LAPORAN INDIVIDU
KULIAH PENGABDIAN MASYARAKAT (KPM) GAMPONG LAMTEH KECAMATAN ULEE KARENG
Laporan ini Disusun Sebagai Tugas Akhir Pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)
Semester Ganjil TA 2024/2025
Disusun Oleh : Nama : M. Rifar Permana Nim : 210206001
Prodi : Manajemen Pendidikan Islam
MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY
BANDA ACEH 2024
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN KULIAH PENGABDIAN MASYARAKAT (KPM) MAHASISWA FTK UIN AR-RANIRY BANDA ACEH SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2024/2025
Disusun Oleh : Nama : M. Rifar Permana NIM : 210206031
Nama Prodi : Manajemen Pendidikan Islam
Lokasi KPM : Gampong Lamteh, Ulee Kareng, Kota Banda Aceh Disetujui dan Memenuhi Persyaratan untuk
Diajukan dalam Penilaian Laporan Akhir Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM).
Banda Aceh, September 2024 Disahkan Oleh :
Dosen Supervisor
Rusydi, ST., M.Pd NIP.196611111999031002
Geuchik Gampong Lamteh
M. Yusuf Ibrahim, S.H
Disetujui : Ketua IDC FTK,
Dr. Aiyub, S. Ag., M. Pd NIP.197403032000121003
ii
LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN LAPORAN KULIAH PENGABDIAN MASYARAKAT (KPM) Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : M. Rifar Permana
NIM : 210206031
Program Studi : Manajemen Pendidikan Islam
Sebagai mahasiswa KPM FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, dengan penempatan di Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh menyatakan bahwa laporan akhir KPM ini merupakan hasil dari kerja saya sendiri bukan hasil dari tiruan, salinan atau duplikat dari laporan akhir KPM lainnya serta belum pernah dipublikasikan.
Laporan ini dibuat sebagai mana hasil dari 45 hari selama saya berada di Gampong Lamteh. Seluruh informasi dan data yang digunakan dalam laporan ini adalah benar dan sesuai dengan kenyataan.
Adapun pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadaran serta tanggung jawab dan bersedia memikul segala resiko jika ternyata pernyataan di atas tidak benar.
Banda Aceh, September 2024
M. Rifar Permana NIM. 210206031
TIM KPM TERINTEGRASI (SK REKTOR/DEKAN)
PELAKSANAAN KULIAH PENGABDIAN MASYARAKAT (KPM)
UIN AR-RANIRY BANDA ACEH SEMESTER GANJIL TAHUN AKADEMIK 2024/2025
DESA/KELURAHAN : LAMTEH
KECAMATAN : ULEE KARENG
KABUPATEN/KOTA : BANDA ACEH SUPERVISOR/
PEMBIMBING
: RUSYDI, ST., M.Pd.
NAMA NIM FAKULTAS PRODI
Al Ikhsan 1902120
49
Tarbiyah dan Keguruan
Pendidikan Teknologi Informasi Jahratun Nisa 2102060
09
Tarbiyah dan Keguruan
Manajemen Pendidikan Islam
Maidi Rahman 2102060 68
Tarbiyah dan Keguruan
Manajemen Pendidikan Islam
Muhammad Alif Maiza
2102021 13
Tarbiyah dan Keguruan
Pendidikan Bahasa Arab M. Rifar Permana 2102060
31
Tarbiyah dan Keguruan
Manajemen Pendidikan Islam
M. Qohhar 2102021
35
Tarbiyah dan Keguruan
Pendidikan Bahasa Arab
Rahmawati 2102061
43
Tarbiyah dan Keguruan
Manajemen Pendidikan Islam
Pinte Semayang 2102020 68
Tarbiyah dan Keguruan
Pendidikan Bahasa Arab Siti Isra Muda 2102021
08
Tarbiyah dan Keguruan
Pendidikan Bahasa Arab Sri Nanda Piga 2102060 Tarbiyah dan Manajemen
iv
Putri 01 Keguruan Pendidikan Islam
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji dan syukur hanya milik Allah Ta’ala yang telah memberikan nikmat serta rahmat yang tidak terhingga jumlahnya. Shalawat besertakan salam kepada baginda Nabi Muhammad SAW. beserta keluarga yang telah membawa dan mengarahkan umat manusia dalam menggapai ilmu pengetahuan hingga sampai pada era milenial seperti saat ini.
Dengan rahmat-Nya Allah, penulis mampu menyelesaikan Praktik Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) UIN Ar- Raniry Banda Aceh Semester Ganjil Tahun Akdemik 2024/2025 selama 45 hari, baik itu gambaran tentang Gampong kegiatan dan penelitian yang dilaksanakan dan masukan- masukan dalam rangka menjalankan salah satu mata kuliah yaitu Praktik Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM).
