• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN AKHIR MAGANG & STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT

N/A
N/A
AGINTA RION

Academic year: 2024

Membagikan "LAPORAN AKHIR MAGANG & STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN AKHIR

MAGANG & STUDI INDEPENDEN BERSERTIFIKAT

Produksi Pada Acara Televisi “Student Band Competition” di Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Barat

Di susun oleh : Josephine Adiel Suhendra

2005731

PROGRAM STUDI MUSIK

FAKULTAS PENDIDIKAN SENI DAN DESAIN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA

2023

(2)

Abstraksi

TVRI merupakan Perusahaan media televisi negeri di Indonesia yang mempunyai berbagai cabang di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu nya di provinsi jawa barat. TVRI Jawa Barat mempunyai beberapa program televisi yaitu program musik, berita, talkshow dan lainnya. Berbagai program yang disajikan oleh TVRI Jawa Barat berguna untuk menyalurkan informasi dan hiburan untuk Masyarakat Jawa Barat. Dalam kegiatan magang di TVRI Jawa Barat ada beberapa program televisi yang dikerjakan diantaranya program Student Band Competition, Music box, Cahaya qalbu, ABC (Arena bocah cilik), Asa Kabita dan lainnya yang akan dijelaskan lebih rinci dalam laporan akhir magang ini. Pelaksanaan program televisi di TVRI Jawa Barat dibantu oleh tim divisi program.

Kata kunci: TVRI Jawa Barat, Student Band Competition, Program

ii

(3)

KATA PENGANTAR

Puji Syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan Rahmat Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan kerja Magang Mandiri yang merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berjudul ‘Produksi Pada Acara Televisi Student Band Competition TVRI Jawa Barat.’

Kegiatan Magang mandiri ini penulis lakukan di Stasiun TVRI Jawa Barat yang dilakukan secara offline dengan mengambil peran sebagai tim perencanaan dan pengendalian produksi dan penyiaran program selama 45 hari kerja. Tujuan penulisan laporan kerja Magang Mandiri ini menjadi salah satu syarat kelulusan Mata Kuliah dari program Seni Musik Fakultas Pendidikan Seni dan Desain di semester 7. Penulis menyadari bahwa laporan ini tidak dapat terselesaikan tanpa dukungan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah turut berperan, membantu dalam penyusunan laporan kerja Magang Mandiri :

1. Seluruh dosen prodi musik yang telah berkontribusi untuk melaksanakan program magang mandiri di Stasiun TVRI Jawa Barat.

2. Ibu Rita Tila.S.pd M.sn. selaku dosen Pembina di Stasiun TVRI Jawa Barat 3. Bapa Mukhtarudin,S.ST selaku pembimbing di Stasiun TVRI Jawa Barat 4. Serta teman-teman penulis yang di kampus maupun di luar kampus yang

selalu memberikan semangat serta bantuan kepada penulis dari awal kegiatan sampai akhir penulisan laporan ini.

iii

(4)

Daftar Isi

LEMBAR

PENGESAHAN………....i

ABSTRAK.……….. ii

KATA PENGANTAR……… iii

DAFTAR ISI………...iv

BAB I PENDAHULUAN……….. 1

1.1. Latar belakang………...……... 1

1.2. Maksud dan Tujuan………..……… 2

1.3. Metode Pengumpulan Data……..……… 2

BAB II GAMBARAN UMUM………...………...4

2.1. Sejarah Perusahaan………...4

2.2. Struktur Organisasi ……….……..…….10

BAB III LAPORAN KEGIATAN………..17

3.1. Pelaksanaan Kegiatan……….17

3.2. Hasil Kegiatan ……….………..………17

BAB IV PENUTUP………..18

4.1. Kesimpulan………18

4.2. Saran……….……….18

Referensi………19

Lampiran………....20

iii

(5)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

TVRI Jawa Barat didirikan pada tanggal 11 Maret 1987 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat saat itu Yogie Suardi Memet dengan nama TVRI Bandung.

