TUGAS UJIAN TENGAH SEMESTER
INOVASI TEKNOLOGI KESEHATAN: PENGGUNAAN APLIKASI
"ALODOKTER" DALAM MENINGKATKAN EDUKASI DAN PELAYANAN KESEHATAN
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Sistem informasi keperawatan Yang Diampu Oleh Dosen Merry P, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
OLEH :
NAMA : JUHARNI
NIM : P202201027
KELAS : A1 KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI S1 ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MANDALA WALUYA KENDARI
2023
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Inovasi Teknologi Kesehatan: Penggunaan Aplikasi "Alodokter" dalam Meningkatkan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan” Adapun tujuan dari penulisan dari makalah ini adalah untuk memenuhi tugas ujian tengah semester pada mata kuliah Sistem informasi keperawatan. Makalah ini juga bertujuan untuk menambah wawasan tentang aplikasi pelayanan kesehatan dalam penyakit keperawatan medikal bedah bagi para pembaca dan juga bagi penulis. Penulis mengucapkan terima kasih kepada bapak Merry P, S.Kep.,Ns.,M.Kep. selaku dosen yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan penulis. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian pengetahuannya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari, makalah yang penulis buat ini masih jauh dari kata sempurna.
Oleh karena itu, penulis meminta kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Kendari, Desember 2023
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...2
DAFTAR ISI... BAB 1. PENDAHULUAN...3
A. Latar Belakang...4
B. Rumusan Masalah...5
C. Tujuan Makalah...6
D. Manfaat Makalah...6
BAB II. PEMBAHASAN...6
A. Inovasi Teknologi Kesehatan...7
B. Aplikasi Alodokter...9
C. Tujuan dan Kegunaan Aplikasi Alodoter...11
D. Cara Kerja Aplikasi Alodokter... E. Keunggulan dan Kekurangan Alikasi Alodokter... BAB III. PENUTUP...14
A. Kesimpulan...14
B. Saran...15
DAFTAR PUSTAKA...16
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Kesehatan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, dan perkembangan teknologi saat ini telah membawa dampak positif dalam dunia kesehatan. Salah satu inovasi yang menonjol dalam meningkatkan edukasi dan pelayanan kesehatan adalah aplikasi Alodokter. Integrasi teknologi seperti aplikasi Alodokter menjadi semakin relevan dalam mendukung peran perawat dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif. Makalah ini akan membahas sejauh mana aplikasi Alodokter dapat menjadi alat inovatif yang berharga dalam meningkatkan edukasi dan pelayanan kesehatan, serta dampaknya terhadap sistem informasi keperawatan.
Penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa elemen kunci yang berkontribusi pada keberhasilan komunikasi antara dokter dan pasien. Faktor- faktor tersebut mencakup komunikasi verbal dan nonverbal yang efektif, pemberian empati oleh dokter, penyampaian informasi yang efisien, pembentukan hubungan interpersonal yang baik, pertukaran informasi yang terbuka, dan proses pengambilan keputusan medis. Keseluruhan, aspek-aspek ini menjadi fondasi penting dalam mencapai komunikasi yang baik dalam konteks hubungan dokter- pasien. Aplikasi Alodokter tidak hanya sekadar menjadi alat bantu konsultasi medis, tetapi juga berperan sebagai sumber pengetahuan kesehatan yang dapat diakses oleh masyarakat umum melalui fitur-fitur yang disediakannya, seperti artikel kesehatan, video edukatif dan panduan kesehatan, menjadikan aplikasi ini
sebagai sarana edukasi yang efektif bagi penggunanya. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya menciptakan akses lebih mudah terhadap informasi kesehatan, tetapi juga memberdayakan individu untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan pribadi dan keluarga.
Aplikasi Alodokter juga membantu mempercepat proses pelayanan kesehatan dengan memungkinkan konsultasi medis secara daring. Hal ini menjadi sangat relevan dalam situasi darurat atau ketika akses langsung ke fasilitas kesehatan terbatas. Dengan demikian, aplikasi ini turut berkontribusi dalam meningkatkan respons dan efisiensi sistem pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, makalah ini akan membahas lebih dalam dampak dan implikasi dari penggunaan aplikasi Alodokter dalam meningkatkan edukasi dan pelayanan kesehatan, serta menjelajahi peran teknologi kesehatan dalam membentuk paradigma baru dalam masyarakat yang semakin terkoneksi secara digital. Berdasarkan latar belakang diatas, maka dibuatlah makalah Inovasi Teknologi Kesehatan: Penggunaan Aplikasi "Alodokter" dalam Meningkatkan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah pada makalah ini adalah bagaimana menggunakan aplikasi Alodokte serta manfaat dan keunggulannya dalam meningkatkan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan?
C. Tujuan Makalah
Tujuan pada makalah ini adalah untuk menggunakan aplikasi Alodokte serta manfaat dan keunggulannya dalam meningkatkan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan.
D. Manfaat Makalah
Tujuan pada makalah ini adalah untuk menggunakan aplikasi Alodokte serta manfaat dan keunggulannya dalam meningkatkan Edukasi dan Pelayanan Kesehatan.
BAB II
PEMBAHASAN A. Inovasi Teknologi Kesehatan
Kesehatan tidak hanya diartikan sebagai ketiadaan penyakit, tetapi mencakup keadaan sehat secara menyeluruh, termasuk aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial. Menurut Ani, et.al. (2022) keadaan sehat ini menciptakan kondisi di mana seseorang dapat menjalani hidup secara produktif, baik dari segi sosial maupun ekonomis. Aspek fisik dalam kesehatan mencakup kondisi tubuh yang bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan, serta memiliki daya tahan tubuh yang baik. Aspek mental menyoroti keseimbangan psikologis dan kesejahteraan mental seseorang. Sementara itu, aspek spiritual menekankan pada pencarian makna hidup, nilai-nilai, dan koneksi dengan dimensi spiritualitas.
Aspek sosial mencakup kemampuan individu untuk berinteraksi dan berkontribusi secara positif dalam masyarakat. Dengan menjaga kesehatan secara menyeluruh, seseorang dapat mencapai potensi maksimalnya dan berkontribusi secara optimal dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga merupakan aspek penting yang perlu dijaga dan diperhatikan secara bersama-sama dalam rangka menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.
Inovasi teknologi kesehatan telah menjadi pendorong utama dalam transformasi sistem kesehatan, dengan tujuan utama untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pelayanan. Penggunaan aplikasi Alodokter adalah salah satu contoh konkret dari inovasi ini. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, aplikasi ini menunjukkan peran pentingnya dalam memberikan solusi
untuk tantangan di bidang kesehatan. Inovasi ini tidak hanya membuka akses terhadap informasi kesehatan, tetapi juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan pelayanan medis secara cepat dan efisien. Inovasi teknologi kesehatan juga menjadi pilar utama dalam kemajuan sistem pelayanan kesehatan.
Pada era digital ini, terobosan teknologi mengubah paradigma tradisional pelayanan kesehatan menuju model yang lebih terkoneksi, efisien dan terjangkau.
Inovasi teknologi kesehatan, termasuk penggunaan aplikasi Alodokter, juga membawa konsep kesehatan berbasis data. Pengumpulan dan analisis data kesehatan menjadi lebih terstruktur dan cepat, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat dan responsif. Dengan teknologi ini, pasien dan penyedia layanan kesehatan dapat mendapatkan manfaat dari informasi yang lebih akurat dan cepat, membantu diagnosis, pengobatan, dan pemantauan kesehatan.
Inovasi teknologi kesehatan bukan hanya tentang adopsi alat dan aplikasi baru, tetapi juga perubahan fundamental dalam pendekatan terhadap pelayanan kesehatan. Pengembangan sistem informasi keperawatan, khususnya dalam mata kuliah ini, menjadi semakin penting untuk memahami dan mengintegrasikan teknologi kesehatan guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan keperawatan.
B. Aplikasi Alodokter
Aplikasi Alodokter merupakan sebuah platform layanan kesehatan digital yang menyediakan berbagai fitur untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan kesehatan. Beroperasi di ranah telemedicine, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan konsultasi medis secara online
dengan dokter-dokter yang terdaftar dalam platform. Di samping itu, Alodokter juga menyediakan berbagai informasi kesehatan, artikel, panduan dan fitur lainnya yang bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan kepada pengguna.