Tidak lupa penulis mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Pusat Pengabdian Masyarakat (LP2M), Monitoring, Supervisor, Geuchik Gampong Lamteh, Sekdes, Perangkat desa, Imam masjid, serta seluruh masyarakat yang telah ikut membantu terlaksananya kegiatan ini di Gampong Lamteh, yang seiring langkah bersama dalam melaksanakan semua program- program dan segala aktivitas dari awal sampai dengan selesainya pengabdian. Meskipun laporan akhir ini telah diusahakan semaksimal mungkin dengan upaya yang ada, namun pasti ada kekurangan dan komentar yang kontruksi sari seluruh pembaca, demi terciptanya kearah kesempurnaan sebagai karya ilmiah.
Banda Aceh, September 2024
Penulis
DAFTAR ISI
COVER...
LEMBAR PENGESAHAN...ii
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN...iii
TIM KPM TERINTEGRASI (SK Rektor/Dekan)...iv
KATA PENGANTAR ...v
DAFTAR ISI...vi
DAFTAR TABEL ...vii
DAFTAR GAMBAR ... viii
DAFTAR LAMPIRAN...ix
BAB I PENDAHULUAN...1
A. Latar Belakang... 1
B. Tujuan...2
C. Ruang Lingkup...2
D. Target dan Sasaran...4
BAB II PROFILE GAMPONG KPM...6
A. Lokasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)...6
B. Sejarah Gampong Lamteh...6
C. Struktur Gampong Lamteh...9
D. Letak Geografis Gampong Lamteh...9
BAB III PROSEDUR PELAKSANAAN...10
A. Pemilihan Gampong/Satuan Pendidikan/Kantor...10
B. Uraian Kegiatan KPM Terintegrasi...11
C. Hasil yang Dicapai...12
BAB IV PENUTUP (kesimpulan dan saran)...15
LAMPIRAN...17
vi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Jumlah Dusun di Gampong Lamteh...9
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 Peta Gampong Lamteh...6
Gambar 1.2 Struktur Organisasi Gampong Lamteh Periode 2019-2025...9
Gambar A.1 Pengajian Bersama ibu-ibu di Masjid Gampong Lamteh...19
Gambar A.2 Bersama anaak-anak yang mengikuti les Sabtu-Minggu...19
Gambar A.3 Senam pagi Bersama ibu-ibu ibu-ibu Gampong Lamteh...20
Gambar A.4 Mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan lahan...20
Gambar A.5 Perayaan 17 Agustus dengan mengadakan lomba yang di ikuti oleh anak-anak... 20
Gambar A.6 Membagi sayur kepada ibu-ibu Gampong Lamteh...21
Gambar A.7 Pemaparan tanaman Hidroponik dan Minyak VCO...21
Gambar A.8 Membersihkan Masjid...21
Gambar A.9 Membersihkan Rumah Gizi Gampong (RGG)...22
Gambar A.10 Menanam sayuran...22
Gambar A.11 Pembagian Minyak VCO kepada ibu-ibu Gampong Lamteh...22
Gambar A.12 Membuat kerajinan tangan dari ampas kelapa yang sudah diwarnai kepada anak-anak...23
Gambar A.13 Membersihkan perkarangan PAUD...23
Gambar A.14 Menanam Hidroponik...23
Gambar A.15 Perpisahan dengan Geuchik Gampong Lamteh...24
Gambar A.16 Kedatangan Supervisor ke Gampong Lamteh...24
viii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1.1 Logbook kegiatan KPM Terintegrasi...17 Lampiran 1.2 Foto Dokumetasi Kegiatan...19
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untu k hidup ditengah-tengah masyarakat di luar kampus. Sekaligus sebagai proses pembelajaran serta mengabdi kepada masyarakat yang sedang membangun dan secara langsung mengidentifikasi serta menangani masalah-masalah pembang unan yang sedang dihadapi. KPM dilaksanakan oleh perguruan tinggi dalam up aya meningkatkan misi dan bobot pendidikan pada mahasiswa untuk mendapa t nilai tambah yang lebih besar pada pendidikan tinggi.
