolahan semen dalam
mengatur waktu pengeringan. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar mengatur waktu pengeringan. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 440.000 ton/tahun.
440.000 ton/tahun.
4.
4. Pabrik Aluminium FluoridaPabrik Aluminium Fluorida
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan aluminium fluoride adalah Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan aluminium fluoride adalah asam fluosilikat. Produk utama yang dihasilkan adalah aluminium fluoride asam fluosilikat. Produk utama yang dihasilkan adalah aluminium fluoride yang digunakan sebagai bahan penurun titik lebur pada peleburan bijih yang digunakan sebagai bahan penurun titik lebur pada peleburan bijih aluminium, sedangkan produk samping yang dihasilkan adalah silica aluminium, sedangkan produk samping yang dihasilkan adalah silica (SiO
(SiO22) yang digunakan sebagai bahan kimia tambahan dalam produksi) yang digunakan sebagai bahan kimia tambahan dalam produksi asam fosfat. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 12.600 asam fosfat. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 12.600 ton/tahun.
ton/tahun.
Departemen Produksi III B mulai dioperasikan sejak tahun 2015. Unit ini Departemen Produksi III B mulai dioperasikan sejak tahun 2015. Unit ini merupakan penyempurnaan dari Departemen Produksi III A. Pembangunan merupakan penyempurnaan dari Departemen Produksi III A. Pembangunan Departemen Produksi III B ini dipilih karena perluasan terhadap Departemen Departemen Produksi III B ini dipilih karena perluasan terhadap Departemen Produksi III A dianggap lebih mahal dibandingkan dengan mendirikan Produksi III A dianggap lebih mahal dibandingkan dengan mendirikan departemen produksi yang baru. pabrik yang terdapat pada unit ini terdiri dari:
departemen produksi yang baru. pabrik yang terdapat pada unit ini terdiri dari:
1.
1. Pabrik Asam Fosfat (HPabrik Asam Fosfat (H33POPO44))
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam fosfat di PT.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam fosfat di PT.
Petrokimia Gresik adalah
Petrokimia Gresik adalah phosphate phosphate rock rock (Ca(Ca33(PO(PO44))22) dan asam sulfat) dan asam sulfat (H
(H22SOSO44). Produk utama yang dihasilkan adalah asam fosfat yang). Produk utama yang dihasilkan adalah asam fosfat yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk SP-36, sedangkan digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk SP-36, sedangkan produk
produk samping samping yang yang dihasilkan dihasilkan adalahadalah phosphogypsum phosphogypsum yang digunakan yang digunakan sebagai bahan baku
sebagai bahan baku purified gypsum purified gypsum. Kapasitas produksi pabrik ini adalah. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 650 ton/hari.
sebesar 650 ton/hari.
2.
2. Pabrik Asam Sulfat (HPabrik Asam Sulfat (H22SOSO44))
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam sulfat di PT.
Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan asam sulfat di PT.
Petrokimia Gresik adalah belerang. Produk utama yang dihasilkan adalah Petrokimia Gresik adalah belerang. Produk utama yang dihasilkan adalah asam sulfat 98,5 % wt yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam sulfat 98,5 % wt yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan asam fosfat, dan pupuk ZA, sedangkan produk samping yang dihasilkan asam fosfat, dan pupuk ZA, sedangkan produk samping yang dihasilkan adalah
adalah superheated superheated steamsteam yang digunakan untuk menggerakkanyang digunakan untuk menggerakkan steam steam
turbine generator
turbine generator . Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 1850. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 1850 ton/hari.
ton/hari.
3.
3. PabrikPabrik Purified Gypsum Purified Gypsum
Bahan baku yang digunakan adalah
Bahan baku yang digunakan adalah phosphogypsum phosphogypsum yang diperoleh dari yang diperoleh dari hasil samping pembuatan asam fosfat. Produk utama yang dihasilkan hasil samping pembuatan asam fosfat. Produk utama yang dihasilkan adalah
adalah purified purified gypsumgypsum yang dapat digunakan di dalam bidang kesehatan yang dapat digunakan di dalam bidang kesehatan dan dalam industri semen. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar dan dalam industri semen. Kapasitas produksi pabrik ini adalah sebesar 2000 ton/hari.
2000 ton/hari.
4.
4. Unit Batubara (UBB)Unit Batubara (UBB)
Unit ini merupakan unit yang digunakan untuk memproduksi steam dari Unit ini merupakan unit yang digunakan untuk memproduksi steam dari hasil pembakaran batubara. Produk steam yang dihasilkan digunakan hasil pembakaran batubara. Produk steam yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkanturbindanmembantu proses di pabrik lain yang untuk menggerakkanturbindanmembantu proses di pabrik lain yang memerlukan steam dalam proses produksinya.
memerlukan steam dalam proses produksinya.
