• Tidak ada hasil yang ditemukan

Learn about Pricing Strategy

N/A
N/A
Gadget MurMer

Academic year: 2023

Membagikan "Learn about Pricing Strategy"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH Price Strategy

Disusun oleh : Kelompok 8

1. Puput Nuramaliah (2010631020119)

2. Rizqi Abdul Karim (2010631020125)

3. Salfa Aqila (2010631020127)

KELAS 2C

PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARWANG

2021

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah mengenai price strategy.

Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Bapak Salim Siregar, SE., MM pada mata kuliah Manajemen Pemasaran.

Selain itu, makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang price strategy bagi para pembaca dan juga bagi penulis.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Salim Siregar, SE., MM selaku dosen pengampu mata kuliah Manajemen Pemasaran yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang price strategy.

Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.

Penulis menyadari, makalah yang penulis tulis ini masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun akan penulis nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Karawang, 15 Mei 2021

Kelompok 8

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...i

DAFTAR ISI...ii

BAB I...1

1.1. Latar Belakang...1

1.2. Rumusan Masalah...1

1.3. Tujuan...1

BAB II...2

2.1. Definisi Harga...2

2.2. Tujuan Harga...2

2.3. Penentu Harga...3

2.4. Strategi Harga...5

BAB III...8

3.1. Kesimpulan...8

3.2. Saran...8

DAFTAR PUSTAKA...9

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Perubahan dunia yang begitu cepat telah memaksa produsen dan para penjual berfikir keras agar tetap eksis di dunianya. Perubahan ini diakibatkan oleh berbagai sebab seperti pesatnya pertumbuhan dan perkembangan teknologi, baik teknologi mesin dan alat-alat berat, terlebih lagi telekomunikasi. Perkembangan teknologi mesin misalnya telah mampu mengubah mutu produk. Mulai dari kemasan sampai kepada isinya semakin menarik dan kompetitif. Akibat perubahan teknologi yang begitu cepat berimbas juga kepada perilaku masyarakat. Imbas yang paling nyata adalah adalah masyarakat begitu cepat dalam memilih produk yang disukai dengan membanding-bandingkan antara produk yang sejenis, tentu saja dalam arti yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Untuk dapat tetap bertahan perusahaan harus menerapkan prinsip- prinsip marketing manajemen salah satu nya adalah price strategy, agar dapat terus bertahan dari persaingan.

1.2. Rumusan Masalah 1. Apa itu harga?.

2. Tujuan dari penentuan harga?.

3. Bagaimana cara menentukan harga?.

4. Apa saja penentu harga?.

5. Bagaimana Memahami strategi harga?.

1.3. Tujuan

1. Untuk mengetahui pengertian harga.

2. Untuk mengetahui tujuan penentuan harga.

3. Untuk mengetahui cara menentukan harga.

4. Untuk mengetahui apa saja penentu harga.

5. Untuk dapat memahami strategi harga.

(5)

BAB II PEMBAHASAN 2.1. Definisi Harga

Harga adalah nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan jumlah uang. Dikeluarkan oleh pembeli untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dan barang atau jasa berikut pelayanannya. Menurut Gilbert (2003, p.157) :

Price is the monetery value assigned by the seller to something purchased, sold or offered for sale, or transactions by a buyer, as their willingness to pay for the benefits the product and channel service delivers”. Kutipan ini berarti bahwa harga adalah nilai jual yang ditetapkan oleh penjual terhadap sesuatu yang terbeli, terjual, ditawarkan atau transaksi oleh pembeli, berdasarkan pada keinginan untuk membayar keuntungan produk.

Menurut Kotler (1997) harga adalah sejumlah uang yang dibayarkan atas barang atau jasa, atau jumlah nilai yang konsumen tukarkan dalam rangka mendapatkan manfaat dari memiliki atau menggunakan barang atau jasa. Dari sudut pandang pemasaran, harga merupakan satuan moneter atau ukuran lainnya yang ditukarkan agar memperoleh hak kepemilikan atau penggunaan suatu barang/ jasa.

