• Tidak ada hasil yang ditemukan

KONSEP DASAR IPS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "KONSEP DASAR IPS"

Copied!
258
0
0

Teks penuh

PENDIDIKAN IPS

Pengertian IPS

IPS merupakan kajian terpadu ilmu-ilmu sosial dan humaniora untuk mengembangkan keterampilan kewarganegaraan. Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan perwujudan pendekatan interdisipliner dari berbagai konsep ilmu sosial yang digabungkan dan disederhanakan untuk tujuan pendidikan di sekolah (Sa’dun.

Tujuan IPS

IPS membantu mengembangkan individu peserta didik agar peduli terhadap kondisi nyata masyarakat dan mampu memecahkan permasalahan yang ada secara kritis, analitis dan bertanggung jawab. IPS bertujuan agar siswa mampu berpikir sistematis, kritis, berperilaku dan bertindak agar mampu beradaptasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ruang lingkup dan Tema Pembelajaran IPS

Sardiyo dalam Rasimin (2012) menjelaskan bahwa ruang lingkup IPS adalah “kehidupan manusia dalam masyarakat atau orang sebagai anggota masyarakat”. Kegiatan sosial manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya dalam dimensi produksi, distribusi dan arus konsumsi.

Karakteristik Pembelajaran IPS

Dimensi-Dimensi Pendidikan IPS

Sapriya (2009) menyatakan bahwa dimensi nilai dan sikap dalam pendidikan IPS meliputi nilai substantif dan nilai prosedural. Pembelajaran IPS hendaknya memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan, merefleksikan, dan mengartikulasikan nilai-nilai yang dianutnya.

Kunci Pembelajaran IPS Maksimal

Siswa belajar dari apa yang diketahui dan dipikirkan mengenai permasalahan sosial yang perlu diatasi sehingga jelas apa yang harus dilakukan dan bagaimana caranya, siswa belajar menjadi warga negara yang efektif dalam masyarakat. Dimensi tindakan sosial dalam pembelajaran IPS mencakup tiga model kegiatan, yaitu: kegiatan pemodelan dalam penyelesaian masalah dalam pembelajaran; berkomunikasi dengan anggota masyarakat; Pengambilan keputusan dapat menjadi bagian dari kegiatan kelas, terutama ketika siswa diajak melakukan penelitian (Sapriya, 2009: 56).

Optimalisasi Peran IPS dalam Membangun Generasi

Pada anak sekolah dasar, perkembangan kognitif anak memasuki tahap operasional konkrit, sehingga guru mengacu pada KI KD yang ada harus mampu mengembangkan dan menerjemahkan materi pembelajaran IPS yang sulit ke materi yang lebih mudah dan abstrak ke dalam konkrit (Sapriya, 2009). : 57). Penyelenggaraan pembelajaran IPS dengan pendekatan pembelajaran terpadu dan model pembelajaran kooperatif hendaknya dioptimalkan agar pembelajaran IPS dapat meningkatkan keterampilan sosial anak tanpa monoton dan membosankan bagi anak.

PERKEMBANGAN PENDIDIKAN IPS

Perkembangan Social Studies di Negara Lain

CSS juga memberikan rekomendasi terhadap konsep IPS sebagai “pendidikan berorientasi sosial”, atau lebih dikenal dengan “community-civics”. Namun banyak guru mengabaikan rekomendasi ini dan bahkan menghapus IPS dari kurikulum sama sekali.

Perkembangan Pendidikan IPS di Indonesia

Mata pelajaran IPS untuk SMP belum mengalami perubahan pendekatan, artinya masih diperingkat, meliputi geografi, sejarah, dan ekonomi koperasi. Mata pelajaran IPS untuk sekolah menengah menggunakan pendekatan khusus untuk mata pelajaran kebangsaan dan sejarah umum untuk kelas I dan II, sosiologi untuk kelas II, sejarah budaya untuk kelas III, program bahasa, ekonomi, sosiologi, kenegaraan dan antropologi untuk program kelas IPS. III (Sapriya, 2009).

