Diajukan Sebagai Syarat Kelulusan Praktikum Pengolahan Bahan Galian pada Laboratorium Pengolahan Bahan Galian Program Studi Teknik Pertambangan. Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala dan Sholawat kepada Bagianda Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang dengan izin- Nya laporan lengkap ini dapat disusun sebagaimana mestinya. Selama melakukan penyusunan laporan lengkap, penulis banyak menemukan kendala-kendala namun berkat dukungan dari berbagai pihak, akhirnya laporan lengkap ini dapat terselesaikan dengan baik.
Nur Asmiani, S.T., M.T., IPP., selaku Ketua Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Muhammad Idris Juradi, S.T., M.T., selaku Sekertaris Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Muhammad Idris Juradi, S.T., M.T., selaku Dosen Pengampuh Mata Kuliah Pengolahan Bahan Galian Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia.
Tim Asisten Laboratorium Pengolahan Bahan Galian yang telah membimbing penulis dengan baik selama praktikum berlangsung. Kata Pengantar - iii Sebagai manusia biasa, tentunya dalam laporan ini masih banyak kekurangan dan penulis harap dari kekurangan tersebut dapat dimaklumi serta mendapatkan kritikan dan saran yang membangun. Akhir kata, penulis memohon maaf apabila dalam penulisan laporan ini masih banyak kesalahan maupun kekhilafan.
DAFTAR DIAGRAM
DAFTAR LAMPIRAN
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Maksud dari praktikum ini adalah praktikan dapat mengenal, mengetahui dan menguasai ilmu tentang pengolahan bahan galian yang menjadi salah satu aplikasi dasar dalam dunia pertambangan. Praktikan dapat mengenal, mengetahui dan menguasai ilmu tentang pengolahan bahan galian dalam tahapan crushing yang menjadi salah satu aplikasi dasar dalam dunia pertambangan;. Adapun maksud dari praktikum pengolahan bahan galian ini yaitu mempermudah proses pengolahan selanjutnya, meningkatkan ekstraksi, mempermudah proses pengankutan dan meningkatkan nilai jual.
ATM 7. Pasir Silika
Manfaat secara umum praktikum pengolahan bahan galian yaitu dapat mengetahui alat apa saja yang digunakan pada pengolahan bahan galian serta mengetahui mekanisme kerja dan cara penggunaanya. Manfaat dari praktikum crushing yaitu dapat mengetahui mekanisme dan cara kerja alat jaw cruhe dan roll crusher, serta mengetahui distribusi ukuran butir dari sampel. Manfaat dari praktikum grinding yaitu dapat mengetahui mekanisme dan cara kerja alat ball mill dan mengetahui pengaruh waktu terhadap halusan hasil dari penggerusan.
Manfaat dari praktikum analisis ayak yaitu dapat mengetahui mekanisme dan cara kerja alat sieve shaker dan mengetahui berat tertahan di tiap mesh hasil dari pengayakan. Manfaat dari praktikum shaking table yaitu dapat mengetahui mekanisme dan cara kerja alat shaking table dan mengetahui recovery dan kadar dari hasil pemisahan. Manfaat dari praktikum dewatering yaitu dapat mengetahui mekanisme dari proses dewatering dan mengetahui nilai moisture content pada material.
Manfaat dari praktikum sampling yaitu dapat mengetahui teknik-teknik sampling dan mengetahui metode-metode yang digunakan pada saat pengambilan sampel. Manfaat dari praktikum sampling yaitu dapat mengetahui prosedur dari uji pengendapan dan mengetahui perbedaan kecepatn pengendapan antara material yang menggunakan flokulant dan tidak menggunakan flokulan. Praktikum ini dilakukan selama kurang lebih 2 bulan terhitung sejak mulai kegiatan asistensi umum sampai dengan kegiatan seminar pada tanggal 3 Oktober sampai 9 Desember 2023 di Kampus 2 Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknologi Industri lantai 4 di Laboratorium Tambang Bawah Tanah.
Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan secara astronomis terletak pada koordinat 5º08’12.06’’ S dan 119º26’54.18’’ E menuju Kampus 2 Universitas Muslim Indonesia Fakultas Teknologi Industri Lantai 4 di Jl.
LAPORAN TIAP PRAKTIKUM
CRUSHING
GRINDING
ANALISIS AYAK
SHAKING TABLE
DEWATERING
SAMPLING
SETTLING TEST
PENUTUP
Kesimpulan
Tujuan dari tahap peremukan ini yaitu untuk dapat mereduksi suatu material yang berukuran besar ke ukuran yang kecil. Setelah material melalui tahap preparasi yaitu kominusi dan sizing, selanjutnya material masuk ke dalam tahap screening atau pengayakan. Pengayakan dilakukan untuk mengetahui berat tertahan dan berat lolos dari hasil peremukan jaw crusher dan roll crusher.