I.9 Unit Prasarana Pendukung I.9 Unit Prasarana Pendukung
Untuk mendukung kelancaran aktivitas produksi dan pemasaran pabrik, Untuk mendukung kelancaran aktivitas produksi dan pemasaran pabrik, PT. Petrokimia Gresik memiliki beberapa unit prasarana pendukung sebagai PT. Petrokimia Gresik memiliki beberapa unit prasarana pendukung sebagai berikut:
berikut:
1.
1. DermagaDermaga
Dermaga khusus bongkar muat berbentuk huruf T ini memiliki panjang Dermaga khusus bongkar muat berbentuk huruf T ini memiliki panjang 819 m dan lebar 36 m. Dermaga ini memiliki kapasitas sebagai berikut:
819 m dan lebar 36 m. Dermaga ini memiliki kapasitas sebagai berikut:
a.
a. Kapasitas bongkar muat 7 juta ton/tahunKapasitas bongkar muat 7 juta ton/tahun b.
b. Kapasitas sandar 8 kapal sekaligusKapasitas sandar 8 kapal sekaligus
-- Kapal dengan bobot 40.000-60.000 DWT (Kapal dengan bobot 40.000-60.000 DWT ( Dead Dead Weight Tonnage)Weight Tonnage) pada sisi laut seban
pada sisi laut sebanyak 3 buahyak 3 buah
-- Kapal dengan bobot 10.000 DWT pada sisi darat sebanyak 5 buahKapal dengan bobot 10.000 DWT pada sisi darat sebanyak 5 buah c.
c. Fasilitas bongkar muatFasilitas bongkar muat
-- Continuous Ship UnloaderContinuous Ship Unloader ((CSU CSU ) untuk membongkar bahan curah) untuk membongkar bahan curah dengan kapasitas 2.000 ton/jam
dengan kapasitas 2.000 ton/jam
-- Multiple Multiple Loading Loading CraneCrane untuk memuat hasil produksi ke kapaluntuk memuat hasil produksi ke kapal dalam bentuk curah dengan kapasitas 300 ton/jam
dalam bentuk curah dengan kapasitas 300 ton/jam
-- Cangaroo CraneCangaroo Crane berjumlah berjumlah 2, 2, dengankapasitadengankapasitas s bongkar bongkar curahcurah masing-masing 350 ton/jam
masing-masing 350 ton/jam
-- Belt Belt Conveyor,Conveyor, kapasitas angkut curah 1.000 ton/jam, atau 120kapasitas angkut curah 1.000 ton/jam, atau 120 ton/jam untuk kantong dengan panjang 22 km
ton/jam untuk kantong dengan panjang 22 km
-- Fasilitas pompa dan pipa, kapasitas 60 ton/jam untuk produk cairFasilitas pompa dan pipa, kapasitas 60 ton/jam untuk produk cair berupa amoniak dan 90 t
berupa amoniak dan 90 ton/jam berupa asam sulfaton/jam berupa asam sulfat 2.
2. Pembangkit Pembangkit tenaga tenaga listriklistrik
PT. Petrokimia Gresik memiliki unit pembangkit listrik sebagai berikut:
PT. Petrokimia Gresik memiliki unit pembangkit listrik sebagai berikut:
a.
a. Gas Turbine GeneratorGas Turbine Generator ((GTGGTG), yang berada di pabrik I Pupuk), yang berada di pabrik I Pupuk Nitrogen. Daya yang dihasi
Nitrogen. Daya yang dihasilkan mencapai 33 MW.lkan mencapai 33 MW.
b.
b. Steam Turbine GeneratorSteam Turbine Generator ((STGSTG), yang berada di pabrik III Asam), yang berada di pabrik III Asam Fosfat. Daya yang dihasilkan mencapai 17,5 MW dan 12,5 MW.
Fosfat. Daya yang dihasilkan mencapai 17,5 MW dan 12,5 MW.
Selain menggunakan energi listrik dari pembangkit milik sendiri, PT.
Selain menggunakan energi listrik dari pembangkit milik sendiri, PT.
Petrokimia Gresik juga menggunakan listrik dari PLN sebesar 15 MW.
Petrokimia Gresik juga menggunakan listrik dari PLN sebesar 15 MW.
3.
