• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH PENGANTAR BISNIS KELOMPOK 4 (4)

N/A
N/A
Resti Murniati

Academic year: 2024

Membagikan "MAKALAH PENGANTAR BISNIS KELOMPOK 4 (4)"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH LINGKUNGAN BISNIS

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis Dosen Pengampu : Fara Dina, SE, ME.

Oleh Kelompok 4:

1. Resti Murniati (B1011211137) 2. Ayu Noviarsi (B1011211153) 3. Vikram Atha Amjad (B1011211164) 4. Irna Meila Ashira (B1011211177)

KELAS C

PRODI EKONOMI PEMBANGUNAN

JURUSAN ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS TANJUNG PURA 2022

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, karena dengan kelimpahan rahmat dan karunianya kami dapat menyusun makalah yang membahas tema “ Lingkungan Bisnis “ ini dengan baik dan tepat pada waktu yang telah ditentukan.

Makalah ini kami susun dalam rangka untuk memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Bisnis yang akan dilanjutkan persentasi. Dalam penulisan makalah ini, kami sekelompok banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak, untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam menulis makalah ini.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Fara Dina, SE, ME. Selaku dosen mata kuliah pengantar bisnis yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang kami tekuni.

Kami menyadari, makalah yang kami tulis masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun akan kami nantikan demi kesempurnaan makalah ini.

Pontianak, 9 April 2022

Kelompok 4

(3)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...II DAFTAR ISI...III

BAB 1 PENDAHULUAN...1

A. Latar Belakang...1

B. Rumusan Masalah...1

C. Tujuan...2

. BAB II PEMBAHASAN...3

A. Pengertian lingkungan bisnis...3

B. Pengertian lingkungan bisnis internal dan eksternal...3

C. Faktor lingkungan eksternal mikro dan makro...5

D. Sikap pebisnis di era globalisasi...10

. BAB III PENUTUP...11

A. Kesimpulan...11

B. Saran...11

DAFTAR PUSTAKA...12

(4)

BAB 1 PENDAHULUAN

Latar Belakang

Suatu organisasi tidak akan pernah lepas dari faktor faktor lingkungannya. Hal ini dikarenakan dalam menjalankan roda organisasi selalu mengalami ketergantungan antar unsur unsur yang ada didalamnya. Setiap perubahan dalam lingkungan bisnis yang bersifat mikro maupun makro akan berdampak secara langsung maupun tidak langsung pada kehidupan organisasi.

Perusahaan harus mampu beroperasi secara optimal dalam kondisi lingkungan yang hampir selalu mengalami perubahan setiap waktu. Ketika pemerintah menetapkan mengurangi subsidi bahan bakar minyak tentu nya akan mempengaruhi harga jual barang itu secara langsung yang selanjutnya akan dibebankan kepada konsumen.harga jual yang tinggi menyebabkan menurunnya penjualan dan produk menjadi kurang kompetitif.jika perusahaan tidak dapat meresponnya dengan baik akan berdampak buruk terhadap kondisi bisnis usahanya.

Keberhasilan perusahaan untuk bertahan dan berkembang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor yang bisa di kontrol oleh perusahaan maupun yang tidak. Oleh karena itu, prestasi perusahaan memiliki fungsi dari variabel yang bisa di kontrol seperti strategi dan lingkungan perusahaan sebagai variabel yang tidak terkontrol.

Dalam kerangka manajemen modern, organisasi dipandang sebagai sebuah sistem terbuka. Sebuah organisasi dipengaruhi dan mempengaruhi lingkungan dimana organisasi berada. Lingkngan organisasi dapat dibedakan atas lingkungan eksternal dan lingkungan internal. Lingkungan eksternal terdiri atas faktor faktor yang mempengaruhi organisasi dari luar batas organisasi,sedangkan lingkungan internal meliputi faktor faktor yang ada di dalam organisasi yang berpengaruh terhadap manajeman organisasi.

Lingkungan tidak hanya semata mata merefleksikan lingkungan ekologi, tetapi juga mejelaskan gambaran keseluruhan terhadap kekuatan lingkungan eksternal.

