• Tidak ada hasil yang ditemukan

Konsep dan Maknanya

N/A
N/A
Shanti Debora Simorangkir

Academic year: 2024

Membagikan " Konsep dan Maknanya"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Pernando Rambe

NIM : 050968504

Kode/Nama Mata Kuliah: HKUM4403/ ILMU PERUNDANG-UNDANGAN

SRIPOKU.COM --Bicara cita hukum, kita harus mengelompokkannya ke dalam dua segi.

Segi yang pertama ialah segi formal yaitu suatu wadah dari cita hukum yang telah digarap dengan melihat alam kenyataan dari sekeliling kelompok masyarakat / bangsa. Menurut Ketua Pembina Adat Sumatera Selatan Albar Sentosa Subari SH.MH melalui pesan whatsapp-nya menyebutkan bahwa segi materiil ialah cita hukum yang berisi suatu kesatuan nilai dari kategori lainnya termasuk cita rasa budaya masyarakat nya.

Cita hukum atau Rechtsidee dari budaya yang bersangkutan tentang apa dan bagaimana yang dinamakan hukum,sebagai ukuran pokok yang dapat dianggap sebagai hukum oleh suatu masyarakat atau bangsa serta negara.

Rechtsidee adalah pernyataan dari cita dan rasa tentang bagaimana ramuan yang srsuai dari hukum dengan lain lain nilai yang berasal dari kategori nilai nilai lainnya dengan memperhitungkan tuntutan alam kenyataan sekeliling yang tidak dapat dihindari. Cita rasa itu ditentukan oleh filsafat dalam artinya sebagai pandangan hidup yang dianut masyarakat yang bersangkutan. Dari itu Rechtsidee dalam dirinya adalah merupakan sesuatu yang didalamnya mengandung kuat sekali unsur unsur yang emosional idiil yang batasan rasionalnya tidak begitu pasti. Sedangkan pengertian umum hukum, yang berusaha menjelmakan Rechtsidee, tuntutan pertama yang harus dipenuhi ialah bahwa itu dapat dikerjakan. Untuk itu perlu bahwa unsur unsur dari pengertian umum hukum ini harus rasional.

Pertanyaan:

1. Berikan analisis anda bahwa Pancasila sebagai rechtsidee atau cita hukum bangsa Indonesia?

Jawaban:

Pancasila sebagai rechtsidee atau cita hukum bangsa Indonesia memiliki dua segi, yaitu segi formal dan segi materiil. Segi formal Pancasila sebagai rechtsidee berisi suatu wadah dari cita hukum yang telah digarap dengan melihat alam kenyataan dari sekeliling kelompok masyarakat / bangsa. Segi materiil Pancasila sebagai rechtsidee berisi suatu kesatuan nilai dari kategori lainnya termasuk cita rasa budaya masyarakatnya. Pancasila sebagai rechtsidee juga berisi pernyataan dari cita dan rasa tentang bagaimana ramuan yang sesuai dari hukum dengan lain-lain nilai yang berasal dari kategori nilai lainnya dengan memperhitungkan tuntutan alam kenyataan sekeliling yang tidak dapat dihindari.

(2)

Pancasila sebagai rechtsidee juga memiliki unsur-unsur yang emosional dan idiil yang batasan rasionalnya tidak begitu pasti. Dalam artinya, Pancasila sebagai rechtsidee adalah pandangan hidup yang dianut masyarakat yang bersangkutan. Pancasila sebagai rechtsidee dalam dirinya adalah sesuatu yang didalamnya mengandung kuat sekali unsur-unsur yang emosional idiil yang batasan rasionalnya tidak begitu pasti.

2. Apa yang menjadi ciri dari Pancasila sebagai norma hukum dasar.

Jawaban:

Ciri dari Pancasila sebagai norma hukum dasar adalah bahwa Pancasila sebagai norma hukum dasar berisi suatu kesatuan nilai dari kategori lainnya termasuk cita rasa budaya masyarakatnya. Pancasila sebagai norma hukum dasar juga berisi pernyataan dari cita dan rasa tentang bagaimana ramuan yang sesuai dari hukum dengan lain-lain nilai yang berasal dari kategori nilai lainnya dengan memperhitungkan tuntutan alam kenyataan sekeliling yang tidak dapat dihindari.

Pancasila sebagai norma hukum dasar juga memiliki unsur-unsur yang emosional dan idiil yang batasan rasionalnya tidak begitu pasti. Dalam artinya, Pancasila sebagai norma hukum dasar adalah pandangan hidup yang dianut masyarakat yang bersangkutan. Pancasila sebagai norma hukum dasar dalam dirinya adalah sesuatu yang didalamnya mengandung kuat sekali unsur-unsur yang emosional idiil yang batasan rasionalnya tidak begitu pasti.

Sumber:

[1] https://tabloidmatahati.com/pancasila-adalah-cita-hukum-rechtsidee/

[2] http://journal.fh.unsoed.ac.id/index.php/SLR/article/download/212/194 [3] https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/index.php/QISTIE/article/view/3138

[4] https://pusdik.mkri.id/materi/materi_92_Makalah%20Negara%20Hukum

%20Berwatak%20Pancasila_Hakim%20Konstitusi%20Prof.%20Arief%20Hidayat.pdf

Referensi

Dokumen terkait

Komunikasi dalam Konsep Budaya adalah Nilai-nilai budaya adalah sesuatu yang dirumuskan dan ditetapkan oleh penganut budaya yang dianggap baik atau buruk.. Norma- norma budaya

Uraian yang terdapat pada bab dua yaitu terdiri dari tinjauan pustaka, konsep dan landasan teori tentang Fungsi dan Makna Arak Putih dalam budaya masyarakat Tionghoa.. 2.1

Cita-hukum memiliki dua aspek. Pertama, cita-hukum dapat dapat menjadi acuan pada pengujian hukum positif yang berlaku. Kedua, cita-hukum dapat mengarahkan hukum

Budaya adalah suatu konsep yang membangkitkan minat. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan diri, nilai, sikap,

Konsep kepemimpinan dalam Budaya Jawa (atau orang Jawa sebagai pelakunya) merupakan suatu pandangan filosofis dari seorang pemimpin yang ingin mewujudkan tujuan (cita-cita)

Dari segi aspek tatanan massa, Kampung Ciboleger Baduy memiliki konsep filosofi masyarakat sunda seperti konsep kaca – kaca, luhur handap, wadah eusi, dan lemah cai yang

Dalam konteks masyarakat modern seperti Indonesia, konsep keadilan Thomas Aquinas dapat diterapkan dengan mengakui nilai-nilai moral sebagai fondasi hukum dan kebijakan publik, menjaga

Definisi Nilai Budaya Nilai budaya adalah nilai-nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu masyarakat, lingkup organisasi, lingkungan masyarakat, yang mengakar pada suatu