3. Instalasi penjernihan airInstalasi penjernihan air a.
a. Unit Penjernihan Air IUnit Penjernihan Air I Lokasi
Lokasi : : Gunungsari, Gunungsari, SurabayaSurabaya Bahan
Bahan baku baku : : Sungai Sungai BrantasBrantas Ukuran
Ukuran pipa pipa : : 14 14 inci inci sepanjang sepanjang 22 22 kmkm Kapasitas
Kapasitas : : 720 720 mm33/jam/jam
Dalam pengembangannya, PT. Petrokimia Gresik melakukan usaha Dalam pengembangannya, PT. Petrokimia Gresik melakukan usaha upgrading
upgrading proyek Gunungsari s proyek Gunungsari sebesar 3.000 mebesar 3.000 m33/jam./jam.
b.
b. Unit Penjernihan Air IIUnit Penjernihan Air II Lokasi
Lokasi : : Babat, Babat, LamonganLamongan Bahan
Bahan baku baku : : Sungai Sungai Bengawan Bengawan SoloSolo Ukuran
Ukuran pipa pipa : : 28 28 inci inci sepanjang sepanjang 60 60 kmkm Kapasitas
Kapasitas : : 2.500 2.500 mm33/jam/jam 4.
4. Unit utilitas batubaraUnit utilitas batubara
PT. Petrokimia Gresik memiliki unit yang bertugas mengkonversi energi PT. Petrokimia Gresik memiliki unit yang bertugas mengkonversi energi batubara
batubara untuk untuk utilitas utilitas dengan dengan kapasitas kapasitas mencapai mencapai 25 25 MW. MW. Unit Unit utilitasutilitas batubara
batubara ini ini memiliki memiliki 2 2 boiler boiler dengan dengan kapasitas kapasitas masing-masing masing-masing 150150 ton/jam.
ton/jam.
I.10 Anak Perusahaan dan Usaha
I.10 Anak Perusahaan dan Usaha PatunganPatungan
Struktur bisnis PT. Petrokimia Gresik semakin diperkuat dengan adanya Struktur bisnis PT. Petrokimia Gresik semakin diperkuat dengan adanya anak-anak perusahaan patungan dengan bidang usaha yang saling menunjang.
anak-anak perusahaan patungan dengan bidang usaha yang saling menunjang.
Berikut adalah anak perusahaan PT. Petrokimia Gresik:
Berikut adalah anak perusahaan PT. Petrokimia Gresik:
1.
1. PT. PETROKIMIA KAYAKUPT. PETROKIMIA KAYAKU
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 60%
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 60%
dan
dan perusahaan perusahaan lain lain dengan dengan saham saham 40% 40% dengan dengan hasil hasil produksi produksi berupaberupa insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, dan bio.
insektisida, fungisida, herbisida, rodentisida, dan bio.
2.
2. PT. PETROSIDA GRESIKPT. PETROSIDA GRESIK
Saham milik PT. Petrokimia Gresik sebesar 99,99% dan saham sebanyak Saham milik PT. Petrokimia Gresik sebesar 99,99% dan saham sebanyak 0,01% dimiliki oleh Koperasi Karyawan Keluarga Besar PT. Petrokimia 0,01% dimiliki oleh Koperasi Karyawan Keluarga Besar PT. Petrokimia Gresik (K3PG). Hasil produksinya berupa herbisida, insektisida, fungisida, Gresik (K3PG). Hasil produksinya berupa herbisida, insektisida, fungisida, zat pengatur tumbuh, biopestisida, pupuk organik, dan pupuk cair serta zat pengatur tumbuh, biopestisida, pupuk organik, dan pupuk cair serta bahan kimia.
bahan kimia.
3.
3. PT. KAWASAN INDUSTRI GRESIKPT. KAWASAN INDUSTRI GRESIK
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 35%
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 35%
dan
dan perusahaan perusahaan lain lain dengan dengan saham saham 65%. 65%. Usaha Usaha utamanya utamanya adalahadalah menyiapkan lahan, sarana, prasarana, dan berbagai fasilitas penunjang menyiapkan lahan, sarana, prasarana, dan berbagai fasilitas penunjang yang diperlukan untuk menunjang kegiatan aneka industri.
yang diperlukan untuk menunjang kegiatan aneka industri.
4.
4. PT. PETRONIKAPT. PETRONIKA
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 20%
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 20%
dan perusahaan lain dengan saham 80%, dengan hasil produksi berupa dan perusahaan lain dengan saham 80%, dengan hasil produksi berupa Plasticizer Dioctyl Phthalate
Plasticizer Dioctyl Phthalate(( DOP DOP ).).
5.
5. PT. PETROWIDADAPT. PETROWIDADA
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 1,47%
Perusahaan patungan antara PT. Petrokimia Gresik dengan saham 1,47%
dan hasil produksinya berupa
dan hasil produksinya berupa Phthalic Anhydride Phthalic Anhydride(( PA PA).).
6.
