• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPORAN universitas terbuka

N/A
N/A
Agus Mauludin

Academic year: 2025

Membagikan "LAPORAN universitas terbuka"

Copied!
162
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PEMANTAPAN KEMAMPUAN MENGAJAR PDGK 4209

PEMBELAJARAN TEMA 7 KEBERSAMAAN PADA KELAS II DI MI SALAFIAH TANJUNGSARI

KEC.TERSONO

TAHUN PELAJARAN 2023/2024

Disusun Oleh FANI ALISA PUTRI

857723282

PROGRAM STUDI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UPBJJ-UNIVERSITAS TERBUKA SEMARANG

TAHUN 2024

i

(2)

LEMBAR PENGESAHAN

PEMBELAJARAN TEMA 7 KEBERSAMAAN

PADA KELAS II DI MI SALAFIYAH TANJUNGSARI KEC. TERSONO TAHUN PELAJARAN 2023/2024

Batang, 12 Juni 2024

Supervisor 1 Mahasiswa,

SRI MULYONO, M.Pd. FANI ALISA PUTRI

NIP. 197208181999031010 NIM. 857723282

(3)

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS TERBUKA

Jl. Cabe Raya, Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan 15418 Telepon: 021-7490941 (Hunting)

Faximile: 021-7490147 (Bagian Umum), 021-7434290 (Sekertaris Rektor) Laman: www.ut.ac.id

LEMBAR PERNYATAAN

Saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) yang saya susun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Terbuka merupakan karya sendiri.

Adapun bagian-bagian tertentu dalam penulisan Laporan PKM yang saya kutip dari hasil karya orang lain telah dituliskan sumbernya secara jelas sesuai dengan norma, kaidah, dan etika penulisan ilmiah.

Apabila di kemudian hari ditemukan seluruh atau sebagian Laporan PKM ini bukan hasil karya saya sendiri atau adanya plagiat dalam bagian-bagian tertentu, saya bersedia menerima sanksi bencabutan gelar akademik yang saya sandang dan sanksi- sanksi lain sesuai peraturan perundang perundangan yang berlaku.

Batang, 10 Juni 2024

FANI ALISA PUTRI NIM. 857723282 Materai 10.000

(4)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat,hidayah serta karuniaNYA sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Pemantapan Kemampuan Mengajar ini dengan baik dan tepat waktu.

Laporan ini berisi mengenai kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam mengajar melalui Pemantapan Kemampuan Mengajar. Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas akhir mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan pada mata kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) pada semester ini.

Penulis menyadari bahwa laporan ini tidak akan pernah selesai tanpa suatu proses. Proses yang diiringi dengan usaha, doa, dukungan dan motivasi, bantuan, bimbingan, dan komunikasi positif dari berbagai pihak. Untuk itu kami sampaikan terimakasih kepada:

1. Drs. Moh. Muzammil,M.M. selaku Direktur Universitas Terbuka Semarang yang telah memberikan arahan dan bimbingannya.

2. Dr. Lusi Rahmi Azazi selaku penanggung jawab wilayah Pokjar Batang yang telah memberikan arahan dan bimbingannya.

3. Ibu Fauziyah,M.Pd.I selaku Pengelola Pokjar Banyuputih Universitas Terbuka yang telah membimbing dan membantu berjalannya perkuliahan.

4. Bapak Sri Mulyono,M.Pd selaku Tutor sekaligus Supervisor 1 yang telah memberikan bimbingan, masukan serta motivasi dalam pelasanaan perkualiahan mata kuliah PKM ini sampai penyusunan dalam pembuatan laporan dengan baik.

5. Ibu Rusmi Setiasih, S.Pd. selaku Supervisor 2 yang telah membantu dalam pengamatan perkuliahan PKM.

6. Bapak Wiharto S,Ag selaku Kepala Sekolah Muhammadiyah weleri yang telah memberikan kesempatan, tempat dan fasilitas untuk melaksanakan praktik Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

7. Bapak H. Nur Yanto,S.Pd.I selaku Kepala Sekolah MIS Tanjungsari yang telah memberikan kesempatan, tempat dan fasilitas untuk melaksanakan ujian praktik serta membantu pelaksanaan dalam penyusunan laporan.

8. Rekan-rekan mahasiswa Matkul PKM Kelas 6A Kelompok 1 Universitas Terbuka Pokjar Banyuputih yang telah memberikan dukungan serta membantu dalam penyusunan laporan ini.

9. Seluruh pihak yang ikut terkait dalam penyusunan laporan ini.

(5)

Penulis berharap semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak,penulis maupun pembaca. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun yang dapat memperbaiki laporan ini. Penulis memohon maaf apabila mengalami banyak kekuragan dalam penulisan laporan ini.

Batang, 10 Juni 2024 Mahasiswa

FANI ALISA PUTRI NIM. 857723282

(6)

DAFTAR ISI

Hal

HALAMAN JUDUL ……….……….……… i

LEMBAR PENGESAHAN...ii

LEMBAR PERNYATAAN...iii

KATA PENGANTAR...iv

DAFTAR ISI...vi

(7)

BAB I PENDAHULUAN A. Karakteristik Sekolah dan Pengalaman Mengajar

SD Muhammdiyah Weleri yang saat ini menjadi salah satu sekolah swasta yang menjadi pilihan bagi masyarakat Weleri dan sekitarnya, telah melewati beberapa fase dan kondisi. SD Muhamamdiyah Weleri berdiri pada  1972 dimulai dengan menggunakan lahan yang terbatas dan kondisi sekitar yang kurang mendukung untuk proses belajar mengajar pada penutupan lahan milik Pemerintah Kabupaten Kendal yang nyaris siswa-siswi SD Muhammadiyah Weleri tidak ada lahan untuk bermain. Alhamdulillah setelah SD Muhamamdiyah Weleri menempati tempat yang strategis perkembangan semakin mengembirakan yang tadinya hanya bisa menampung 1 kelas setiap angkatan sekarang 3 kelas setiap angkatan itupun masih ada siswa yang belum tertampung. Kondisi yang demikian kemudian diharapkan menjadi titik terang untuk kemajuan sekolah. Seluruh warga  SD Muhamamdiyah Weleri berjuang dengan solid, bekerja keras dan cerdas, dengan dukungan dan arahan dari Komite Sekolah, Majelis Dikdasmen dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Weleri, sehingga Syukur Alhamdulillah, SD Muhamamdiyah Weleri mendapatkan kepercayaan masyarakat Weleri dan sekitarnya. Kepercayaan masyarakat inilah yang menjadikan seluruh warga SD Muhamamdiyah Weleri semakin bersemangat untuk memberikan pelayanan dan proses pendidikan yang terbaik bagi siswa-siswinya demi terwujudnya visi SD Muhamamdiyah Weleri SD Muhammadiyah Weleri menjadi telah teruji dengan prestasi yang telah dimikii oleh siswa- siswinya, terbukti dengan semakin banyak Kejuaran yang telah di peroleh diraih selama 4 tahun terakir.

Dua bulan pertama menjadi guru di sekolah dasar telah menjadi perjalanan yang penuh warna bagi saya. Setiap hari, saya belajar sesuatu yang baru tentang dinamika kelas, cara terbaik untuk berkomunikasi dengan anak-anak, dan strategi mengajar yang efektif. Ada momen lucu ketika anak-anak dengan polosnya bertanya tentang hal-hal yang membuat saya tersenyum, dan ada juga tantangan dalam mengelola energi mereka yang luar biasa. Namun, melihat kemajuan mereka dari hari ke hari membuat semua usaha ini sangat berharga.

7

(8)

8

B. Manfaat Mengikuti Praktik PKM

Dengan mengikuti praktik PKM yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan saya dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, ada juga manfaat yang saya peroleh dari penyusunan RPP yaitu:

1. Pemahaman Materi yang Lebih Mendalam. Saat menyusun RPP, guru harus merencanakan aktivitas pembelajaran dan sumber daya yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Hal ini membantu guru untuk memahami materi secara lebih mendalam dan merencanakan cara terbaik untuk mentransfer pengetahuan tersebut kepada siswa.

2. Pemantapan Tujuan Pembelajaran RPP membantu guru dalam menetapkan tujuan pembelajaran yang jelas dan terukur. Dengan merumuskan tujuan yang spesifik, guru dapat lebih fokus dalam mengarahkan proses pembelajaran dan mengevaluasi keberhasilan pembelajaran siswa.

3. Perencanaan Pembelajaran yang terstruktur melalui penyusunan RPP, guru dapat merencanakan urutan pembelajaran yang logis dan terstruktur. Hal ini membantu mengoptimalkan penggunaan waktu dalam kelas dan memastikan bahwa semua aspek materi dapat disampaikan secara menyeluruh.

4. Pengembangan Kreativitas dalam Pengajaran, meskipun RPP memberikan kerangka kerja yang terstruktur, guru memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan aktivitas pembelajaran sesuai dengan gaya belajar siswa dan kebutuhan kelas mereka. Ini mendorong pengembangan kreativitas dalam pengajaran.

Selain manfaat dalam penyusunan RPP, terdapat juga manfaat dalam melakukan refleksi pembelajaran diantaranya yaitu:

1. Peningkatan Kesadaran Diri: Melalui refleksi, guru dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang kekuatan dan kelemahan dalam mengajar.

Mereka dapat mengidentifikasi metode pengajaran yang efektif dan area di mana mereka perlu meningkatkan.

2. Perbaikan Pembelajaran: Refleksi memungkinkan guru untuk mengevaluasi efektivitas strategi pengajaran mereka. Dengan mempertimbangkan respons siswa dan hasil pembelajaran, guru dapat

8

(9)

9

menyesuaikan pendekatan mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan siswa.

3. Pembelajaran Berkelanjutan: Refleksi membantu guru dalam proses pembelajaran berkelanjutan. Mereka dapat terus memperbaiki praktik mengajar mereka berdasarkan pengalaman dan pengetahuan baru yang mereka peroleh dari setiap kelas yang mereka ajarkan.

4. Pemberdayaan Siswa: Dengan merenungkan pembelajaran sebelumnya, guru dapat meningkatkan keefektifan pengajaran mereka untuk lebih mendukung partisipasi aktif siswa, pemecahan masalah, dan kemandirian belajar.

5. Pengembangan Hubungan Guru-Siswa: Refleksi membantu guru memahami lebih baik kebutuhan dan minat individu siswa. Ini dapat membantu memperkuat hubungan guru-siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berempati.

(10)

BAB II

ULASAN 2 PRAKTIK MENGAJAR .

A.Praktik Mengajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (Non eksak)

Pada hari Selasa 4 Juni 2024 pada pukul 08.10 – 09.30 telah dilakukan Praktik mengajar pada matakuliah PKM ini di kelas 2 di MIS Tanjungsari dengan jumlah siswa 22 yang diamati oleh penguji 1 dan penguji 2. Ketika masuk kelas siswa tidak lagi berdoa karena pada sekolah ini setiap hari selalu diadakan kegiatan berdoa bersama. Untuk memulai pembelajaran pada kegiatan awal pembelajaran saya masuk kelas dengan mengucapkan salam, menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

Memberi mereka motivasi belajar Tema kebersamaan selalu menjadi salah satu aspek yang saya anggap penting dalam pengajaran, karena saya percaya bahwa nilai-nilai tersebut membantu membangun karakter siswa di luar kelas.Suatu kali, ketika mendekati minggu tema kebersamaan dalam kurikulum, saya merasa antusias untuk menciptakan pengalaman belajar yang benar-benar menarik dan bermakna bagi siswa saya. Saya memulai dengan merencanakan langkah-langkah yang ingin saya ambil:Saya ingin siswa tidak hanya memahami konsep kebersamaan, tetapi juga merasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Saya memilih bahan-bahan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa di desa, seperti kegiatan gotong royong di lingkungan mereka.merencanakan Kegiatan yang Interaktif,menyusun rencana pembelajaran yang mencakup diskusi kelompok, permainan peran, dan penugasan proyek.Saya memulai pelajaran dengan cerita pendek tentang seorang tokoh masyarakat di desa yang menginspirasi kebersamaan. Ini membantu membangun minat siswa terhadap topik.Kemudian, saya membagi siswa ke dalam kelompok- kelompok kecil dan memberikan mereka tugas untuk mendiskusikan pengalaman pribadi mereka tentang kebersamaan dalam hidup mereka.Selanjutnya, kami melakukan permainan peran di mana siswa harus berkolaborasi untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu yang menekankan pentingnya bekerja sama.Saya menyediakan ruang bagi siswa untuk berbagi pemikiran mereka dan bertanya tentang bagaimana konsep kebersamaan dapat diterapkan dalam kehidupan mereka sehari-hari.Setelah itu,Kami menutup pelajaran dengan merangkum apa yang telah dipelajari dan merenungkan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.Saya memberikan tugas rumah yang menantang siswa untuk menciptakan proyek kecil yang menerapkan nilai-nilai kebersamaan dalam komunitas mereka sendiri.Sebelum pelajaran berakhir, saya meminta siswa untuk memberikan umpan balik singkat tentang pelajaran hari itu.evaluasi untuk diri Saya yaitu , saya merefleksikan pelajaran

10

(11)

11

tersebut dan menyadari bahwa pendekatan interaktif tersebut berhasil membuat siswa lebih terlibat dalam pembelajaran. Saya juga menyadari bahwa saya perlu terus mencari cara untuk memperkuat keterlibatan siswa dalam tema-tema seperti kebersamaan ini, mungkin dengan menghadirkan tamu atau melibatkan komunitas lokal lebih lanjut. Pengalaman ini tidak hanya memberikan saya kepuasan pribadi sebagai guru, tetapi juga membantu siswa saya untuk memahami dan merasakan nilai- nilai kebersamaan dengan cara yang lebih mendalam. Itu adalah momen yang saya ingat dan gunakan sebagai inspirasi dalam menyusun RPP di masa mendatang.

Saat mengajar pembelajaran Bahasa Indonesia dengan tema kebersamaan, saya mengalami berbagai reaksi dan tanggapan yang menarik dari siswa. Berikut adalah beberapa pengalaman unik yang terjadi yaitu, Antusiasme Tinggi dalam Diskusi Kelompok, Siswa-siswa dengan antusiasme yang tinggi bergabung dalam diskusi kelompok untuk berbagi pengalaman mereka tentang kebersamaan. Mereka dengan semangat menceritakan kisah-kisah mereka tentang gotong royong di desa, kegiatan bersama di lingkungan sekolah, dan pengalaman lainnya yang memperkuat ikatan sosial mereka,Kolaborasi Aktif dalam Permainan Peran,Saat kami melakukan permainan peran yang menekankan pentingnya kerjasama, saya melihat siswa-siswa yang biasanya lebih pendiam mulai aktif berpartisipasi. Mereka bekerja sama dengan teman-teman mereka dengan antusiasme untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan, menunjukkan semangat kompetitif yang sehat.Keterlibatan Emosional dalam Cerita,Ketika saya membagikan cerita pendek tentang tokoh masyarakat di desa yang menginspirasi kebersamaan, saya melihat beberapa siswa yang terbawa oleh emosi cerita tersebut. Mereka terdiam sejenak, merenung, dan kemudian mulai berbagi pemikiran mereka tentang bagaimana cerita itu menginspirasi mereka untuk bertindak lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu Kreativitas dalam Proyek Tugas Rumah,Siswa-siswa menunjukkan kreativitas yang luar biasa dalam menyelesaikan proyek tugas rumah mereka yang berkaitan dengan tema kebersamaan. Mereka membuat video dokumenter tentang kegiatan gotong royong di desa mereka, menyusun puisi tentang arti persahabatan, dan bahkan mengadakan acara amal untuk membantu sesama. Setelahj pelajaran selesai, saya mendapat umpan balik positif dari siswa tentang pengalaman pembelajaran hari itu. Beberapa dari mereka bahkan meminta agar kami bisa melakukan kegiatan serupa lagi di masa depan, karena mereka merasa terinspirasi dan lebih menghargai makna kebersamaan.Pengalaman ini mengingatkan saya akan kekuatan pembelajaran kolaboratif dan berbasis pengalaman dalam mengajarkan nilai-nilai seperti kebersamaan. Melalui interaksi aktif dan refleksi