KPM (Kuliah Pengabdian Masyarakat) dilaksanakan dimasyarakat diluar kampus dengan maksud meningkatkan relevansi pendidikan tinggi deng an perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan, teknolog i, agama serta seni untuk melaksanakan pembangunan yang makin meningkat s erta meningkatkan persepsi mahasiswa tentang relevansi antara landasan teori yang diperoleh dibangku perkuliahan untuk diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat secara nyata. Bagi mahasiswa kegiatan KPM merupakan peng alaman belajar baru yang tidak diperoleh didalam kampus. Dengan selesainya KPM mahasiswa memiliki pengetahuan , kemampuan dan kesadaran baru tentang bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Secara sosiologis dalam kemandirian manusia bahwa interaksi sosial a dalah kebutuhan yang paling mendasar dalam menjalankan proses hidupny a. Interaksi sosial ini terbangun sebagai konsekuensi logis dari kesadaran manu sia bahwa kebutuhan pada sisi–sisi tertentu kemanusiannya tidak dapat tercapa i tanpa interaksi dengan sesamanya. Artinya manusiapun harus cerdas untuk
x
menemukan model komunikasi yang mampu menjawab segala kebutuhan-kebu tuhan tersebut tanpa ada diskriminasi atau dengan kata lain komunikasi y ang terbangun harus mampu mengakomodir semua kepentingan, menyatukan dan mensinergiskan gerakan segala elemen masyarakat dalam struktur sosial yang sangat kompleks.
Saling tolong-menolong, saling menghargai, adanya pengakuan terhad ap hak- hak individu, munculnya simpati, empati dan kepedulian sosial serta se gala bentuk tindakan sosial yang banyak kita saksikan dalam aktivitas keseharian kita adalah manifestasi dari cita-cita mulia untuk memenuhi kebutuhan manusia tersebut. Makanya pranata sosial yang terbangun dalam ma syarakat (community) harus dapat menciptakan keteraturan sosial, menjamin s tabilitas sosial, jaminan rasa aman yang di peroleh setiap anggota masyarakat, menciptakan suasana yang nyaman dan tentram serta jaminan keselamatan lain.
Institusi Pendidikan tinggi adalah salah satu elemen Bangsa yang turut bertanggung jawab dalam usaha pencapaian cita-cita ideal Negara te rsebut. Pendidikan tinggi merupakan benteng terakhir dalam menghadapi segal a goncangan dan problematika kebangsaan. Pendidikan tinggi harus mampu be rperan sebagai produsen pengetahuan, laboratorium pengujian kebenaran, men jaga aset pengetahuan, mampu mendiagnosa penyakit dan prolematika kebangs aan serta menformulasi resep alternatif yang solutif terhadap penyakit dan prob lematika tersebut, secara aktif dan kreatif menyusun metodologi yang proporsi onal dan profesional untuk mengaplikasikan segala gagasan dalam bentuk tind akan yang riil di masyarakat. Secara umum konsep operasional itu tertuang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian dan Pengabd ian Kepada Masyarakat.
Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) adalah salah satu bentuk mengejawantahan tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masya rakat karena mahasiswa diberi kesempatan secara langsung bersentuhan dengan masyarakat untuk mengaplikasikan segala bentuk pengetahuan yang telah diperoleh di perguruan tinggi sekaligus Kuliah Pengabdian Masyarakat a dalah ruang pembelajaran yang baru bagi mahasiswa untuk pengembangan diri nya.
B. Tujuan
Adapun Tujuan dari Pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini adalah sebagai berikut:
1. Sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi.
2. Sebagai implementasi dari Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ya itu Pendidikan & Pengajaran, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarak at.
3. Memberikan pengalaman belajar bagi Mahasiswa tentang Pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata pembangunan.
4. Menjadikan lebih dewasanya kepribadian Mahasiswa dan bertambah lua snya wawasan Mahasiswa.
5. Memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi kekuatan sendiri.
6. Mendekatkan Perguruan Tinggi kepada masyarakat, Menjalin relevansi Perguruan Tinggi dengan kebutuhan Masyarakat.
C. Ruang Lingkup
Ruang lingkup Laporan Akhir KPM di Desa Lamteh mencakup beberapa hal penting. Pertama, laporan memberikan gambaran mengenai kondisi umum Desa Lamteh, meliputi aspek geografis, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi kehidupan masyarakat di sana. Selain itu, dijelaskan tujuan utama dari pelaksanaan KPM, yaitu memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan melalui berbagai program yang dirancang.
Laporan ini juga menguraikan secara rinci kegiatan yang telah dilaksanakan selama KPM. Kegiatan tersebut mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan,
xii
lingkungan, dan ekonomi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat menggunakan metode yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan desa.
Selanjutnya, laporan mencakup hasil dan dampak dari kegiatan KPM terhadap masyarakat, baik secara langsung maupun jangka panjang. Hasil ini dievaluasi untuk mengidentifikasi efektivitas program serta mengukur sejauh mana tujuan KPM telah tercapai. Selain itu, laporan juga membahas kendala yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan dan solusi yang diterapkan untuk mengatasi hambatan tersebut.