Menurut Karo & Debora (2019) Aplikasi Alodokter, yang dikelola oleh PT. Sumo Teknologi Solusi, menyediakan beragam layanan kesehatan seperti artikel kesehatan, konsultasi dengan dokter, pencarian rumah sakit dan pencarian dokter.
Menurut Arviani dan Roziana (2020) Aplikasi Alodokter merupakan aplikasi kesehatan berbasis data yang menghubungkan antara pasien dengan dokter. Kiini aplikasi alodokter telah menghubungkan lebih dari 20 juta pengguna dengan 20 dikter yang berada di wilayah Jabodetabek, Medan, Surabaya hingga makassar. Aplikasi Alodokter tidak hanya berperan sebagai sarana konsultasi medis online, tetapi juga sebagai agen transformasi dalam layanan kesehatan digital. Dengan memanfaatkan teknologi telemedicine, aplikasi ini menyelenggarakan layanan medis yang dapat diakses dari jarak jauh melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Pendekatan ini bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan tanpa harus berada di lokasi fisik dokter atau fasilitas kesehatan. Teknologi telemedicine merupakaan solusi inovatif yang memungkinkan pemberian layanan kesehatan tanpa adanya hambatan geografis, sehingga memperluas jangkauan pelayanan medis dan memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam mendapatkan informasi dan saran kesehatan (Andrianto dan Amira, 2022). Menurut definisi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2022) dalam jurnal Lisnarini, et.al. (2023), telemedicine merujuk pada penyediaan layanan kesehatan jarak jauh oleh para
profesional kesehatan, khususnya psikolog, dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Konsep ini mencakup pertukaran informasi untuk keperluan diagnosis, pengobatan, pencegahan penyakit, penelitian, evaluasi, dan pendidikan berkelanjutan bagi penyedia layanan kesehatan. Tujuan utama dari telemedicine adalah meningkatkan kesehatan individu dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses pelayanan kesehatan secara efisien dan efektif. Poin penting dalam transformasi ini adalah pemberdayaan pasien untuk mengelola kesehatan mereka sendiri, mempromosikan pendekatan preventif, dan memberikan akses terhadap informasi kesehatan yang dapat diandalkan.
C. Tujuan dan Kegunaan Aplikasi Alodokter
Tujuan utama pengembangan aplikasi Alodokter adalah memperluas aksesibilitas layanan kesehatan dan meningkatkan edukasi masyarakat. Melalui fitur-fitur seperti artikel kesehatan, informasi obat, dan panduan kesehatan, aplikasi ini bertujuan memberikan pengetahuan yang dapat membantu pengguna memahami dan mengelola kondisi kesehatan mereka. Selain itu, layanan konsultasi medis online mendukung tujuan ini dengan memberikan alternatif yang efisien dan cepat untuk mendapatkan nasihat medis tanpa perlu pergi ke fasilitas kesehatan.
Berikut adalah tujuan dan kegunaan aplikasi Alodokter dalam memberikan aksesibilitas dan kemudahan dalam mendapatkan informasi kesehatan serta pelayanan medis secara digital.
1. Meningkatkan Aksesibilitas, Aplikasi Alodokter ,memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan dan konsultasi medis tanpa terkendala lokasi fisik. Sehungga memungkinkan individu untuk mengakses layanan kesehatan tanpa harus datang langsung ke klinik atau rumah sakit, meningkatkan ketersediaan pelayanan kesehatan.
2. Edukasi Kesehatan dengan menyediakan informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya kepada pengguna untuk meningkatkan literasi kesehatan. Sehingga dapat memberikan artikel kesehatan dan informasi terkini yang dapat membantu pengguna memahami kondisi kesehatan, pencegahan penyakit, dan gaya hidup sehat
3. Konsultasi Medis Online dapat memfasilitasi konsultasi medis secara online, memungkinkan pengguna untuk berkonsultasi dengan dokter tanpa perlu hadir secara fisik di tempat prakted penyediakan platform untuk pengguna mendiskusikan gejala, mendapatkan saran medis, dan bahkan meresepkan obat secara virtual.
