PENDAHULUAN
- Latar Belakang
- Dasar Hukum
- Maksud dan Tujuan
- Maksud
- Tujuan
- Sasaran
- Ruang Lingkup
- Keluaran
- Lokasi
Mengingat hal tersebut maka perlu dilakukan penyusunan strategi pemasaran pariwisata wilayah Bogor yang akan menjadi salah satu landasan penyusunan program pemasaran dan promosi pariwisata di wilayah Bogor. Identifikasi pasar aktual dan preferensinya terhadap produk pariwisata dan kegiatan pariwisata lainnya di Kabupaten Bogor.
PENDEKATAN DAN METODOLOGI
Pendekatan
- Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan
- Portofolio Pasar dan Produk Wisata
- Pemasaran Pariwisata Bertanggungjawab
- Keterpaduan Permintaan dan Penawaran
- Konsep Strategi Pemasaran DOT, BAS, POS
Diagram tersebut menggambarkan portofolio pasar yang akan menjadi fokus pengembangan pasar pariwisata Indonesia, baik terkait pengembangan pasar pariwisata dalam negeri (termasuk segmen personal dan bisnis) maupun pasar pariwisata luar negeri. Segmentasi demografi mengacu pada pengelompokan pasar wisata berdasarkan karakteristik demografi tertentu, misalnya umur dan daerah asal.
TARGET
Pendekatan Strategi Pengelolaan Komitmen Wistawan Terhadap Merek Destinasi
- Competitive Identity
- Pemetaan Hubungan Aura Merk
Ketika suatu negara memiliki identitas kompetitif yang baik, maka negara tersebut akan memiliki kekuatan ekstra dalam persaingan internasional. Ketika suatu merek terwujud, suatu negara dapat menggunakannya untuk memajukan sektor-sektor lain di negaranya karena identitas kompetitif memiliki sifat seperti magnet: ia menarik magnetisme dan mentransfernya ke objek lain.
Kerangka Pikir
Metodologi
- Metode Penelitian
- Metode Pengumpulan Data
Kegiatan ini dilakukan dengan menggabungkan beberapa metode penelitian, antara lain metode penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dalam melaksanakan penyusunan Strategi Pemasaran Pariwisata Kabupaten Bogor digunakan metode penelitian yang memadukan pendekatan metodologis yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif melalui pendekatan komprehensif.
Data Sekunder
Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk menganalisis data jumlah wisatawan, jumlah penduduk, jumlah penerbangan, jumlah hotel dan lain sebagainya yang berbentuk angka, sedangkan deskriptif kualitatif dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai gambaran wilayah, potensi wisata, permasalahan pemasaran yang dihadapi dan rekomendasinya. Data primer adalah data yang diperoleh dengan cara dikumpulkan oleh peneliti sendiri dan langsung dari objek yang diteliti.
Observasi
- Perkembangan Pariwisata Indonesia
- Perkembangan Kepariwisataan Jawa Barat
- Perkembangan dan Kondisi Kepariwisataan Kabupaten Bogor
- Perkembangan Pariwisata Kabupaten Bogor
- Letak Geografis
- Sosial Kependudukan
- Perekonomian dan Pariwisata
- Kondisi Makro Ekonomi
- Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum
- Potensi Pariwisata Kabupaten Bogor
- Objek dan Daya Tarik Wisata
Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor khususnya wisatawan mancanegara selalu meningkat dari tahun ke tahun. Kontribusi pariwisata (penyediaan akomodasi dan makan minum serta pelayanan lainnya) terhadap DPBB Kabupaten Bogor dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Perhutani Asper Ciawi
Dari lima (lima) obyek dan daya tarik wisata diatas terlihat bahwa jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bogor terbanyak adalah jenis obyek wisata yang telah mempunyai tema pengembangan terpadu (integrated theme park) dimana semua unsur wisata diperlukan. Bagi Wisatawan telah terurus di kawasan tersebut, mulai dari daya tarik wisata baik berupa aktivitas, alam, budaya maupun buatan, serta fasilitas dan pelayanan yang direncanakan dan ditata dalam suatu sistem yang kuat dan menarik, diikuti dengan akses yang juga baik. dikelola, dengan rute menuju berbagai tempat atraksi dibuat menarik, nyaman untuk dipilih dengan berjalan kaki atau menggunakan mobil, serta memiliki kualitas dan kuantitas yang cukup untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Sayangnya dibandingkan dengan taman hiburan terpadu di atas, atraksi alam yang tersedia masih belum dikelola dan ditata dengan baik dalam rangka pengembangan produk pariwisata (atraksi, sarana dan prasarana, pelayanan, serta aksesibilitas pada tingkat minimal).
