• Tidak ada hasil yang ditemukan

laporan pengabdian masyarakat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "laporan pengabdian masyarakat"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

Desa Lubuk Minturun Sungai Lareh merupakan sebuah kecamatan yang secara administratif terletak di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Untuk memperkuat kawasan agrowisata di kecamatan ini, Dinas Pertanian Kota Padang membagikan bibit manggis kepada petani agar bisa ditanam di sekitar lahan milik petani. Hal ini sejalan dengan rencana Pemerintah Kota Padang yang menjadikan Kota Padang sebagai hub manggis setelah Kabupaten Limapuluh Kota.

Peserta Bimtek diharapkan menjadi agen perubahan dalam mentransfer pengetahuan teknologi budidaya manggis yang diterima. Lubuk Minturun Sungai Lareh merupakan salah satu destinasi wisata di Kota Padang yang secara administratif termasuk dalam Kecamatan Koto Tangah Kota Padang (Gambar 1). Lubuk Minturun Kecamatan Sungai Lareh mempunyai lahan pertanian berupa sawah dan lahan kering yang banyak ditanami padi, sayuran, buah-buahan dan perkebunan.

Karena kondisi kawasannya yang sejuk dan alami, Kecamatan Lubuk Minturun menjadi salah satu tujuan wisata bersama kecamatan lainnya di Kabupaten Koto Tangah. Susanti (2016) melaporkan bahwa wisata pertanian yang selama ini dikembangkan di Lubuk Minturun Sungai Lareh belum mampu meningkatkan pendapatan masyarakat khususnya petani setempat. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan agrowisata Lubuk Minturun Sungai Lareh adalah dengan melakukan penanaman tanaman yang bernilai ekonomi tinggi.

Rais (2021) melaporkan bahwa Kepala Dinas Pertanian Kota Padang mendistribusikan benih manggis di beberapa kecamatan antara lain Pauh, Kuranji, Lubuk Kilangan dan Kota Tangah.

Gambar 1. Peta lokasi Kecamatan Koto Tangah, Padang
Gambar 1. Peta lokasi Kecamatan Koto Tangah, Padang

Getah kuning pada manggis

Kriteria baku manggis mutu ekspor antara lain warna kulit seragam, kelopak masih hijau segar, tidak rusak, bersih, bebas hama dan penyakit, serta tidak ada sari kuning pada kulit dan daging. Standar Nasional Indonesia menggambarkan mutu buah manggis segar antara lain warna kulit hijau kemerahan sampai merah jambu mengkilat dan dibagi menjadi 3 kelas berdasarkan diameter buah yaitu super (> 65 mm), Mutu I (55-65 mm) dan Mutu II ( <55mm). mm) (Mansyah 2012).

Waktu dan Tempat

Metode Pelaksanaan Kegiatan

Pohon yang ditanam dari bibit baru akan berbunga setelah 10-15 tahun, sedangkan pohon yang ditanam dari bibit cangkok akan berbunga setelah 5-7 tahun. Batang bawah terdiri atas bibit dari biji yang berumur lebih dari dua tahun, diameter batang 0,5 cm dan kulit berwarna hijau kecoklatan. Perbanyakan dengan biji untuk batang bawah, untuk menghilangkan ampasnya, rendam buah dalam air bersih selama 1 minggu (ganti air dua hari sekali) agar lendir dan jamurnya hilang.

Bibit okulasi berupa tunas (buku) yang masih mempunyai daun muda yang berasal dari pohon induk yang unggul dan sehat. Perbanyakan dengan biji pada bedengan bedengan dibuat lebar 100-120 cm dengan jarak antar bedengan 60-100 cm. Tempat persemaian dilengkapi atap ilalang/daun kelapa dengan tinggi 150-175 cm di sisi timur dan 10-125 cm di sisi barat.

Tutupi benih dengan tanah lalu tutup bedengan dengan kain goni basah atau jerami setebal 3 cm. Setelah berumur 1 tahun, bibit dipindahkan ke polibag berukuran 20 x 30 cm yang berisi campuran tanah dan kompos/pupuk kandang (1:1). Bibit ini dipelihara hingga berumur 2 tahun dan siap ditanam di lapangan/digunakan sebagai root stock.

Satu/dua benih disemai dalam polybag berukuran 20 x 30 cm yang bagian bawahnya dibuat lubang-lubang kecil sedalam 0,5-1,0 cm. Bibit ini dapat bertahan hingga umur 2 tahun dan siap ditanam di lapangan atau digunakan sebagai batang bawah untuk okulasi. Metode Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Evaluasi Keberlanjutan Program Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis ini dapat dievaluasi dengan cara.

Metode Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan dan Keberlanjutan Program Evaluasi dari pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis ini dapat dinilai dari

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) manggis dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 18 Oktober 2021 di Desa Lubuk Minturun Sungai Lareh. Kegiatan ini dihadiri oleh anggota kelompok tani Bina Kreatif Mandiri (BKM) dengan narasumber dari Tim Penyuluh Budidaya Manggis. Materi bimbingan teknis manggis disampaikan oleh narasumber, dan para peserta bimbingan teknis manggis menyimak pemateri dengan antusias.