Henry Simamora (2002: 74) menyatakan harga adalah sejumlah uang yang dibebankan atau dikeluarkan atas sebuah produk atau jasa. Basu Menurut Swastha & Irawan (2005:241) harga merupakan jumlah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya.

2.2. Tujuan Harga

Tujuan penetapan harga merupakan hal utama yang harus diperhatikan dalam mementukan harga suatu produk. Perusahaan harus memutuskan apa yang ingin dicapainya dengan menawarkan produk tertentu. Tujuan-tujuan ini mungkin berbeda-beda untuk setiap perusahaan. Tujuan-tujuan tersebut antara lain:

(6)

1. Mendapatkan posisi pasar. Misalnya: penentuan harga murah untuk meningkatkan penjualan dan pangsa pasar. Caranya adalah dengan melakukan perang harga dan pengurangan kontribusi laba.

2. Mencapai kinerja keuangan. Harga-harga dipilih untuk membantu pencapaian tujuan keuangan seperti kontribusi laba dan arus kas. Harga yang terlalu tinggi mungkin tidak akan didrespon oleh para pembeli.

3. Penentuan posisi produk. Harga dapat digunakan untuk membentu meningkatkan citra produk, mempromosikan kegunaan produk, menciptakan kesadaran, dan tujuan penentuan posisi lainnya.

4. Merangsang permintaan. Harga dapat digunakan untuk mendorong para pembeli untuk mencoba produk atau merek tertentu saat penjualan sedang lesu.

5. Mempengaruhi persaingan. Harga dapat dimanfaatkan untuk mempengaruhi persaingan yang ada atau calon pembeli, dengan cara menghambat masuknya pesaing baru ataupun bertambahnya market share pesaing yang ada.

2.3. Penentu Harga

Perusahaan mempertimbangkan berbagai faktor dalam menetapkan kebijakan harga. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat harga antara lain :

1. Keadaan perkonomian. Keadaan perekonomian berpengaruh terhadap tingkat harga

2. Kurva permintaan. Kurva yang memperlihatkan tingkat pembelian pasar pada berbagai tingkatan harga. Kurva tersebut menjumlahkan reaksi berbagai individu yang memiliki kepekaan pasar yang beragam.

3. Biaya. Biaya merupakan faktor dasar dalam penentukan harga, sebab bila harga yang di tetapkan tidak sesuai maka perusahaan akan mengalami kerugian. Perasahaan ingin menetapkan harga yang dapat menutup biaya produksi, distribusi, dan penjualan produknya, termasuk pengembalian yang memadai atas usaha dan resikonya. Untuk dapat menetapkan harga

(7)

dengan tepat, manajemen perlu untuk mengetahui bagaimana biaya bervariasi bila level produksinya berubah.

Dalam menentukan strategi penetapan harga, terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghasilkan harga tertentu. Metode penetapan harga tersebut antara lain:

1. Penentuan harga mark-up. Metode penetapan harga yang paling mendasar adalah dengan menambahkan mark-up standar pada biaya produk. Mark- up merupakan jumlah rupiah yang ditambahkan pada biaya dari suatu produk untuk menghasilkan harga jual. Mark-up tersebut ditetapkan untuk menutup biaya overhead dan laba bagi perusahaan. Dengan demikian kita dapatkan sejumlah rupiah sebagai harga jual.

2. Penetapan harga standar berdasarkan sasaran pengembalian (return target pricing). Metode penentuan harga seperti ini menghasilkan tingkat pengembalian atas investasi (Return on investment) yang diinginkan.

Kebijakan penetapan harga untuk mencapai tingkat pengembalian investasi ini biasa digunakan oleh perusahaan besar.

3. Penetapan harga berdasarkan atas nilai yang dipersepsikan. Metode ini semakin banyak digunakan karena metode ini melihat persepsi pembeli (bukan biaya penjual) sebagai kunci penetapan harga. Metode ini menggunakan berbagai variable non harga dalam bauran pemasaran untuk membentuk nilai yang dipersepsikan dalam benak pembeli.