(12)

12

yang mendalam, siswa-siswa tidak hanya memahami konsep-konsep tersebut secara intelektual, tetapi juga merasakannya secara emosional dan spiritual dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan tema kebersamaan, saya menggunakan berbagai metode yang didasarkan pada teori-teori pembelajaran, terutama teori konstruktivisme dan teori belajar sosial. Saya percaya bahwa pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berbasis pengalaman dapat memperkuat pemahaman siswa tentang nilai-nilai kebersamaan,Saya menggunakan diskusi kelompok untuk memberi siswa kesempatan untuk berbagi pengalaman mereka tentang kebersamaan. Berdasarkan teori konstruktivisme, diskusi kelompok memungkinkan siswa untuk aktif membangun pengetahuan mereka sendiri melalui interaksi sosial dan refleksi bersama.dilanjut dengan menggunakan metode pembelajaran melalui permainan peran, siswa dapat berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas-tugas yang menekankan pentingnya kerjasama. Pendekatan ini didasarkan pada teori belajar sosial, di mana siswa belajar melalui pengamatan dan interaksi dengan orang lain dalam situasi sosial yang nyata atau disimulasikan. Terakhir Saya menggunakan cerita pendek untuk mengilustrasikan nilai-nilai kebersamaan dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Pendekatan ini mengacu pada teori pembelajaran naratif, di mana cerita-cerita digunakan untuk menginspirasi emosi, refleksi, dan pemahaman siswa tentang konsep yang diajarkan. Saya menggunakan gambar dan foto untuk membantu memvisualisasikan konsep kebersamaan dan memancing minat siswa terhadap topik tersebut. Media ini dipilih karena dapat membangkitkan imajinasi siswa dan membantu mereka memahami konsep dengan lebih mudah.dan juga menggunakan video pendek yang menggambarkan contoh konkret tentang kebersamaan dalam tindakan nyata. Video ini dipilih karena dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa tentang bagaimana konsep kebersamaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.Menurut saya, tingkat keberhasilan belajar siswa dengan metode dan media yang saya gunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia tema kebersamaan cukup tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran, refleksi mendalam mereka tentang konsep kebersamaan, dan kreativitas mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas terkait. Selain itu, umpan balik positif yang saya terima dari siswa juga menjadi indikasi bahwa mereka merasa terinspirasi dan lebih memahami nilai-nilai kebersamaan setelah mengikuti pembelajaran tersebut.

(13)

13

B.Praktik Mengajar Mata Pelajaran Matematika (Eksak)

Pada hari Senin tanggal 3 juni 2024 Pukul 07.30 – 08.30, dilaksanakan praktik mengajar Matematika di Kelas 2 A MIS Tanjungsari yang diamati oleh bapak Kepala Sekolah beserta Ibu rusmi setiasih, S.Pd selaku Supervisor 2 mata kuliah PKM. Pada kegiatan pembukaan saya membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam,kemudian dilanjut dengan berdoa yang dipimpin oleh salah satu siswa. Selanjutnya saya menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

Tidak lupa saya juga memberikan motivasi belajar untuk siswa agar mereka dapat semangat dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan pembelajaran yang saya tetapkan adalah agar siswa dapat menghitung diagonal layang-layang dengan tepat dan memahami konsepnya.Saya memilih strategi pembelajaran yang berfokus pada pemahaman konsep melalui pendekatan konkret, representasional, dan simbolik.Saya memulai pelajaran dengan memperlihatkan gambar layang-layang di layar proyektor dan bertanya kepada siswa apa yang mereka ketahui tentang layang-layang.Saya memberikan contoh layang-layang pada papan tulis dan meminta siswa untuk mencari panjang diagonalnya dengan diskusi kelompok.Setelah siswa menemukan pola dan rumus untuk menghitung diagonal layang-layang, saya memberikan latihan-latihan untuk menguji pemahaman mereka. Siswa diminta untuk menyelesaikan beberapa soal latihan yang melibatkan menghitung diagonal layang-layang dalam konteks nyata.Saya merangkum konsep yang telah dipelajari oleh siswa dan mengaitkannya dengan aplikasi di kehidupan sehari-hari.Saya mengajukan pertanyaan reflektif kepada siswa tentang apa yang telah mereka pelajari dan bagaimana konsep tersebut relevan dalam kehidupan sehari-hari.Saya memberikan soal evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa tentang menghitung diagonal layang-layang. Setelah pelajaran, saya merefleksikan bagaimana siswa menanggapi pembelajaran tersebut dan mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki.Saya merevisi RPP berdasarkan pengalaman pembelajaran hari itu, termasuk menyesuaikan strategi pembelajaran dan evaluasi.Pembelajaran tentang menghitung diagonal layang- layang ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk memahami konsep geometri secara menyeluruh, serta menerapkannya dalam konteks nyata. Dengan menggunakan pendekatan yang beragam dan memperhatikan pengalaman belajar siswa, saya yakin tingkat keberhasilan belajar siswa dapat meningkat secara signifikan.

(14)

14

Saat mengajar pembelajaran Matematika tentang menghitung diagonal layang- layang, saya mengalami berbagai reaksi dan tanggapan menarik dari siswa. Saat saya memperkenalkan konsep layang-layang dan mengajak siswa untuk mengeksplorasi bagaimana menghitung diagonalnya, saya melihat beberapa siswa yang terlihat sangat antusias dan bersemangat untuk mencari tahu lebih banyak.

Mereka aktif berdiskusi dan mencoba berbagai pendekatan untuk menemukan rumus diagonal. Selama sesi pengembangan konsep, siswa-siswa bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencari pola dalam panjang diagonal layang-layang. Mereka saling membantu dan mendiskusikan strategi yang berbeda, menciptakan lingkungan pembelajaran yang kolaboratif dan mendukung.Saat saya memberikan latihan-latihan yang melibatkan menghitung diagonal layang-layang dalam situasi kehidupan nyata, beberapa siswa menunjukkan minat khusus dalam mencari solusi yang relevan. Mereka melibatkan diri dalam diskusi tentang bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam desain bangunan atau pembuatan perabotan rumah tangga.Beberapa siswa menunjukkan kreativitas dalam menyelesaikan soal latihan dengan menciptakan strategi atau pendekatan yang unik. Mereka menggunakan representasi visual atau membuat model untuk membantu mereka memahami konsep dengan lebih baik.Ada momen "aha!" yang terjadi ketika siswa akhirnya menemukan rumus untuk menghitung diagonal layang-layang setelah melalui proses eksplorasi dan pengembangan konsep. Ekspresi wajah mereka berubah menjadi penuh kegembiraan dan kebanggaan saat mereka menyadari bahwa mereka benar-benar memahami konsep tersebut.Reaksi dan tanggapan siswa ini memperkuat keyakinan saya bahwa pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, interaktif, dan kontekstual dapat memicu minat mereka dalam matematika dan memperkuat pemahaman mereka tentang konsep-konsep yang kompleks seperti menghitung diagonal layang-layang. Kesempatan untuk bekerja sama, berkolaborasi, dan menerapkan konsep dalam situasi nyata memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi siswa, serta meningkatkan tingkat keberhasilan belajar mereka.