Rumusan Masalah

1. Apa pengertian dari lingkungan bisnis?

2. Apa pengertian dari lingkungan internal dan eksternal?

3. Bagaimana faktor faktor lingkungan bisnis eksternal dalam sudut pandang ekonomi mikro dan makro

4. Bagaimana sikap pebisnis dalam menyikapi lingkungan bisnis yang semakin dinamis, terutama di era globalisasi?

Tujuan

1. Makalah ini dibuat dengan tujuan memenuhi tugas mata kuliah pengantar bisnis 2. Untuk mengetahui lebih dalam apa pengertian dari lingkungan bisnis

3. Untuk mengetahui komponen komponen lingkungan bisnis

(5)

4. Untuk memahami sikap pebisnis dalam menyikapi lingkungan bisnis yang semakin dinamis terutama di era globalisasi

5. Mengetahui faktor faktor apa saja yang terdapat di lingkungan bisnis eksternal dalam sudut pandang mikro dan makro

6. Untuk memahami faktor faktor apa saja yang mempengaruhi lingkungan bisnis

(6)

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Lingkungan Bisnis

Lingkungan ( environment ) dapat diartikan sebagai keseluruhan unsur unsur yang dapat saling berhubungan dan saling mempengaruhi terhadap suatu keadaan dan kegiatan tertentu. Lingkungan terdiri dari unsur fisik ( tangible ) dan nonfisik. Di dalam dunia bisnis, unsur fisik misalnya teknologi, kondisi alam dan pemasok sedangkan unsur non fisik dapat berupa adat istiadat masyarakat. Kondisi ekonomi dan lain lain.

Pada dasarnya lingkungan bisnis adalah keseluruhan aspek dari dalam maupun dari luar yang dapat mempengaruhi kegiatan bisnis atau institusi bisnis. lingkungan bisnis dapat golongkan menjadi lingkungan eksternal dan lingkungan internal.

Lingkungan eksternal terbagi atas dua sudut pandang yaitu berdasarkan mikro dan makro.

B. Pengertian Lingkungan bisnis internal dan lingkungan eksternal

Lingkungan bisnis internal

Lingkungan bisnis internal merupakan lingkungan bisnis yang langsung berhubungan dengan atau berpengaruh langsung pada usaha menghasilkan barang atau memberikan layanan kepada konsumen. Lingkungan bisnis internal ini meliputi berbagai kondisi faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi:

1. Kondisi ruangan tempat bisnis dilakukan

2. Para pelaku bisnis atau kegiatan operasional seperti keahlian, pengalaman, keterampilan, kepribadian, sikap dan kerja, loyalitas karyawan, dan ketersediaan modal baik dalam kuantitas maupun kualitasnya yang meliputi modal uang atau pendanaan dan berbagai peralatan atau fasilitas proses produksi

Ketersediaan bahan atau material yang digunakan dalam proses produksi baik dalam kualitas maupun kuantitasnya juga merupakan lingkungan internal yang mendukung bisnis tersebut. Lingkungan bisnis internal ini merupakan persyaratan mutlak untuk berjalannya suatu proses bisnis. Lingkungan ini dapat digunakan untuk menentukan kekuatan ( strenght) perusahaan, dan juga mengetahui kelemahan (weaknes) dari perusahaan.

1. Tenaga kerja (man)

Tenaga kerja adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan,baik berupa uang ataupun bentuk lainnya kepada perusahaan atau organisasi.

2. Modal (money)

Modal, merupakan dana yang diperlukan untuk membiayai operasi bisnis.

investasi oleh pemilik atau pemegang saham,pinjaman bank atau keuntungan yang ditahan perusahaan digunakan untuk membeli bahan baku, memberi gaji pegawai,membeli mesin dan membangun pabrik baru.

3. Material /bahan baku (material)

Material, mengacu pada bahan baku yang digunakan dalam proses produksi.

Dapat berupa sumber daya alam , seperti Tanah pertanian atau dalam konteks industri seperti bahan mentah dan komponen lain yang langsung diolah dalam proses manufaktur.

(7)

4. Peralatan/ perlengkapan produksi( machine)

Peralatan dan perlengkapan merupakan komponen pendukung yang membantu proses peningkatan nilai guna (produksi)demi terciptanya suatu output secara efektif dan eisien

5. Metode (methods)/managerial

Metode mengacu pada kemampuan entrepreneurship yang dikembangkan oleh pengelola perusahaan dalam menjalankan aktivitas operasional perusahaan.