4. Penentapan harga nilai. Metode ini menetapkan harga yang cukup rendah untuk penwaran bermutu tinggi. Penetapan harga nilai menyatakan bahwa harus mewakili suatu penawaran bernilai tinggi bagi konsumen.

5. Penetapan harga sesuai harga berlaku. Dalam metode ini perusahaan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya sendiri tetapi berdasarkan harganya terutama pada harga pesaing.

6. Penentapan harga penawaran tertutup. Penetapan harga yang kompetitif umum digunakan jika perusahaan melakukan penawaran tertutup atas suatu proyek. Perusahaan menentukan harganya berdasarkan perkiraannya

(8)

tentang bagaimana pesaing akan menetapkan harga, bukan berdasarkan hubungan yang kaku dengan biaya atau permintaan perusahaan.

2.4. Strategi Harga

Strategi penetapan harga merupakan proses perusahaan dalam mengklasifikasikan dan menggolongkan produk yang dihasilkan apakah produk baru atau produk yang telah beredar.

1. Produk Baru

Dalam pengenalan produk baru perlu penetapan strategi harga.

Berikut ini merupakan penetapan harga yang efektif terdapat 2 alterrnatif yaitu:

1) Harga Mengapung (Skimming Price)

Harga mengapung adalah memberikan harga yang tinggi agar dapat menutupi biaya dan sekaligus meghasilkan laba maksimum atau dengan kata lain dalam hal ini perusahaan mampu meyakinkan pelanggan bahwa produknya memiliki perbedaan dengan produk sejenis yang dimiliki oleh pesaing.

Harga mengapung disebut juga dengan pendekatang skimming, pendekatan ini sangat efektif apabila terdapat perbedaan harga atas aspek tertentu dan pesaing relatif sedikit. Selain itu, pendekatan skimming bermanfaat sebagai pembatas atas permintaan suatu produk sampai perusahaan merasa siap kembali untuk melakukan produksi secara masal.

2) Harga Penetrasi

Harga penetrasi adalah memberikan harga lebih rendah agar tercipta pangsa pasar permintaan, umumnya diterapkan pada kondisi pasar yang tidak terfragmentasi ke dalam aspek berbeda produk dan itu tidak memiliki nilai simbolis yang tinggi. Jika harga penetrasi ini digunakan maka akan sangat cocok dan efektif untuk pasat yang cenderuing sensitif terhadap harga.

2. Produk Yang Telah Beredar

(9)

Strategi penetapan harga pada produk yang telah beredar di masyarakat umunya tidak lepas dari posisi produk dalam siklus produk.

Berikut 3 tingkatan dalam tahapan siklus, diantaranya:

1) Tahap Pertumbuhan

Tahap ini memiliki ciri-ciri yaitu penjualan akan meningkat dan disertai dengan munculnya pesaing. Saat terjadi pertumbuhan yang cepat maka biasanya strategi yang akan digunakan adalah tetap mempertahankan harga produk atau pasar.

Tapi sebaliknya, jika pertumbuhan melambat, maka strategi yang diterapkan adalah strategi harga agresif atau menurunkan harga agar bisa mendorong penjualan sekaligus mampu menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat.

2) Tahap Kematangan

Tahap kematangan ini memiliki karakteristik seperti fleksibilitas harga, hal tersebut terjadi karena tahap ini merupakan efektivitas strategi dalam penetapan harga. Pada umumnya sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan menjadi sosok yang responsif terhadap situasi pasar, konsumen, bahkan pesaing.

3) Tahap Penurunan

Dalam tahap ini umumnya ditandai dengan menurunnya jumlah permintaan yang secara terus menurus. Selain itu tahap ini merupakan tahap akhir dalam daur hidup produk yang memiliki dua alternatif langkah utama yaitu:

Strategi diskonting (pemotongan harga)

 Mempertahankan harga namun memotong biaya yang berhubungan dengan produk, khususnya dalam pengeluaran untuk promosi.

