• Tidak ada hasil yang ditemukan

Khalilah Justicia Herlambang 1042311011 Hakikat PKN

N/A
N/A
Khalilah Justicia

Academic year: 2023

Membagikan "Khalilah Justicia Herlambang 1042311011 Hakikat PKN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Khalilah Justicia Herlambang 1042311011

1. Analisis salah satu pendidikan kewarganegaraan yang dilaksanakan di negara lain!

Sejalan dengan pesatnya pengaruh globalisasi, kurikulum pendidikan kewarganegaraan di Malaysia banyak menyalami perkembangan. Dalam perkembangannya (Lee, 2006), perubahan kurikulum pendidikan kewarganegaraan diwarnai oleh ketegangan dan perselisihan dalam masyarakat dikarenakan keberagaman yang ada di negara tersebut. Kurikulum pendidikan kewarganegaraan muncul atas perhatian pemerintah yang ingin menyatukan negara berdasarkan identitas etnis.

Pendidikan kewarganegaraan di Malaysia dikenal dengan istilah Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan (PSK) dimulai sejak tahun 1972 (Balakrishnan, 2015). Awalnya, pendidikan kewarganegaraan di Malaysia bertumpu pada struktur dan jenis kerajaan, namun berubah dan berfokus pada keadaan masyarakat serta kemajuan bangsa. Kurikulum Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan di Malaysia bermuatan nilai-nilai kulturalisme dan nasionalisme, yang sesuai dengan keadaan masyarakatnya yang terdiri dari bergabai macam etnis. Kurikulum ini mencakup beberapa macam prinsip dalam kehidupan, seperti tanggung jawab sebagai individu terhadap keluarga, penghormatan terhadap hak orang lain, partisipasi masyarakat, pengetahuan dan pemahaman tentang keberagaman, kontribusi terhadap pembangunan nasional, serta nilai kemandirian dan harga diri. Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan juga mengajarkan nilai peran warga terhadap politik dan hukum yang ada di negaranya.

2. Jelaskan perbedaannya dengan pendidikan kewarganegaraan di Indonesia!

Secara historis, sistem pendidikan di kedua negara memiliki persamaan yang dimana keduanya dipengaruhi oleh sejarah negara masing-masing. Namun, yang membedakannya adalah subtansi munculnya pendidikan kewarganegaraan, serta latar belakang pasca kemerdekaan tiap negara.

Pendidikan kewarganegaraan di Malaysia mengedepankan konsep pluralitas dan keberagaman karena warga negaranya yang terdiri dari berbagai etnis. Namun Malaysia memberikan hak istimewa kepada warganya yang beretnis melayu asli, dengan mengikuti suara terbanyak/dominan. Sedangkan Indonesia, di Tengah keberagamannya, menjunjung tinggi sikap persatuan dan kesatuan yang berfokus pada pembentukan karakter sesuai nilai Pancasila.

3. Jelaskan pentingnya PKn bagi pembangunan karakter bangsa, terutama bagi cita-cita Indonesia Emas 2045!

Secara umum, pendidikan kewarganegaraan bertujuan membentuk warga negara dan karakter bangsa yang baik. Pendidikan kewarganegaraan dirumuskan secara luas mencakup proses penyiapan generasi muda untuk mengambil peran dan tanggung jawab sebagai warga negara.

(2)

Selain materi pokok kewarganegaraan, anak muda perlu tau sejarah negaranya sendiri, agar mereka tidak lupa bagaimana perjuangan para pendahulu untuk memerdekakan dan membangun negaranya saat ini.

Pendidikan kewarganegaraan menjadi keharusan agar dapat menciptakan generasi yang cerdas, dan memiliki budi pekerti yang luhur sehingga bermakna dalam bermasyarakat. Cita-cita Indonesia emas 2045 yang bervisi pada kemajuan sumber daya manusia dan penguasaan teknologi memerlukan dukungan kuat dari anak muda.

Pendidikan kewarganegaraan berandil besar dalam hal ini, untuk menanamkan kesadaran yang kuat di dalam anak muda untuk membangun bangsa dan negara ke arah yang lebih baik. PKn seharusnya menjadi dasar dan landasan dalam setiap kemajuan dan pembaharuan yang ada di Indonesia. Tak seharusnya hanya sebatas ucapan di mulut saja, tapi perlu perwujudan dalam dunia nyata. PKn haruslah berorientasi pada kemajuan teknologi, ekonomi, pertahanan serta sumber daya baik manusia maupun alam, agar 4 pilar visi Indonesia emas 2045 dalam tercapai.

SUMBER

Hajri, Priazki. “Kajian Komparasi Dinamika Pendidikan Kewarganegaraan di Indonesia dan Malaysia.” Jurnal FOUNDASIA 14, no.1 (2023) : 42-54.

PAMUJI, DESI DWI (2014) PERAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) DALAM PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA (Studi deskriptif di SMK Bakti Purwokerto). Bachelor thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Sari, Serli Retno. “Peran Penting Pendidikan Kewarganegaraandi Negara Multietnik Malaysia dan Singapura.” Journal Of Moraland Civic Education 2, no.2 (2018) : 48-50.

Shufiyati, Tata. “PKN di Malaysia” www.wordpress.com Diakses pada 31 Agustus 2023.

https://eftashufiyati.wordpress.com/2016/12/10/pkn-di-malaysia/

(3)

Referensi

Dokumen terkait

“P endidikan kewarganegaraan adalah pendidikan demokrasi yang bertujuan untuk mendidik generasi muda menjadi warga negara yang demokratis dan partisipatif melalui

PKn (Pendidikan Kewarganegaraan) bukan hanya sekedar mata pelajaran wajib, tetapi bertujuan untuk menyiapkan generasi muda menjadi warga negara yang baik, warga

Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dalam Membentuk Karakter Siswa Menjadi Warga Negara yang Baik (Studi. Deskripsi di SMPN 113 Jakarta

“ Membangun Karakter Bangsa Di Tengah Arus Globalisasi dan Gerakan Demokrasi (Pidato Pengukuhan Sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Kewarganegaraan), Bandung,

Besar/Profesor dalam Bidang Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia pada 26 April 2001,

Standar Kompetensi : Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa mengerti arti penting Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai upaya membangun kesadaran berbangsa dan

Demikian juga bagi negara Indonesia pada masa lalu dan sekarang, PKn menjadi sarana untuk menanamkan hal yang terkait dengan ideologi negara baik melalui jalur formal/sekolah ataupun

Untuk membangun nasionalisme gene- rasi muda sebagai wujud pendidikan kewarganegaraan adalah ungkapan perasaan senasib sepenanggungan dalam lingkup bangsa dalam