Dalam pembelajaran Matematika mengenai menghitung diagonal layang- layang, saya menggunakan beberapa metode yang didasarkan pada teori pembelajaran konstruktivisme dan teori belajar matematika. Berikut adalah penjelasan mengenai

(15)

15

metode dan media yang saya terapkan, serta tingkat keberhasilan belajar siswa, saya menghadirkan masalah tentang menghitung diagonal layang-layang sebagai stimulus untuk memicu pembelajaran. Siswa diajak untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memecahkan masalah tersebut melalui kerja sama dalam kelompok-kelompok kecil.Siswa bekerja dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan dan mencari solusi atas masalah yang diberikan. Pendekatan ini didasarkan pada teori belajar kooperatif, di mana siswa saling membantu satu sama lain untuk mencapai pemahaman yang lebih baik. Siswa diberi kesempatan untuk bereksplorasi dan mencoba berbagai strategi dalam menyelesaikan masalah. Mereka melakukan percobaan, membuat representasi visual, dan menerapkan konsep dalam situasi nyata, memperkaya pengalaman belajar mereka.Saya menggunakan gambar dan diagram layang-layang untuk membantu visualisasi konsep kepada siswa. Media ini membantu siswa memahami hubungan antara sisi-sisi dan diagonal pada layang-layang, serta membantu mereka mengonseptualisasikan masalah dengan lebih baik.Saya menggunakan papan tulis interaktif dan proyektor untuk memperlihatkan contoh- contoh langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah. Media ini memungkinkan interaksi langsung dengan materi dan memfasilitasi diskusi antara guru dan siswa.Menurut pendapat saya, tingkat keberhasilan belajar siswa dengan metode dan media yang saya gunakan dalam pembelajaran Matematika menghitung diagonal layang-layang cukup tinggi. Hal ini terlihat dari Partisipasi aktif dan kolaboratif siswa dalam pembelajaran, yang memungkinkan mereka untuk saling belajar dan mendukung satu sama lain.Pemahaman yang mendalam tentang konsep menghitung diagonal layang-layang, yang tercermin dari kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan menjelaskan konsep kepada teman-teman mereka.Keterlibatan siswa dalam menggunakan berbagai strategi dan alat bantu, seperti gambar dan diagram, untuk memperkuat pemahaman mereka.Penggunaan metode yang menekankan pada pembelajaran aktif dan kolaboratif, serta penggunaan media yang mendukung visualisasi dan eksplorasi konsep, telah memberikan pengalaman pembelajaran yang efektif dan bermakna bagi siswa. Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang matematika, tetapi juga meningkatkan motivasi dan minat mereka dalam pembelajaran.

(16)

BAB III PENUTUP

(SIMPULAN DAN SARAN )

A. SIMPULAN

Mengikuti kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM) sangat penting bagi calon guru maupun guru yang ingin terus mengembangkan kompetensinya. PKM membantu calon guru memahami teori dan praktik pengajaran secara mendalam.

Ini mencakup metode pengajaran, pengelolaan kelas, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Kuliah PKM memberikan kesempatan bagi guru untuk mempraktikkan berbagai teknik dan strategi pengajaran dalam lingkungan yang terkontrol sebelum menerapkannya di kelas sebenarnya. PKM mendorong guru untuk terus-menerus merefleksikan praktik mengajar mereka, mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, dan mencari cara untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. Guru juga belajar cara mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran dan menyesuaikan pendekatan mereka jika diperlukan. Mengikuti kuliah Pemantapan Kemampuan Mengajar adalah investasi penting bagi karir seorang guru. Ini tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan mereka, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka berikan kepada siswa.

Partisipasi dalam kuliah pemantapan kemampuan mengajar, menyusun RPP, praktik mengajar dalam bimbingan supervisor, dan merefleksi diri merupakan bagian integral dari pengembangan profesional seorang pendidik. Melalui proses ini, saya mengakui pentingnya terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam mendidik siswa. mengikuti kuliah pemantapan kemampuan mengajar memberikan wawasan baru tentang strategi pengajaran yang inovatif dan efektif.

Hal ini membantu saya mengintegrasikan pendekatan baru dalam pengajaran saya, memastikan bahwa setiap siswa mendapat kesempatan untuk belajar secara optimal.selain itu, menyusun RPP membantu saya dalam perencanaan yang terstruktur dan terukur untuk setiap pelajaran. Ini memastikan bahwa tujuan pembelajaran tercapai dengan baik dan pembelajaran menjadi lebih terfokus.

Praktik mengajar dalam bimbingan supervisor memungkinkan saya mendapatkan umpan balik langsung dari profesional yang berpengalaman. Saya belajar mengenai kekuatan saya sebagai pengajar dan juga mendapat saran untuk meningkatkan keterampilan saya. Pengalaman ini sangat berharga dalam pengembangan karier saya sebagai pendidik. Melalui proses refleksi diri, saya

16

(17)

17

dapat mengevaluasi kekuatan dan kelemahan saya sebagai pendidik. Saya belajar dari pengalaman saya, baik dari keberhasilan maupun dari kesalahan, dan terus berusaha untuk menjadi pendidik yang lebih baik. Manfaat yang saya peroleh sebagai pendidik dari keseluruhan proses ini adalah peningkatan kemampuan mengajar, peningkatan pemahaman tentang proses pembelajaran, dan peningkatan keterampilan refleksi diri. Semua ini membantu saya menjadi pendidik yang lebih efektif dan berdaya dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa.

B. SARAN

Berdasakan simpulan diatas maka ada beberapa hal yang perlu di sarankan sebagai berikut:

1. Bagi Universitas Terbuka semarang :

a. Menyediakan layanan yang mudah dan tepat bagi calon mahasiswa dan mahasiswa.

b. Melakukan evaluasi dan kontrol terhadap tutor maupun pengelola di tingkat pokjar.

c. Meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih baik 2. Bagi pengelola pokjar Banyuputih :

a. Sediakan bimbingan belajar tambahan bagi siswa yang memerlukan bantuan khusus dalam mata pelajaran tertentu.

b. Fasilitasi forum diskusi online dan kelompok belajar untuk membantu siswa saling berbagi pengetahuan dan pengalaman.

3. Bagi sekolah :

a. Sesuaikan kurikulum agar relevan dengan kebutuhan zaman dan tuntutan industri. Libatkan praktisi dan ahli dalam pengembangan kurikulum.

b. Integrasikan teknologi dalam proses pembelajaran, seperti menggunakan platform e-learning, alat bantu interaktif, dan aplikasi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan siswa.

c. Ciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menghargai keberagaman dengan memastikan semua siswa merasa diterima dan didukung.

(18)

18

(19)

DAFTAR PUSTAKA

Buku Siswa Tema : Tugasku Sehari-Hari Kelas 2 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013).

Buku Panduan GuruTema : Tugasku Sehari-Hari Kelas 2 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013).

Buku Siswa Tema : Hidup Rukun Kelas 2 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2017).

Buku Panduan GuruTema : Hidup Rukun Kelas 2 (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2017).

Buku Siswa Tema 9 : Benda- Benda di Sekitar Kita Kelas V (Buku Tematik TerpaduKurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2017).

Buku Pedoman Guru Tema 9 : Benda- Benda di Sekitar Kita Kelas V (Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2017).

http://google.com

19

(20)

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Tugas Praktik 1 (Analisis GPO 1 dan GPO 2, RPP 1, RPP 2, Refleksi PM 1, Lembar Observasi PM 1, APKG 1 dan 2, Link Video dan Foto Kegiatan)

2. Tugas Praktik 2 (RPP 3, RPP 4, Refleksi PM 2, Lembar Observasi PM 2, APKG 1 dan 2, Link Video dan Foto Kegiatan)

3. Tugas Praktik 3 (RPP 5, RPP 6, Refleksi PM 3, Lembar Observasi PM 3, APKG 1 dan 2, Jurnal Dialogis1, Link Video dan Foto Kegiatan)

4. Tugas Praktik 4 (RPP 7, RPP 8, Refleksi PM 4, Lembar Observasi PM 4, APKG 1 dan 2, Jurnal Dialogis 2, Link Video dan Foto Kegiatan)

5. Tugas Praktik 5 (RPP 9, RPP 10, Refleksi PM 5, Lembar Observasi PM 5, APKG 1 dan 2, Jurnal Dialogis 3, Foto Kegiatan)

6. Tugas Praktik 6 (RPP 11, RPP 12, Refleksi PM 6, Lembar Observasi 6 PM, APKG 1 dan 2, Jurnal Dialogis 4, Foto Kegiatan)

20

(21)

TUGAS PRAKTIK 1

(Analisis GPO 1 dan GPO 2, RPP 1, RPP 2, Refleksi PM 1, Lembar

Observasi PM 1, APKG 1 dan 2, Link Video dan Foto Kegiatan )

(22)

REFLEKSI VIDEO PEMBELAJARAN GPO 1

Senin, 22 April 2024 A. IDENTITAS

1. Mahasiswa

Nama : FANI ALISA PUTRI

NIM : 857723282

Program Studi : S1 PGSD

UPBJJ : UT SEMARANG

2. Video

Judul Video : Memelihara konsentrasi

Alamat Link : https://gurupintar.ut.ac.id/index.php/2022/11/07/menarik- perhatian-siswa/

B. PERTANYAAN REFLEKSI

1. Bagaimana reaksi anak/siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru?

Jawab: pada saat guru menjelaskan siswa tidak memperhatikan, siswa asik bergurau dan bermain di kelas dan juga tidak menghargai guru yang sedang menjelaskan didepan kelas.