6. PT. PETROCENTRALPT. PETROCENTRAL
Perusahaan patungan dari PT. Petrokimia Gresik dengan kepemilikan Perusahaan patungan dari PT. Petrokimia Gresik dengan kepemilikan saham sebesar 9,8% dan perusahaan lain sebesar 90,2%. Hasil produksi saham sebesar 9,8% dan perusahaan lain sebesar 90,2%. Hasil produksi berupa
berupa Sodium Trypoly PhosphateSodium Trypoly Phosphate ( (STPP STPP ).).
7.
7. PT. PETRO JORDAN ABADIPT. PETRO JORDAN ABADI
Perusahaan patungan dari PT. Petrokimia Gresik dengan kepemilikan Perusahaan patungan dari PT. Petrokimia Gresik dengan kepemilikan saham sebesar 50% dan perusahaan lain sebesar 50%. Produk utama yang saham sebesar 50% dan perusahaan lain sebesar 50%. Produk utama yang dihasilkan adalah asam fosfat.
dihasilkan adalah asam fosfat.
BAB II BAB II
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3)
Kesehatan dan keselamatan tenaga kerja merupakan salah satu hal utama Kesehatan dan keselamatan tenaga kerja merupakan salah satu hal utama yang harus dijaga agar produktivitas kerja tetap tinggi. Sistem Kesehatan dan yang harus dijaga agar produktivitas kerja tetap tinggi. Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi, dan Keselamatan Kerja (K3) melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi, dan lingkungan kerja yang terintegrasi. Penerapan sistem K3 secara tepat dapat lingkungan kerja yang terintegrasi. Penerapan sistem K3 secara tepat dapat mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, terwujudnya tempat kerja yang mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja, terwujudnya tempat kerja yang aman dan nyaman, dan meningkatnya efisiensi dan produktivitas kerja.
aman dan nyaman, dan meningkatnya efisiensi dan produktivitas kerja.
Sistem Kesehatan dan keselamatan kerja menjadi sangat krusial, Sistem Kesehatan dan keselamatan kerja menjadi sangat krusial, mengingat PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan besar dengan ribuan mengingat PT. Petrokimia Gresik adalah perusahaan besar dengan ribuan karyawan dan memproduksi sejumlah material kimia berbahaya.
karyawan dan memproduksi sejumlah material kimia berbahaya.
Pelaksanaan K3 di PT. Petrokimia Gresik merupakan penjabaran dari Pelaksanaan K3 di PT. Petrokimia Gresik merupakan penjabaran dari Undang-Undang No.1/1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Undang-Undang No.1/1970 tentang Keselamatan Kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja PER/05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen K3.
Tenaga Kerja PER/05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen K3.
II.1 Filosofi Dasar Penerapan K3 II.1 Filosofi Dasar Penerapan K3
1.
1. Setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan atas keselamatanSetiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan atas keselamatan dalam melakukan pekerjaan untuk meningkatkan produksi dan dalam melakukan pekerjaan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas.
produktivitas.
2.
2. Setiap orang yang berada di tempat kerja perlu adanya jaminanSetiap orang yang berada di tempat kerja perlu adanya jaminan keselamatan.
keselamatan.
3.
3. Setiap sumber-sumber produksi harus digunakan secara aman dan efisien.Setiap sumber-sumber produksi harus digunakan secara aman dan efisien.
4.
4. Pengurus/pimpinan perusahaan diwajibkan memenuhi dan menaati semuaPengurus/pimpinan perusahaan diwajibkan memenuhi dan menaati semua syarat-syarat dan ketentuan keselamatan kerja yang berlaku bagi usaha dan syarat-syarat dan ketentuan keselamatan kerja yang berlaku bagi usaha dan tempat kerja yang dijalankan.
tempat kerja yang dijalankan.
5.
5. Setiap orang yang memasuki tempat kerja diwajibkan menaati semuaSetiap orang yang memasuki tempat kerja diwajibkan menaati semua persyaratan kesel
persyaratan keselamatan kerja.amatan kerja.
6.
6. TercapainyaTercapainya zero accident. zero accident.
II.2 Tujuan dan Sasaran K3 II.2 Tujuan dan Sasaran K3
1.
1. Tujuan K3Tujuan K3
Tujuan dari adanya K3 adalah menciptakan sistem K3 di tempat kerja Tujuan dari adanya K3 adalah menciptakan sistem K3 di tempat kerja dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi, dan dengan melibatkan unsur manajemen, tenaga kerja, kondisi, dan lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah terjadinya lingkungan kerja yang terintegrasi dalam rangka mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang aman, nyaman, efisien, dan produktif.
aman, nyaman, efisien, dan produktif.
2.