ILMU-ILMU SOSIAL

Sosiologi

Selo Soemardjan dan Sulaeman Soemardi menyatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan sosial (menurut Soekanto. Dengan kata lain, objek kajian sosiologi adalah masyarakat manusia dilihat dari sudut hubungan antar manusia dan proses-proses yang terjadi. timbul dari hubungan manusia dalam masyarakat.

Ilmu Ekonomi

Ekonomi publik merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dalam perekonomian negara (publik). Ekonomi industri adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari interaksi perusahaan-perusahaan dalam industri.

Antropologi

Bentuk kehidupan berevolusi dari satu bentuk ke bentuk lainnya melalui perubahan yang tiada henti.

Sejarah

Peristiwa ini benar-benar terjadi dan disertai dengan bukti-bukti yang kuat berupa saksi mata, sumber sejarah, peninggalan dan catatan, sumber lisan (sejarawan). 2) Sejarah sebagai ilmu. Sejarawan/penulis sebagai subjek juga memberikan warna/rasa sesuai sudut pandang/seleranya. Contoh: P. Diponegoro dipandang sebagai pemberontak/pengkhianat menurut sejarawan Belanda, sedangkan sejarawan Indonesia dianggap pahlawan bangsa Indonesia.3) Sejarah sebagai cerita.

Geografi

Rumah adat digunakan untuk kontemplasi, rumah adat sekarang digunakan sebagai tempat pesta pernikahan dan upacara adat lainnya. Provinsi ini memiliki keunikan berupa rumah adatnya yaitu rumoh Aceh, rumoh Santeut, Rangkang.Baju adatnya adalah baju adat Pidie; Tarian tradisionalnya adalah tari Seudati dan senjata tradisionalnya adalah Rencong. Kota di Malaysia ini mempunyai rumah adat yaitu rumah Bolon atau Gorga. Pakaian adatnya adalah karo atau ulos.

Sumatera Selatan mempunyai rumah adat yang disebut rumah Limas dan pakaian adat daerah yaitu: Aisan Gede. Daerah yang dikenal dengan nama Tanah Rafflesia ini mempunyai rumah adat yaitu Rumah Bubungan.

KEBUDAYAAN

Pengertian Kebudayaan

Orang yang berakal menciptakan ide, praktik, dan benda-benda yang berkaitan dengan kehidupan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tylor menjelaskan kebudayaan merupakan suatu keseluruhan kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, ilmu pengetahuan, hukum, adat istiadat, dan kapasitas lainnya, serta kebiasaan yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat. Budaya Linton dapat dianggap sebagai konfigurasi perilaku yang dipelajari dan hasil dari perilaku yang dipelajari, di mana unsur-unsur penyusunnya didukung.

Berdasarkan beberapa pendapat yang ada, kita dapat menyimpulkan bahwa kebudayaan menyangkut seluruh aspek kehidupan manusia, baik materil maupun immateriil. Kebanyakan ahli yang menafsirkan kebudayaan seperti ini mungkin sangat dipengaruhi oleh pandangan evolusionisme, yaitu teori bahwa kebudayaan akan berkembang dari tahapan yang sederhana ke tahapan yang lebih kompleks.

Sifat-Sifat Budaya

Kebanyakan ahli yang menafsirkan kebudayaan seperti ini mungkin sangat dipengaruhi oleh pandangan evolusionisme, yaitu teori bahwa kebudayaan akan berkembang dari tahapan yang sederhana ke tahapan yang lebih kompleks. berakhirnya usia generasi yang bersangkutan.

Sistem Budaya

Manusia Sebagai Pencipta dan Pengguna Kebudayaan

Selain itu, manusia memerlukan kepuasan dari segi rohani dan material. Keperluan ini dipenuhi oleh budaya yang datang daripada masyarakat itu sendiri. Kebudayaan mempunyai fungsi yang besar bagi manusia dan masyarakat, terdapat beberapa kekuatan yang harus dihadapi oleh manusia dan masyarakat, seperti Hasil kerja masyarakat menghasilkan teknologi atau budaya material yang sangat penting dalam melindungi masyarakat dari lingkungan yang dia mendapati dirinya.

