MAKALAH
PEMBELAJARAN KOMPERATIF DAN KOLABORATIF
Dosen pengampu mata kuliah : Bernisa., S.Pd., M.Pd Disusun oleh : kelompok 8
1. FIKA MAULIDA
2. MELKIANUS ARKIAN URAN 3. MUHAMMAD DJIKRI
4. HELISMAN TELAUMBANUA
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKEASI JURUSAN ILMU KEOLAHRAGAAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PALANGKARAYA
KATA PENGANTAR
Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Syallom..?
dan terimakasih. Puji Syukur kita panjatkan atas kehadirat Tuhan yang maha kuasa, atas Rahmat, hidayah dan rhido-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. Dalam proses pengumpulan materi dan juga proses pembuatan makalah ini, tidak terlepas dari kerja keras kelompok kami. Makalah yang kami buat ini membahas tentang PEMBELAJARAN KOOMPERATIF DAN KOLABORATIF..
Selain daripada itu, kami juga menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan baik dari segi susunan, kalimat maupun tata bahasa dan bahkan sumber yang kami masukkan kurang akurat. Oleh karena itu dengan tangan dan hati terbuka kami menerima segala saran dan kritikkan dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini, karena peribahasa juga mengatakan "TIADA GADING YANG TAK RETAK" (Tidak ada seseorang yang sempurna di dunia ini, pasti semuanya akan ada yang namanya kekurangan).
Akhir kata, semoga dengan makalah yang kami buat ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman kita tentang PEMBELAJARAN KOOMPERATIF DAN KOLABORATIF, akhir kata burung irian burung cendrawasih cukup sekian.
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu model pembelajaran yang mengutamakanadanya kelompok-kelompok. Setiap siswa yang ada dalam kelompok mempunyai tingkatkemampuan yang berbeda-beda (tinggi, sedang dan rendah) dan jika memungkinkan anggotakelompok berasal dari ras, budaya, suku yang berbeda serta memperhatikan kesetaraan jender. Model pembelajaran kooperatif mengutamakan kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.Sedangkan pembelajaran kolaborasi adalah suatu strategi pembelajaran di mana para siswa dengan variasi yang bertingkat bekerjasama dalam kelompok kecil kearah satu tujuan.
Belajar kolaboratif menuntut adanya modifikasi tujuan pembelajaran dari yang semula sekedar penyampaian informasi menjadi konstruksi pengetahuan oleh individu melalui belajar kelompok .Dalam belajar kolaboratif, tidak ada perbedaan tugas untuk masing-masing individu, melainkan tugas itu milik bersama dan diselesikan secara bersama tanpa membedakan percakapan belajar siswa.
Secara fisik belajar kolaboratif tak ada beda bentuk maupun formulanya dengan belajarkooperatif, yang membedakan terletak pada intensitas interaksi, isi kegiatan dan implikasi yangditimbulkannya bagi setiap anggota kelompok belajar yaitu adanya rasa saling ketergantungan dantanggungjawab yang ditopang oleh kemandirian dari setiap individu yang terlibat dalam belajar melalui interaksi sosial.
B. Rumusan Masalah
*Apa saja pengertian dari pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kolaboratif
*Tujuan dari pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kolaboratif
*Apa saja unsur dasar dalam pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kolaboratif
C. Tujuan
*Mengetahui pengertian dari pemb. Kooperatif dan Kolaboratif .
* Mengetahui tujuan dari pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kolaboratif.
* Mengetahui apa saja unsur dasar dalam pembelajaran kooperatif dan pembelajaran kolaboratif.
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif
Model pembelajaran kooperatif adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Menurut Slavin (2005) pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajarandimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kelompok kecil secara kolaboratif yanganggotanya 5 orang dengan struktur kelompok heterogen. Sedangkan menurut Sunal dan Hans(2002) mengemukakan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan suatu cara pendekatan atauserangkaian strategi yang khusus dirancang untuk memberi dorongan kepada siswa agar bekerja sama selama proses pembelajaran.
Cooperative learning menurut Slavin (2005) merujuk pada berbagai macam model pembelajaran di mana para siswa bekerja sama dalam sehingga memungkinkan terjadi interaksi secara terbuka dan hubungan-hubungan yang bersifat interdependensi efektif antara anggota kelompok.