Lingkungan internal merupakan lingkungan yang berada didalam perusahaan dan mempengaruhi daur hidup perusahaan. Lingkungan internal terdiri dari struktur, budaya, dan sumber daya. Lingkungan internal perlu dianalisis untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan yang ada didalam perusahaan.

Struktur adalah cara perusahaan diorganisasikan yang berkenaan dengan komunikasi, wewenang dan arus kerja. Struktur sering juga disebut rantai perintah dan digambarkan secara grafis dengan menggunakan bagan organisasi. Budaya merupakan pola keyakinan, pengaharapan, dan nilai nilai yang dibagikan oleh anggota organisasi. Norma norma organisasi secara khusus memunculkan dan mendefinisikan perilaku yang dapat diterima anggota dari manajemen puncak sampai karyawan operatif. Sumber daya adalah aset yang merupakan bahan baku bagi produksi barang dan jasa organisasi. Aset ini dapat meliputi sumber modal, kemampuan manajerial, sumber daya manusia, pengetahuan keuangan, produksi, teknologi, kemampuan, dan bakat manajerial seperti aset keuangan dan fasilitas perusahaan dalam wilayah fungsional.

Lingkungan bisnis internal tersebut dapat merupakan pelanggan internal perusahaan.

Dalam konsep manajemen kualitas, pelanggan internal merupakan proses produksi sesudahnya. Bila pelanggan internal dapat dilayani dengan baik maka produk yang dihasilkan pasti akan sangat baik dan sesuai dengan harapan. Pelanggan internal ini juga nantinya akan melayani pelanggan eksternal seperti konsumen.oleh karena itu, apabila perusahaan akan memberikan yang terbaik bagi pelanggan eksternalnya yaitu konsumen maka perusahaan harus terlebh dahulu memberikan yang terbaik bagi pelanggan internalnya, yaitu karyawan dan berbagai fasilitas produksi dan sumber daya perusahaan.

Lingkungan bisnis eksternal

Lingkungan bisnis eksternal merupakan lingkungan yang berada diluar perusahaan atau diluar bisnis. Lingkungan eksternal meliputi:

1. Lingkungan umum

Lingkungan umum adalah sekumpulan elemen elemen dalam masyarakat yang lebih luas dan mempengaruhi suatu industri dan perusahaan perusahaan yang ada didalamnya. Lingkungan eksternal umum meliputi lingkungan bisnis domestik,lingkungan bisnis global,lingkungan teknologi, lingkungan politik dan hukum. Bisnis selalu terikat dengan lingkungannya. Lingkungan bisnis dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu: faktor sosial, faktor tknologi, faktor ekonomi, dan faktor politik.

(8)

 Faktor sosial meliputi faktor demografi, gaya hidup, nilai nilai, struktur usia dalam populasi, dan struktur penghasilan dalam populasi.

 Faktor teknologi meliputi tersedianya peralatan , teknologi, dan produk

 Faktor ekonomi meliputi pertumuhan ekonomi infasi, tren pasar, perekonomian lokal, dan keadaan pasar.

 Faktor politik meliputi hukum, peraturan, dan kebijakan yang memungkinkan terjadinya pengembangan.

2. Lingkungan industri

Lingkungan industri merupakan serangkaian faktor faktor ancaman dari pelaku bisnis baru, supplier,pembeli,produk pengganti, dan intensitas persaingan diantara para pesaing yang secara lamgsung mempengaruhi perusahaan dan tindakan dan tanggapan kompetitifnya. Analisis lingkungan industri terfokus pada pemahaman akan faktor faktor dan kondisi kondisi yang akan memengaruhi profitabilitas perusahaan dan analisis pesaing terfokus pada prediksi terhadap dinamika tindakan tindakan, respon respon, dan kemauan para pesaing.lingkungan industri juga merupakan tingkatan dari lingkungan eksternal organisasi yang menghasilkan komponen komponen yang secara normal memiliki dampak relatif yang lebih spesifik dan langsung terhadap operasional perusahaan. Kekuatan kekuatan yang mempengaruhi persaingan industri adalah ancaman masuknya pendatang baru, tingkat persaingan diantara pesaing yang ada, tekanan produk pengganti, kekuatan tawar menawar pemasok.

C. Faktor faktor lingkungan bisnis eksternal dalam sudut pandang ekonomi mikro dan makro.

1.Lingkungan eksternal bisnis (sudut pandang mikro)

Lingkungan eksternal mikro adalah faktor faktor lingkungan yang paling dekat dan memberi pengaruh secara langsung dan cukup kuat kepada perusahaan dalam proses pengambilan keputusan bisnis yang mempengaruhi kemampuan dalam melayani pelanggan. Adapun faktor faktor dalam lingkungan eksternal mikro adalah:

1. Pelanggan (customer)

Masyarakat umum(rumah tangga) yang berpotensi untuk mengkonsumsi output atau barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, organisasi bisnis, lembaga pemerintahan maupun organisasi non-profit lainnya.

Terdapat 5 jenis pasar pelanggan:

a. Pasar konsumen b. Pasar industri

c. Pasar penjual kembali d. Pasar pemerintah e. Pasar internasional 2. Pemasok (suplayer)

Perusahaan atau individu yang menyediakan sumber daya yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam memproduksi atau memasarkan suatu barang atau jasa.sumber daya disediakan dapat berupa bahan baku, tenaga kerja, mesin, modal, dan informasi

3. Perantara pemasaran

(9)

Pihak pihak yang membantu perusahaan dalam mempromosikan menjual dan mendistribusikan produk kepada konsumen akhir.

4. Pesaing (competition)

Pesaing adalah individu, kelompok, atau organisasi yang sama sama melakukan pemasaran produk kepada konsumen. Perusahaan harus melakukan analisis bersaing, yang meliputi penentuan siapa pesaingnya, tingkat dan ukuran persaingan, serta pemasaran pesaing, memperhitungkan kekuatan dan kelemahan pesaing serta mengantsipasi gerakan pesaing.

5. Kreditor

Lembaga atau perorangan yang mebantu perusahaan dalam hal kekurangan.

6. Pemerintah

Badan atau perwakilan yang membuat peraturan perekonomian dalam tingkat lokal, daerah atau pusat sebagai penegak hukum yang berlaku serta peraturan yang berpengaruh terhadap kegiatan operasional organisasi

7. Pekerja

Oganisasi yang menghimpun para pekerja untuk memperjuangkan aspirasi para anggotanya

2. Lingkungan eksternal bisnis ( sudut pandang makro)

Lingkungan eksternal makro adalah kekuatan masyarakat yang lebih luas yang mempengaruhi seluruh lingkungan mikro perusahaan secara tidak langsung terhadap perusahaan. Lingkungan eksternal makro meliputi:

1. Lingkungan perekonomian

Lingkungan perekonomian adalah kondisi perekonomian dimana tempat bisnis itu menjalankan aktivasinya beroperasi. Lingkungan perekonomian dipengaruhi oleh sistem perekonomian yang digunakan suatu negara. Tujuan dari sistem perekonomian adalah pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi.

 Pertumbuhan ekonomi

Dua hal yang terjadi saat pertumbuhan ekonomi yakni:

- Output per kapita: jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh sistem per orang naik

- Orang mendapatkan manfaat dari standar hidup yang lebih tinggi, mereka akan dapat membeli banyak barang dan jasa dengan uang mereka.

Ada dua indikator pertumbuhan ekonomi, yaitu pendapatan agregat (aggregate expenditures) dan produk domestik bruto atau PDB ( gross domestic product). Pertumubuhan ekonomi diinterprestasikan sebagai persentase perubahan PDB dari satu periode (satu kuartal) ke periode lain.

Bisnis akan memonitor pertumbuhan ekonomi yang menjadi tanda adanya perubahan terhadap permintaan produk dan jasa. Indikator lain pertumbahan ekonomi adalah tingkat pengangguran.

 Stabilitas ekonomi

Stabilitas ekonomi artinya jumlah uang yang tersedia dalam suatu perekonomian serta jumlah barang dan jasa yang diproduksi, dalam sistem

(10)

perekonomian tersebut memiliki pertumbuhan kira kira pada tingkat yang sama

 Pengelolaan ekonomi

Pengelolaan suatu perekonomian dapat dilakukan oleh pemerintah. Hal tersebut adalah upaya pemerinta dalam menggulangi permasalahan ekonomi seperti pengangguran dan inflasi.

2. Lingkungan teknologi

Teknologi adalah semua atribut yang digunakan perusahaan untuk aktivitas mereka. Pengertian teknologi merujuk pada semua cara yang digunakan perusahaan untuk menciptakan nilai bagi konstituen mereka, termasuk pengetahuan manusia, metode kerja, peralatan fisik, elektronik dan komunikasi. Terdapat dua kategori umum dari teknologi yang berhubungan dengan bisnis.

1. Teknologi produk dan jasa

Teknologi ini digunakan dalam proses penciptaan barang atau jasa.Teknologi tidak hanya digunakan dalam manufacturing saja, tetapi juga pada penyedia jasa. Teknologi baru, termasuk internet, menimbulkan revolusi pada hampir setiap aspek bisnis. Mulai dari cara pelanggan dan perusahaan berinteraksi hingga dimana, kapan dan bagaimana karyawan

melakukan pekerjaan mereka. Teknologi merupakan basis persaingan untuk beberapa perusahaan, khususnya mereka yang tujuannya menjadi pemimpin teknologi pada industri mereka.

2. Teknologi proses bisnis

Teknologi proses bisnis digunakan untuk memperbaiki kinerja perusahaan pada operasi internal (seperti akuntansi) dan membantu menciptakan hubungan yang lebih baik dengan konstituen eksternal, seperti pemasok dan pelanggan.

3. Lingkungan politik-hukum

Lingkungan politik-hukum mencerminkan hubungan antara bisnis dan pemerintah,biasanya dalam bentuk regulasi pemerintah. Berbagai perwakilan dan pemerintah mengelola dan memberi kebijakan seputar bidang-bidang penting seperti praktek periklanan, pertimbangan keamanan dan kesehatan, serta standar perilaku bisnis yang dapat diterima. Selain itu hubungan politik antarnegara yang sedang melakukan hubungan bisnis juga akan terganggu dengan adanya ketidakstabilan kondisi politik salah satu atau kedua negara tersebut.

4. Lingkungan sosial dan budaya

Lingkungan sosial adalah aspek aspek tertentu yang mempengaruhi persepsi seseorang terhadap perusahaan (produk yang ditawarkan) berdasarkan hal hal yang dapat diterima/standar masyarakat yang merupakan akibat dari kebiasaan (norma norma) dari masyarakat itu sendiri.

Lingkungan budaya dibentuk oleh pelaku pelaku dan kekuatan kekuatan lain yang mempengaruhi nilai nilai dasar, persepsi, dan perilaku

(11)

masyarakat. Perbedaan sosial budaya inilah yang memaksa perusahaan menyesuaikan produknya dengan penerimaan masyarakat setempat.

5. Lingkungan global

Lingkungan global merupakan kondisi internasional yang merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi bisnis karena perusahaan besar maupun kecil yang ada didalam negeri makin ditantang dengan meningkatnya jumlah pesaing sebagai dampak dari adanya pasar global.

Perusahaan akan memasuki pasar internasional harus melihat kondisi persaingan di pasar internasional, peraturan perdagangan di pasar internasional dan berbagai hambatan dalam memasuki pasar internasional.Hal ini disebabkan perbedaan kondisi sosial, ekonomi, politik, regulasi, hukum, dan budaya yang berlaku masing masing negara berbeda. Selain itu untuk memasuki pasar internasional, perusahaan harus mampu menyesuaikan produk( barang atau layanan) sesuai dengan kondisi masyarakat setempat. Faktor budaya pesaing, nilai tukar, pemasok dari negara lain, dan kesempatan pasar internasional juga merupakan lingkungan bisnis global.

6. Lingkungan demografis

Adapun yang perlu diperhatikan oleh perusahaan menyakungkut lingkungan demografi diantaranya adalah ukuran populasi, struktur masyarakat umum, distirbusi geografis, pencampuran etnis serta distirbusi pendapatan. Hal ini sangat mempengaruhi pasar (permintaan).

7. Lingkungan alam

Lingkungan alam adalah kondisi alam yang berjalan secara alamiah dimana perusahaan itu menjalankan aktivitasnya. Kunci utama pemanfaatan sumber daya alam adalah melihat bagaimana dan berapa jangka waktu sumber daya alam tersebut dimanfaatkan. Pemasar harus menyadari ancaman dan peluang yang terkait dengan beberapa trend dalam lingkungan alam antara lainnya adalah:

 Berkurangnya bahan baku

Bahan baku yang tersedia atas sumber daya alam terbatas, tidak terbatas dapat dipengaruhi dan tidak dapat dipengaruhi.

1. Sumber daya alam yang tidak terbatas namun tetap perlu dijaga kualitasnya.

2. Sumberdaya alam yang terbatas dan dapat dipengaruhi seperti hutan,kawasan hijau, dan pangan maka pemanfaatannya harus bijak dan selalu ada pembaharuan.

3. Sumber daya alam yang terbatas dan tidak dapat dipengaruhi akan mengalami peningkatan biasa produksi besar

 Berkurangnya sumber daya energi

Penggunaan sumberdaya energi yang terbatas dan tidak dapat dipengaruhi mengharuskan pemanfaatan sumberdaya alternatif.

 Meningkatnya tingkat polusi

Beberapa kegiatan industri memiliki dampak terhadap kerusakan lingkungan hidup baik berupa pencemaran udara,air,tanah maupun suara.

(12)

 Perubahan peran pemerintah dalam perlindungan lingkungan hidup Peran pemerintah dalam lingkungan hidup tergantung pada kemampuan dana dan kebijakan politik yang ada, sehingga diharapkan perusahaan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan hidup dem terciptanya ekonomi yang berkelanjutan.

8. Lingkungan bisnis domestik

Menunjukkan lingkungan tempat berlangsungnya kegiatan operasional bisnis. secara umum, lngkungan bisnis domestik meliputi pelanggan, pemasok,dan pesaing yang berada di sekitar lokasi tempat bisnis dilakukan. Bisnis akan berusaha menjalin hubungan yang baik dan dekat dengan para pelanggan, menjalin hubungan yang kuat dengan para pemasok, dan akan menggunakan pesaing sebagai pembanding kemampuan atau prestasi kerjanya dan sebagai tempat belajar bagi perusahaan (dengan melakukan studi banding). Walaupun lingkungan bisnis domestik merupakan lingkungan eksternal,namun lingkungan ini juga berpengaruh besar dalam kelangsungan hidup perusahaan atau organisasi.

D. Sikap pebisnis dalam menyikapi lingkungan bisnis yang semakin dinamis, terutama di era globalisasi

Setelah membahas komponen komponen lingkungan eksternal diatas, selanjutnya akan dibahas mengenai perubahan perubahan lingkungan dan bagaimana cara memanfaatkan lingkungan yang berubah. Mengingat dengan berkembang pesat informasi dan teknologi, sebuah perusahaan haruslah mampu mengambil langkah, tanggap, efektif, dan efisien untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan daya saing di pasar global.

Perubahan lingkungan adalah angka kecepatan dari perubahan lingkungan umum dan lingkungan khusus perusahaan. Perubahan ini terdiri dari perubahan yang stabil, dimana angka perubahannya lambat. Dan perubahan dinamis,dimana angka perubahan lingkungan adalah cepat. Perusahaan biasanya mengalami baik perubahan stabil maupun perubahan dinamis.

Sebuah perusahaan juga dihadapkan tantangan berupa kompleksitas lingkungan. Kompleksitas lingkungan sendiri adalah jumlah faktor faktor eksternal di dalam lingkungan yang memengaruhi organisasi. Lingkungan sederhana hanya memiliki sedikit. Faktor lingkungan. Sedangkan lingkungan kompleks mempunyai banyak faktor lingkungnan.

(13)

Pengamatan terhadap perubahan dan kompleksitas lingkungan membuat manajer dapat memanfaatkan lingkungan yang berubah dengan tiga langkah yaitu:

1. Pengamatan lingkungan

Pengamatan lingkungan adalah meneliti lingkungan terhadap kejadian atau masalah penting yang mungkin dapat memengaruhi suatu organisasi.