Ruang lingkup laporan diakhiri dengan kesimpulan yang merangkum capaian kegiatan KPM serta memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut atau program lanjutan di Desa Lamteh yang dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.
D. Target dan Sasaran
Target dan sasaran dari Pengabdian Masyarakat di Desa Lamteh difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui program-program yang berdampak pada pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dalam bidang pendidikan, program seperti les Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Matematika, dan komputer bertujuan untuk membantu anak-anak desa meningkatkan kemampuan akademis dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan adanya bimbingan belajar ini, diharapkan anak-anak memiliki bekal lebih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan memiliki kemampuan yang lebih baik di masa depan.
Di sisi ekonomi, pembuatan minyak VCO menjadi salah satu upaya untuk memberdayakan ibu rumah tangga dan
warga dewasa lainnya dalam menciptakan produk bernilai ekonomi dari sumber daya lokal, yaitu kelapa. Ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam produksi dan manajemen usaha kecil, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, program hidroponik dan penanaman sayuran seperti bayam, tomat, dan kangkung ditujukan untuk mendorong masyarakat, terutama petani dan pemuda, untuk menerapkan teknologi pertanian yang efisien dan ramah lingkungan. Ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan desa tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk menciptakan pendapatan tambahan dari hasil pertanian.
Kegiatan gotong royong dijalankan untuk memperkuat solidaritas antarwarga dalam menjaga kebersihan desa dan memperbaiki infrastruktur bersama. Dengan adanya gotong royong, diharapkan tercipta rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial yang lebih kuat di antara masyarakat. Selain itu, perayaan 17 Agustus ke-79 menjadi momen penting untuk merayakan kemerdekaan Indonesia dan menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan warga. Melalui berbagai perlombaan dan acara bersama, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ikatan sosial dan kebersamaan antarwarga Desa Lamteh. Program-program ini secara keseluruhan dirancang untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa, baik dalam aspek pendidikan, ekonomi, sosial, maupun budaya.
xiv
BAB II
PROFILE GAMPONG KPM
A. Lokasi Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM)
Berdasarkan data yang diperoleh dari geuchik gampong Lamteh tentang keadaan wilayah serta keaadaan masyarakat Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng Kabupaten Banda Aceh.
Gambar 1.1 Peta Gampong Lamteh
Gampong Lamteh, yang termasuk kedalam wilayah Kecamatan Ulee Kareng yang luas wilayahnya sekitar 115 Ha, dengan jumlah penduduk 2.607 Jiwa.
B. Sejarah Gampung Lamteh
Pada tahun 1940-an, Gampong Lamteh yang dipimpin oleh Geuchik Raden Ismail adalah salah satu gampong dalam wilayah Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, dimana mata pencarian sebagian besar penduduk adalah di bidang pertanian dan perkebunan, hanya sebagian kecil yang bergelut di bidang jasa perdagangan dan lainnya. Taraf kehidupan masyarakat pada saat itu masih sangat rendah dikarenakan oleh rendahnya tingkat pendidikan masyarakat.
Sejak tahun 1984, pada saat Geuchik Hamdan Yunus, Lamteh menjadi bagian dari Kota Banda Aceh dan termasuk dalam salah satu gampong dalam wilayah Kecamatan Syiah Kuala. Sejak saat itu mulai terlihat perubahan kehidupan masyarakat dalam berbagai aspek, mulai dari perkembangan jumlah penduduk, menggeliatnya kehidupan perekonomian sampai kepada peningkatan taraf kehidupan masyarakat.
Dengan diberlakukan Otonomi Daerah, maka pada tahun 2000 Lamteh menjadi bagian dari Kecamatan Ulee Kareng yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Syiah Kuala. Hadirnya pertokoan di sepanjang jalan T. Iskandar Gampong Lamteh menambah semarak kehidupan perekonomian masyarakat diiringi dengan perkembangan perumahan menambah warna tersendiri bagi Gampong Lamteh. Namun akibat konflik yang terjadi di seluruh wilayah Aceh membuat redupnya aktifitas masyarakat dalam segala aspek kehidupan.
Musibah Tsunami yang terjadi tanggal 24 Desember 2004 yang meluluhlantakkan kota Banda Aceh membawa berkah tersendiri bagi masyarakat dan Gampong Lamteh. Hal tersebut merupakan rahmad Allah SWT yang diberikan kepada Gampong Lamteh atas keikhlasan masyarakatnya menampung korban tsunami pada semua rumah penduduk Gampong Lamteh.