Dari beberapa definisi yang dikemukakan oleh para ahli di atas,maka dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yangmenempatkan siswa dalam kelompok-kelompok kecil yang anggotanya bersifat heterogen, terdiridari siswa dengan prestasi tinggi, sedang, dan rendah, perempuan dan laki-laki dengan latar belakang etnik yang berbeda untuk saling membantu dan bekerja sama mempelajari materi pelajaran agar semua anggota dapat belajar secara maksimal.
Pembelajaran kolaboratif dapat didefinisikan sebagai filsafat pembelajaran yangmemudahkan para siswa bekerjasama, saling membina, belajar dan berubah bersama, serta maju bersama pula. Inilah filsafat yang dibutuhkan dunia global saat ini. Bila orang-orang yang berbeda dapat belajar untuk bekerja sama di dalam kelas, di kemudian hari mereka lebih dapat diharapkan untuk menjadi warga negara yang lebih baik bagi bangsa dan negaranya, bahkan bagi seluruh dunia. Pembelajaran kolaboratif dapat menyediakan peluang untuk menuju pada kesuksesan praktek pembelajaran.
B. Tujuan Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif
Pada dasarnya model cooverative learning dikembangkan untuk mencapai setidaknya tiga tujuan pembelajaran penting yaitu :.
a. ini mengajarkan kepada peserta didikketerampilan kerjasama dan kolaborasi, keterampilan Hasil belajar akademik : pembelajaran ini meningkatkan kinerja peserta didik dalam tugas-tugas akademik. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini juga unggul dalam membantu peserta didik memahami konsep-konsep yang sulit.
b. Penerimaan terhadap perbedaan individu : pembelajaran ini dapat meningkatkan penerimaanyang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial, kemampuan, maupunketidakmampuan serta engajarkan untuk saling menghargai satu sama lain.
c. Pengembangan keterampilan sosial : pembelajaran ini penting karena banyak anak muda dan orang dewasa masih kurang dalam keterampilan sosial.
Pada dasarnya model collaborative learning mempunyai tiga juga tujuan, yaitu :
a. Melatih Kerjasama antar siswa
b. Membiasakan siswa bekerja dalam tim c. Menganalisis gagasan.
C. Unsur-unsur dasar dalam Pembelajaran Kooperatif dan Kolaboratif
Unsur dasar pembelajaran Kooperatif antara lain :
a. Saling ketergantungan positif ( Positive interpendence ) b. Tanggung jawab individual ( Personal responsibility ) c. Interaksi promotive ( face to face promotive interaction ) d. Keterampilan sosial ( interpersonal skill )
e. Pemprosesan kelompok ( grop processing )
Unsur dasar pembelajaran Kolaboratif antara lain :
a. Saling ketergantungan positif b. Interaksi langsung antarsiswa c. Pertanggungjawab individu d. Keterampilan berkolaborasi e. Keefektifan proses kelompok.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Pembelajaran kooperatif dan kolaboratif tidak hanya dapat menemukan metode penyelesaian masalah yang menyeluruh, tetapi juga akan dapat mengungkapkan
pengetahuan baru tentang peta permasalahan dan peta solusi baru yang meruang dan mewaktu. Pembelajaran berkolaboratif tidak hanya berlangsung di antara
teman sekelas, tetapi dapat saja dibangun di antara partisipan dari beragam sekolah dan universitas, bahkan dari beragam negara. Lebih dari itu, pembelajaran ini dapat mereduksi dominasi suatu pemikiran yang parsial dalam cara pandang dan tawaran solusinya, diganti dengan pemikiran holistik yang menawarkan solusi yang menyeluruh. Sehingga pengetahuan baru yang dihasilkannya dapat mengurangi kompleksitas dan menawarkan peta keterkaitan dan penelusuran baik dalam ranah masalah maupun ranah solusi.Kolaboratif dapat dilakukan di dalam kumpulan yang besar maupun kumpulan yang terdiri dari empat atau lima orang pelajar. Sedangkan pembelajaran kooperatif hanya kelompok kecil pelajar yang bekerja dan memahami secara bersama.Jadi pembelajaran koperatif adalah satu bentuk kolaboratif, yaitu
kelompok besar belajar bersama untuk mencapai hasil yang disepakati Bersama.
DAFTAR PUSTAKA
Huda, Miftahul. 2013. Cooperative Learning: Metode, Teknik, Struktur, dan Model Penerapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ibrahim, Suparni. 2009. Strategi Pembelajaran Matematika. Yogyakarta: Teras.
Isjoni. 2010. Cooperative Learning: Efektivitas Pembelajaran Kelompok.
Bandung: Alfabeta.