RHU (Rekreasi Hiburan Umum) G. DESA WISATA
Untuk lebih jelasnya sebaran destinasi menurut wilayah administratif dapat dilihat pada tabel berikut. Pembagian kawasan pengembangan pariwisata dan kawasan wisata strategis di Kabupaten Bogor dapat dilihat pada tabel berikut.
TINJAUAN KEBIJAKAN DAN PROGRAM PEMASARAN PARIWISATA KABUPATEN
BOGOR
Arahan Kebijakan Pembangunan Pariwisata Provinsi Jawa Barat Terkait Kabupaten Bogor
- Perda Nomor 22 Tahun 2010 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2009-2029
- Kabupaten Bogor Dalam Grand Design Pariwisata Provinsi Jawa Barat
Tinjauan Kebijakan dan Program Pemasaran Pariwisata Kabupaten Bogor, Panduan RIPPARPROV Jawa Barat ke Kabupaten Bogor. Dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor masuk dalam KSPP kawasan Puncak dan sekitarnya tempat rencana tersebut.
Arahan Kebijakan Kabupaten Bogor Terkait Pembangunan Kepariwisataan
- Perda Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2013-2018
- Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bogor Tahun 2016-2036
- RIPPARDA Kabupaten Bogor
Pengembangan dan pertumbuhan destinasi pariwisata di wilayah Bogor saat ini tidak hanya bertujuan untuk membangun destinasi baru, namun juga menjaga daya saing destinasi pariwisata yang sudah ada melalui pola pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Penetapan KSP atau Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten, penetapan KSP merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten Bogor. Destinasi wisata Kabupaten Bogor dapat dibedakan menjadi 2 (dua) klasifikasi utama, yaitu destinasi yang berada dalam skenario peningkatan daya saing dan destinasi yang berada dalam skenario pertumbuhan yang meluas.
Destinasi kawasan wisata tersebut di atas dianggap sama dengan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Bogor. Berdasarkan RIPPARDA Kabupaten Bogor, indikasi program yang akan dilaksanakan pada destinasi wisata kota antara lain dengan adanya pembangunan dan pengembangan kegiatan pariwisata di Kabupaten Bogor yang memerlukan berbagai kegiatan.
Pencitraan Pariwisata Kabupaten Bogor
- Branding Pariwisata Kabupaten Bogor
- Paid Media Pariwisata Kab. Bogor
- Owned Media Pariwisata Kabupaten Bogor
- Sosial Media Pariwisata Kab. Bogor
- Endorsement Media Pariwisata Kabupaten Bogor
Promosi pariwisata Kabupaten Bogor dilakukan melalui beberapa media berbayar seperti TV lokal dan nasional, website, baliho, spanduk dan lain-lain. Penggunaan media berbayar masih didominasi oleh perusahaan swasta, meskipun banyak media yang bermitra dengan pemerintah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan promosi pariwisata di Kabupaten Bogor. Media lain yang digunakan dalam upaya promosi pariwisata di Kabupaten Bogor adalah website yang dikelola oleh pemerintah dan organisasi.
Website ini berisi informasi mengenai berbagai objek wisata yang ada di Kabupaten Bogor seperti lokasi, fasilitas yang tersedia, jenis objek wisata. Kabupaten Bogor telah melakukan upaya promosi pariwisata melalui media sosial untuk menarik wisatawan usia produktif.
PROFIL PASAR PARIWISATA DI KABUPATEN BOGOR
- Kunjungan Wisatawan
- Kunjungan Wisman dan Wisnus ke DTW Utama
- Kunjungan wisatawan ke objek wisata pada wilayah destinasi wisata di Kabupaten Bogor
- Lama Tinggal Wisatawan di Kabupaten Bogor
- Rata-rata Length of Stay Wisnus
- Waktu Kunjungan
- Pembelanjaan dan Pengeluaran Wisatawan di Kabupaten Bogor
Berdasarkan hasil laporan Penyusunan Profil Pariwisata Kabupaten Bogor Tahun 2017, jumlah pengunjung tempat wisata di Kabupaten Bogor mencapai 7.865.232 pengunjung. Jumlah masyarakat yang berkunjung ke Kabupaten Bogor yang relatif besar hingga tahun 2017 belum optimal, apalagi terjadi penurunan jumlah wisatawan nusantara pada tahun 2017 dibandingkan tahun 2016. Dari data BPS sebelumnya diketahui bahwa jumlah akomodasi di Kabupaten Bogor Regency pada tahun 2016 berjumlah 150 akomodasi, terdiri dari berbagai tipe mulai dari villa, cottage (124) hingga hotel berbintang (total 26 hotel bintang).
Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke wilayah Bogor dan menggunakan jasa akomodasi hanya menginap 1 malam di akomodasi tersebut dan biasanya pada akhir pekan. Jadi rata-rata menginap tamu hotel dan akomodasi lainnya di Kabupaten Bogor adalah 1,56 hari.
PROFIL DAN KARAKTERISTIK WISATAWAN DI KABUPATEN BOGOR
Wisatawan Nusantara
- Pengertian dan Definisi Wisatawan Nusantara
- Isu Strategis
- Segmen Pasar Wisatawan Nusantara
- Kunjungan, Lama Tinggal, dan Pengeluaran
Data asal wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kabupaten Bogor dapat dilihat pada gambar berikut. Data berdasarkan jenis kelamin wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kabupaten Bogor dapat dilihat pada gambar berikut. Data tingkat pendidikan wisatawan nusantara yang berkunjung ke Kabupaten Bogor dapat dilihat pada gambar berikut.
Berikut rata-rata wisatawan nusantara yang berwisata ke Kabupaten Bogor berdasarkan sumber informasi utama.
Wisatawan Mancanegara
- Pengertian dan Definisi Wisatawan Mancanegara
- Segmen Pasar Wisatawan Mancanegara
Kabupaten Bogor termasuk dalam destinasi wisata nasional yang ditetapkan Kementerian Pariwisata (khususnya kawasan puncak). Berdasarkan data tersebut, pengunjung wisatawan mancanegara di Kabupaten Bogor terbanyak adalah keluarga muda, seperti terlihat pada gambar berikut. Hasil survei terhadap responden dan pengelola tempat wisata menunjukkan bahwa mayoritas jenis tempat wisata yang diminati wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Bogor adalah bentuk wisata alam (minat khusus, gunung, hutan).
Sebagian besar wisatawan mancanegara/Timur Tengah (Arab Saudi, Mesir, Oman, Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, Qatar) yang berkunjung ke Kabupaten Bogor melakukan kunjungan berulang. Hal ini menunjukkan bahwa wisatawan asing yang berkunjung dan menginap di Kabupaten Bogor lebih tertarik menggunakan akomodasi homestay dan villa dibandingkan hotel.
PROFIL DAN ANALISIS KELEMBAGAAN PEMASARAN PARIWISATA
Isu Strategis
- Isu Eskternal
- Isu Internal
Performa Kelembagaan Pemasaran di Kabupaten Bogor
- Kelembagaan Pariwisata Kabupaten Bogor
- Kondisi Eksisting Kelembagaan Pariwisata Kabupaten Bogor
Profil dan Analisis Kelembagaan Pemasaran Pariwisata | 7-2. 1. Kelembagaan dalam pengelolaan Kawasan Strategis Pariwisata belum terkoordinasi dengan baik. Profil dan Analisis Kelembagaan Pemasaran Pariwisata | 7-3. f) Pelayanan Sosial, Ketenagakerjaan, Transmigrasi; ..g) Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan; .. k) Departemen Perencanaan Bangunan dan Permukiman; .. m) Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.. n) Dinas Keuangan dan Pengelolaan Barang Daerah. Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Bogor didirikan untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dalam melakukan promosi dan promosi.
58 Tahun 2013 tentang Tata Kerja, Persyaratan dan Tata Cara Pengangkatan, Pemberhentian, Unsur Pengambil Kebijakan Badan Promosi Pariwisata (BPP) Kabupaten Bogor. Menjadi lembaga yang unggul dalam memajukan Kabupaten Bogor sebagai destinasi pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.
ANALISIS KEPARIWISATAAN KABUPATEN BOGOR
- Analisis Permintaan Pasar
- Trend dan Proyeksi Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor
- Analisis SWOT
- Analisis SWOT Wisatawan Nusantara
- Analisis SWOT Wisatawan Mancanegara
- Analisis Brand Aura Pariwisata Kabupaten Bogor
- Analisis Segmenting, Targeting and Positioning
- Segmentasi Pasar Wisatawan
- Karakteristik Pasar Wisatawan Nusantara
- Karakteristik Pasar Wisatawan Mancanegara
- Target Wisatawan Kabupaten Bogor
- Target Kunjungan Wisnus dan Wisman Kabupaten Bogor
- Posisi Pariwisata Kabupaten Bogor
Waktu tempuh menuju tempat wisata di Kabupaten Bogor memberikan dampak negatif terhadap kunjungan ke tempat wisata di Kabupaten Bogor. Waktu perjalanan ke objek wisata lain (Puncak) berpengaruh positif terhadap kunjungan ke tempat wisata di Kabupaten Bogor. Wisnus yang berkunjung ke Kabupaten Bogor didominasi oleh pekerja dan profesi lainnya (guru, pedagang, buruh, ibu rumah tangga).
