• Tidak ada hasil yang ditemukan

KRIPTOGRAFI[1].

N/A
N/A
Tahira Khuwalidya

Academic year: 2024

Membagikan "KRIPTOGRAFI[1]."

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI

HAMMING CODE PADA ALGORITMA MCELIECE

UNTUK DETEKSI DAN KOREKSI KESALAHAN

(ERROR) PENULISAN HURUF HIJAIYAH Qurratul Aini A

(200601110100) Tahira Khuwalidia

(210601110087)

(2)

Latar Belakang

Latar

Belakang Identifikasi Masalah Identifikasi

Masalah Batasan Masalah

Batasan

Masalah Rumusan Masalah Rumusan

Masalah Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian

Latar Belakang x

• Pada beberapa kasus, dijumpai kesalahan penulisan yang dapat merubah arti dan makna dari suatu ayat.

• Pendekatan yang dapat digunakan untuk mengoreksi kesalahan penulisan ini adalah dengan memanfaatkan algoritma kriptografi, seperti algoritma McEliece.

• . Dengan mengintegrasikan kode pengoreksi kesalahan, seperti Hamming Code, ke dalam algoritma McEliece, diharapkan dapat diciptakan suatu sistem yang efektif untuk memastikan keakuratan penulisan huruf Hijaiyah dalam berbagai format, baik cetak maupun digital.

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(3)

Latar Belakang

Latar

Belakang Batasan Masalah

Batasan

Masalah Rumusan

Masalah Rumusan

Masalah

Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian

Batasan Masalah x

Pembahasan dalam penelitian ini dibatasi dengan menggunakan karakter khusus berjumlah 28 karakter yang terdiri dari alfabet kecil ي - ا, dalam ASCII (American Code for Information Interchange) untuk proses enkripsi dan dekripsi.

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(4)

Latar Belakang

Latar

Belakang Batasan

Masalah Batasan Masalah

Rumusan Masalah Rumusan

Masalah Tujuan

Penelitian Tujuan Penelitian

Rumusan Masalah x

A

B

Bagaimana kesalahan penulisan pada huruf Hijaiyah dapat mempengaruhi integritas dan keaslian teks Al-Qur'an?

Bagaimana proses dekripsi

menggunakan Hamming code pada algoritma mceliece dalam penulisan huruf hijaiyah?

Bagaimana proses enkripsi

menggunakan Hamming code pada algoritma mceliece dalam

penulisan huruf hijaiyah?

C Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(5)

Latar Belakang

Latar

Belakang Batasan

Masalah Batasan Masalah

Rumusan Masalah Rumusan

Masalah Tujuan

Penelitian Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian x

Menganalisis dampak kesalahan penulisan pada huruf Hijaiyah

terhadap integritas dan keaslian teks Al-Qur'an.

Huruf Hijaiyah Hamming Code

Mendekripsikan proses enkripsi menggunakan Hamming code pada

algoritma mceliece dalam penulisan huruf hijaiyah.

Mendekripsikan proses dekripsi menggunakan Hamming code pada algoritma mceliece dalam penulisan huruf hijaiyah.

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(6)

Kajian Teori Kajian

Teori

Kajian Teori x

Kriptosistem McEliece Sistem kriptografi McEilece menjaga kerahasiaan. pesan dengan tiga cara, yaitu dengan menyembunyikan kunci pribadi,

mengalikan matriks generator untuk kode hamming dengan matriks sembarang yang memiliki

invers dan matriks permutasi, serta menambahkan vektor error pada pesan yang akan dikirimkan

Hamming Code

Hamming code adalah salah satu kode yang dapat

mendeteksi dan

mengkoreksi single bit error dengan menambahkan

beberapa bit parity berdasarkan bit pesan, hamming code juga bisa

mendeteksi dan mengkoreksi burst error

Huruf Hijaiyah

Munjiah (2012) menyatakan bahwa huruf hijaiyah yaitu kata

huruf berasal dari bahasa arab harf atau huruf. Huruf arab disebut juga huruf hijaiyah.

Kata hijaiyah berasal dari kata kerja hajja yang artinya mengeja, menghitung huruf,

membaca huruf Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(7)

Kajian Teori Kajian

Teori

Kajian Teori x

Pengkodean Huruf Hijaiyah

Pengkodean huruf Hijaiyah dengan menggunakan ASCII (American Standard Code for Information

Interchange) melibatkan representasi karakter huruf Arab dalam bentuk biner. Setiap huruf Hijaiyah diwakili oleh serangkaian bit yang sesuai dalam sistem ASCII,

Pemecahan Desimal ke Biner

Dengan memahami bahwa bilangan biner mewakili suatu bilangan desimal, kita dapat memecahkan bilangan desimal ke dalam bentuk

biner.

Misalnya, untuk bilangan desimal 193, kita dapat memulai dengan

membaginya terus-menerus dengan 2 dan mencatat sisa hasil

bagi setiap pembagian.

Keamanan dan Integritas Pesan

Keamanan dan

kerahasiaan sebuah data atau informasi

merupakan hal yang sangat penting, baik dalam suatu organisasi

seperti perusahaan, perguruan tinggi, maupun individual.

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(8)

Metode Penelitian

Metode Penelitian

Metode Penelitian x

Tahap 1

studi literatur untuk mendapatkan

pemahaman mendalam tentang Hamming Code

dan Algoritma

Tahap 2

dilakukan perancangan sistem yang akan menerapkan

Hamming Code dalam Algoritma McEliece untuk mengatasi kesalahan penulisan

pada huruf Hijaiyah.

Tahap 3

diintegrasikan secara langsung dalam Algoritma McEliece untuk menciptakan mekanisme

deteksi dan koreksi kesalahan.

Tahap 4

dilakukan pengujian sistem dengan membandingkan hasil enkripsi dan dekripsi pada teks yang mengandung

kesalahan penulisan Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

Tahap 5

analisis hasil pengujian untuk

mengevaluasi efektivitas

(9)

HasilHasil 11 22 33

Hasil x

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

1. Integritas dan Keaslian Teks Al-Qur'an

Al-Qur'an, dijaga keasliannya oleh Allah sebagai bukti kebenaran, dapat dihafalkan oleh beragam bahasa. Allah berfirman dalam Surat AlQomar ayat 17:

yang artinya: “Dan sesungguhnya Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adalah orang yang mau mengambil pelajaran.” (Qs. Al-Qomar: 17).

Meskipun kemajuan teknologi memudahkan penulisan, kesalahan

—baik disengaja maupun tidak—tetap mungkin. Solusi melalui

pengkodean huruf Hijaiyah dengan teori pengkodean dapat

mengatasi masalah ini, mengikuti jejak konsep Claude Shannon

yang menginspirasi berbagai jenis kode, termasuk kode linear

menurut penelitian Jurgen Bierbrauer (2016).

(10)

HasilHasil 11 22 33

2. Proses Enkripsi Kriptografi Menggunakan Hamming Code pada Algoritma Mceliece

1. Plaintext ' ت ب ا' diubah menjadi biner m = 110000011100001011000011

2. Membagi pesan menjadi beberapa blok pesan dengan panjang pesan k di mana m1=

1100 ; m2 = 0001 ; m3 = 1100 ; m4=0010 ; m5 = 1100 ; m6 = 0011

3. vektor kesalahan e=(0100000) dengan jarak Hamming sebagai kunci publik.

4. y1=m1G'+e. Proses ini melibatkan pembentukan kunci dengan memilih parameter n, k, dan t, serta matriks-matriks permutasi, non-singular, dan generator. Sebagai contoh, dengan n=7, k=4, dan t=3, kita dapat menggunakan matriks-matriks G, S, dan P.