Unsur-Unsur Kebudayaan

Contoh; penghidupan dan ekonomi budaya universal meliputi kegiatan pertanian, peternakan, sistem reproduksi, sistem distribusi dan lain-lain. Lebih jauh lagi, Ralph Linton memecah aktivitas budaya menjadi elemen-elemen yang lebih kecil lagi yang disebut kompleks sifat. Contoh: kegiatan pertanian dibagi lagi menjadi unsur irigasi buatan, irigasi buatan, sistem pengolahan tanah.

Wujud Kebudayaan

Wujud kebudayaan jasmani, yaitu berupa keseluruhan hasil fisik dan kegiatan, tindakan dan sederhananya seluruh orang dalam masyarakat. Pemikiran dan gagasan serta tindakan dan karya manusia menghasilkan benda-benda budaya yang bersifat fisik. Wujud kebudayaan, baik wujud idealnya sebagai adat istiadat, sebagai suatu sistem sosial, maupun sebagai kebudayaan fisik, mencerminkan bahwa kebudayaan merupakan pengikat kehidupan bermasyarakat.

Bentuk-bentuk Keragaman Budaya di Indonesia

Rumah Adat Mandar merupakan rumah panggung yang mempunyai bentuk hampir sama dengan rumah adat suku Bugis dan Makassar. Rumah Adat Tambai berbentuk rumah panggung dan atapnya juga berfungsi sebagai dinding berundak, alas rumah terbuat dari balok-balok tekan, pondasi dasar dari batu alam. Rumah adat tersebut bernama Istana Sultan Buton, bangunannya tidak menggunakan paku dan merupakan rumah panggung yang terdiri dari tiga lantai.

Dijuluki Kota Kembang “Paris Van Java”, Jawa Barat mempunyai rumah adat Rumah Jolopong.

Gambar 1. Tari Perang   Gambar 2. Tari Gareng
Gambar 1. Tari Perang Gambar 2. Tari Gareng

PRODUKSI, DISTRIBUSI DAN KONSUMSI

Produksi

Kerja fisik adalah setiap pekerjaan tubuh atau fisik yang berkontribusi terhadap kegiatan produksi. Sedangkan kerja spiritual adalah setiap kegiatan yang bersifat spiritual yang dapat memberikan kontribusi pada kegiatan produktif. Faktor-faktor produksi sumber daya kapital terdiri atas kapital menurut sifatnya, kapital menurut subjeknya, dan kapital menurut bentuknya.

Teori produksi secara sederhana menggambarkan hubungan antara tingkat produksi suatu barang dan kombinasi jumlah tenaga kerja dan modal, atau dengan berbagai faktor produksi yang digunakan untuk menghasilkan berbagai tingkat produksi barang tersebut. Pada tabel diatas digambarkan 4 kombinasi tenaga kerja dan modal yang akan menghasilkan output sebesar 1000 unit.

Distribusi

Dalam hal ini banyak perusahaan yang menggunakan beberapa kombinasi saluran distribusi untuk menjangkau segmen pasar yang berbeda. Produsen – Konsumen Bentuk saluran distribusi yang paling pendek dan paling sederhana adalah saluran distribusi dari produsen ke konsumen, tanpa menggunakan perantara. Produsen – Pengecer – Konsumen Seperti saluran jenis yang pertama (produsen-konsumen), saluran ini disebut juga saluran distribusi tidak langsung.

Produsen – Agen – Pengguna Industri Biasanya saluran distribusi jenis ini digunakan oleh produsen yang tidak memiliki bagian pemasaran. Dalam hal ini, perusahaan atau produsen hendaknya memperhatikan faktor-faktor yang sangat mempengaruhi pemilihan saluran distribusi.