2. Sasaran K3Sasaran K3
Sasaran dari adanya K3 adalah sebagai berikut:
Sasaran dari adanya K3 adalah sebagai berikut:
a.
a. Memenuhi UU No.1/1970 tentang keselamatan kerja.Memenuhi UU No.1/1970 tentang keselamatan kerja.
b.
b. Memenuhi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER/05/MEN/1996Memenuhi Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER/05/MEN/1996 tentang Sistem Manajemen K3.
tentang Sistem Manajemen K3.
3.
3. Mencapai nihil kecelakaan.Mencapai nihil kecelakaan.
II.3 Kebijakan K3 (1 September 2005) II.3 Kebijakan K3 (1 September 2005)
PT. Petrokimia Gresik bertekad menjadi produsen pupuk serta bahan kimia PT. Petrokimia Gresik bertekad menjadi produsen pupuk serta bahan kimia lainnya yang produknya paling diminati oleh konsumen, yang mengutamakan K3 lainnya yang produknya paling diminati oleh konsumen, yang mengutamakan K3 dan pelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan operasionalnya.
dan pelestarian lingkungan hidup dalam setiap kegiatan operasionalnya.
Sesuai dengan nilai-nilai dasar tersebut, PT. Petrokimia Gresik Sesuai dengan nilai-nilai dasar tersebut, PT. Petrokimia Gresik menetapkan kebijakan K3 sebagai berikut:
menetapkan kebijakan K3 sebagai berikut:
1.
1. PT. Petrokimia Gresik bertekad menjadi produsen pupuk dan produk kimiaPT. Petrokimia Gresik bertekad menjadi produsen pupuk dan produk kimia lainnya yang berdaya saing tinggi dan produknya diminati oleh konsumen.
lainnya yang berdaya saing tinggi dan produknya diminati oleh konsumen.
2.
2. Penyediaan produk pupuk, produk kimia, dan jasa yang berkualitas sesuaiPenyediaan produk pupuk, produk kimia, dan jasa yang berkualitas sesuai permintaan
permintaan pelanggan pelanggan dilakukan dilakukan melalui melalui proses proses produksi produksi dengandengan menerapkan sistem manajemen yang menjamin mutu, pencegahan menerapkan sistem manajemen yang menjamin mutu, pencegahan pencemaran,
pencemaran, dan dan berbudaya berbudaya K3 K3 serta serta penyempurnaan penyempurnaan secara secara bertahap bertahap dandan berkesinambungan.
berkesinambungan. Untuk Untuk mendukung mendukung tekad tekad tersebut, tersebut, manajemenmanajemen berupaya
berupaya memenuhi memenuhi standar standar mutu mutu yang yang ditetapkan, ditetapkan, peraturan peraturan lingkungan,lingkungan, ketentuan, dan norma-norma K3 serta peraturan/perundangan terkait ketentuan, dan norma-norma K3 serta peraturan/perundangan terkait
3.
3. Seluruh karyawan bertanggung jawab dan mengambil peran dalam upayaSeluruh karyawan bertanggung jawab dan mengambil peran dalam upaya meningkatkan ketrampilan, kedisiplinan untuk mengembangkan produk meningkatkan ketrampilan, kedisiplinan untuk mengembangkan produk dan jasa yang berkualitas, penaatan terhadap peraturan lingkungan dan dan jasa yang berkualitas, penaatan terhadap peraturan lingkungan dan ketentuan K3 serta menjunjung tinggi integritas.
ketentuan K3 serta menjunjung tinggi integritas.
II.4 Organisasi K3 PT. Petrokimia Gresik II.4 Organisasi K3 PT. Petrokimia Gresik
Organisasi K3 yang dibentuk di PT. Perokimia Gresik adalah sebagai Organisasi K3 yang dibentuk di PT. Perokimia Gresik adalah sebagai berikut:
berikut:
1.
1. Organisasi StrukturalOrganisasi Struktural
Organisasi K3 struktural dibentuk agar dapat menjamin penerapan K3 di Organisasi K3 struktural dibentuk agar dapat menjamin penerapan K3 di PT. Petrokimia Gresik sesuai dengan UU No. 1/70 serta peraturan K3 PT. Petrokimia Gresik sesuai dengan UU No. 1/70 serta peraturan K3 lainnya dan penerapan K3 dapat dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga lainnya dan penerapan K3 dapat dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga tercapai kondisi yang aman, nyaman, dan produktif.
tercapai kondisi yang aman, nyaman, dan produktif.
2.
2. Organisasi non strukturalOrganisasi non struktural
Organisasi ini dibentuk agar kegiatan-kegiatan K3 dapat terintegrasi pada Organisasi ini dibentuk agar kegiatan-kegiatan K3 dapat terintegrasi pada seluruh kegiatan dalam gerak dan langkah yang sama sehingga sistem seluruh kegiatan dalam gerak dan langkah yang sama sehingga sistem pada
pada K3 K3 yang yang ada ada dapat dapat berjalan berjalan dengan dengan efektif efektif dan dan efisien efisien serta serta terjagaterjaga keberlanjutannya.
keberlanjutannya.
