MAKALAH
“Sel Eukariotik Mikroskopik”
Dosen Pengampu : Apt. Putu Maharani Ajeng Astiti, S. Farm., M,Sc Disusun Oleh : Sulastri G 301 23 062
PRODI S1 KIMIA
JURUSAN KIMIA BIOLOGI FARMASI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS TADULAKO
2024
PEMBAHASAN A. Definisi sel eukariotik
Eukariotik adalah termasuk golongan memiliki struktur sel lebih maju yaitu sama dengan sel tumbuhan dan binatang. Eukariotik adalah kelompok organisme yang sel-selnya mengandung nukleus yang dikelilingi oleh membran nukleus, kromosom terdiri dari asam deoksiribonukleat yang membentuk kompleks dengan sejumlah protein dan jumlah protein lebih dari satu.Kelompok mikroorganisme ini mempunyai nukleus sejati. (volk &
wheeler edisi kelima).
B. Ciri-ciri sel eukariotik
Secara umum, sel eukariotik memiliki ukuran yang lebih besar dari prokariota dan memiliki bagian-bagian sub-selular yang disebut dengan organel dan sitoskeletonyang terdiri atasmikrotubulus, mikrofilamen dan filamen antara. Berbeda dengan prokariota, DNA eukariotadisimpan dalam kumpulan kromosom yang tersimpan didalam nuklei yang terbungkus membrannuklei. Selain melakukan pembelahan selsecara aseksual, kebanyakan eukariotik juga bisamelakukan reproduksi seksual melaluiproses fusi sel, yang tidak ditemukan pada prokariota.
Eukariotik dapat bereproduksi baik melalui reproduksi aseksual melalui mitosis danreproduksi seksual melalui meiosis. Dalam mitosis, satu sel membelah untuk menghasilkan dua sel yang identik secara genetik.
Dalam meiosis, replikasi DNA diikuti oleh dua putaran pembelahan sel untuk menghasilkan empat sel anak masing-masing dengan setengah jumlah kromosom dari sel induknya (sel haploid). Sel-sel ini bertindak sebagai sel kelamin (gamet – masing-masing gamet hanya memiliki satu pelengkap kromosom, masing-masing campuran unik dari pasangan kromosom orang tua yang sesuai) yang dihasilkan dari rekombinasi genetik selama meiosis.
C. Struktur sel eukariotik
Perbedaan pokok antara sel prokariotik dan eukariotik adalah sel eukariotik memiliki membram inti, sedangkan sel prokariotik tidak. Selain
itu sel eukariotik memiliki sistem endomembram, yakni memiliki organelorganel bermembran seperti retikulum endoplasma, komplek Golgi, mitokondria, dan lisosom. Sel eukariotik juga memiliki sentriol, sedangkan sel prokariotik tidak, adapun sel eukariotik meliputi sebagai berikut:
1. Membran plasma
Membran plasma membatasi sel dengan lingkungan luar, bersifat semi/selektif permeabel, berfungsi mengatur pemasukan dan pengeluaran zat ke dalam dan ke luar sel dengan cara difusi, osmosis, dan transport aktif. Membran plasma di susun oleh fosfolipid, protein dan kolesterol.
2. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar inti, terdiri atas air dan zat-zat yang terlarut serta berbagai macam organel sel hidup.
3. Nukleus
Inti sel atau nukleus merupakan organel terbesar yang berada di dalam sel. Nukleus berdiameter 10 mikrometer. Nukleus biasanya terletak di tengah sel dan berbentuk bulat dan oval.
4. Sentriol
Sentriol merupakan organel yang dapat dilihat ketika sel mengadakan pembelahan. Pada fase tertentu dalam daur hidupnya sentriol memiliki silia atau flagela. Sentriol hanya di jumpai pada sel hewan, sedangkan pada sel tumbuhan tidak.
5. Retikulum endoplasma
Retikulum berasal dari kata Reticular yang berarti anyaman benang atau jala, karena letaknya memusat pada bagian dalam sitoplasma (Endoplasma), maka disebut sebagai Eticulum Endoplasma (disingkat RE). RE hanya dijumpai di dalam sel eukariotik, baik sel hewan maupun sel tumbuhan.
6. Ribosom
Ribosom tersusun atas RNA-ribosom (RNA-r) dan protein.
Ribosom tidak memiliki membran.
7. Kompleks golgi
Kompleks golgi sering disebut golgi saja. Pada sel tumbuhan, kompleks golgi disebut Diktiosom. Organel ini terletak di antara RE dan membran plasma.
8. Lisosom
Lisosom (lyso= pencernaan, soma= tubuh) merupakan membran berbentuk kantong kecil yang berisi enzim hidrolitik yang disebut lisozim. Enzim ini berfungsi dalam pencernaan intrasel, yaitu mencerna zat-zat yang masuk dalam sel.