2. Secara keseluruhan apa saja kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran?

Jawab: guru tidak mengawali pembelajaran, guru langsung menyampaikan materi yang akan dipelajari sehingga tidak menarik perhatian siswa.

Penampilan guru pada video yang pertama tidak rapi. Sehingga hal tersebut juga kurang menarik perhatian siswa.

3. Secara keseluruhan apa saja kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran?

Jawab: penggunaan media sudah tetap sesuai dengan materi yang disampaikan.

Guru menggunakan media gambar agar siswa mudah memahami apa yang guru sampaikan. Guru memberikan apresiasi pada siswa yang mampu menjawab pertanyaan misalnya memberikan pujian.

4. Hal-hal unik apa saja yang ditemukan dalam video tersebut dari guru saat melaksanakan pembelajaran?

Jawab: ketika masuk kelas, guru langsung pada pembahasan materi, tidak menyampaikan materi yang akan dipelajari terlebih dahulu, tidak menanyakan kabar siswa. Siswa terlihat aktif ketika guru mengajak bereksplorasi dengan media gambar yang sudah guru berikan.

5. Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan dari guru yang ada amati dari tayangan video, upaya apa saja yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya?

Jawab: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berikutnya , hal yang perlu dilakukan guru yaitu: Sebelum mengawali pembelajaran berinteraksi dulu dengan siswa, seperti menanyakan kehadiran. karena hal tersebut dapat memusatkan perhatian siswa. Guru memulai pembelajaran dengan perencanaan pembelajaran yang telah dibuat. Guru dapat menggunakan media yang dapat menarik perhatian siswa dan membantu siswa dalam memahami materi pelajaran dengan menggunakan benda konkret yang berada di lingkungan sekitar siswa.

(23)

REFLEKSI VIDEO PEMBELAJARAN GPO 2

Senin, 22 April 2024 A. IDENTITAS

1. Mahasiswa

Nama : Fani Alisa Putri

NIM : 857723282

Program Studi : S1 PGSD

UPBJJ : UT SEMARANG

2. Video

Judul Video : Siswa tidak menyukai pelajaran matematika Alamat Link :

https://gurupintar.ut.ac.id/index.php/2023/03/10/kesulitan- membaca- huruf-suku-kata-kata-dan-kalimat/

B. PERTANYAAN REFLEKSI

1. Bagaimana reaksi anak/siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru?

Jawab: siswa sangat terlihat malas dalam mengikuti pembelajaran matematika, tidak memperhatikan guru pada saat menjelaskan dan siswa banyak bergurau dalam mengikuti pembelajaran,

2. Secara keseluruhan apa saja kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran?

Jawab: guru tidak mengawali pembelajaran dengan berdoa, mengecek kehadiran siswa.

3. Secara keseluruhan apa saja kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran?

Jawab: guru sangat sabar menghadapi siswa yang bergurau, dan berusaha membuat suasana kelas dengan tenang. Guru juga mendatangkan narasumber untuk memotivasi anak anak agar menyukai pelajaran matematika.

4. Hal-hal unik apa saja yang ditemukan dalam video tersebut dari guru saat melaksanakan pembelajaran?

Jawab: setelah narasumber menjelaskan dan memberi motivasi siswa terlihat sangat bersemangat dalam belajar matematika.

5. Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan dari guru yang ada amati dari tayangan video, upaya apa saja yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya?

Jawab: Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yaitu pada awal pembelajaran,guru memgawali pembelajaran dengan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan. Guru juga menyamapikan kesimpulan dari pembelajaran yang telah dilakukan. Dan guru harus memberikan motivasi agar siswa terus semangat belajar matematika.

(24)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP1)

Satuan Pendidikan : SD MUH 1 WELERI Kelas / Semester : I (Satu) / 2

Tema 7 : Benda Hewan dan Tanaman di Sekitarku Sub Tema 3 : Tumbuhan di Sekitarku

Pembelajaran : 5

Alokasi Waktu : 45 Menit

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah membaca teks, siswa dapat menyebutkan tanaman yang hidup di air dengan benar.

Setelah membaca teks, siswa dapat menyebutkan minimal dua tanaman yang hidup di air dengan benar.

Setelah membaca teks, siswa dapat menyebutkan minimal dua tanaman yang hidup di darat dengan benar.

Setelah mengamati lingkungan sekitar, siswa dapat menyebutkan jenis tanaman berdasarkan tempat tinggal dengan benar.

Dengan mengamati contoh, siswa dapat membuat diagram untuk mengklasifikasi tanaman berdasarkan tempat hidup dengan benar.

B. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu Pendahuluan Guru memberikan salam dan

mengajak semua siswa berdo’a

menurut agama dan keyakinan masing- masing.

Guru mengecek kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan

memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.

Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang ”Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitar”.

Guru menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menanya,

mengeksplorasi, mengomunikasikan dan menyimpulkan.

10 menit

(25)

Inti Langkah-langkah kegiatan bagian satu :

Siswa diajak mengamati lingkungan sekitar.

Kegiatan ini sangat efektif jika di sekitar lingkungan sekolah terdapat kolam/rawa. Jika tidak memungkinkan, minta siswa mengamati gambar yang ada di buku.

(Mengamati)

Siswa mengamati bahwa sebagian tumbuhan dapat hidup di darat dan sebagian yang lain hidup di air.

Siswa menyebutkan beberapa contoh tumbuhan darat dan tumbuhan air yang mereka ketahui. (Mengekplorasi)

Kegiatan kemudian dilanjutkan di kelas. Siswa diminta untuk membaca teks di buku siswa.

Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi nama tumbuhan dengan berbagai tempat tinggalnya. Berikan penjelasan tambahan untuk tumbuhan yang tempat tinggalnya menempel pada tumbuhan lain. (Mengekplorasi)

Dalam waktu tertentu, minta siswa

25 menit

(26)

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu mengelompokkan tumbuhan

tersebut berdasarkan tempat tinggalnya.

siswa menyampaikan hasil

pengelompokannya. Siswa lain mendengarkan dan saling memeriksa pekerjaannya. (Mengasosiasi)

Siswa menulis dan menggambarkan beberapa contoh tumbuhan darat dan tumbuhan air pada buku siswa.

(Mengkomunikasikan)

Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan / rangkuman hasil belajar selama sehari

Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari (untuk mengetahui hasil ketercapaian materi)

Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menyampaikan pendapatnya tentang pembelajaran yang telah diikuti.

Melakukan penilaian hasil belajar

Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran)

10 menit

C. PENILAIAN PROSES & HASIL BELAJAR 1. Penilaian Sikap

No Nama Siswa Perubahan Tingkah Laku

Percaya Diri Disiplin Kerjasama BT MT MB SM BT MT MB SM BT MT MB SM 1

2 3 4

Keterangan:

BT : Belum Terlihat MT : Mulai Terlihat MB : Mulai Berkembang SM : Sudah Membudaya

Berilah tanda centang () pada kolom yang sesuai

(27)

2. Penilaian pengetahuan:

Instrumen penilaian: tes tertulis (lembar kerja) mengisi latihan soal pada buku

3. Penilaian keterampilan: Unjuk Kerja Membaca

N o.