Seiring dengan penataan kembali kota Banda Aceh pasca tsunami, masyarakat Gampong Lamteh ikut memberikan andil dan kontribusinya dengan
xvi
merelakan tanah dan tempat tinggal mereka dibebaskan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh untuk pembangunan penerusan Jl. T.P. Nyak Makam yang kini menjadi Jl. Prof. Ali Hasyimi Walaupun kondisi saat ini Gampong Lamteh terbelah oleh Jl. Prof. Ali Hasyimi, namun masyarakat sangat bersyukur karena menggeliatnya perekonomian di Gampong Lamteh dan terbukanya akses jalan yang memperpendek jarak tempuh ke berbagai kawasan lain termasuk ke wilayah Kabupaten Aceh Besar.
Dinamika kehidupan masyarakat sangat beragam meliputi kegiatan perekonomian dan lapangan kerja seperti pedagang, pegawai negri sipil, dan pengusaha. Berkembangnya ekonomi Kota Banda Aceh bermanfaat langsung bagi kehidupan ekonomi masyarakat Lamteh Ulee Kareng, secara umum dilihat dari banyaknya toko-toko yang berdiri terutama di kawasan jalan T. Iskandar serta ekonomi lokal di dalam gampong sendiri seperti warung kelontong, industri rumah tangga, warung kopi, bengkel, serta beberapa usaha lainnya. Belum lagi dengan adanya jalan yang baru diselesaikan, dengan itu akan ada lebih banyak lagi toko-toko yang akan berdiri di pinggiran jalan Jl. Prof. Ali Hasyimi.
Kepala Pemerintahan Gampong Lamteh dari tahun 1940 s.d 2025 dipimpin oleh 9 orang Geuchik atau Kepala Desa, beserta perangkatnya. Berikut adalah Geuchik/Kades yang pernah menjabat di wilayah pemerintahan Gampong Lamteh;
1. Tahun 1943 – 1968 Gampong Lamteh di Pimpin oleh Geuchik Raden Ismail, yang didampingi oleh sekdes Usman Puteh dan ketua pemudanya Waki Harun.
2. Tahun 1968 – 1981 di pimpin oleh Geuchik A. Jalil Affan didampingi oleh Sekdes Abubakar Husin-,
3. Tahun 1981 – 1986 Geuchik dijabat oleh M. Daud Ishaq, di dampingi sekdes Zakaria Puteh dan ketua pemuda Hamdan Yunus
4. Tahun 1986 – 1991Geuchik dijabat oleh Hamdan Yunus di dampingi sekdes H. Yahya Harun dan keetua pemuda Syarbini. THM.
5. Tahun 1991 – 2002 Geuchiknya adalah M. Husen Affan di dampingi Sekdes M. Zaini Kaoy dan ketua Pemuda H. T. Faisalsyah.
6. Tahun 2002 – 2007 Geuchik dijabat oleh M. Yusuf Ibrahim, SH, menunjuk Isnaini Husda, SE sebagai Sekdes dan Ketua Pemuda Hamdan Yunus.
7. Tahun 2007 – 2013 Geuchik dijabat oleh H. Isnaini Husda, SE, menunjuk Muhibuddin, SH sebagai Sekdes dan ketua pemuda Teuku Ruslan.
8. Tahun 2013 - 2019 Geuchik dijabat oleh Iskandar, Muhibuddin, SH sebagai sekdes dan Nasruddin Ketua Pemuda
9. Tahun 2019 - 2025 Geuchik dijabat oleh M. Yusuf Irahim, SH, Sekdkes Muhibuddin, SH, MH dan Ketua Pemuda Teuku Ruslan.
C. Struktur Gampong Lamteh
Gambar 1.2 Struktur Organisasi Gampong Lamteh Periode 2019-2025
D. Letak Geografis Gampong Lamteh
xviii
Letak geografis gampong Lamteh termasuk kedalam wilayah Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh dengan luas wilayahnya 115 Hektar dengan batas- batas wilayah sebagai berikut :
1. Sebelah Utara berbatasan dengan Gampong Doi 2. Sebelah Selatan berbatasan dengan Gampong Ilie 3. Sebelah Barat Gampong Lamteh
4. Sebelah Timur berbatasan dengan Gampong Lamglumpang Adapun Dusun-dusun pada gampong Lamteh ialah sebagai berikut :
Tabel 1.1 Jumlah Dusun di Gampong Lamteh
No Dusun/Jurong Luas Wilayah
1 Cot Lilip 29,75 Ha
2 Blang Kareng 30,75 Ha
3 Bahagia 30,75 Ha
4 Mawar 23,75 Ha
Total 115 Ha
BAB III
PROSEDUR PELAKSANAAN A. Pemilihan Lokasi
Pemilihan lokasi KPM merupakan salah satu tahap penting yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, seperti potensi desa, kondisi sosial-ekonomi, serta kebutuhan masyarakat setempat. Pemilihan lokasi atau tempat pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) hal itu berdasarkan keputusan atau ketentuan oleh pihak Universitas Islam Negeri Ar- raniry tentunya dengan memerhatikan aspek-aspek tertentu.