BAB III BAB III
MANAJEMEN PRODUKSI MANAJEMEN PRODUKSI
Manajem
Manajemen Produksi en Produksi PT. Petrokimia GresikPT. Petrokimia Gresik
Proses produksi PT. Petrokimia Gresik bekerja secara kontinyu, maka Proses produksi PT. Petrokimia Gresik bekerja secara kontinyu, maka PT.Petrokimia Gresik mengatur jam kerja karyawannya dengan sistem
PT.Petrokimia Gresik mengatur jam kerja karyawannya dengan sistem shift shift ..
Sistem ini diberlakukan bagi karyawan yang bertugas di produksi dan Sistem ini diberlakukan bagi karyawan yang bertugas di produksi dan laboratorium dengan pembagian jam kerja sebagai berikut:
laboratorium dengan pembagian jam kerja sebagai berikut:
a.
a. Shift Shift I I : : 07.00-15.0007.00-15.00 b.
b. Shift Shift II II : : 15.00-23.0015.00-23.00 c.
c. Shift III : 23.00-07.00Shift III : 23.00-07.00
Jam kerja karyawan PT. Petrokimia Gresik diatur agar sesuai dengan Jam kerja karyawan PT. Petrokimia Gresik diatur agar sesuai dengan peraturan
peraturan Departemen Departemen Ketenagakerjaan, Ketenagakerjaan, sehingga sehingga karyawankaryawan shift shift dibagi ke dalam dibagi ke dalam 4 grup yaitu grup A, B, C, dan D. Jadwal kerjanya diatur dalam suatu
4 grup yaitu grup A, B, C, dan D. Jadwal kerjanya diatur dalam suatu schedule schedule shift
shift yang diatur oleh Biro Personalia PT. Petrokimia Gresik. Penerbitan yang diatur oleh Biro Personalia PT. Petrokimia Gresik. Penerbitan schedule schedule shift
shift setiap setahun sekali dengan menyesuaikan hari yang berlaku disetiap setahun sekali dengan menyesuaikan hari yang berlaku di Indonesia.Disamping karyawan yang dibagi ke dalam jadwal
Indonesia.Disamping karyawan yang dibagi ke dalam jadwal shift shift , ada juga, ada juga karyawan yang bekerja
karyawan yang bekerja non shift non shift ((normal daynormal day), biasanya berlaku untuk karyawan), biasanya berlaku untuk karyawan yang bekerja di kantor dengan jam kerja sebagai berikut:
yang bekerja di kantor dengan jam kerja sebagai berikut:
a.
a. Hari Hari Senin Senin s.d. s.d. Kamis Kamis : : 07.00-16.00 07.00-16.00 (istirahat (istirahat 12.00-13.00)12.00-13.00) b.
b. Hari Hari Jumat Jumat : : 06.00-16.00 06.00-16.00 (istirahat (istirahat 11.00-13.00)11.00-13.00) c.
c. Hari Hari Sabtu Sabtu dan dan Minggu Minggu : : LiburLibur
Dengan pembagian jam kerja ini, diharapkan para pekerja memiliki jam Dengan pembagian jam kerja ini, diharapkan para pekerja memiliki jam kerja yang efektif dan sama rata, sehingga proses produksi akan berjalan dengan kerja yang efektif dan sama rata, sehingga proses produksi akan berjalan dengan lancar.
lancar.
Manajemen Perencanaan dan Pengendalian Manajemen Perencanaan dan Pengendalian Pengert
Pengertian ian Candal ProduksiCandal Produksi
Perencanaan dan Pengendalian Produksi atau sering disebut candal Perencanaan dan Pengendalian Produksi atau sering disebut candal produksiyang
produksiyang dalam dalam istilah istilah manajemen manajemen umum umum disebutdisebut Production Production Planning Planning andand
tujuan perusahaan.Definisi candal produksi adalah penetapan atau produksi yang tujuan perusahaan.Definisi candal produksi adalah penetapan atau produksi yang dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan dan pengendalian kegiatan dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan dan pengendalian kegiatan pelaksanaan
pelaksanaan proses proses dan hasdan hasil prodil produksi. Juksi. Jadi secaradi secara umum, a umum, candal pcandal produksi roduksi berartiberarti kegiatan pengkoordinasian bagian-bagian yang terlibat dalam pelaksanaan proses kegiatan pengkoordinasian bagian-bagian yang terlibat dalam pelaksanaan proses produksi.
produksi.