Kriteria Baik

Sekali 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan

1 1 Artikulasi Sangat

jelas

Jelas Kurang jelas

Tidak jelas 2 Kelancaran Sangat

jelas Jelas Kurang

jelas Tidak jelas 4. Penilaian keterampilan: Unjuk Kerja Membaca

No. Kriteria Baik

Sekali 4 Baik 3 Cukup 2 Perlu Bimbingan

1 1 Artikulasi Sangat

jelas

Jelas Kurang jelas

Tidak jelas 2 Kelancaran Sangat

jelas

Jelas Kurang jelas

Tidak jelas

Mengetahui Weleri, 22 April 2024

Kepala Sekolah, Guru Kelas 1

WIHARTO,S.Ag Fani Alisa Putri

NBM : 1 104 548

(28)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP 2 )

Satuan Pendidikan : SD MUH 1 WELERI Kelas / Semester : 4 /2

Tema : Indahnya Keragaman di Negeriku (Tema 7) Sub Tema : Kegiatan Berbasis Proyek (Sub Tema 4) Pembelajaran ke : 2

Alokasi waktu : 4 x 35 menit A. TUJUAN

1. Siswa mampu mengenal tingkat kenyamanan di lingkungan sekolah.

2. Siswa mampu membuat laporan hasil kegiatan wawancara.

3. Siswa mampu menumbuhkan rasa ingin tau, kemandirian dan percaya diri B. KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu Pembukaan 1. Kelas dimulai dengan dibuka dengan salam,

menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

2. Kelas dilanjutkan dengan do’a dipimpin oleh salah seorang siswa. Siswa yang diminta membaca do’a adalah siswa siswa yang hari ini datang paling awal. (Religius dan Integritas)

3. Siswa diingatkan untuk selalu

mengutamakan sikap disiplin setiap saat dan menfaatnya bagi tercapainya sita-cita.

4. Menyanyikan salah satu lagu wajib dan atau nasional. Guru memberikan

penguatan tentang pentingnya menanamkan semangat Nasionalisme.

5. Pembiasaan membaca/ menulis/

mendengarkan/ berbicara selama 15-20 menit materi non pelajaran seperti satu tokoh dunia, kesehatan, kebersihan, makanan/minuman sehat , cerita inspirasi dan motivasi . Setelah membaca guru menjelaskan tujuan kegiatan literasi dan mengajak siswa mendiskusikan pertanyaan- pertanyaan berikut:

Apa judul bacaan

Apa yang tergambar pada isi bacaan.

Pernahkan kamu bacaan seperti ini

Apa manfaatnya bacaan tersebut (Critical Thinking and Problem Solving) 6. Mengulas sedikit materi yang telah

disampaikan hari sebelumnya

10 menit

(29)

7. Guru mengulas tugas belajar dirumah bersama orangtua yang telah dilakukan.

(Mandiri)

8. Menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.

Inti A. Mengamati dan Mendeskripsikan

Dari kegiatan pada Pembelajaran 1, siswa telah mengetahui keragaman di sekolah. Pada Pembelajaran 2 ini, siswa melakukan wawancara lagi kepada warga sekolah.

Wawancara dilakukan untuk mengetahui tingkat kenyamanan lingkungan sekolah bagi warga sekolah berkaitan dengan keragaman warga sekolah. Pertanyaan yang diajukan untuk mengetahui apakah warga sekolah merasa nyaman dengan adanya keragaman di sekolah. Jika tidak, hal-hal apa yang menyebabkan

ketidaknyamanan itu.

B. Mempertanyakan dan Menganalisis Setelah mendapatkan fakta-fakta hasil wawancara, selanjutnya siswa menganalisis fakta-fakta hasil wawancara.

Apabila sebagian besar warga sekolah merasa nyaman, apa yang harus dilakukan untuk mempertahankan suasana nyaman itu?

Sebaliknya, apabila sebagian besar warga sekolah merasa tidak nyaman, apa penyebabnya? Apa yang harus dilakukan supaya tercipta kenyamanan dalam kehidupan sekolah?

150 menit

Penutup 1. Guru menyampaikan tugas dirumah kerja sama dengan Orang Tua, siswa mengamati hal-hal apa saja yang membuat lingkungan rumah tidak nyaman. (Mandiri)

2. Menyanyikan salah satu lagu daerah untuk menumbuhkan Nasionalisme, Persatuan, dan Toleransi.

3. Salam dan do’a penutup di pimpin oleh salah satu siswa. (Religius)

15 menit

C. PENILAIAN

Penilaian terhadap proses dan hasil pembelajaran dilakukan oleh guru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik. Hasil penilaian digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran.

Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubrik penilaian hasil karya atau menyesuaikan dengan guru.

Penilaian uji unjuk kerja menyajikan kegiatan pembiasaan Proyek:

No Aspek Baik Sekali Baik Cukup Perlu

(30)

Bimbingan

4 3 2 1

1 Pengeta huan

Sangat Memahami tingkat

kenyamanan di lingkungan sekolah

Memahami tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah

Cukup memahami tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah

Tidak cukup Memahami tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah 4 Ketera

mpilan

Kemampuan membuat laporan wawancara tentang tingkat kenyamanan di lingkungan sekolah Sangat bagus

Kemampuan membuat laporan wawancara tentang tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah bagus

Kemampuan membuat laporan wawancara tentang tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah Cukup

Kemampuan membuat laporan wawancara tentang tingkat kenyamanan di

lingkungan sekolah kurang 3 Sikap Keseluruhan

kegiatan dengan Mandiri dan Percaya diri

Sebagian besar kegiatan dengan Mandiri dan Percaya diri

Setengah kegiatan kegiatan dengan Mandiri dan Percaya diri

Sebagaian kecil kegiatan kegiatan dengan Mandiri dan Percaya diri Catatan : Centang (√) pada bagian yang memenuhi kriteria.

Penilaian : (Total nilai/12)x10 Contoh :

= (( 3+4+4)/12)X10

= (11/12)X10

= 9, Mengetahui Kepala Sekolah,

WIHARTO,S.Ag NBM : 1 104 548

Weleri, 22 April 2024 Guru Kelas IV

FANI ALISA PUTRI NIM : 857723282

(31)

LEMBAR REFLEKSI

SETELAH MELAKUKAN PEMBELAJARAN KE 1 ( Praktik Mengajar RPP 1 )

Nama : Fani Alisa Putri

NIM : 85723282

Program Studi : S1 PGSD

UPBJJ : Semarang

Pokjar : Banyuputih

Hari/Tanggal : Kamis, 22 April 2024

A. REFLEKSI TERHADAP PENERAPAN PEMBELAJARAN YANG TELAH DILAKUKAN

1. Apakah kegiatan membuka pelajaran yang saya lakukan dapat mengarahkan dan mempersiapkan siswa mengikuti pembelajaran dengan baik ?

Jawab: pada kegiatan mengawali kegiatan pembelajaran saya berusaha memusatkan perhatian siswa agar siswa dapat fokus mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan tenang.

2. Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi/bahan ajar yang saya sajikan ? (Apakah materi terlalu tinggi, terlalu rendah, atau sudah sesuai dengan kemampuan awal siswa ?)

Jawab: tanggapan siswa terhadap materi yang saya berikan sangat baik, materi tersebut sesuai dengan kemampuan awal siswa terutama siswa kelas 1, tingkat materi juga tidak terlalu tinggi, karena materi tersebut masih berkaitan dengan lingkungan disekitar kita.

3. Bagaimana respon siswa terhadap media pembelajaran yang digunakan ? (Apakah media sesuai dan mempermudah siswa menguasai kompetensi/materi yang diajarkan?)

Jawab: siswa merespon dengan baik dan gembira , media pembelajaran yang saya sajikan sangat mempermudah siswa dalam memahami materi pembel ajaran Karena menggunakan media gambar sehingga siswa dapat berdiskusi dengan kelompok dengan tertib.