Wisnus yang berkunjung ke Kabupaten Bogor sebagian besar mengunjungi tempat wisata alam (minat khusus, gunung, hutan) yaitu 70%. Berdasarkan hasil survei, wisatawan asal Timur Tengah yang datang ke Kabupaten Bogor terbanyak berasal dari Arab Saudi (51%), disusul Uni Emirat Arab (19%), Mesir (11%), Kuwait (8%), Oman ( 7%), diikuti oleh Yaman, Bahrain dan Qatar, masing-masing (2%).
STRATEGI PEMASARAN PARIWISATA KABUPATEN BOGOR
Isu-isu Strategis
Permasalahan
Visi dan Misi Pembangunan Pariwisata Kabupaten Bogor
Strategi dan Arah Kebijakan
Pembangunan infrastruktur jalan dan sistem transportasi untuk memperluas akses bagi calon wisatawan yang memiliki akses link ke Kabupaten Bogor. Membangun sarana pertemuan bagi masyarakat di luar Bogor, khususnya yang berlatar belakang sejarah yang bertempat tinggal di Kabupaten Bogor. Merencanakan acara dan konferensi di luar peak season untuk menghindari kesan negatif kemacetan di Kabupaten Bogor.
Brand pariwisata yang digandrungi semua orang...mendukung dan menjaga kuadran Kabupaten Bogor yang sudah terkenal. Penyajian atraksi wisata lainnya terutama yang berkaitan dengan acara kebudayaan dan/atau konferensi yang diselenggarakan, baik sebagai pelengkap maupun utama.
Arah Kebijakan dan Indikasi Program
Menciptakan dan/atau meningkatkan brand pariwisata Kabupaten Bogor yang menimbulkan kesan aura pecinta yang penuh semangat, apresiatif, dan berdedikasi). Menyediakan paket wisata murah yang kaya akan berbagai atraksi wisata kepada segmen wisata umum. Memfasilitasi dan mengoptimalkan penyediaan paket wisata murah yang kaya akan berbagai daya tarik wisata kepada segmen wisatawan umum.
Memfasilitasi dan mengoptimalkan penyediaan paket wisata yang kaya dengan berbagai atraksi bernuansa psikografis tinggi untuk segmen wisata khusus. Pengembangan media proprietary terintegrasi dengan DTW yang mudah diakses oleh pengelola dan wisatawan baik domestik maupun domestik.
Indikasi Program dan Kegiatan
- Pengembangan Pasar Wisman
Kabupaten Bogor hingga Bandara Soetta, Halim Perdana Kusuma, Bandara Kertajati, Stasiun Kereta Api Jakarta dan Bogor (Alam). Saluran khusus di saluran media di Timur Tengah atau melalui jaringan TV kabel internasional (Al Jazeera TV, Saudi TV, NHK, CNN dll). Pengayaan fitur dan link tentang Travel Agent (mitra resmi) penjual paket wisata Kabupaten Bogor.
Wonderful Indonesia Reps Office Indonesia di Timur Tengah untuk melakukan promosi langsung kepada para pelaku pariwisata di Timur Tengah. Pengumuman di situs resmi keberadaan booth wisata resmi Kabupaten Bogor yang siap membantu wisatawan Jepang dalam memperoleh informasi dan saran mengenai destinasi, akomodasi, dan biro perjalanan.
Pengembangan Pasar Jepang
Pengayaan fitur dan link tentang Travel Agent (mitra resmi) penjual paket wisata Kabupaten Bogor.
Pengembangan Pasar Belanda
Saat ini pemerintah pusat telah mempromosikan Wonderful Indonesia di sejumlah angkutan umum seperti taksi, bus di Perancis dan Inggris dengan tema seperti. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat (Kemenpar) untuk mengikuti Event EUROPALIA Art Festival Indonesia (Indonesia ditunjuk sebagai Negara Tamu di Brussels, Belgia) yang diadakan setiap 2 tahun sekali. Belanda dengan penampilan sejumlah atraksi budaya lokal Bogor/Sunda. Kegiatan ini juga bisa diselenggarakan bersama dengan pemerintah pusat (Kemenpar).