Tujuan dari kegiatan Candal Produksi adalah untuk mengusahakan agar Tujuan dari kegiatan Candal Produksi adalah untuk mengusahakan agar perusahaan dapat melaku
perusahaan dapat melakukan hal-hal sebagai bekan hal-hal sebagai berikut:rikut:
1.
1. Menggunakan sumber daya yang ada seoptimal mungkin.Menggunakan sumber daya yang ada seoptimal mungkin.
2.
2. Berproduksi pada tingkat efisiensi dan efektifitas tinggi.Berproduksi pada tingkat efisiensi dan efektifitas tinggi.
3.
3. Menguasai pasar yang luas dengan cara:Menguasai pasar yang luas dengan cara:
Berproduksi dengan biaya rendah, sehingga harga jual bisa rendah danBerproduksi dengan biaya rendah, sehingga harga jual bisa rendah dan mampu bersaing dengan kompetitor.
mampu bersaing dengan kompetitor.
Menjual produksi dalam jumlah banyak, dengan biaya produksiMenjual produksi dalam jumlah banyak, dengan biaya produksi rendah dan perusahaan bisa memperluas pangsa pasar.
rendah dan perusahaan bisa memperluas pangsa pasar.
4.
4. Memperluas lapangan kerja sesuai dengan perkembangan dan kemajuanMemperluas lapangan kerja sesuai dengan perkembangan dan kemajuan perusahaan.
perusahaan.
5.
5. Memperoleh keuntungan yang cukup besar bagi pengembangan danMemperoleh keuntungan yang cukup besar bagi pengembangan dan kemajuan perusahaan.
kemajuan perusahaan.
Tugas dan kegiatan candal produksi di PT. Petrokimia Gresik, antara lain:
Tugas dan kegiatan candal produksi di PT. Petrokimia Gresik, antara lain:
1.
1. Memperkirakan dan merencanakan jumlah produksi serta kebutuhannyaMemperkirakan dan merencanakan jumlah produksi serta kebutuhannya sebagai fungsi waktu (target RKAP tahunan)
sebagai fungsi waktu (target RKAP tahunan) 2.
2. Memonitor pelaksanaan rencana produksi dan mengendalikannya bilaMemonitor pelaksanaan rencana produksi dan mengendalikannya bila terjadi penyimpangan (laporan produksi dan
terjadi penyimpangan (laporan produksi dan performance performancenya)nya) 3.
3. Memonitor persediaan bahan baku dan penolong untuk kebutuhan operasiMemonitor persediaan bahan baku dan penolong untuk kebutuhan operasi serta meminta proses pembeliannya.
serta meminta proses pembeliannya.
4.
4. Merencanakan dan melakukan program evaluasi produksi dengan dasar-Merencanakan dan melakukan program evaluasi produksi dengan dasar- dasar statistik.
dasar statistik.
Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa bagian candal produksi Dari keterangan di atas dapat diketahui bahwa bagian candal produksi bertugas
bertugas merencanakan merencanakan dan dan mengendalikan mengendalikan produksi produksi di di pabrik. pabrik. SusunanSusunan organisasi di
organisasi di bagian candal bagian candal produksi produksi yaitu yaitu Kepala BKepala Bagian Candal agian Candal ProduksiProduksi membawahi 2 seksi yaitu:
membawahi 2 seksi yaitu:
1.
1. Seksi perencanaanSeksi perencanaan Bertanggungjawab
Bertanggungjawab kepada kepada Kepala Kepala Bagian Bagian Candal Candal Produksi Produksi dalamdalam merencanakan produksi pabrik.
merencanakan produksi pabrik.
2.
2. Seksi pengendalianSeksi pengendalian Bertanggungjawab
Bertanggungjawab kepada kepada Kepala Kepala Bagian Bagian Candal Candal Produksi Produksi dalamdalam mengendalikan produksi pabrik.
mengendalikan produksi pabrik.
Di bawah ini, akan dijelaskan mengenai seksi perencanaan produksi dan seksi Di bawah ini, akan dijelaskan mengenai seksi perencanaan produksi dan seksi pengendalian produks
pengendalian produksi di PT. Petrokimia Gresik.i di PT. Petrokimia Gresik.
Seksi Perencanaan Produksi Seksi Perencanaan Produksi
Dalam perencanaan ditentukan usaha atau tindakan yang akan dan perlu Dalam perencanaan ditentukan usaha atau tindakan yang akan dan perlu diambil oleh pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk diambil oleh pimpinan perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk membuat perencanaan yang baik harus memperhatikan:
membuat perencanaan yang baik harus memperhatikan:
1.