4. Bagaimana tanggapan siswa terhadap metode/teknik pembelajaran yang saya gunakan?

Jawab : sesuai dengan metode pembelajaran yang saya lakukan yaitu dengan melakukan pengamatan,tanya jawab, ,diskusi kelompok dan membacakan tugas mereka didepan kelas. Siswa merasa senang dan tidak bosan dengan metode pembelajaran yang dilakukan.

(32)

5. Apakah siswa dapat menangkap penjelasan/instruksi yang saya berikan dengan baik?

Jawab: siswa mampu menangkap penjelasan materi yang saya sampaikan. Hal tersebut dapat terlihat dalam keaktifan dan penilaian yang dilakukan . siswa dapat mencapai kompetensi dasar,indikator serta tujuan dari pembelajaran dengan baik.

B. REFLEKSI TERHADAP IMPLEMENTASI RPP

1. Apakah rencana pelaksanaan pembelajaran yang saya susun dapat berjalan sebagaimana mestinya? (Jika tidak seluruhnya, apakah saya telah melakukan penyesuaian rencana pembelajaran dengan baik ? ) Jawab: rencana pembelajaran yang saya lakukan sudah sesuai dengan rancangannya. Saya melakukan sesuai urutan kegiatan pembelajaran mulai dari kegiatan awal pembelajaran,kegiatan inti dan kegiatan penutup dalam pembelajaran.

2. Apakah kelemahan-kelemahan saya dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dan melakukan pembelajaran ?. Dalam hal apa saja ?. Apakah dalam hal penguasaan materi, penggunaan bahan dan media, penggunaan metode dan teknik pembelajaran, pengelolaan kelas, komunikasi dan pendekatan terhadap siswa, penggunaan waktu, serta penilaian belajar ?

Jawab: kelemahan saya melaksanakan pembelajaran terletak pada pengelolaan k elas karena masih ada beberapa siswa yang bergurau sendiri meskipun yang lainnya sudah memperhatikan. Pendekatan terhadap siswa juga masih perlu ditingkatkan karena masih ada siswa dalam mengerjakan tugas ada siswa yang m alas mengerjakan dengan alesan bosan menulis, bergurau dengan teman lainnya, sehingga keterampilan dalam menulisnya tidak baik.

3. Apakah ada rencana pelaksanaan pembelajaran yang tidak dapat dilaksanakan ?.

Jika ada, apa yang harus saya lakukan untuk mengganti rencana pelaksanaan pembelajaran semula.

Jawab: rencana pembelajaran yang saya buat sudah terlaksana semua, mulai dari kegiatan awal pembelajaran,kegiatan ini sampai kegiatan penutup. Materi juga mudah dipahami oleh siswa dengan menggunakan metode yang sesuai dan media pembelajaran juga dapat mempermudah siswa dalam memahami pembelajaran yang dilakukan sehingga rencana pembelajaran yang saya lakukan dapat terlaksana dengan baik

(33)

LEMBAR OBSERVASI KEMAMPUAN MELAKSANAKAN

PEMBELAJARAN KE 1

Nama Mahasiswa /NIM : Fani Alisa Putri/857723282 Mata Pelajaran/ Tema : IPA

Kelas : I (Satu)

Hari / Tanggal : Kamis, 22 April 2024 Pokok Bahasan/ Sub pokok

bahasan

: Tema 7(Benda,Hewan,Tumbuhan Disekitarku)/

Subtema 1(Tumbuhan Disekitarku)

No Aspek yang diobservasi Kemunculan

Komentar Ada Tidak ada

1.

Menyediakan pijakan (keterampilan membuka pelajaran)

v

Dalam membuka pelajaran , siswa diajak berinteraksi terlebih dahulu

2. Memberikan tuntutan

(keterampilan bertanya) ˅ Siswa dituntut aktif dan bertanya

3.

Melibatkan siswa sebanyak mungkin dalam kegiatan pembelajaran (keterampilan bertanya)

˅

Mengaktifkan siswa untuk mengajukan pertanyaan seputar materi yang akan disampaikan dan

membentuk kelompok 4. Penjelasan konsep oleh guru

(keterampilan menjelaskan) ˅

Konsep maupun materi yang disampaikan jelas dan mudah dipahami siswa

5.

Melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode yang bervariasi dan memberi pengalaman langsung kepada siswa (keterampilan

mengadakan variasi)

v

Metode yang digunakan sesuai dengan rencana pembelajaran yaitu dengan berdiskusi kelompok

6. Memberikan contoh (

keterampilan variasi) ˅

Mampu memberi contoh konsep materi yang

diajarkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memudahkan siswa

7.

Menggunakan media yang tepat ( keterampilan mengadakan variasi)

˅

Media yang digunakan sesuai dengan materi pembelajaran dan siswa mudah memahaminya dan tidak bosan saat proses pembelajaran.

8.

Memberikan penguatan (keterampilan memberi penguatan)

˅

Guru memberikan respons kepada siswa dalam proses pembelajaran,agar siswa terdorong dalam

meningkatkan perilaku Positifnya

(34)

9.

Membimbing diskusi (keterampilan membimbing diskusi kelompok besar dan kecil)

˅

Dalam melakukan diskusi perlu pembimbingan agar berjalan dengan baik.

10.

Melakukan penilaian hasil dan proses belajar

(keterampilan menutup pembelajaran)

˅

Guru menilai hasil belajar siswa untuk mengetahui ketercapaian dari tujuan pembelajaran dan dapat melakukan perbaikan terhadap pembelajaran yang dilakukan.

11.

Keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan

˅

Dalam mengajar

kelompok kecil maupun perorangan

diperlukan

keterampilan agar berjalan dengan baik.

12. Memberikan balikan (keterampilan menutup pembelajaran)

˅

Dalam menutup pembelajaran guru memberi kesimpulan terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan.

Kesimpulan :

Sebelum melakukan pembelajaran seorang guru harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan dan sudah memahami materi. Langkah- langkah dalam pembelajaran harus terlaksana dengan baik dan tertib agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar. Guru mampu mengelola keadaan kelas.Guru mampu melaksanakan kegiatan pembelajaran yang meliputi pembukaan,kegiatan inti dan kegiatan penutup. Guru harus menyesuaikan dan memperhatikan materi yang disampaikan dengan media maupun metode pembelajaran.

Mengetahui Kepala Sekolah,

WIHARTO,S.Ag NBM : 1 104 548

Weleri, 22 April 2024 Supervisor 2

Rusmi Setiasih

(35)

Foto Kegiatan Simulasi Pembelajaran Ke-1

(RPP 1)

(36)

ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU 1 (APKG PKM PGSD 1)

LEMBAR PENILAIAN KEMAMPUAN MERENCANAKAN PEMBELAJARAN

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

NAMA GURU/MAHASISWA NIM

TEMPAT MENGAJAR KELAS

MATA PELAJARAN WAKTU

UBJJ-UT

: FANI ALISA PUTRI : 857723282

: SD MUH 1 WELERI : 1 (satu)

: Bahasa Indonesia : 45 Menit

: Semarang - Batang PETUNJUK

Baca dengan cermat rencana pelaksanaan pembelajaran ( RPP ) yang akan digunakan oleh guru/mahasiswa ketika mengajar. Kemudian, nilailah semua aspek yang terdapat dalam RPP tersebut dengan menggunakan butir penilaian dibawah ini. Sesuaikan RPP yang dikembangkan dengan beberapa butir aspek yang dinilai yang terfokus pada pendekatan tematik

A. Menentukan bahan pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran

1.1 Menggunakan bahan pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum (GBPP)

2.1 Memetakan kompetensi dasar, indikator dan pengalaman belajar

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 1 = A

B. Menggunakan dan mengorganisasikan materi, media (alat bantu pembelajaran), dan sumber belajar

2.1 Mengembangkan dan mengorganisasikan materi pembelajaran dengan pendekatan tematik (apabila RPP tematik)

2.2 Pengembangan jaringan tema dan menentukan tema (khusus tematik)

2.3 Menentukan dan mengembangkan media/alat bantu pembelajaran yang relevan

2.4 Memilih sumber pembelajaran

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 2 = B

C. Merencanakan skenario kegiatan pembelajaran

1 2 3 4 5

(37)