2. Menerjemahkan faktor faktor lingkungan

Setelah mengamati, biasanya manajer menerjemahkan kejadian dan masalah sebagai ancaman atau kesempatan. Jika menerjemahkan sebagai ancaman, maka ia akan berusaha melakukan suatu langkah langkah untuk melindungi perusahaan. Sebaliknya jika manajer menerjemahkan sebagai kesempatan, maka mereka akan memanfaatkan kejadian tersebut dengan mempertimbangkan strategi alternatif untuk meningkatkan kinerja perusahaan.

3. Menghadapi ancaman dan kesempatan

Setelah pengamatan dan menerjemahkan sebagai ancaman dan kesempatan, maka manajer melakukan suatu peta keterkaitan (cognitive maps), merangkum hubungan yang didasari antara faktor faktor lingkungan dan kemungkinan tindakan organisasi. Dari berbekal informasi yang drangkum tersebut maka manajer dapat mengambil tindakan untuk mengurangi dampak dari ancaman dan menggunakan kesempatan untuk meningkatkan keuntungan.

BAB III PENUTUP Kesimpulan :

1. lingkungan bisnis adalah keseluruhan aspek dari dalam maupun dari luar yang dapat mempengaruhi aspek dari dalam maupun dari luar yang dapat mempengaruhi kegiatan bisnis atau institusi bisnis

2. Lingkungan bisnis berpengaruh besar terhadap keberlangsungan hidupsebuah perusahaan, karena lingkungan bisnis bisa menjadikan sebuah perusahaan jaya, namun tidak menutup kemungkinan juga menjadikan perusahan tersebut mundur bahkan gagal. Seperti lingkungan internalmisalnya, jika perusahan tidak serius atau tidak professional dalammenangani masalah-masalah yang ada dalam faktor internal seperti tenagakerja, sumber daya manusia (SDM) dan lain-lain sudah pasti dapatdiprediksi bahwa perusahaan tersebut akan mengalami kegagalan, begitu pula untuk lingkungan eksternal (diluar perusahaan).

3. Dalam menghadapi lingkungan bisnis yang semakin dinamis, terutama diera globalisasi ini. Dimana informasi begitu cepat masuk telinga manusiaseantero

(14)

dunia. Dalam menyikapi situasi dan kondisi ini, pebisnissemestinya dapat mengamati lingkungan yang dapat mempengaruhi bisnisnya, lalu menerjemahkannya menjadi peluang ataukah ancaman bagiusahanya. Dari sana, kemudian pebisnis melakukan pemetaan danselanjutnya menerapkan langkah- langkah yang efisien dan efektif untukmenghadapi tantangan di lingkungan sekitarnya.

Saran :

1. Suatu organisasi harus sadar dan memahami betul di mana posisi lingkungannya beradaagar siap dalam menghadapi berbagai tantangan dari luar.

2. Lingkungan yang terus berubah harus dapat di manfaatkan oleh organisasi dalam meraihkeunggulan bersaing dengan mengambil setiap peluang yang ada dan memberikan nilaisuperior bagi konsumen.

3. Manajer organisasi haruslah orang yang menguasai tehknologi, informasi, dan bersediauntuk terus menerus belajar mengahadapi situasi baru. Karyawan yang semakin heterogen harus diimbangi dengan kemampuan interpersonal yang baik dengan pendekatan yang tepat pada setiap individu.

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Dr. Dorothea wahyu Ariani, S.E, M.T. 2015. “ Pengantar Bisnis”. Tanggerang selatan:universitas terbuka

Hadion wijoyo, Denok Sunarsi, Yoyok cahyono, Aris Ariyanto. 2021. “ Pengantar Bisnis” . Jl. Kapolo koto, No. 8, Selayo, Sumatera Barat : Insan Cendekia Mandiri Muniya Alteza, M.SI. 2011. “ Pengantar Bisnis ( Teori dan Aplikasi Indonesia)” . universitas negeri yogyakarta

Eko purwanto. 2020 .“ Pengantar Bisnis Era Revolusi Industri 4.0” .Jl Lesanpura No.

498 teluk, kec. Purwokerto selatan kab. Banyumas 53145 : Sasanti Institute

Referensi

Dokumen terkait