• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAPRAK EKPROD KEL 5

N/A
N/A
SETYO DWI IRAWAN

Academic year: 2024

Membagikan "LAPRAK EKPROD KEL 5"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Ekonomi Produksi Pertanian Dosen Pengampu : Dr. Aliudin S.P., M.P; Aris Supriono Wibowo, Ir., M.P; Dr.Dian

Anggraeni, S.P., M.P.

Disusun Oleh :

1. Septo Ridho Firmansyah (4441210194)

2. M. Pahrul Rozik (4441230193)

3. Kharisma Nur Lukmana (4441230202)

4. Setyo Dwi Irawan (4441230212)

5. Mochamad Ravy Ardiansyah (4441230233)

Kelas : 2F Kelompok : 5

JURUSAN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA

2024

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena nikmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan praktikumdengan judul “” ini.

Laporan ini dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Ekonomi Produksi Pertanian.

Dengan terselesaikannya laporan ini tak lepas dari bantuan serta dukungan dari berbagai pihak, maka dari itu saya mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. Aliudin S.P., M.P; Bapak Aris Supriono Wibowo, Ir., M.P; dan Ibu Dr.Dian Anggraeni, S.P., M.P. selaku dosen pengampu mata Kuliah Ekonomi Produksi Pertanian.

2. Teh Azizah Aulia Nisa dan Teh Mas Lutfiah Zahara selaku asisten praktikum yang telah membimbing dalam penulisan laporan ini.

3. Teman-teman kelas 2F Agribisnis yang juga memberikan saran pada laporan ini.

Penyusun menyadari makalah ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun kami diharapkan demi kesempurnaan laporan praktikum ini.

Serang, 10 Mei 2024

Penyusun

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

...

DAFTAR ISI

...

BAB I PENDAHULUAN

...

1.1 Latar Belakang

...

1.2 Rumusan Masalah

...

1.3 tujuan

...

BAB III METODE PENELITIAN

...

3.1 Waktu dan Tempat

...

3.2 Hubungan Input dan Output (Hubunga Hasil Bibit Dengan Hasil Produksi Padi)...

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

...

4.1 Hubungan Input 1 Terhadap Hasil Produksi (Hubungan Bibit dengan Hasil Produksi Padi) DAFTAR PUSTAKA

...

LAMPIRAN

...

(4)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting di dunia setelah gandum dan jagung.

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting karena beras masih digunakan sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia sampai sekarang. Beras merupakan komoditas strategis di Indonesia karena beras mempunyai pengaruh yang besar terhadap kestabilan ekonomi dan politik.

Saat ini, Indonesia masih sering menghadapi masalah pangan seperti adanya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri dan pemukiman yang menyebabkan penurunan produktivitas beras. Selain itu, perubahan musim yang tidak menentu juga dapat menyebabkan produksi beras menurun sehingga pemerintah harus mengimpor beras untuk memenuhi keperluan nasional. Kondisi ini diperburuk dengan adanya krisis ekonomi yang berdampak pada daya beli petani terhadap sarana produksi terutama pupuk dan pestisida.

Penyediaan bibit yang berkualitas dari segi produktivitas yang tinggi merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan dalam pengembangan pertanian di masa depan.

Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan. Bagi sebagian besar petani, varietas unggul tidak diragukan lagi peranannya dalam meningkatkan produktivitas. Akan tetapi, keunggulan suatu varietas dibatasi oleh berbagai faktor termasuk penurunan ketahanannya terhadap hama dan penyakit tertentu setelah dikembangkan dalam periode tertentu misal padi IR64 yang semula tahan hama wereng cokelat, akhir-akhir ini telah menurun ketahanannya. Kalau ditanam terus-menerus sepanjang tahun, varietas ini dikhawatirkan akan terserang oleh hama yang merugikan itu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penyediaan bibit padi yang berkualitas dan mencegah tanaman padi terserang hama penyakit yaitu menerapkan teknik kultur in vitro.

Dengan teknik ini, penyediaan bibit padi unggul dapat dieksploitasi secara besar besaran dalam waktu yang singkat dan tidak tergantung pada musim.

(5)

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah yang akah dibahas dalam laporan ptaktikum ini adalah sebagai berikut :

1. Bagaimana Harga dari input yang digunakan dan output yang dihasilkan dalam tanaman padi di kecamatan ciruas

2. Bagaimana penggunaan input dan output di kecamatan ciruas 1.3 Tujuan Masalah

Adapun tujuan yang akan dibahas dalam laporan praktikum ini adalah sebagai berikut:

1. Mengetahui Hubungan Input Dan Ouput antara bibit dengan hasil produksi padi 2. Mengetahui output yang dihasilkan dari tanaman padi di kecamatan ciruas

(6)

BAB III METODOLOGI

3.1 Waktu dan Tempat

Praktikun Ekonomi Produksi Pertanian dilaksanakan pada Jumat, 3 Mei 2024 di daerah kecamatan ciruas

3.2 Hubungan Input Dan Output (Hubungan Bibit Dengan Hasil Produksi Padi)

a. Menentukan Nilai Konversi

Langkah awal mencari nilai konversi dengan cara ketik rumus di excel seperti berikut: Nilai luas lahan/10.000 lalu enter. Untuk nilai pembagi 10.000 di sini kita ingin mengubah nilai luas lahan dalam satuan hektare.