(10)

BAB III PENUTUP 2.1. Kesimpulan

Harga adalah nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan jumlah uang.

Dikeluarkan oleh pembeli untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dan barang atau jasa berikut pelayanannya.

Tujuan dari harga yaitu : mendapatkan posisi pasar, mencapai kinerja keuangan, penentuan posisi produk, merangsang permintaan, mempengaruhi persaingan. Faktor penentu dari harga ada beberapa hal yaitu : keadaan perkonomian, kurva permintaan, biaya.

Strategi penetapan harga merupakan proses perusahaan dalam mengklasifikasikan dan menggolongkan produk yang dihasilkan apakah produk baru atau produk yang telah beredar.

Jadi , strategi harga atau price strategy strategi yang diterapkan perusahaan untuk menetapkan harga sebuah produk agar bisa bertahan di pasar atau memasuki pasar yang baru.

2.2. Saran

Penulis berharap dengan dibuatnya makalah ini akan menambah pengetahuan tentang apa itu price strategy dalam marketing mananajemen. Semoga tulisan ini dapat membantu pembaca untuk dapat menentukan strategi harga bagi sebuah produk.

(11)

DAFTAR PUSTAKA

Gischa, Serafica. (16 Mei 2021). Harga: Konsep, Tujuan, dan Metode

Penetapannya. Diakses dari

https://www.kompas.com/skola/read/2020/01/24/160000069/harga- konsep-tujuan-dan-metode-penetapannya?page=all.

Pengertian Harga. (2021). Diakses pada 16 Mei 2021, dari https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-harga/

Penetapan Harga, Tujuan, Metode dan Strategi. (2021). Diakses pada 16 Mei 2021, dari https://www.jurnal.id/id/blog/pengertian-penetapan-harga- tujuan-metode-dan-strategi/

Putri, Budi Rahayu Tanama. (2017). Manajemen Pemasaran. Denpasar:

Universitas Udayana. Tersedia dari simdos.unud.ac.id

Shabastian, Mariza dan Hatane Samuel. (2013). Pengaruh Strategi Harga dan Strategi Produk Terhadap Brand Loyalty di Tator Café Surabaya Town Square. Jurnal Manajemen Pemasaran, 1(1), 1-9.

Wijaya, Hari dan Hani Sirine. (2016). Strategi Segmenting, Targeting, Positioning serta Strategi Harga pada Perusahaan Kecap Blekok di Cilacap. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 1(3), 175- 190.

Referensi

Dokumen terkait

Teknik analisa data dilakukan dengan (1) mendeskripsikan kuantitas produk yang dihasilkan perusahaan selama tahun 2005 (2) mendeskripsikan penetapan harga jual produk oleh

Langkah strategis tersebut adalah sebagai berikut : (1) penetapan harga dasar jagung diatas harga pasar pada saat panen raya sehingga ada jaminan harga;

Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel Store Atmosphere dan Strategi Penetapan Harga Produk Paket

1) Harga (price); Untuk pelanggan yang sensitif, biasanya harga murah akan memberikan kepuasan konsumen, karena mereka mendapatkan value for money yang tinggi. Sedangkan bagi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perhitungan penetapan harga jual jasa servis pada Bengkel Edie Arta Motor dalam tahun 2014, (2) perhitungan penetapan harga

Peningkatan pelayanan angkutan umum dapat dilakukan dengan cara memberikan keuntungan yang lebih tinggi melalui penetapan struktur tarif yang relevan, sehingga bisa menutup

Dari rumusan masalah yang telah disebutkan di atas, maka tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil temuan mengenai (1) Menganalisis strategi penetapan harga

Setiap strategi yang digunakan memiliki tujuan yang berbeda, yang mana pada strategi harga diskon diharapkan konsumen memilih paket harga yang paling tinggi, lalu strategi harga