TVRI Bandung juga saat itu mulai melaksanakan program TV selama 60 menit dengan program acara berita “Daerah khas TVRI,” tetapi pada tanggal 30 Maret 2019, acara berita Jawa Barat dalam berita berubah nama menjadi “Jawa Barat Hari Ini” karena mengikuti nama acara berita dari TVRI Nasional, yaitu Daerah Hari Ini. Pada tanggal 21 Mei 1991, tepatnya saat RCTI berada di Bandung, siaran TVRI Bandung juga disiarkan melalui RCTI Bandung dengan program berita lokal TVRI Bandung. Hingga RCTI beroperasi secara nasional pada tahun 1993, TVRI Bandung masih tetap ada pada siaran RCTI di daerah Jawa Barat.Saat terjadi krisis moneter tahun 1998, TVRI Bandung terpaksa berhenti siaran karena terkendala dana. Hal ini pun terus terjadi hingga pertengahan tahun 2000, di mana saat itu TVRI Bandung kembali beroperasi secara normal.

Namun, kejadian itu kembali terulang di mana siaran TVRI Nasional berhenti beroperasi. Hal ini menimbulkan TVRI Bandung kembali berhenti beroperasi hingga Desember 2001.Pada tahun 2003, TVRI Bandung mulai beroperasi secara normal. Bahkan, nama TVRI Bandung mulai diganti dengan nama TVRI Jabar dan Banten. Penggantian ini dimaksudkan agar TVRI Bandung dapat diterima secara luas oleh masyarakat Sunda, tanpa adanya pemusatan acara TVRI. Ini disebabkan karena TVRI Bandung dianggap tidak luas dan hanya dikenal di wilayah Bandung saja. Pada tahun 2007 (setelah logo TVRI Nasional berubah), TVRI Jabar dan Banten berubah nama lagi menjadi TVRI Jawa Barat.April 2013, TVRI Bandung mulai menyediakan layanan daring secara live streaming.Pada 2 November 2022 waktu sore (WIB), TVRI Jawa Barat telah menghentikan siaran televisi analog terlebih dahulu di Bandung, dan hanya tersedia melalui siaran televisi digital terestrial pada saluran 35 UHF (multipleksing TVRI Panyandakan).

(6)

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan Tujuan melaksanakan kegiatan praktek kerja lapang magang mandiri di Stasiun TVRI Jawa Barat :

1. Mengetahui bagaimana mekanisme kerja dan kegiatan dalam produksi program acara Student Band Competition di TVRI Stasiun Jawa Barat.

2. Mengetahui cara editing pasca produksi program acara Student Band Competition di TVRI Stasiun Jawa Barat.

3. Mengetahui program kerja dan kegiatan sehari-hari bekerja di TVRI Jawa Barat

1.3 METODE PENGUMPULAN DATA

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam laporan magang mandiri ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, studi literatur, dan studi dokumentasi.

1. Observasi

Observasi merupakan teknik pengumpulan berupa mengamati dan mencatat data-data yang mungkin saja diperlukan dalam penelitian dan dilakukan oleh peneliti. Observasi yaitu metode pengumpulan data yang menggunakan pengamatan secara langsung maupun tidak langsung (Riyanto, 2010). Observasi yang dilakukan dalam penelitian adalah observasi partisipatif dengan pengamatan tidak langsung karena penulis terlibat sebagai bagian dari tim Perencanaan dan Pengendalian Produksi dan Penyiaran Program yang bertugas pada saat produksi dan pasca produksi.

2. Studi Literatur

Studi kepustakaan merupakan teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari bahan-bahan bacaan seperti catatan kuliah, buku-buku, serta peraturan yang ada kaitkan dengan masalah yang diteliti. Penyusunan laporan magang mandiri ini tentunya dilengkapi dengan berbagai macam

(7)

sumber literatur yang penulis akses melalui buku, internet, dan juga artikel.

3. Studi Dokumentasi

Studi dokumentasi yaitu teknik pengumpulan data berupa rekaman suara, gambar, tulisan, atapun lainnya yang digunakan untuk melengkapi dokumen-dokumen lainnya, seperti wawancara dan observasi. Studi dokumentasi pada penelitian ini berupa foto kegiatan penulis selama menjalani program magang di TVRI Stasiun Jawa Barat.

4. Participant observation

Participant observation yaitu teknik pengumpulan data dengan cara penulis atau peneliti terlibat secara langsung dan mengamati dalam kegiatan sehari-hari di TVRI Jawa Barat sebagai sumber data.