Pada praktikum pengolahan bahan galian ini kita melakukan tahap grinding yang memiliki tahapan yaitu pertama sampel batubara dan bola baja dimasukkan ke dalam alat ball mill dengan perbandingan yaitu 1,5 kilogram batubara dan 5 kilogram bola baja. Kemudian pastikan alat ball mill tersambung dengan aliran listrik kemudian tekan tombol on/off untuk menyalakan alat. Setelah alat ball mill berhenti berputar sesuai waktu yang ditetapkan kemudian keluarkan sampel dari alat ball mill.
Setelah itu sampel dimasukkan ke dalam alat sizing untuk selanjutya melakukan tahap screening atau pengayakan. Dalam tahap ini waktu sangat berpengaruh, semakin lama durasi dari proses grinding maka akan semakin halus material yang dihasilkan sehingga menyebabkan banyaknya material yang lolos dari setiap ukuran mesh begitupun sebaliknya apabila makin singkat durasi dari proses grinding maka material yang dihasilkan akan kasar dan material yang lolos dari setiap ukuran ayakan akan semakin sedikit. Dalam pengolahan bahan galian material yang telah melewati tahap crushing dan grinding akan menghasilkan ukuran material yang berbeda-beda, maka dibutuhkan suatu cara untuk memisahkan material tersebut berdasarkan ukurannya sebelum menuju ke tahapan selanjutnya, salah satu cara memisahkan ukuran partikel tersebut dengan cara melakukan pengayakan, pengayakan (screening) bekerja berdasarkan ukuran partikel dimana partikel yang lebih kecil dari ukuran ayakan akan lolos ke ayakan berikutnya (undersize), sedangkan partikel yang lebih besar kecil dari ukuran ayakan akan tertahan di ayakan tersebut (oversize).
Setelah melewati tahapan pengayakan, akan diperoleh partikel-partikel yang tertahan ditiap meshnya, yang mana pada praktikum ini kita menggunakan ukuran mesh dan -200. Partikel-partikel yang tertahan kemudian ditimbang menggunakan neraca analitik untuk memperoleh nilai berat tertahan ditiap-tiap meshnya, selanjutnya data berat tertahan tersebut kemudian dicatat ke dalam tabel dan diolah menggunakan rumus perhitungan analisis ayak. Praktikum pengolahan bahan galian dalam tahap dewatering yang memiliki beberapa tahapan yaitu pertama-tama menyiapkan material (sampel) kemudian menyalakan oven lalu mengatur suhu pada oven, pada tahap ini dilakukan 3 sesi.
Metode praktikum pengolahan bahan galian mata acara dewatering yaitu dimana kita mengurangi kadar air pada suatu material dengan menggunakan oven kemudian material yang akan dikeringkan dimasukkan ke dalam oven lalu diatur suhu dan waktunya. Pengolahan bahan galian (mineral dressing) adalah istilah umum yang digunakan untuk mengolah semua jenis bahan galian hasil tambang yang berupa mineral, batuan, bijih atau bahan galian lainnya yang ditambang atau diambil dari endapan-endapan alam pada kulit bumi. Sebagai contoh pada penelitian mengenai golongan darah, tentu tidak perlu memasukkan seluruh darah dari seseorang ke dalam laboratorium karena 2 ml darah sudah cukup digunakan untuk mengetahui golongan darah yang ada di bagian kaki, kepala atau tangan dari pasien.
DAFTAR PUSTAKA
- TUGAS
- PROBLEM SET
- LEMBAR ASISTENSI
- KARTU KONTROL
- CATATAN PRAKTIKUM
- CURRICULUM VITAE
Perhitungan Pengaruh Kemiringan Dan Debit Air Pada Pemakaian Shaking Table Dalam Pengolahan Bijih Timah Low Grade Di Pos Pam Pengarem Pt Timah (Persero) Tbk. Metode Pelaksanaan Dewatering Yang Ramah Lingkungan Pada Proyek The Nest Condotel’, Journal Matrix Vol., 6(1), pp. Target Produksi Agregat Batu Andesit Hasil Crushing Plant Untuk Kebutuhan Asphalt Mixing Plant (Pt. Niat Karya), Jurnal Ulul Albab.
Teknik Pengambilan Sampel Purposive Dan Snowball Sampling’, Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), pp. Rahmanudin, 2010, Pengolahan Bahan Galian, Buku Ajar Praktikum Laboratorium Pengolahan Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin.