• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Otomasi Industri

N/A
N/A
UQ LUBIS

Academic year: 2023

Membagikan "LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Otomasi Industri"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) Otomasi Industri

Nama kelompok : ……….

Anggota kelompok : ……….

Kelas : ……….

Materi : Potensiometer

A. KOMPETENSI DASAR

3.1 Mendeskripsikan piranti sensor posisi

B. INDIKATOR

3.1.1 Menjelaskan menjelaskan konsep potensiometer sebagai sensor posisi

C. DISKUSI KELOMPOK

Dibawah ini adalah konstruksi elemen tahanan potensiometer linear 200 ohm yang diputar 50% dari posisi maksimal :

(2)

A. Pertanyaan

1. Hitung nilai elemen tahanan jika potensiometer linear tersebut diputar 50%

dari posisi maksimal seperti yang ada pada gambar diatas.

2. Hitung nilai V Out dari potensiometer linear yang ada pada gambar diatas.

A. Kunci jawaban 1. 50% x 200 = 100 2. V Out = I.R2

= 1.100 = 100 V Atau

Vout=Vin R2 R1+R2

Vout=200V 100 100+100 Vout=100V

Referensi

Dokumen terkait

Menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) fisika dalam pembelajaran sains yang bermuatan nilai Ketuhanan dan Kecintaan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) pada materi operasi hitung bilangan bulat dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V

Salah satu tindakan yang dapat diupayakan untuk dilakukan guru dalam rangka menumbuhkan keaktifan belajar peserta didik adalah dengan memberikan skor atau nilai kepada peserta

Menurut Gulo (dalam Trianto, 2011), pembelajaran inkuiri berarti suatu rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa

Nilai validasi sebesar 75,65% sesuai dengan pendapat Riduwan (2009) menunjukkan hasil yang baik, artinya LKS Bahasa Indonesia kelas VII adalah baik dan layak

Dari tabel diatas dapat dilihat berdasarkan perhitungan skor ideal, maka keempat kumpulan LKS IPA yang telah disusun memiliki skor dengan kriteria baik (B)

Berdasarkan pendapat guru dan dosen terhadap uji kelayakan LKS kimia untuk nilai rata-rata dari semua aspek standar kelayakan berdasarkan BSNP adalah sebesar 3,65

Meskipun kedua indikator tersebut berada di posisi yang paling rendah namun berdasarkan klasifikasi hasil persentase skor motivasi belajar siswa dapat dikatakan