(8)

BAB II

GAMBARAN UMUM

2.1 SEJARAH PERUSAHAAN

TVRI berdiri pada 24 Agustus 1962 (berdasarkan SK Menpen RI

No.20/SK/VII/61) ditandai dengan siaran perdana Asian Games ke IV di Stadion Utama Gelanggang Olahraga Bung Karno. Pembangunan infrastruktur yang disiapkan oleh Pemerintah kala itu kawasan kompleks olahraga Senayan (Kampung Senayan, Petunduan, Kebun Kelapa dan Bendungan Hilir) serta pembangunan jalan baru yaitu Jalan M.H. Thamrin, Gatot Subroto, Jembatan Semanggi, hingga TVRI guna menunjang kebutuhan penyiaran

turnamen.Kehadiran TVRI disiapkan dalam waktu kurang dari sepuluh bulan.

Menempati gedung yang semula dihajatkan sebagai Kampus Akademi

Penerangan – Departemen Penerangan RI, di Gerbang Pemuda – Senayan Jakarta, program siaran disiapkan, dikemas dan dipancarluaskan memakai jaringan

teresterial. Kemudian, pembangunan tahap berikut di luar Jawa, meliputi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Sehingga, genap seperempat abad, infrastruktur penyiaran televisi sudah tersebar hampir di seluruh penjuru Nusantara.

Secara kronologis status TVRI Tahun 1963 Berbentuk Yayasan Televisi Republik Indonesia (TVRI) berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 215 Tahun 1963 tentang Pembentukan Yayasan Televisi Republik Indonesia. Merupakan stasiun televisi tertua di Indonesia dan satu-satunya televisi yang jangkauannya mencapai seluruh wilayah NKRI. Memasuki era Reformasi bersamaan dengan dilikuidasinya Departemen Penerangan, melalui Keppres No.355/M/1999 tentang Pembentukan Kabinet Persatuan Nasional, maka status hukum TVRI

mengambang. Tahun 1976 TVRI berubah status menjadi UPT (Unit Pelaksana Teknis) dibawah Departemen Penerangan. Namun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara melalui Kepmen No.l01/KEP/m.pan/1/2000 (5 Januari 2000) menugaskan pejabat dan pegawai di lingkungan Direktorat Televisi serta Unit

(9)

Pelaksana Teknis di Jakarta dan Daerah untuk tetap melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat itu. Tahun 2000 status TVRI berubah menjadi PERJAN (Perusahaan Jawatan) berdasarkan Peraturan

Pemerintah Nomor 36 Tahun 2000 tentang Pendirian Perusahaan Jawatan Televisi Republik Indonesia tanggal 7 Juni 2000.

Setelah terbitnya Peraturan Pemerintah ini, TVRI memperoleh kejelasan status hukum yakni sebagai perusahaan jawatan yang menyelenggarakan kegiatan penyiaran televisi sesuai dengan prinsip-prinsip televisi publik, independen, netral, mandiri dan program siarannya senantiasa berorientasi kepada kepentingan masyarakat serta tidak semata-mata mencari keuntungan, dan menyelenggarakan kegiatan usaha jasa penyiaran publik dalam bidang informasi, pendidikan, dan hiburan serta usaha-usaha terkait lainnya yang dilakukan dengan standar yang tinggi. Secara kelembagaan berada di bawah pembinaan dan bertanggung jawab kepada Departemen Keuangan RI. Bulan September 2001, diterbitkan Peraturan Pemerintah No. 64 tahun 2001 tentang Pengalihan Kedudukan, Tugas dan

Kewenangan Menteri Keuangan pada Perusahaan Perseroan (Persero), Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan Jawatan (Perjan) Kepada Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara.

