Konservasi
Keanekaragaman Hayati
Kelompok 2 Kelompok 2
disusun oleh
ANGGOTA KELOMPOK 2
Ali Nur Akbar - 2330107002 1.
Dewi Utari - 2330106006 2.
Diah Harfendi -23330106007 3.
Dwi Bella Angellina -2330106009
4.
A. PENGERTIAN KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Konservasi keanekaragaman hayati secara berarti upaya pelestarian, tetapi tetap
memperhatikan, manfaat yang dapat diperoleh pada saat itu dengan tetap
mempertahankan keberadaannya untuk pemanfaatan, masa depan.
B .P E N TI N G N Y A K O N SE R VA SI K E A N E K A R A G A M A N H A Y A TI
Permasalahan eksploitasi keanekaragaman hayati, sampai saat ini masih terjadi di Indonesia. Hal ini akan mengakibatkan semakin
menurunnya keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati dapat terancam punah karena berbagai hal, seperti eksploitas, konversi
hutan menjadi lahan perkebunan, dan lainnya. Berdasarkan kenyataan di atas, perlu dilakukan upaya pelestarian atau konservasi.
C. JENIS-JENIS ANCAMAN TERHADAP KEANEKARAGAMAN HAYATI
1. Pembunuhan yang Tidak Terkendali
1. Pembunuhan yang Tidak Terkendali 2. Kerusakan dan Fragmentasi Habitat2. Kerusakan dan Fragmentasi Habitat
JENIS-JENIS ANCAMAN TERHADAP KEANEKARAGAMAN HAYATI
3. Introduksi Spesies Eksotis
3. Introduksi Spesies Eksotis 4. Adanya Rantai Kepunahan 4. Adanya Rantai Kepunahan
D. STRATEGI KONSERVASI KEANEKARAGAMAN HAYATI
strategi konservasi keanekaragaman hayati terbagi dalam tiga unsur pokok: menyelamatkan,
mempelajari, dan menggunakan secara seimbang dan berkelanjutan. . Konservasi tumbuhan maupun satwa
dapat dilakukan secara in-situ maupun ex-situ.
1. Metode in-situ - Suaka Alam
- Cagar Alam
- Suaka Margasatwa - Cagar Biosfer
- Taman Nasional
- Taman Hutan Raya
- Taman Wisata Alam
2. Metode ex-situ
Konservasi pada hewan secara ex-situ dapat dilakukan di kebun binatang dan di lembaga/
rumah-rumah penangkaran hewan.
(Gambar)
Metode konservasi ex situ pada tumbuhan dapat diterapkan
dalam bentuk kebun koleksi, penyimpanan benih, atau penyimpanan
bahan tumbuhan dalam medium in vitro.
2. Metode ex-situ
Konservasi pada hewan secara ex-situ dapat dilakukan di kebun binatang dan di lembaga/
rumah-rumah penangkaran hewan.
(Gambar)
Metode konservasi ex situ pada tumbuhan dapat diterapkan
dalam bentuk kebun koleksi, penyimpanan benih, atau penyimpanan
bahan tumbuhan dalam medium in vitro.