• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan keuangan - Balai Besar Pulp dan Kertas

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "laporan keuangan - Balai Besar Pulp dan Kertas"

Copied!
283
0
0

Teks penuh

TAYL : Tahun buku sebelumnya TPA : Faktur penjualan dicicil TP : Tagihan Perbendaharaan TGR : Klaim Kompensasi. Laporan realisasi anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran dan realisasinya yang mencakup unsur Pendapatan-LRA dan Beban periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2019. Laporan operasional menyajikan berbagai unsur pendapatan-LRA, beban, surplus/defisit dari . operasi, laba/rugi dari aktivitas non-operasional, laba/rugi sebelum pos luar biasa, pos luar biasa dan laba/rugi-LO, sebagaimana disyaratkan untuk penyajian wajar.

Laporan perubahan ekuitas menyajikan informasi kenaikan atau penurunan ekuitas tahun laporan dibandingkan tahun sebelumnya. Catatan atas laporan keuangan (CaLK) memberikan informasi mengenai penjelasan rinci atau daftar atau analisis nilai suatu pos yang disajikan dalam laporan realisasi anggaran, neraca, laporan operasi dan laporan perubahan ekuitas. CaLK juga mencakup penyajian informasi yang diwajibkan dan direkomendasikan oleh Standar Akuntansi Pemerintahan, serta informasi lain yang diperlukan untuk memberikan gambaran yang benar dan wajar atas laporan keuangan.

Dalam penyajian laporan realisasi anggaran periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 telah disusun dan disajikan secara tunai. Sementara itu, neraca, laporan operasi, dan laporan perubahan saham tahun 2019 disusun dan disajikan secara akrual.

LAPORAN REALISASI ANGGARAN

NERACA

LAPORAN OPERASIONAL

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor. 38 Tahun 2008; Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-62/PB/2009 tentang Tata Cara Penyajian Informasi Akrual Pendapatan dan Beban dalam Laporan Keuangan; Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 tentang Perubahan Kedua dan PP Nomor 45 Tahun 2013 tentang Perubahan Ketiga Atas Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 171/PMK.05/2007 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 233/PMK.05/2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 171/PMK. 05 Tahun 2007 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Pusat;. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-80/PB/2011 tentang Penambahan dan Perubahan Rekening Pendapatan, Pengeluaran, dan Transfer pada Rekening Standar; Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-42/PB/2012 tentang Penambahan dan Perubahan Rekening Non Anggaran dan Neraca pada Rekening Standar;

003/SEK/12/2012 tentang Pedoman Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Mahkamah Agung Republik Indonesia dan badan peradilan di bawahnya.

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

PENJELASAN UMUM

  • DASAR HUKUM
  • PROFIL DAN KEBIJAKAN TEKNIS
  • PENDEKATAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN
  • BASIS AKUNTANSI
  • DASAR PENGUKURAN
  • KEBIJAKAN AKUNTANSI

Laporan keuangan Semester II tahun buku 2019 (audited) ini merupakan laporan yang mencakup seluruh aspek keuangan yang dikelola oleh Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK). 222/PMK.05/2016 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 177/PMK.05/2015 tentang Pedoman Penyusunan dan Penyampaian Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga. Dasar pengukuran yang digunakan Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah penggunaan nilai perolehan.

Penyusunan dan penyajian laporan keuangan semester II tahun anggaran 2019 (revisi) mengacu pada Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Pengeluaran ditunjukkan berdasarkan klasifikasi ekonomi/jenis pengeluaran, dan klasifikasi lebih lanjut menurut organisasi dan fungsinya akan diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Pengeluaran ditunjukkan berdasarkan klasifikasi ekonomi/jenis pengeluaran, dan klasifikasi lebih lanjut menurut organisasi dan fungsinya diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

Dalam hal nilai aset tetap hasil revaluasi lebih tinggi dari nilai akuntansi sebelumnya, maka selisihnya diakui sebagai penambahan modal dalam Laporan Keuangan. Namun apabila nilai aset tetap hasil revaluasi lebih rendah dari nilai buku sebelumnya, maka selisihnya diakui sebagai pengurang ekuitas dalam laporan keuangan.

PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN

  • PENDAPATAN
  • BELANJA
  • BELANJA PEGAWAI
  • BELANJA BARANG
  • BELANJA MODAL
    • BELANJA MODAL PERALATAN DAN MESIN
    • BELANJA MODAL GEDUNG DAN BANGUNAN
    • BELANJA MODAL LAINNYA

Pendapatan jasa mengalami penurunan karena kegiatan penelitian PUI tidak masuk dalam penerimaan negara bukan pajak pada tahun 2019, sedangkan pada tahun 2018 dimasukkan dalam penerimaan negara bukan pajak. Realisasi belanja Semester II TA 2019 meningkat sebesar 4,20 persen dibandingkan realisasi belanja Semester II TA 2018. Belanja modal meningkat sebesar 55,44 persen karena pembelian peralatan laboratorium untuk kegiatan penelitian dan pengembangan bidang teknologi industri pulp .

Realisasi Harga Pokok Barang Semester II TA 2019 mengalami penurunan sebesar 1,22 persen dari Realisasi Harga Pokok Barang Semester II TA 2019. Beban pemeliharaan mengalami penurunan karena pada tahun 2018 dilakukan pemeliharaan terhadap gedung balai yang rusak akibat bencana angin kencang. Perjalanan dinas untuk paket pertemuan luar kota mengalami penurunan karena pada tahun 2018 terdapat kegiatan seminar internasional (Reptech), sedangkan pada tahun 2019 diadakan seminar tingkat nasional.

Belanja modal adalah pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi. Perbandingan realisasi belanja modal peralatan dan mesin semester II 2019 dan 2018 DESKRIPSI REALISASI TA 2019 TA 2018 REALISASI MENINGKAT (MENURUN).

PENJELASAN ATAS POS-POS NERACA

  • PIUTANG BUKAN PAJAK
  • PENYISIHAN PIUTANG TAK TERTAGIH-PIUTANG BUKAN PAJAK
  • PERSEDIAAN
  • TANAH
  • PERALATAN DAN MESIN
  • GEDUNG DAN BANGUNAN
  • JALAN, IRIGASI DAN JARINGAN
  • ASET TETAP LAINNYA
  • AKUMULASI PENYUSUTAN
  • UTANG KEPADA PIHAK KETIGA
  • PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
  • EKUITAS

Mutasi menambah nilai koreksi kesalahan inventarisasi dan revaluasi (IP) oleh Tim Penilai KPKNL Bandung dengan nilai Rp pada Tanah Bangunan Negara Kategori III – Pasigaran. Tahun 2018 senilai Rp yang sebelumnya terdaftar pada kategori “Alat Khusus Polisi” dan klasifikasinya dinilai kurang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi satuan kerja, sehingga diubah/dipindahkan ke kategori “Alat Komunikasi”. dengan nilai yang sama. Tahun 2018 senilai Rp yang sebelumnya tercatat pada kategori “Peralatan SAR dan klasifikasinya dinilai kurang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi unit kerja, sehingga diubah/dipindahkan ke kategori “Unit peralatan laboratorium senilai sama. ; 1 unit pH meter meja senilai Rp. dan 1 unit chest freezer dengan nilai pembelian Rp. TA.

Perubahan pengkodean dan klasifikasi barang berupa 1 unit alat pengawasan udara dengan kamera (drone), senilai Rp TA. Koreksi kesalahan input IP merupakan nilai koreksi (+) kesalahan input IP oleh Tim Penilai KPKNL Bandung sebesar Rp yang terdiri dari koreksi bangunan bengkel senilai Rp dan koreksi bangunan tempat tinggal senilai Rp 3.354.000, koreksi tugu/batas tanda senilai Rp. 3.689.000. Koreksi kesalahan input IP merupakan nilai koreksi (-) kesalahan input IP oleh Tim Penilai KPKNL Bandung senilai Rp yang terdiri dari koreksi bangunan tempat kerja senilai Rp dan koreksi bangunan tempat tinggal senilai Rp 1.918.000.

Koreksi kesalahan input IP merupakan nilai koreksi (+) kesalahan input IP oleh Tim Penilai KPKNL Bandung senilai Rp yang terdiri dari koreksi tanggul banjir senilai Rp, koreksi bangunan sumur artesis senilai Rp, koreksi bangunan tangki timbun/ tower. Koreksi kesalahan input IP merupakan nilai koreksi (-) kesalahan input IP oleh tim evaluasi KPKNL Bandung senilai Rp yang terdiri dari koreksi bangunan saluran drainase senilai Rp dan koreksi bangunan toilet/wastafel/MCK senilai Rp396.648.000.

PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN OPERASIONAL

  • PENDAPATAN NEGARA BUKAN PAJAK
  • BEBAN PEGAWAI
  • BEBAN PERSEDIAAN
  • BEBAN BARANG DAN JASA
  • BEBAN PEMELIHARAAN
  • BEBAN PERJALANAN DINAS
  • BEBAN PENYUSUTAN DAN AMORTISASI
  • BEBAN PENYISIHAN PIUTANG TAK TERTAGIH
  • KEGIATAN NON OPERASIONAL

Beban barang dan jasa terdiri dari beban barang dan jasa berupa konsumsi barang dan/atau jasa sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan perusahaan serta beban lain-lain berupa beban yang timbul dari penggunaan beban investasi yang dilakukan. tidak menghasilkan aset tetap. Peningkatan harga pokok barang dan jasa disebabkan oleh tambahan kegiatan penelitian dan pengembangan di industri pulp dan kertas. Biaya pemeliharaan Semester II TA 2019 dan 2018 masing-masing sebesar Rp dan Rp. Biaya pemeliharaan merupakan biaya yang bertujuan untuk menjaga aset tetap atau aset lainnya yang ada agar tetap dalam kondisi normal.

Biaya-biaya tersebut merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan dinas dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan jabatan. Peningkatan biaya perjalanan dinas disebabkan oleh peningkatan kegiatan, koordinasi, menghadiri undangan serta kegiatan pelatihan kerja sama dengan JICA yang diselenggarakan di Jepang dan kegiatan Indonesia Innovation Day 2019 bidang pangan dan pertanian di Jerman. Beban penyusutan merupakan kewajiban untuk mencatat alokasi sistematis atas nilai suatu aset tetap yang dapat disusutkan selama masa manfaat aset terkait.

Beban piutang tak tertagih merupakan biaya yang dikeluarkan untuk mencatat perkiraan piutang tak tertagih dalam suatu periode. Surplus/defisit aktivitas non-operasional lainnya terdiri dari pendapatan dan beban yang tidak bersifat rutin dan bukan merupakan tugas pokok dan fungsi entitas.

PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

  • EKUITAS AWAL
  • SURPLUS (DEFISIT) LO
    • PENYEUSIAN NILAI ASET
    • KOREKSI NILAI PERSEDIAAN
    • KOREKSI ATAS REKLASIFIKASI
    • SELISIH REVALUASI ASET TETAP
    • KOREKSI NILAI ASET TETAP NON REVALUASI
  • TRANSAKSI ANTAR ENTITAS
    • DITAGIHKAN KE ENTITAS LAIN (DKEL)/DITERIMA DARI ENTITAS LAIN (DDEL)
    • TRANSFER MASUK
  • EKUITAS AKHIR

Selisih revaluasi aset tetap adalah selisih yang timbul pada saat revaluasi aset tetap. Pemindahan internal adalah perpindahan aset/kewajiban dari satu entitas ekonomi ke entitas lain dalam KL, antara KL dan antara KL dan BA-BUN.

PENGUNGKAPAN PENTING LAINNYA

KEJADIAN-KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL NERACA

PENGUNGKAPAN-PENGUNGKAPAN LAINNYA

  • PERUBAHAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
  • REKENING PEMERINTAH
  • PEMANFAATAN BMN (SEWA)
  • TINDAK LANJUT HASIL PELAKSANAAN INVENTARISASI DAN PENILAIAN

Setiap satuan kerja mengunduh arsip data komputer (ADK) Nilai Koreksi Revaluasi yang telah diunggah (upload) oleh Kementerian Keuangan (KPKNL/DJKN) ke aplikasi SIMAN sesuai dengan Laporan Hasil Inventarisasi dan Revaluasi (LHIP) masing-masing unit kerja, sehingga setiap unit kerja wajib mengunduh ADK dari aplikasi SIMAN dan mengunggahnya ke aplikasi SIMAK-BMN unit kerja, dengan mencantumkan tanggal buku 31 Desember 2019. Jurnal penyesuaian pendapatan diterima di muka - Jasa Penelitian Pendapatan/penelitian dan pengembangan iptek bulan Desember 2019 Rp. 700.000. Pendapatan Piutang Jangka Pendek – Pengujian, Sertifikasi, Kalibrasi dan Standardisasi pada sektor industri Desember 2019 sebesar Rp 2.975.000.

Referensi

Dokumen terkait

"It is widely distributed in the south-eastern region of central South America comprising south-eastern Bolivia, Paraguay, southern Brazil, Uruguay, and southern and central Argentina"