Adapun lokasi pelaksanaan KPM kami yaitu di Gampong Lamteh yang terletak di Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Secara geografis, Gampong Lamteh memiliki keuntungan tersendiri. Letaknya yang strategis di Kecamatan Ulee Kareng, tidak jauh dari pusat kota Banda Aceh, memudahkan mahasiswa KPM dalam menjalankan program-program yang telah dirancang.
Aksesibilitas yang baik memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi lebih sering dengan warga setempat, memahami dinamika lokal, dan memberikan
solusi yang lebih tepat. Mahasiswa juga menjadi lebih mudah karena jarak antara tempat tinggal mereka dengan lokasi KPM relatif dekat, sesuai dengan kebijakan kampus yang menetapkan lokasi pengabdian berdasarkan kedekatan geografis. Hal ini tentu menjadi pertimbangan penting, mengingat keterlibatan aktif mahasiswa di masyarakat merupakan faktor kunci dalam keberhasilan KPM.
Selain itu, pemilihan lokasi yang dekat dengan tempat tinggal mahasiswa juga memfasilitasi mahasiswa untuk lebih mudah beradaptasi dengan ritme kehidupan sehari-hari masyarakat Gampong Lamteh. Tidak hanya mempermudah hal tersebut, hal ini juga membuat mahasiswa untuk menjalankan program secara lebih intensif, tanpa terkendala masalah jarak atau waktu perjalanan yang panjang. Pihak UIN Ar-Raniry memahami bahwa efektivitas KPM sangat dipengaruhi oleh kemampuan mahasiswa untuk terlibat secara langsung dan kontinyu di tengah-tengah masyarakat, dan memilih lokasi yang sesuai dengan tempat tinggal mahasiswa adalah salah satu cara untuk memastikan keterlibatan yang maksimal.
B. Uraian Kegiatan KPM Terintegrasi
Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Terintegrasi yang dilaksanakan di Gampong Lamteh mencakup berbagai aspek pengembangan masyarakat. Berikut adalah uraian kegiatan yang telah terealisasi selama periode KPM:
1. Kegiatan Peningkatan Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
a. Membersihkan RGG (Rumah Gizi Gampong) secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis.
b. Melaksanakan gotong royong dengan membersihkan area kantor Geuchik pada tanggal 27 dan 28 (hari Sabtu dan Minggu).
c. Membersihkan Mesjid setiap hari Minggu.
d. Mengadakan senam pagi setiap hari Minggu untuk meningkatkan kesehatan Masyarakat.
xx
2. Kegiatan Pengembangan Pendidikan dan Keterampilan
a. Menyelenggarakan les Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Matematika setiap hari Sabtu dan Minggu.
b. Mengadakan kegiatan nonton bersama film sejarah perjuangan tokoh pahlawan Aceh untuk meningkatkan pengetahuan sejarah lokal.
c. Melaksanakan kegiatan kerajinan tangan untuk anak-anak les pada tanggal 31 (hari Sabtu).
3. Kegiatan Pengembangan Ekonomi dan Pertanian
a. Menanam tanaman hidroponik dan memberikan pemaparan serta praktek cara menanam hidroponik kepada ibu-ibu pada tanggal 28 Agustus (hari Rabu).
b. Menanam sayuran di kebun kecil pekarangan Balai PAUD dari tanggal 31 Juli sampai panen di awal bulan September.
c. Membuat Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) dan memberikan praktek cara pembuatan Minyak VCO kepada ibu-ibu pada tanggal 28 Agustus (hari Rabu).
4. Kegiatan Sosial dan Keagamaan
a. Mengikuti pengajian di Mesjid setiap hari Senin dan Kamis.
b. Menyelenggarakan perayaan 17 Agustus pada tanggal 17-18 Agustus (hari Sabtu dan Minggu).
c. Berpartisipasi dalam pawai memperingati HARDIKDA (Hari Pendidikan Daerah) pada tanggal 1 September (hari Minggu).
5. Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
a. Membagikan sayur hasil tanam di kebun kepada masyarakat pada tanggal 1 September (hari Minggu).
b. Membagikan minyak VCO kepada ibu-ibu Gampong Lamteh pada tanggal 4 September (hari Rabu).