Dengan terbitnya PP Nomor 64 Tahun 2001 Pembinaan Perjan TVRI dari Departemen Keuangan dialihkan kepada Menteri Negara BUMN.Status TVRI berubah menjadi Perseroan Terbatas (PT) TVRI di bawah pengawasan

Departemen Keuangan RI dan Kantor Menteri Negara BUMN setelah diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2002 tentang Pengalihan Bentuk

Perusahaan Jawatan (Perjan) Televisi Republik Indonesia menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) pada Tanggal 17 April 2002. Melalui Persero ini, Pemerintah mengharapkan TVRI dapat menyelenggarakan kegiatan penyiaran televisi sesuai dengan prinsip-prinsip televisi publik yang independen, netral dan mandiri guna meningkatkan dan mengembangkan sikap mental masyarakat Indonesia,

meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan masyarakat, serta lebih memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dan menyelenggarakan usaha di bidang

pertelevisian yang menghasilkan program siaran yang sehat dan bermutu tinggi

(10)

sekaligus dapat memupuk keuntungan berdasarkan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang modern dan profesional.

Sejak Tahun 2005 hingga kini, Status TVRI berubah menjadi Lembaga Penyiaran Publik. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 tentang Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia. Sebagai televisi publik, LPP TVRI mempunyai tugas untuk memberikan pelayanan informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, kontrol dan perekat sosial, serta melestarikan budaya bangsa untuk kepentingan seluruh lapisan masyarakat melalui

penyelenggaraan penyiaran televisi yang menjangkau seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.Era pertama kehadiran TVRI, juga dimaknai sebagai Era Keemasan. Di bawah payung kebijakan penyiaran monopolistik, dalam paruh kedua, program berita dikemas dengan format “menurut petunjuk Bapak Presiden.” TVRI menjadi media tunggal penyiaran televisi pemerintah yang beroperasi ke seluruh Indonesia. Sejak berstatus Yayasan TVRI, hingga sebagai Unit Pelaksana Teknis Penyiaran Televisi di bawah Departemen Penerangan, diterapkan kebijakan diseminasi informasi model “top down”.

Dengan memanfaatkan teknologi penyiaran televisi analog melalui hibah peralatan luar negeri, para kru TVRI mampu menyajikan program nonberita dengan prima. Terlebih didukung kekayaan seni budaya, diversitas etnis dan sosial sebagai sumber inspirasi, maka hal itu menjadi kunci sukses program.

Berbagai program era ini, diminati pemirsa, karena mencerminkan pembangunan bangsa atau ‘nation & character building.

Visi TVRI Jawa Barat

Visi Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia adalah menjadi lembaga penyiaran kelas dunia yang memotivasi dan memberdayakan, melalui program informasi, pendidikan dan hiburan yang menguatkan persatuan dan keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa.

(11)

Misi TVRI Jawa Barat

● Menyelenggara program siaran yang terpercaya, memotivasi, dan memberdayakan yang menguatkan kesatuan dan keberagaman guna meningkatkan martabat bangsa.

● Mengelola sumber daya keuangan dengan tata kelola yang transparan, akuntabel dan kredibel, secara profesional, modern, serta terukur kemanfaatannya.

● Menyelenggarakan penyiaran berbasis digital konvergensi dalam bentuk layanan multiplatform dengan menggunakan teknologi terkini, yang dikelola secara modern dan tepat guna, serta dapat diakses secara global.

● Menyelenggarakan tata kelola sumber daya manusia yang berkualitas, kompeten, kreatif dan beretika secara transparan berbasis meritokrasi, serta mencerminkan keberagaman.

● Menyelenggarakan tata kelola kelembagaan beserta tata kerjanya yang ramping dan dinamis, serta pengelolaan aset secara optimal dan tepat guna berdasarkan peraturan perundang-undangan.

● Mengoptimalkan pemanfaatan aset, meningkatkan pendapatan siaran iklan, dan usaha lain terkait penyelenggaraan penyiaran, serta

pengembangan bisnis sesuai peraturan perundang-undangan.

(12)

Logo TVRI

Logo kedelapan TVRI (29 Maret 2019-sekarang) secara simbolik dapat dimaknai bahwa: Perubahan logo selama era kompetisi, mengesankan bahwa TVRI makin tak bernyali jika tidak dapat dikatakan hanya sekedar memoles wajah. Padahal, tuntutan untuk berkompetisi semakin ketat dalam merebut pangsa pasar, menjadi prasyaratnya. Di sini justru dituntut kreativitas, terobosan dan inovasi kemasan program yang prima. Perubahan logo di era kompetisi terjadi lima kali. Apabila dibanding era monopoli, hal ini menegaskan kesamaan kesamaan untuk kembali pada fungsi televisi sebagai media publik, yakni kotak segi empat.Kondisi dan tuntutan perubahan pun direspon secara tegas, walau dalam serba keterbatasan. Menjelang proses perubahan menuju Perseroan Terbatas. Pembubuhan warna merah dari huruf "V" (Kemenangan) pada logo ketujuh TVRI, walau dalam bahasa serba bukan soal sia-sia tanpa makna.Hal yang dominan dan masih tetap lekat, di bawah perubahan yang terjadi, adalah

penampilan penggunaan warna.