Tabel 3.1 Nilai Konversi

b. Menentukan Bibit/ha

Langkah mencari nilai bibit yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*Bibit. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

Tabel 3.2 Bibit/ha

(7)

c. Menentukan N/ha

Langkah mencari nilai N/ha yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*Urea. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

Tabel 3.3 N/ha d. Menentukan TSP/ha

Langkah mencari nilai TSP/ha yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*TSP. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

Tabel 3.4 TSP/ha

e. Menentukan P (phonska)/ha

Langkah mencari P yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*Phonska. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

Tabel 3.5 P (phonska)/ha

(8)

f. Menentukan TK (Tenaga Kerja)/ha

Langkah mencari nilai TK yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*TK. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

Tabel 3.6 TK (Tenaga Kerja)/ha

g. Menentukan Hasil Kotor (hsl)/ha

Langkah mencari nilai Hasil Kotor yaitu dengan cara rumus excel : nilai konversi*Hasil Kotor. Selanjutnya klik enter dan tarik kolom kebawah akhir tabel

3.7 Hasil Kotor(hsl)/ha

1. Langkah selanjutnya buka aplikasi SPSS, lalu pilih type in data lalu klik oke.

(9)

2. Langkah selanjutnya untuk menambahkan judul data terlebih dahulu dengan cara klik dua kali var untuk memasukan nama data yang di inginkan.

3. a. Langkah selanjutnya ketik nama data yang di inginkan. (Misal : pada nomor 1 Bibit dan pada nomor 2 Produksi) lalu enter.

b. Selanjutnya dibagian Measure ganti dengan variabel Scale. Variabel scale ini merupakan tipe variabel yang digunakan untuk melakukan perhitungan data terhadap variabel angka.

c. Selanjutnya dibagian Label Bibit beri Sumbu X lalu enter dan dibagian Produksi beri Sumbu Y lalu enter.

(10)

4. Langkah selanjutnya pindah ke bagian Data View, Data View ini merupakan tampilan lembar kerja SPSS yang menampilkan variabel beserta data yang ada dalam variabel tersebut. Data View pada SPSS menampilkan setiap baris sebagai suatu kasus dan setiap kolom merepresentasikan suatu variabel. Data yang kita peroleh dimasukkan melalui Data View.

5. a. Langkah selanjutnya masukan data dengan cara buka excel>copy nilai TSP/Ha>lalu kembali ke spss>paste nilai Bibit/Ha dibagian kolom Bibit di data view.

b. Langkah selanjutnya masukan data dengan cara buka excel>copy nilai

Hasil/ha>lalu kembali ke spss>paste nilai Hasil/ha tadi dibagian kolom Produksi di data view.

6. Langkah selanjutnya membuat Simple scatterplot dengan cara klik Graphs>Legacy Dialogs>Scatter/Dot.

(11)

7. Langkah selanjutnya pada kotak dialog "Scatter/Dot". Selanjutnya pilih Simple Scatter lalu klik Define.

8. Langkah selanjutnya masukan variabel Y[Produksi] ke dalam Y Axis dan yang X[Bibit] ke dalam X Axis lalu klik Ok.

9. Langkah selanjutnya untuk melihat kotak scatter plot lebih jelas klik dua kali pada kotak scatter plot.

(12)

10. Langkah selanjutnya untuk melihat garis pada grafik scatter plot dengan cara mengklik tanda yang di kotak merah.

11. Langkah selanjutnya untuk memunculkan garis pada grafik pilih fit line>Cubic>Apply

12. Langkah selanjutnya mengklik kembali tanda yang di kotak merah, maka muncul garis horizontal lalu klik close.

(13)

13. Langkah selanjutnya pilih Analyze>Regression>Linear.

14. Langkah selanjutnya masukan variabel X[Bibit] ke dalam kolom independent dan masukan variabel Y[Produksi] ke dalam kolom Dependent, lalu klik Ok.

15. Muncul hasil dari tabel Regression.

(14)
(15)

BAB IV

Hasil Dan Pembahasan

4.1 Hubungan Input 1 Terhadap Hasil Produki

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya, nilai fitur ini akan menjadi data masukan pada proses klasifikasi menggunakan SVM, sehingga sangat baik jika dilakukan normalisasi nilai pada nilai fitur untuk

Selanjutnya penulis mentabulasi data-data tersebut pada tabel excel dan menjumlahkan total nilai pada tiap-tiap alternatif strategi sehingga menghasilkan urutan strategi

Setelah semua baris dan kolom memiliki nilai nol, maka langkah selanjutnya adalah memastikan atau mengecek apakah dalam tabel penugasan tersebut, telah berhasil ditemukan nilai

Langkah selanjutnya adalah ekstraksi enam buah feature pada program ini, Hasil dari feature GLCM pada data base akan dibandingkan dengan image masukan

Jika berhenti monitoring , maka proses selanjutnya adalah sensor LDR akan melakukan inisialisasi port masukan kemudian membaca nilai data analog sensor,

Buka program Surfer8, kemudian Post Map dengan menginput data pada lampiran 2 berupa nilai resistivitas sebenarnya dan kedalaman (langkah ini hanya titik ves

Selanjutnya, nilai fitur ini akan menjadi data masukan pada proses klasifikasi menggunakan SVM, sehingga sangat baik jika dilakukan normalisasi nilai pada nilai fitur untuk

Setelah semua baris dan kolom memiliki nilai nol, maka langkah selanjutnya adalah memastikan atau mengecek apakah dalam tabel penugasan tersebut, telah berhasil ditemukan nilai