Konsumsi

Udara yang dihirup manusia mengandung zat-zat pencemar yang membahayakan kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya. Bumi merupakan tempat tumbuhnya berbagai jenis tumbuhan yang menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Pendidikan global merupakan upaya untuk menanamkan pandangan dunia pada siswa yang berfokus pada keterhubungan budaya, kemanusiaan, dan keadaan planet bumi.

Pendidikan global merupakan upaya untuk menanamkan pandangan (perspektif) terhadap dunia pada siswa dengan memusatkan perhatian pada hubungan antara budaya, kemanusiaan, dan keadaan planet. Pendidikan Global merupakan upaya untuk menanamkan perspektif dunia pada siswa dengan berfokus pada hubungan antara budaya, kemanusiaan, dan keadaan planet bumi.

MANUSIA, TEMPAT DAN LINGKUNGAN

Manusia

Lingkungan

Secara umum lingkungan biofisik adalah tanah, air, udara, batuan, serta tumbuhan dan hewan. sebuah daratan. Manusia tidak dapat bertahan hidup tanpa tumbuhan dan hewan, namun tumbuhan dan hewan dapat bertahan hidup tanpa manusia. Hal ini terjadi sebelum manusia ada, tumbuhan dan hewan dapat hidup dengan baik.

Meskipun kehidupan dan kelangsungan hidup manusia sangat erat kaitannya dengan tumbuhan dan hewan, namun sulit bagi manusia untuk mempertahankan fungsinya. Jumlah penduduk yang terus bertambah pesat diiringi dengan meningkatnya kebutuhan, sehingga semakin banyak tumbuhan dan hewan yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Gambar  di  atas  menunjukkan  bahwa  peningkatan CO2 di udara sangat cepat. Peningkatkan  tersebut berdampak pada naiknya suhu udara karena  CO2  memiliki  sifat  menyerap  panas
Gambar di atas menunjukkan bahwa peningkatan CO2 di udara sangat cepat. Peningkatkan tersebut berdampak pada naiknya suhu udara karena CO2 memiliki sifat menyerap panas

PENDIDIKAN GLOBAL DAN PENDIDIKAN

Pendidikan Global

Untuk itu pendidikan sosial dalam pembelajaran di sekolah diperlukan untuk membekali siswa dengan pengetahuan tentang pentingnya pengetahuan global dalam memahami permasalahan dunia, dan sikap untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman global siswa, serta keterampilan sebagai landasannya. untuk melakukan tindakan yang mempunyai dampak global. Tujuan pendidikan global adalah untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan untuk hidup efektif di dunia yang sumber daya alamnya semakin berkurang dan ditandai oleh keragaman etnis, pluralisme budaya, dan saling ketergantungan. Pendidikan global berupaya membantu peserta didik melihat kebersamaan dalam keberagaman atau yang dikenal dengan istilah unity in diversity, kita bersatu dalam keberagaman dan keberagaman.

Pendidikan global membantu siswa untuk memahami secara mendalam hakikat saling ketergantungan, oleh karena itu materi pembelajaran harus dikaitkan dengan penelitian. sistem global. Perspektif sejarah yang mencakup perkembangan nilai-nilai kemanusiaan yang beragam dan universal, sejarah perkembangan sistem global kontemporer, serta kondisi dan faktor penyebab munculnya isu dan permasalahan global saat ini merupakan landasan pendidikan global.

Pendidikan Lingkungan Hidup

PEMBELAJARAN TERPADU PADA MATA

Pembelajaran Terpadu

Pembelajaran Terpadu Pada Mata Pelajaran IPS di

Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu

Gambar

Gambar 5. Tari Mpaa Lenggogo Nusa Tenggara Barat
Gambar 8. Tari Zaping  Gambar 9. Tari Monong
Gambar 12. Taian Tambun dan Bungai
Gambar 13. Baju Adat di Daerah
+7

Referensi

Dokumen terkait

 Manfaat kegiatan ekspor dan impor negara anggota ASEAN  Kerja sama di bidang ekonomi meliputi hubungan dagang, ekspor impor barang- barang dagangan, kerja sama energi, pengiriman