6. Kegiatan Penutup
a. Mengadakan acara perpisahan dengan Geuchik dan Aparat Gampong Lamteh pada tanggal 5 September (hari Kamis).
Seluruh kegiatan yang direncanakan telah terealisasi dengan baik, menunjukkan keberhasilan program KPM dalam mengintegrasikan berbagai aspek pengembangan masyarakat di Gampong Lamteh. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya berfokus pada satu bidang, tetapi mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan keagamaan, yang mencerminkan pendekatan holistik dalam upaya pemberdayaan masyarakat.
C. Hasil yang Dicapai
Pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di Gampong Lamteh telah menghasilkan berbagai capaian positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat setempat. Berikut adalah ringkasan hasil yang dicapai:
1. Kegiatan Peningkatan Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan
a. Terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan sehat, terutama di area RGG (Rumah Gizi Gampong), kantor Geuchik, dan Mesjid.
b. Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong rutin.
c. Terbentuknya kebiasaan hidup sehat melalui kegiatan senam pagi mingguan.
2. Kegiatan Peningkatan Kualitas Pendidikan
a. Bertambahnya pengetahuan dan keterampilan anak-anak dalam bidang Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Matematika melalui les rutin.
b. Meningkatnya pemahaman sejarah lokal di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan nonton bersama film sejarah perjuangan tokoh pahlawan Aceh.
c. Berkembangnya kreativitas anak-anak melalui kegiatan kerajinan tangan.
3. Kegiatan Pengembangan Ekonomi dan Pertanian
xxii
a. Terbentuknya keterampilan baru di kalangan ibu-ibu dalam bertani hidroponik, yang berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan.
b. Tersedianya sayuran segar hasil dari penanaman di kebun kecil pekarangan Balai/PAUD, yang telah dibagikan kepada masyarakat.
c. Terciptanya produk bernilai ekonomi serta untuk kesehatan berupa Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) yang telah dibagikan kepada ibu-ibu, serta praktik pengetahuan tentang cara pembuatannya.
4. Kegiatan Penguatan Sosial dan Keagamaan
a. Meningkatnya kerukunan dan gotong royong masyarakat melalui berbagai kegiatan bersama.
b. Terpeliharanya nilai-nilai keagamaan melalui pengajian rutin di Mesjid.
c. Menguatnya semangat nasionalisme melalui perayaan 17 Agustus.
d. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan melalui pawai HARDIKDA.
5. Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
a. Terbentuknya inisiatif masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya lokal, seperti pembuatan Minyak VCO dan penanaman sayuran.
b. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya gizi melalui distribusi sayuran hasil panen dan Minyak VCO kepada masyarakat.
6. Kegiatan Penutup
a. Terjalinnya hubungan yang baik antara tim KPM dengan pemerintah Gampong Lamteh, yang ditandai dengan acara perpisahan bersama Geuchik dan Aparat Gampong.
Secara keseluruhan, kegiatan KPM di Gampong Lamteh telah berhasil memberikan dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.
Capaian ini tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan melalui transfer pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat setempat.
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan
Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) yang dilaksanakan di Gampong Lamteh, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh telah berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat. Melalui berbagai program yang mencakup aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, dan keagamaan, tim KPM berhasil mengintegrasikan pengetahuan akademis dengan kebutuhan nyata masyarakat. Beberapa kesimpulan utama dari pelaksanaan KPM ini adalah:
1. Program kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat telah meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.
2. Kegiatan pendidikan seperti les komputer, bahasa, dan matematika telah membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan anak-anak di Gampong Lamteh.
xxiv
3. Inisiatif ekonomi seperti penanaman hidroponik dan pembuatan minyak VCO telah membuka wawasan masyarakat tentang potensi ekonomi lokal yang dapat dikembangkan.
4. Kegiatan sosial dan keagamaan telah memperkuat ikatan sosial dan nilai- nilai spiritual dalam masyarakat.
5. Partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai program KPM menunjukkan tingginya antusiasme dan keinginan untuk berkembang.
B. Saran
Berdasarkan pengalaman dan hasil yang dicapai selama pelaksanaan KPM, berikut adalah beberapa saran untuk pengembangan kedepannya.
