Nama : Ahmad Zaini NIM : 2021862088016
Lokal : B3 Reguler Dosen Pembimbing : Khairunnisa, S. Pd.I, M.Pd Semester : 3 Mata Kuliah : Media Pengajaran
A. Latar Belakang
Media pembelajaran adalah salah satu komponen penting yang terdapat dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media pembelajaran seharusnya adalah bagian yang mendapat perhatian guru dalam kegiatan pembelajaran. Akan tetapi kurang bervariasi dan belum terasa baik media pembelajaran yang digunakan, menyebabkan kurangnya minat siswa untuk belajar. Dan sangat disayangkan karena hal ini bertolak belakang dengan tujuan media pembelajaran, yakni sebagai alat bantu belajar yang berguna untuk mengefektifkan proses pembelajaran.
B.
Pengertian Media Pembelajaran
Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan. Gerlach dan Ely mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau sikap.Dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khusus, pengertian media diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, mempproses, dan menyusun kembali informasi visual dan verbal.1
1
Menurut AECT (Association of Education and Communication Technology) yang dikutip oleh Basyaruddin (2002) “media adalah segala bentuk yang dipergunakan untuk proses penyaluran informasi”.2 1
1 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005), hlm. 3
2 Asnawir dan M. Basyiruddin Usman, Media Pembelajaran, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002), hlm. 11
2
Sedangkan pengertian lain media adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran.3 Media pembelajaran memiliki peranan penting sebagai sarana untuk menyalurkan peran pembelajaran. Levie & Lentsz (1982) yang dikutip Hujair AH. Sanaky (2009) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu: atensi fungsi afektif, fungsi kognitif, fungsi kompensatoris.
Dari definisi-definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media merupakan sesuatu yang bersifat meyakinkan pesan dan dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audiens (siswa) sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar pada dirinya.4 Sedangkan pembelajaran atau ungkapan yang lebih dikenal sebelumnya “pengajaran”
adalah upaya untuk membelajarkan siswa.5
C. Kesimpulan
Media Pembelajaran adalah salah satu bahan pelajaran yang mempunyai peran
penting dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media seharusnya adalah bagian yang harus mendapat perhatian dalam setiap kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu guru perlu mempelajari bagaimana menetapkan media pembelajaran agar dapat bisa efektif dalam pencapaian tujuan dan proses belajar mengajar dan media pembelajaran yang digunakan haruslah sesuai dengan tujuan yang akan di capai.
2
23 Djamarah, Syaiful Bahri dan Aswan Zain. Strategi belajar Mengajar, (Jakarta : PT. Rineka Cipta.2006), hlm 136.
4 Asnawir dan M. Basyiruddin Usman, Media Pembelajaran, (Jakarta: Ciputat Pers, 2002), hlm. 12
5 Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di Sekolah, (Bandung:
PT Remaja Rosda Karya, 2002), hlm. 183.
3
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad, Azhar., Media Pembelajaran. 2005. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Asnawir dan Usman, M. Basyiruddin. Media Pembelajaran. 2002. Jakarta: Ciputat Pers.
Bahri, Djamarah, Syaiful. dan Zain, Aswan. 2006. Strategi belajar Mengajar, Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Asnawir dan Usman, M. Basyiruddin. Media Pembelajaran. 2002. Jakarta: Ciputat Pers.
Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam Di
Sekolah. 2002. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
4