3.1 Menentukan jenis kegiatan pembelajaran serta kesesuaiannya dengan tema (apabila RPP tematik)

3.2 Menyusun langkah – langkah pembelajaran dan kesesuaiannnya dengan tema

3.3 Menentukan alokasi waktu pembelajaran 3.4 Menentukan cara – cara memotivasi siswa 3.5 Menyiapkan pertanyaan

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3 = C

D. Merancang pengelolaan kelas

4.1 Menentukan penataan ruang dan fasilitas belajar

4.2 Menentukan cara – cara pengorganisasian siswa agar siswa dapat berpartisipasi dalam pembelajaran

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 4 = D

E. Merencanakan prosedur, jenis, dan menyiapkan alat penilaian

5.1 Menentukan prosedur dan jenis penilaian (berkala, berkesinambungan, menyeluruh) 5.2 Membuat alat – alat penilaian dan kunci

jawaban

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 5 = E

F. Tampil dokumen Rencana Pembelajaran 6.1 Kebersihan dan kerapian

6.2 Penggunaan bahasa tulis

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 6 = F

Nilai APKG 1 = R

R

= A+B+C+D+E+F

6 =¿

(38)

Weleri., 22 April 2024

Supervisor/Penguji 1 Supervisor/Penguji 2

Sri Mulyono, M,Pd Rusmi Setiyasih, S.Pd

ALAT PENILAIAN KEMAMPUAN GURU (APKG PKM PGSD 2)

(39)

LEMBAR PENILAIAN KEMAMPUAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

NAMA MAHASISWA NIM

TEMPAT MENGAJAR/UJIAN KELAS

MATA PELAJARAN/TEMA HARI, TANGGAL

WAKTU (JAM) UBJJ-UT

: FANI ALISA PUTRI : 857723282

: SD MUH 1 WELERI : 1

: BAHASA INDONESIA : Senin , 22 April 2024 : 08.00 – 08.45

: SEMARANG PETUNJUK

1. Amatilah dengan cermat pembelajaran yang sedang berlangsung.

2. Pusatkan perhatian Anda pada kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran serta dampaknya pada diri siswa.

3. Nilailah kemampuan guru tersebut dengan menggunakan butir – butri penilaian di bawah ini.

4. Khusus untuk butir 3, yaitu mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran, pilih salah satu butir penilaian yang sesuai dengan mata pelajaran yang sedang diajarkan.

A. Melakukan pembelajaran a. Melaksanakan tugas rutin kelas.

b. Memulai kegiatan pembelajaran

c. Menggunakan ragam kegiatan yang sesuai dengan kemampuan/tujuan, siswa, situasi, dan lingkungan

d. Melakukan kegiatan dalam urutan yang logis dan sistematis.

e. Melaksanakan kegiatan pembelajaran secara individual, kelompok, atau klasikal.

f. Menggunakan sumber belajar yang sesuai dengan kemampuan/tujuan, siswa, situasi, dan lingkungan.

g. Menggunakan media belajar yang sesuai dengan indikator/tujuan, siswa, situasi, dan lingkungan.

h. Menggunakan waktu pembelajaran secara efisien.

i. Mengakhiri kegiatan pembelajaran.

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 1 = P

B. Mengelola interaksi kelas

1 2 3 4 5

(40)

a. Menunjukkan perhatian serta sikap bersahabat, terbuka dan penuh pengertian kepada siswa.

b. Memicu dan memelihara ketertiban siswa c. Melakukan komunikasi secara efektif

d. Mengembangkan hubungan antar pribadi yang sehat dan serasi.

e. Menghargai keragaman siswa serta membantu siswa menyadari kelebihan dan kekurangannya.

f. Membantu menumbuhkan kepercayaan diri siswa.

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 2 = Q

C. Mendemonstrasikan kemampuan khusus dalam pembelajaran mata pelajaran tertentu

a. Bahasa Indonesia

1) Mendemonstarsikan penguasaan materi bahasa indonesia

2) Memberikan latihan keterampilan berbahasa 3) Memberikan latihan keterampilan

mengapresiasi sastra

4) Mengembangkan kemampuan siswa untuk berkomunikasi dan bernalar

5) Memupuk kegemaran membaca

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3a = R

b. Matematika

1) Menanamkan konsep matematika melalui kegiatan manipulatif

2) Menguasai simbol – simbol matematika 3) Memberikan latihan penggunaan konsep

matematika dalam kehidupan sehari - hari

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3b = R

c. IPA

1) Mendemonstrasikan pembelajaran IPA melalui pengalaman langsung

2) Meningkatkan keterlibatan siswa melalui

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

(41)

pengalaman langsung

3) Menerapkan konsep IPA dalam kehidupan sehari – hari

4) Menampilkan penguasaan IPA

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3c = R

d. IPS

1) Mengembangkan pemahaman konsep IPS terpadu

2) Mengembangkan pemahaman konsep waktu 3) Mengembangkan pemahaman konsep ruang 4) Mengembangkan pemahaman konsep

kelangkaan (scarcity)

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3d = R

e. PKN

1) Menguasai konsep nilai, moral dan norma Pancasila

2) Membangkitkan kesadaran tentang nilai dan moral Pancasila serta kewarganegaraan 3) Membangkitkan kepekaan nurani, percaya

diri, empati, cinta kebaikan, kontrol diri, dan rasa tahu diri

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3e = R

f. Tematik

1) Menampilkan penguasaan Pembelajaran Tematik secara holistik

2) Terampil menggunakan metode dan media pembelajaran

3) Mahir dalam meningkatkan tema dengan kehidupan sehari – hari

4) Meningkatkan keterlibatan siswa melalui pengamatan langsung

5) Mengembangkan kemampuan siswa dalam berbagai aspek yang terkait dengan tema 6) Menerapkan konsep dalam kehidupan sehari

– hari

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir 3f = R

D. Melaksanakan penilaian proses dan hasil 1 2 3 4 5

(42)

belajar

1) Melaksanakan penilaian pada awal dan selama proses pembelajaran.

2) Melaksanakan penilaian pada akhir pembelajaran

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir = S

E. Kesan umum pelaksanaan pembelajaran 1) Penguasaan substansi

2) Peka terhadap kesalahan berbahasa siswa

3) Penampilan guru dalam pembelajaran 4) Keefektifan pembelajaran

1 2 3 4 5

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

☐ ☐ ☐ ☐ ☐

Rata-rata butir = T

Nilai APKG 2 = S

S

= P+Q+5R

Referensi

Dokumen terkait

Metode Question Students Have (QSH) adalah salah satu tipe instruksional dari belajar aktif (active learning) yaitu segala bentuk pembelajaran yang memungkinkan

Dari Gambar 2 terlihat bahwa konten pelatihan PKB dituangkan dalam Learning Object Material (LOM), strategi belajar aktif kolaboratif melalui eksplorasi

menggunakan model pembelajaran Refleksi Rendahnya partisipasi belajar dan tanggung jawab Tindakan Menggunakan model pembelajaran kolaboratif Learning Cycle 7.

“Apakah pengembangan pembelajaran kolaboratif antar kelas menggunakan facebook berjalan dengan baik dan tingkat pemahaman, serta partisipasi dari masing-masing siswa

Mengunggah pertanyaan tentang hal-hal sulit/tak dipahami dalam modul yang dipelajari Aktif menanggapi diskusi yang diberikan pada Tutorial Minggu 1 Mengerjakan tugas

Menurut Sudjana (2003:37) proses pembelajaran yang optimal memungkinkan hasil belajar yang optimal pula. Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan dosen dalam

Index Card Match adalah salah satu pembelajaran kooperatif yang dalam pembelajarannya mengajak siswa untuk belajar aktif dan bertujuan untuk meningkatkan

Contoh : Seorang guru ingin mewujudkan pembelajaran yang aktif dengan menggunakan diskusi kelompok, proyek kolaboratif, atau pemberian tugas pemecahan masalah sehingga memungkinkan