Biru seakan telah menjadi konvensi, sebagai warna budaya korporasi TVRI.Terakhir, dengan warna yang lebih “fresh” yang memberikan kesan lebih modern daripada logo sebelumnya. Perubahan logo dan makna di dalamnya diharapkan TVRI dapat diakui kembali baik nasional maupun internasional dan sebagai media yang menyatukan bangsa Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika. Hal tersebut juga telah diwujudkan dengan tersebarnya Stasiun Penyiaran Daerah diseluruh Indonesia. Maka bersiaplah dengan kembalinya TVRI dengan makna yang baru juga akan memberikan semangat baru bagi TVRI serta juga dapat memberikan konten-konten positif yang lebih baik demi kemajuan dan persatuan bangsa. TVRI Media Pemersatu bangsa.

(13)

Sejarah Logo TVRI Dari Masa Ke Masa

● Logo LPP TVRI menggunakan satu bulatan berwarna biru dengan tulisan RI (Republik Indonesia) yang sangat menonjol di dalamnya, yang

memberi kesan bahwa LPP TVRI kini goes to the world. Memang ini bagian dari visi LPP TVRI ke depan untuk menjadi world class public broadcasting.

● LPP TVRI hanya menggunakan dua warna pada logo untuk komunikasi visual nya. Warna trusted blue solid, digunakan untuk corporate color.

Warna ini diambil dari warna biru laut dan langit Indonesia. Trusted blue menjelaskan ketegasan, simple dan elegan. Sementara untuk layar

menggunakan warna putih, dengan transparansi 80%. Warna putih digunakan untuk logo bug, dan promo bug, below the line dan social media. Putih menjelaskan fleksibilitas, mudah beradaptasi dengan perubahan.

● Uper grafis adalah bentuk turunan dari logo yang menggunakan tiga bulatan, satu bulatan besar, satu bulatan sedang dan satu bulatan kecil. Ini melambangkan universe atau jagad raya. Tiga bulatan juga menjelaskan satu dunia, satu Indonesia dan satu LPP TVRI. Elemen super grafis digunakan untuk komunikasi visual pada layar kaca, below the line, dan media sosial. Fungsi super grafis adalah menampung elemen elemen visual yang tidak bisa ditampung oleh logo. Super Grafis terdiri dari lima warna. Biru dan turunannya untuk semua program yang berbasis

informasi. Hijau dan turunannya untuk program berbasis ilmu

pengetahuan, agama dan kebudayaan. Warna merah untuk olahraga, warna ungu dan turunannya untuk program hiburan dan warna orange dan turunan untuk program anak-anak.

● Brand besar memang tak banyak menggunakan font. Karena itu hanya dua huruf saja yang digunakan oleh LPP TVRI yakni Avenir dan Gotham (dengan segala turunanya). Penggunaan hanya dua huruf dibuat untuk

(14)

menjaga konsistensi cara berkomunikasi visual. Mulai dari logo, layar kaca sampai ke unsur perkantoran.

● Dalam rebranding LPP TVRI juga diatur mengenai standard fotografi baik individual maupun fotografi program. Fotografi LPP TVRI untuk standard individual dibuat dengan gaya yang luwes, ramah dan smart casual. Proses ini sengaja dibuat agar image perubahan dari kesan sebagai Lembaga birokrasi kini menjadi Lembaga kreatif. Untuk fotografi program menampilkan kesan yang ceria, deep of feel dan fokus

2.1 STRUKTUR ORGANISASI

(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)