1. Bagi mahasiswa
a) Peningkatan Keterlibatan Aktif: Mahasiswa diharapkan lebih aktif dalam menggali potensi lokal dan mengembangkan program-program yang berkelanjutan sehingga dampak KPM lebih terasa dalam jangka panjang.
b) Penguatan Kolaborasi: Kolaborasi yang lebih erat antara mahasiswa dan perangkat desa perlu ditingkatkan untuk memaksimalkan hasil KPM.
c) Pengembangan Program Kreatif: Mahasiswa sebaiknya terus mengembangkan program-program inovatif yang dapat diterapkan di desa, seperti pengolahan sumber daya alam yang berkelanjutan.
2. Bagi Gampong
a) Masyarakat diharapkan melanjutkan inisiatif yang telah diperkenalkan selama KPM, seperti budidaya hidroponik dan produksi minyak VCO, sebagai potensi ekonomi desa.
b) Kegiatan gotong royong dan program kebersihan lingkungan harus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu, kampanye lingkungan mengenai daur ulang sampah dan pengurangan penggunaan plastik bisa dijalankan untuk menjaga kelestarian lingkungan Gampong Lamteh.
LAMPIRAN
Lampiran 1.1 Logbook Kegiatan KPM Terintegrasi
xxvi
12 Pemaparan tanaman
hidroponik dan Praktek cara menanam hidroponik Kepada Ibu-ibu
28 Agustus hari Rabu
Terealisasi
13 Kerajinan Tangan untuk Anak-anak Les
Tanggal 31 hari Sabtu
Terealisasi 14 Pawai Memperingatin
HARDIKDA
Tanggal 01 September hari Minggu
Terealisasi 15 Membagi Sayur hasil tanam di
Kebun dan Membagi minyak VCO kepada Ibu-ibu
Gampong
Tanggal 01 September hari Minggu bagi sayur dan tanggal 04 september hari Rabu bagi Minyak VCO
Terealisasi
16 Perpisahan dengan Keuchik dan Aparat Gampong Lamteh.
Tanggal 05 September hari Kamis
Terealisasi N
O KEGIATAN WAKTU KETERANGAN
1 Membersihkan RGG (Rumah Gizi Gampong)
Setiap hari Senin- Kamis
Terealisasi 2 Gotong royong
(membersihkan area kantor Keuchik)
Tanggal 27 dan 28 Hari Sabtu dan Minggu
Terealisasi
3 Les Komputer, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan
Matematika.
Setiap Hari Sabtu dan Minggu
Terealisasi
4 Senam Pagi Setiap hari Minggu Terealisasi
5 Membersihkan Mesjid Setiap hari Minggu Terealisasi
6 Menanam Hidroponik Terealisasi
7 Pengajian di Mesjid Setiap Senin dan Kamis
Terealisasi 8 Nonton Bersama Film Sejarah
Pejuangan Tokoh Pahlawan Aceh
Terealisasi
9 Perayaan 17 Agustus Tanggal 17-18 Agustus, hari Sabtu dan Minggu
Terealisasi 10 Menanam sayuran di kebun
kecil pekarangan Balai/PAUD
Dari Tanggal 31 Juli sampai panen di Awal bulan Septemer
Terealisasi
11 Membuat Minyak VCO (Virgin Coconut Oil) dan praktek cara pembuatan Minyak VCO kepada Ibu-ibu
28 Agustus hari Rabu
Terealisasi
Lampiran 1.2 Foto Dokumentasi Kegiatan KPM
Gambar A.1 Pengajian Bersama ibu-ibu di Masjid Gampong Lamteh
Bersama anak-anak yang mengikuti Les
xxviii
Gambar A.2 Bersama anaak-anak yang mengikuti les Sabtu-Minggu
Gambar A.3 Senam pagi Bersama ibu-ibu Senam Pagi Bersama ibu-ibu Gampong Lamteh
Mengikuti kegiatan Sosialisasi dari Dinas Pertanian terkait menanam sayuran
Gambar A.4 mengikuti kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan lahan
Pembagian hasil panen sayuran kepada ibu-ibu Gampong Lamteh
Gambar A.5 Perayaan 17 Agustus dengan mengadakan lomba yang di ikuti oleh anak-anak
Gambar A.6 Membagi sayur kepada ibu-ibu Gampong Lamteh
Gambar A.7 Pemaparan tanaman Hidroponik dan Minyak VCO
xxx
Gambar A.8 Membersihkan Masjid
Gambar A.9 Membersihkan Rumah Gizi Gampong (RGG)
Gambar A.10 Menanam sayuran
Gambar A.11 Pembagian Minyak VCO kepada ibu-ibu Gampong LamteH
Gambar A.12 Membuat kerajinan tangan dari ampas kelapa yang sudah diwarnai kepada anak-anak
Gambar A.13 Membersihkan perkarangan PAUD
xxxii
Gambar A.15 Perpisahan dengan Geuchik Gampong Lamteh