4. Pencarian Rumah Sakit dan Dokter, Alodokter mempermudah pencarian dan akses informasi tentang rumah sakit dan dokter terdekat. Hal tersebut memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menemukan lokasi rumah sakit atau dokter yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
5. Pemberdayaan Pasien untuk menndorong partisipasi aktif pasien dalam mengelola kesehatan pribadi mereka. Sehingga dapat memberikan kontrol kepada pengguna untuk mencari informasi, mengajukan pertanyaan kepada dokter, dan mengelola riwayat kesehatan mereka sendiri.
6. Mengoptimalkan Efisiensi Pelayanan Kesehatan, dengan peningkatan efisiensi dalam pelayanan kesehatan dengan memanfaatkan teknologi dapat memotong waktu antrian dan proses administratif, memungkinkan tenaga kesehatan memberikan layanan dengan lebih fokus dan cepat.
Melalui tujuan dan kegunaannya, aplikasi Alodokter diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memperbaiki aksesibilitas, meningkatkan literasi kesehatan, dan memberikan solusi praktis dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
D. Cara Kerja Aplikasi Alodokter
Cara kerja Aplikasi Alodokter melibatkan beberapa langkah dan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi kesehatan dan melakukan konsultasi medis secara online. Berikut adalah penjelasan mengenai cara kerja aplikasi ini:
1. Pendaftaran dan Masuk:
Pengguna diminta untuk mengakses dan mengunduh aplikasi Alodokter melalui toko aplikasi yang terdapat di perangkat seluler mereka, seperti Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iOS. Setelah berhasil diunduh, langkah selanjutnya adalah membuat akun baru dengan mengisi informasi pribadi yang diperlukan atau masuk
menggunakan akun yang sudah ada jika pengguna telah mendaftar sebelumnya. Proses ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan seluruh fitur layanan yang disediakan oleh Aplikasi Alodokter.
2. Profil Pengguna
Setelah berhasil masuk ke aplikasi Alodokter, pengguna akan diminta untuk melengkapi profil pribadi mereka dengan mengisi informasi yang diperlukan. Hal ini mencakup tanggal lahir, jenis kelamin (gender) serta tempat domisili atau lokasi saat ini. Mengisi data ini membantu Aplikasi Alodokter menyajikan informasi yang lebih terpersonalisasi dan relevan, memastikan bahwa layanan dan informasi kesehatan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik pengguna. Selain itu, data ini juga dapat menjadi dasar bagi dokter atau profesional kesehatan yang memberikan layanan konsultasi untuk memahami konteks kesehatan pengguna dengan lebih baik.
3. Berbagai Fitur Layanan:
Aplikasi Alodokter memberikan pengguna akses yang luas terhadap berbagai layanan kesehatan yang komprehensif. Pengguna dapat mengeksplorasi dunia kesehatan melalui membaca artikel kesehatan terkini yang mencakup berbagai topik, mulai dari informasi penyakit hingga tips gaya hidup sehat. Fitur Tanya Dokter memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi langsung dengan dokter melalui obrolan atau video call, memberikan kesempatan untuk mendapatkan saran medis secara personal dan akurat. Selain itu, dengan fitur Cari Rumah Sakit dan Dokter, pengguna dapat
dengan mudah menemukan penyedia layanan kesehatan terdekat berdasarkan lokasi atau spesialisasi dokter. Dengan menyediakan kombinasi fitur informasi dan layanan konsultasi langsung, Aplikasi Alodokter menciptakan pengalaman kesehatan yang holistik dan mendukung pengguna dalam menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik.
4. Konsultasi Medis Online:
Pengguna dapat memilih dokter yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan melakukan konsultasi medis online. Proses konsultasi melibatkan pertukaran informasi mengenai gejala, riwayat kesehatan, dan mungkin juga pengiriman foto atau hasil pemeriksaan.
5. Resep Obat (jika diperlukan)
Dokter dapat memberikan saran medis, dan jika diperlukan, meresepkan obat. Resep tersebut biasanya dapat diambil langsung di apotek atau bahkan diantar ke rumah oleh apoteker mitra.
6. Pembayaran (jika diperlukan):
Beberapa konsultasi atau layanan kesehatan tertentu mungkin mengharuskan pengguna untuk membayar. Pembayaran dapat dilakukan melalui metode pembayaran yang tersedia dalam aplikasi.