BAB III

LAPORAN KEGIATAN

3

3.1 PELAKSANAAN KEGIATAN

Pelaksanaan kegiatan magang di TVRI Jawa Barat dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 09:00 - 17:00. Pada saat melakukan absensi penulis diberikan name-tag PKL (Praktek Kerja Lapang) sebagai tanda pengenal dan akan dikembalikan setelah pulang magang. Waktu istirahat pukul 12:00 - 13:00. Agenda pelaksanaan kegiatan beragam tergantung dari acara program televisi yang berlangsung di studio. Pelaksanaan kegiatan magang kadang dilaksanakan diluar studio atau lapangan dan diluar jam kerja, misalnya

membantu pelaksanaan shooting sitkom atau iklan pemilu, serial pemilu TVRI Jawa Barat. Job desk kegiatan beragam sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dari pihak TVRI Jawa Barat, misalnya seperti menjadi editor video, make up artis, menjadi pemeran tambahan atau extra pada pelaksanaan shooting film, pembuatan scoring musik sitkom.

3.2 HASIL KEGIATAN

Hasil dari pelaksanaan kegiatan magang ini penulis mendapatkan ilmu cara editing video pada sebuah program menggunakan Adobe Premiere Pro, mendapatkan pengalaman menjadi salah satu crew dalam mengurus acara program televisi, mendapatkan ilmu dalam membuat scoring musik sitkom atau iklan pemilu, dan mendapatkan pengalaman menjadi salah satu crew make up artis. Hasil dari scoring musik ditampilkan pada salah satu media sosial YouTube TVRI Jawa Barat yang berjudul “Tatangga | Serial Pemilu TVRI Jawa Barat”.

(22)

BAB IV PENUTUP

4

4.1 Kesimpulan

Dalam pelaksanaan magang ini penulis mendapatkan banyak pengetahuan secara nyata di dalam dunia kerja, sehingga dapat dipraktekkan secara maksimal dan optimal. Selain itu magang adalah sarana bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja nyata sekaligus mengenal lingkungan dan kondisi kerja yang nantinya akan dihadapi mahasiswa setelah lulus kuliah. Berdasarkan uraian dalam Laporan Magang, maka dapat disimpulkan bahwa dalam dunia kerja diperlukan tanggung jawab, ketelitian, kesabaran yang tinggi atas semua pekerjaan yang dikerjakan dan disiplin dalam mengikuti peraturan bekerja dan disiplin waktu menjadi tanggung jawab kita agar tugas- tugas yang diberikan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Berdasarkan hasil pembahasan yang sesuai dengan judul yang penulis ajukan, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa pengelolaan pekerjaan di perusahaan TVRI Jawa Barat dapat dikatakan baik, karena sudah melaksanakan semua pekerjaan di bidang nya masing-masing dengan baik dan teratur, dan TVRI Jawa Barat juga telah mengelola semua anggota perusahaan secara profesional, dengan berjalan nya acara TV dengan baik dan lancar.

4.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan di atas, maka penulis akan memberikan saran untuk perbaikan yang mungkin dapat bermanfaat bagi TVRI Jawa Barat. Adapun saran yang dapat penulis berikan adalah :

1. Memperbaiki sistem kerja setiap bidang agar lebih spesialisasi sesuai bidang nya masing-masing sehingga hasil kerja dari kualitas pekerjaan masing-masing dapat maksimal

2. Melaksanakan briefing atau persiapan di pagi hari sebelum kegiatan syuting di mulai di TVRI Jawa Barat

(23)

Referensi

(1) https://wiki.edunitas.com/ind/114-10/Tvri-Jawa-Barat_98321__eduNitas.html (2) https://id.m.wikipedia.org/wiki/TVRI_Jawa_Barat

(3) https://tvri.go.id/stasiun/jabar

(4) https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/TVRI_Jawa_Barat

(5)https://elib.unikom.ac.id/files/disk1/702/jbptunikompp-gdl-riorahadia-35063-1- unikom_r-i.pdf

(6) https://text-id.123dok.com/document/wq2mpn6py-sejarah-tvri-jawa-barat.html

(24)

Lampiran

(25)
(26)
(27)
(28)

Referensi

Dokumen terkait

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan kerja magang yang

v KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian ini dengan

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan laporan kerja magang yang berjudul

i KATA PENGANTAR Puji dan syukur Alhamdulillah, penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Kerja

iii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Kerja Praktek dengan

iii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Kerja Praktek dengan

iii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan Pelaksanaan

iii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan baik.Penulis