• Tidak ada hasil yang ditemukan

KETERAMPILAN KLINIK PRAKTIK KEBIDANAN

N/A
N/A
anissa rahmadina

Academic year: 2023

Membagikan "KETERAMPILAN KLINIK PRAKTIK KEBIDANAN "

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

KETERAMPILAN KLINIK PRAKTIK

(2)

KELOMPOK 3

ANISSA RAHMADINA (202302053) NELZA AMALIA (202302043) LIVITA FERNANDA (202302068) WIDIA GUSPITA SARI (202302067)

YEMI SEFTIANI (202302060)

ELSHA AYU CHANTIKA (202302059) INDAH

RITA PUSPITA SARI

EVA SUSANTI (202302051) HASILAWATI (202302055) DELPITA MAYANG (202302057)

YOGENTRI MADANI

(3)

KONSEP DASAR STRERILISASI DAN

DISENFEKSI

(4)

LATAR BELAKANG

Lingkup bidang kebidanan memberikan asuhan keperawatan baik pada pasien yang beresiko atau telah terifenksi. Pengetahuan mengenai bagaimana terjadinya infeksi penting dikuasai untuk membatasi dan

mencegah terjadi penyebaran infeksi.

Diperlukan juga cara untuk mengurangi atau bahkan mengatasi infeksi tersebut secara keseluruhan.secara lebih spesifik diperlukan pengetahuan mendasar akan kondisi seperti apa yang biasa dijadikan lokasi atau tempat

untuk melakukan asuhan kebidanan.

Perkembangan ilmu mikrobiologi telah meberikan sumbangan yang besar bagi dunia kesehatan,dengan ditemukannya berbagai macam alat berkat penemuan beberapa ilmuan besar. Bahwa terbukti untuk mencegah atau mengendalikan infeksi tenaga kesehatan dapat menggunakan konsep steril

ataupun bersih,untuk membantu proses penyembuhan pasiennya dan lebih spesifik lagi untuk mengendalikan dan mencegah terjadinya infeksi.

(5)

STERILISASI

Suatu cara untuk membebaskan sesuatu

(alat,bahan,media dan lain-lain) dari mikroorganisme yang tidak diharapkan kehadirannya baik yang pathogen maupun yang an pathogen. Atau bisa juga dikatakan

sebagai proses untuk membebaskan suatu benda dari

semua mikroorganisme, baik bentuk vegetative maupun

bentuk spora.

(6)

DISENFEKSI

Adalah membunuh mikroorganisme penyebab penyakit dengan bahan kimia atau secara fisik,hal ini dapat mengurangi kemungkinan terjadi infeksi dengan jalan membunuh mikroorganisme patogen.

desinfektan > zat kimia yang dipakai untuk desinfeksi

(7)

Mencegah kontaminasi mikroorganisme

dalam industri Mencegah

terjadinya infeksi

Mencegah kontaminasi

terhadap bahan- bahan

yang dipakai

TUJUAN DARI STERILISASI DAN

DISENFEKSI

Mencegah

makanan

menjadi rusak

(8)

MACAM MACAM CARA STERILISASI

Sterilisasi secara fisik dapat dilakukan dengan

pemanasan &

penyinaran.

Pemanasan dengan api langsung,sterilisasi dengan oven kira-kira 160-1800C dan uap air

panas. Sedangkan penyinaran dilakukan dengan sinar ultra violet.

sterilisasi secara kimiawi menggunakan senyawa

desinfektan antara lain alkohol. Antiseptik kimia

biasanya dipergunakan dan dibiarkan menguap

seperti halnya alkohol.

Umumnya isopropil alkohol 70-90% adalah

yang termurah namun merupakan antiseptik

yang sangat efisien.

Sterilisasi secara mekanik (filtrasi) menggunakan

suatu saringan yang berpori sangat kecil (0.22 mikron atau 0.45 mikron) sehingga mikroba tertahan pada saringan tersebut.

Proses ini ditujukan untuk sterilisasi bahan yang peka

panas, misalnya larutan enzim dan antibiotik.

(9)

FENOL

KLORSILENOL

ALDEHIDA

BIGUANID

CONTOH DESINFEKSI

ALKOHOL SENYAWA HALOGEN

(10)

PERANAN TENAGA KESEHATAN/BIDAN DALAM STERILISASI DAN DISENFEKSI

Dalam dunia kesehatan khususnya bidan. Sterilisasi dan disinfeksi digunakan sebagai Pencegah

Infeksi(PI).

Dengan adanya praktek pencegah infeksi dapat mencegah mikroorganisme berpindah dari satu individu ke individu lainnya(ibu,bayi baru lahir(BBL)

dan para penolong persalinan) sehingga dapat memutus rantai penyebaran infeksi.

tindakan-tindakan pencegahan infeksi termasuk

hal-hal berikut >>

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Dalam tesis ini penulis membahas masalah tentang pelaksanaan kewajiban bidan pembimbing klinik terhadap mahasiswa yang sedang melakukan praktik klinik di rumah

Dekontaminasi adalah langkah pertama dalam menangani peralatan, perlengkapan, sarung tangan dan benda-benda lainnya yang terkontaminasi. Dekontaminasi membuat

Salah satu upaya untuk meningkatkan soft skills mahasiswa pada praktik klinik kebidanan dengan adanya gerakan karakter ³6(+$7´ XQWXN PHQJJHUDNDQ FLYLWDV

Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap kompetensi adalah model pembelajaran dengan OR 17,2 (IK 95% 2-146) yang

Data dianalisis menggunakan uji chi-square .Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 45,5% preseptor pada kelompok kontrol merasa puas, sedangkan pada kelompok

Preceptor klinik adalah Bidan, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pendidikan/ jejaring/ puskesmas yang telah diangkat sebagai dosen

Sasaran pembelajaran di susun berdasarkan standar kompetensi dokter yang telah ditetapkan oleh KKI, diharapkan setelah menjalani kepaniteraan klinik Ilmu Kebidanan dan

No Langkah Kerja Skala Penilaian 1 2 3 4 5 1 Persiapan Alat - Tabung oksigen lengkap dengan manometer - Flow meter pengukur aliran - Humidifier yang sudah di isi dengan