7. Riwayat Kesehatan dan Follow-Up
Aplikasi Alodokter menyimpan riwayat kesehatan pengguna, termasuk riwayat konsultasi dan resep obat. Pengguna dapat mengakses riwayat ini untuk referensi masa depan atau berkonsultasi lebih lanjut.
8. Feedback dan Evaluasi
Pengguna memiliki opsi untuk memberikan umpan balik atau evaluasi terhadap layanan dokter atau pengalaman mereka dengan aplikasi. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas layanan.
Melalui pendekatan kerja yang terintegrasi dan praktis, Aplikasi Alodokter diarahkan untuk memberikan akses pelayanan kesehatan yang mudah, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pengguna di era digital ini. Proses yang terintegrasi dimulai dengan penggunaan toko aplikasi untuk mengunduh aplikasi Alodokter, diikuti dengan pembuatan akun atau masuk menggunakan akun yang sudah ada.
Setelah masuk, pengguna diminta untuk melengkapi profil pribadi mereka, menyediakan informasi kesehatan yang diperlukan.
Fitur-fitur seperti Artikel Kesehatan, Tanya Dokter, dan Cari Rumah Sakit dan Dokter memberikan pengguna kemampuan untuk mengakses informasi kesehatan terkini, mendapatkan saran medis, dan menemukan penyedia layanan kesehatan dengan cepat. Fitur konsultasi medis online memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi langsung dengan dokter tanpa perlu datang ke tempat praktek, menghemat waktu dan memperluas aksesibilitas layanan kesehatan.
Dengan demikian, Aplikasi Alodokter bukan hanya menyajikan informasi kesehatan, tetapi juga menghadirkan solusi praktis yang dapat membantu pengguna menjaga kesehatan mereka secara efektif di tengah dinamika era digital ini.
E. Keunggulan dan Kekurangan Aplikasi Alodokter
1. Pada konsultasi dokter konvensional, pasien diharuskan hadir secara langsung di klinik atau rumah sakit, sedangkan pada konsultasi dokter online, pasien dapat melakukan konsultasi tanpa perlu hadir secara fisik, hanya dengan menggunakan perangkat handphone, dan dapat dilakukan di mana saja.
2. Dalam konsultasi dokter konvensional, pasien perlu mendaftar dan menunggu giliran antrian, sementara pada konsultasi dokter online, pasien tidak perlu melakukan proses pendaftaran atau menunggu antrian.
3. Pada konsultasi dokter konvensional, pasien diharuskan membayar setelah berkonsultasi atau diperiksa, sementara pada konsultasi dokter online, kecuali ada dokter tertentu yang meminta pembayaran, sebagian besar konsultasi dokter online dapat diakses secara gratis.
4. Pada konsultasi dokter konvensional, pasien diperiksa secara manual menggunakan alat-alat kedokteran seperti stetoskop, sedangkan pada konsultasi dokter online, pasien tidak diperiksa dengan menggunakan alat- alat kedokteran tersebut
5. Dalam konsultasi dokter konvensional, pasien diberi resep atau obat untuk diminum atau digunakan sesuai hasil diagnosa, sementara pada konsultasi dokter online, pasien hanya diminta untuk menyebutkan obat apa yang biasa mereka konsumsi, dan sebaiknya tidak diberi obat tanpa pemeriksaan langsung.
6. Pada konsultasi dokter konvensional, pasien selain berkonsultasi, juga diperiksa secara fisik dan diberi resep atau obat, sedangkan pada konsultasi dokter online, pasien hanya dapat melakukan konsultasi tanpa adanya pemeriksaan fisik langsung dan biasanya hanya dapat berkonsultasi tanpa mendapatkan resep atau obat langsung.
BAB III PENUTUP A. Kesimpulan
Kesimpulan pada makalah ini adalah Aplikasi Alodokter dimulai dengan mengunduh aplikasi kemudian membuat akun baru atau login menggunakan akun yang sudah ada. Setelah masuk, pengguna diminta melengkapi profil pribadi untuk pengalaman yang lebih terpersonalisasi. Setelah itu pengguna dapat menggunakan fitur-fitur yang terdapat dalam aplikasi seperti artikel informasi penyakit hingga tips gaya hidup sehat, fitur tanya dokter, fitur Cari Rumah Sakit dan Dokter dan masih banyak fitur-fitur lainnya. Aplikasi Alodokter memberikan solusi inovatif dalam memperbaiki aksesibilitas layanan kesehatan dan meningkatkan informasi kesehatan masyarakat.