1. Masalah internMasalah intern
Merupakan masalah dari dalam perusahaan. Yaitu masalah yang masih di Merupakan masalah dari dalam perusahaan. Yaitu masalah yang masih di dalam kekuasaan pimpinan perusahaan. Contoh: mesin yang digunakan, dalam kekuasaan pimpinan perusahaan. Contoh: mesin yang digunakan, buruh yang dikar
buruh yang dikaryakan,bahan yang diperlyakan,bahan yang diperlukan, dll.ukan, dll.
2.
2. Masalah eksternMasalah ekstern
Merupakan masalah dari luar perusahaan. Yaitu masalah yang berada Merupakan masalah dari luar perusahaan. Yaitu masalah yang berada diluar kekuasaan pimpinan perusahaan. Contoh: inflasi, keadaan politik, diluar kekuasaan pimpinan perusahaan. Contoh: inflasi, keadaan politik, dll.
dll.
Perencanaan dibedakan menjadi dua, yaitu:
Perencanaan dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.
1. Perencanaan usaha yang bersifat umum (Perencanaan usaha yang bersifat umum (General Business Planning General Business Planning )) 2.
2. Perencanaan produksi (Perencanaan produksi ( Production Planning Production Planning ))
Definisi perencanaan produksi adalah perencanaan dan pengorganisasian Definisi perencanaan produksi adalah perencanaan dan pengorganisasian bahan
bahan baku, baku, tenaga tenaga kerja, kerja, modal, modal, mesin, mesin, dan dan peralatan peralatan yang yang digunakan digunakan untukuntuk melaksanakan kegiatan produksi pada periode tertentu di masa yang akan datang.
melaksanakan kegiatan produksi pada periode tertentu di masa yang akan datang.
Secara umum tujuan perencanaan produksi adalah:
Secara umum tujuan perencanaan produksi adalah:
2.
2. Untuk menguasai pangsa pasar tertentu.Untuk menguasai pangsa pasar tertentu.
3.
3. Untuk mengusahakan agar perusahaan bisa beroperasi pada efisiensiUntuk mengusahakan agar perusahaan bisa beroperasi pada efisiensi tertentu.
tertentu.
4.
4. Untuk mempertahankan dan mengusahakan agar kesempatan kerja yangUntuk mempertahankan dan mengusahakan agar kesempatan kerja yang ada tetap pada tingkatnya dan berkembang.
ada tetap pada tingkatnya dan berkembang.
5.
5. Untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas yang ada di perusahaan.Untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas yang ada di perusahaan.
Berdasarkan jangka waktu yang tercakup, perencanaan produksi dibedakan Berdasarkan jangka waktu yang tercakup, perencanaan produksi dibedakan menjadi:
menjadi:
1.
1. Perencanaan produksi jangka panjangPerencanaan produksi jangka panjang
Merupakan penentuan tingkat kegiatan produksi lebih dari satu tahun, Merupakan penentuan tingkat kegiatan produksi lebih dari satu tahun, biasanya
biasanya lima lima tahun tahun mendatang mendatang dengan dengan tujuan tujuan untuk untuk merencanakanmerencanakan pertambahan
pertambahan kapasitas kapasitas peralatan peralatan dan dan mesin, mesin, ekspansi ekspansi pabrik, pabrik, dandan pengembangan produk
pengembangan produk..
2.
2. Perencanaan produksi jangka pendekPerencanaan produksi jangka pendek
Merupakan penentuan tingkat kegiatan produksi dalam jangka waktu satu Merupakan penentuan tingkat kegiatan produksi dalam jangka waktu satu tahun atau kurang, dengan tujuan untuk merencanakan kebutuhan bahan tahun atau kurang, dengan tujuan untuk merencanakan kebutuhan bahan baku, tenaga kerja, dan fa
baku, tenaga kerja, dan fasilitas yang dimiliki psilitas yang dimiliki perusahaan.erusahaan.
Dalam pelaksanaannya rencana produksi tahunan dijabarkan dalam Dalam pelaksanaannya rencana produksi tahunan dijabarkan dalam kegiatan bulanan yang sangat mungkin dipengaruhi oleh beberapa hal sebagai kegiatan bulanan yang sangat mungkin dipengaruhi oleh beberapa hal sebagai berikut:
berikut:
1.
1. Kegiatan ekstern produksiKegiatan ekstern produksi
Semisal dalam pemasaran mengalami kesulitan menjual produk dan dalam Semisal dalam pemasaran mengalami kesulitan menjual produk dan dalam pengadaan
pengadaan mengalami mengalami kesulitan kesulitan mendatangkan mendatangkan bahan bahan baku baku atau atau bahanbahan penolong.
penolong.
2.
2. Kegiatan intern produksiKegiatan intern produksi Semisal ada
Semisal ada permasalahan di pabrik yang permasalahan di pabrik yang mengakibatkan pabrik tidak bisamengakibatkan pabrik tidak bisa berproduksi.
berproduksi.