Hal ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada para petani bahwa manggis merupakan tanaman yang potensial untuk dikembangkan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga Kelompok Tani Bina Kreatif Mandiri. Nilai ekonomi buah manggis semakin tinggi dengan berkembangnya industri yang memanfaatkan langsung baik bagian tanaman manggis maupun ekstrak bahan aktif yang terkandung dalam tanaman manggis. Salah satu produk yang langsung memanfaatkan bagian tanamannya adalah teh yang terbuat dari kulit dan daun manggis yang mampu melawan radikal bebas, anti diabetes, anti inflamasi, antibakteri, anti plasmodial dan anti karsinogenik.

Narasumber bimbingan teknis menjelaskan bahwa Desa Lubuk Minturun Sungai Lareh mempunyai agroklimat yang cocok untuk tanaman Manggis. Tanaman manggis dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan mm/tahun yang merata sepanjang tahun dan suhu berkisar 22-32 oC. Peserta bimtek juga diperkenalkan dengan beberapa varietas manggis yang dilepasliarkan, antara lain Manggis Ratu Kamang, Manggis Ratu Tembilahan, Manggis Wanayasa, Manggis Puspahiyang Tasikmalaya, Manggis Tabanan Bali, manggis lokal RRC Solok Selatan, Sumatera Barat.

Peserta Bimtek akan mendapatkan pengetahuan tentang cara budidaya manggis dan teknik budidaya manggis yang benar; antara lain pembuatan lubang tanam, pemberian pupuk dengan dosis yang tepat, pemangkasan, pengendalian gulma. Peserta antusias mendengarkan materi bimbingan teknis dan sangat penasaran pada saat sesi tanya jawab (Gambar 2). Peserta bimtek manggis dibekali dengan teknik pengendalian getah kuning yang merupakan permasalahan utama yang sering ditemui dalam budidaya manggis.

Bimbingan teknis manggis ini berjalan lancar dan sukses dengan narasumber yang menarik dan terampil. Sesi tanya jawab menyimpulkan bahwa petani sangat membutuhkan bantuan untuk menghasilkan buah manggis yang berdaya hasil tinggi. Kegiatan penyuluhan teknis ini diakhiri dengan foto bersama kelompok tani dan tim pengabdian Departemen Budidaya Pertanian Faperta Unand (Gambar 4).

Gambar  2.    Penyampaian  materi  bimbingan  teknis  manggis  oleh  narasumber,      dan antusias peserta bimbingan teknis manggis menimak pemateri
Gambar 2. Penyampaian materi bimbingan teknis manggis oleh narasumber, dan antusias peserta bimbingan teknis manggis menimak pemateri

Potensi Pengembangan Agroekowisata

Luaran yang Diperoleh

KESIMPULAN

Kajian struktur sekretorik lateks kuning dan pengaruh kalium terhadap cemaran lateks kuning pada buah manggis (Garcinia mangostana L. Evaluasi Karakter Buah, ) di Desa Lubuk Minturun Sungai Lareh Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Dalam : Pengaruh lingkungan (sifat fisik dan kimia tanah serta iklim) terhadap cemaran sari kuning buah manggis (Gracinia mangiostana L.). Pengaturan pembungaan tanaman manggis (Garcinia mangostana L.) di luar musim dengan pencekikan dan pemberian paclobutrazol dan etepon. Penelitian Peningkatan Kapasitas Petani Sektor Florikultura di Kawasan Agrowisata Lubuk Minturun Sungai Lareh Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Gambar

Gambar 1. Peta lokasi Kecamatan Koto Tangah, Padang
Gambar  2.    Penyampaian  materi  bimbingan  teknis  manggis  oleh  narasumber,      dan antusias peserta bimbingan teknis manggis menimak pemateri
Gambar 3.  Cara pembibitan manggis dengan biji melalui pemilihan pohon induk
Gambar 4. Penutupan bimbingan teknis manggis

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan yang dialami oleh masayarakat Kelurahan Tugu mendorong Civitas Akademika Universitas Gunadarma untuk meakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk “sosialisasi dan

Dalam pelaksanaan abdimas tentunya diharapkan kontribusi dari pihak mitra untuk dapat mensosialisasikan kegiatan abdimas kepada pengelola dan remaja Kelurahan Kebon Bawang

Hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat pada TPQ Darul Hikmah Depok yang dicapai melalui pemanfaatan google classroom sebagai media pembelajaran daring di

Dari permasalahan yang ada kami memberikan edukasi berupa Penjelasan atau pemahaman tentang Entrepreneurship, Memberikan beberapa contoh pemanfaatan bahan yang ada

Untuk mengenalkan penggunaan teknologi informasi salah satunya pemanfaatan internet di kegiatan sehari-hari, kami selaku Dosen dan PPPM (Pusat Penelitian dan

Modul ini merupakan pegangan dan pengantar dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) yang diberikan untuk Ibu-ibu kader PKK Kelurahan Kebon Bawang,

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk memberikan pelatihan mengenai pemanfaatan digital marketing dalam transaksi jual beli dengan menggunakan media internet

Permasalahahan yang dihadapi mitra adalah yaitu penggunaan pemanfaatan teknologi Informasi masih belum optimal sebagai media promosi produk wirausahanya, Terbatasnya pengetahuan dan