Hasil x

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(11)

HasilHasil 11 22 33

2. Proses Enkripsi Kriptografi Menggunakan Hamming Code pada Algoritma Mceliece

S = P =

Hitung y1 = m1G' + e

y1 = m1G' + e = (1100) + (0100000) = (1111010) y2 = m1G' + e = (0001) + (0100000) = (1000010) y3 = m1G' + e = (1100) + (0100000) = (1111010) y4 = m1G' + e = (0010) + (0100000) = (0001110) y1 = m1G' + e = (1100) + (0100000) = (1111010) y6 = m1G' + e = (0011) + (0100000) = (1101100)

Hasil enkripsi menghasilkan chipertex 'ت ب ا' ‘dalam bentuk biner: 111101010000101111010000111011110101101100. Proses ini memberikan tingkat keamanan pada teks Al-Qur'an dengan memanfaatkan Hamming Code dalam algoritma McEliece.

Hasil x

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(12)

HasilHasil 11 22 33

3.

3.

3. Proses Dekripsi Kriptografi Menggunakan Hamming Code pada Algoritma Mceliece

1. Pertama, dilakukan perhitungan untuk mendapatkan c' dengan rumus c' = c P^(-1). vektor kesalahan e=(0100000) dengan jarak Hamming sebagai kunci publik.

2. kemudian untuk mendapatkan plaintext, hitung m = m' dimana untuk mendapatkan m' menggunakan Goppa Code.

3. Proses decoding dengan y,y 4. Mengoreksi Error dari Hasil (y

Hasil x

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(13)

HasilHasil

3. Proses dekripsi

y1i = y1 = (1111010) = (1010111) y2i = y2 = (1000010) = (0010100) y3i = y3 = (1111010) = (1010111) y4i = y4 = (0001110) = (0110001) y2i = y2 = (1000010) = (0010100) y2i = y2 = (1000010) = (0010100)

Hasil x

HasilHasil

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(14)

HasilHasil

Hasil x

HasilHasil

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(15)

Kesimpula n

Kesimpula n

Kesimpulan x

First conclusion

metode ini efektif dalam melindungi teks Al- Qur'an dari kesalahan penulisan, mengingat kemampuannya dalam mendeteksi dan mengoreksi kesalahan secara otomatis.

Second conclusion

Dari hasil dekripsi, dapat disimpulkan bahwa penerapan Hamming Code pada algoritma McEliece berhasil mengembalikan integritas teks Al-Qur'an dengan efektif, memastikan keakuratan penulisan huruf Hijaiyah.

Third conclusion

Pada proses enkripsi mengubah plaintext menjadi biner kemudian dipisahkan menjadi blok-blok pesan dengan panjang k, lalu memilih

vektor biner acak dan menghitung y

= mG' + e. Mengubah plaintext

menjadi biner kemudian dipisahkan menjadi blok-blok pesan dengan panjang k, lalu memilih vektor biner acak dan menghitung y = mG' + e.

Kesimpula n

Kesimpula n

Bab 1

Bab 2 Bab 3 Bab 4

Bab 5

(16)

Thankyou

Any Question?

Referensi

Dokumen terkait

Dalam mencapai maksud dan tujuan dari penelitian ini, riset ini memberikan kontribusi terhadap literatur yang ada, terutama dengan mengembangkan pemahaman

Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan mengadakan study literatur untuk mendapatkan hipotesis dan pemahaman yang lebih baik mengenai beton memadat sendiri

Studi literatur merupakan tahapan mempelajari metode serta algoritma yang akan digunakan dalam penelitian, yaitu mempelajari teknik peramalan, mempelajari algoritma

Dalam perancangan kriptografi untuk block cipher dengan algoritma berbasis pada teknik tanam padi dan bajak sawah dilakukan tahap-tahap penyusunan penelitian.. Tahap

Perancangan aplikasi simulasi deteksi dan koreksi kesalahan dengan menggunakan metode Hamming code ini bias menjadi salah satu percobaan semu dalam proses komunikasi

Studi Literatur, Tahap ini adalah tahap pembelajaran konsep tentang pengambilan keputusan dengan menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) Dalam pemahaman

Kajian pustaka dalam konteks PTK melibatkan eksplorasi literatur dan sumber informasi yang relevan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang praktik terbaik, teori-teori yang

B – S: penelitian sejarah adalah proses mengkaji secara sistematis suatu peristiwa masa lalu dalam rangka mendapatkan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam serta makna dari peristiwa