Dengan cara kerja yang terintegrasi aplikasi ini memudahan akses, konsultasi medis online yang cepat, serta penyediaan informasi kesehatan terkini.
Pengguna dapat dengan mudah mencari informasi kesehatan, berkonsultasi secara virtual, dan menemukan penyedia layanan kesehatan terdekat
B. Saran
Saran yang dapat saya berikan sebagai penulis adalah sebaiknya para pembaca memberi masukan kepada penulis agar makalah ini dapat menjadi
makalah yang lebih baik lagi ke depannya, karena makalah ini masih jauh dari kata sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
Andrianto, W., & Athira, A. B. (2022). Telemedicine (Online Medical Services) Dalam Era New Normal Ditinjau Berdasarkan Hukum Kesehatan (Studi:
Program Telemedicine Indonesia/Temenin di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo). Jurnal Hukum & Pembangunan, 52(1), 220-250.
Anggoro, T. P., & Nurwahyuni, A. (2022). Penerapan Telemedicine untuk Program Rujuk Balik Jaminan Kesehatan Nasional di Masa Pandemi Covid-19. Media Karya Kesehatan, 5(2).
Ani, M., Diwyarthi, N. D. M. S., Wirawan, S., Tanjung, R., Prihanto, E. S. D., Hernayanti, M. R., & Hidayah, N. (2022). Ilmu Kesehatan Masyarakat.
Get Press.
Arviani, H., & Febrianita, R. (2020). E-health communication on Instagram posts:
Contents analysis of Alodokter. Metacommunication; Journal of Communication Studies, 5(1), 1-12.
Karo, R. K. (2019). Aspek Hukum Konsultasi Dokter Melalui Media Online Di Indonesia. Tadulako Master Law Journal, 3(2), 89-112.
Lisnarini, N., Suminar, J. R., & Setianti, Y. Keunggulan dan Hambatan Komunikasi dalam Layanan Kesehatan Mental pada Aplikasi Telemedicine Halodoc. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 4(3), 176- 193.
Menawati, T., & Kurniawan, H. (2015). Pentingnya Komunikasi Dalam Pelayanan Kesehatan Primer. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 15(2), 120- 124.
Prasanti, D., & Indriani, S. S. (2018). Pengembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem e-health ‘alodokter. com,’. Jurnal Sosioteknologi, 17(1), 93-103.
Setianto, W. A. (2016). Inovasi e-Health Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Jurnal Ilmu Komunikasi, 14(3), 151-164.
Sodani, M. P., & Fanida, E. H. (2020). Inovasi Pelayanan Elektronik Sistem Kesehatan Lamongan (E-SIKLA) dalam Meningkatkan Layanan
Kesehatan di Puskesmas Kedungpring Kabupaten Lamongan. Publika, 8(4).
Sudiharto, Orasi Ilmiah. "Pengem bangan Teknologi Kesehatan Untuk Menjawab Tantangan Dan Kebutuhan Masa Depan Demi Kemandirian Bangsa‖." Orasi Penerimaan Anugerah Hamengku Buwono IX tahun (2009).
Zagita, T. C., Handayani, P. W., & Budi, N. F. A. (2019, October). Analysis of factors affecting the loyalty of using online health services: Case study of alodokter. In 2019 International Conference on Advanced Computer Science and information Systems (ICACSIS) (pp. 279-284). IEEE.
plikasi Telemedicine Berpotensi Merevolusi Pelayanan Kesehatan di Indonesia (2020)
balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id. Available at:
https://www.balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id/read-aplikasi-telemedicine- berpotensi-me
revolusi-pelayanan-kesehatan-di-indonesia (Accessed: 16 June 2023)
plikasi Telemedicine Berpotensi Merevolusi Pelayanan Kesehatan di Indonesia (2020)
balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id. Available at:
https://www.balaibaturaja.litbang.kemkes.go.id/read-aplikasi-telemedicine- berpotensi-me
revolusi-pelayanan-kesehatan-di-indonesia (Accessed: 16 June 2023)