• Tidak ada hasil yang ditemukan

manajemen program pendidikan al-qur'an

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "manajemen program pendidikan al-qur'an"

Copied!
194
0
0

Teks penuh

Islamic International School PSM Magetan memperkuat program pendidikan Al-Qur'an yang dilaksanakan di lembaganya dengan bekerjasama dengan Yayasan Ummi untuk menciptakan tata kelola program pendidikan Al-Qur'an yang sehat. Islamic International School PSM Magetan memperkuat program pendidikan Al-Qur'an yang dilaksanakan di lembaganya dengan bekerjasama dengan Yayasan Ummi untuk menciptakan tata kelola program pendidikan Al-Qur'an yang sehat.

Konteks Penelitian

Kami berkolaborasi dengan metode ummi yang disupervisi langsung oleh ummi daerah Magetan untuk memperkuat program pendidikan Al-Qur'an. Dalam penelitian berjudul “Administrasi Program Pendidikan Al-Qur’an Tingkat Dasar Islamic International School di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien Magetan”.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengelolaan program pendidikan Al-Qur'an di tingkat SD 5 dan 6 di International Islamic School PSM Magetan. Untuk mengetahui dan menganalisis dampak pengelolaan program pendidikan Al-Qur'an di tingkat SD 5 dan 6 di International Islamic School PSM Magetan.

Manfaat Praktis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh para guru yang bersinggungan langsung sebagai dasar untuk mengembangkan program pendidikan Al-Qur'an yang lebih baik dan efektif, khususnya guru-guru Al-Qur'an dengan metode Ummi. Hasil penelitian ini menjadi tolok ukur dan landasan baru bagaimana menciptakan perilaku pedagogik Al-Quran terbaik untuk menciptakan kedinamisan dan harmonisasi dalam kegiatan pembelajaran.

Kajian Terdahulu

Secara garis besar manajemen pendidikan dalam al-Qur'an adalah merencanakan, yang kedua adalah mengorganisir, yang ketiga adalah bertindak, dan yang keempat adalah mengontrol. 4 Disertasi Siti Khoirul Munawaroh (Institut Agama Islam Negeri Ponorogo) Tahun 2019 berjudul “Manajemen Pendidikan dalam Al-Qur’an (Studi Tematik)”.

Definisi Operasional 1. Manajemen

Pengertian program adalah unit atau unit kegiatan, jadi program adalah suatu sistem, yaitu sekumpulan kegiatan yang dilakukan tidak hanya sekali tetapi terus menerus. Dalam arti lain, program adalah unit atau unit kegiatan, program adalah suatu sistem, yaitu rangkaian kegiatan yang dilakukan tidak sekali tetapi terus menerus.

Sistematika Penelitian

PENDAHULUAN

KAJIAN TEORITIK

METODE PENELITIAN

RUMUSAN SATU

RUMUSAN DUA

RUMUSAN TIGA

PENUTUP

Pengertian Manajemen

Didin Kurniadin dan Imam Mechali dalam bukunya menjelaskan bahwa Terry menyatakan, manajemen adalah suatu proses atau kerangka kerja yang di dalamnya harus ada petunjuk dan arahan dari manajer yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan. Fakry Gaffar mendefinisikan perencanaan sebagai proses penyusunan berbagai jenis keputusan yang disusun dan akan dilakukan dimasa yang akan datang dalam usaha dan upaya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Primary Level

Akibatnya, semakin banyak kesepakatan yang dapat ditemukan antara negara-negara yang menyatakan bahwa persiapan kewarganegaraan adalah salah satu tujuan utama pendidikan dasar.

Faktor Yang Mempengaruhi Manajemen Pendidikan Faktor faktor yang memengaruhi manajemen

Lingkungan fisik yang kondusif dan positif secara keseluruhan dan lengkap akan memberikan kontribusi bagi keberhasilan manajemen pendidikan. Lingkungan non fisik berupa komunikasi yang baik dan positif, kondisi yang kondusif akan mempercepat dan memperlancar proses pengelolaan pendidikan, sehingga tercapai tujuan pendidikan yang direncanakan bersama. Menurut Amirin, dalam manajemen pendidikan terdapat suatu sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang saling berkaitan dan juga saling mempengaruhi.

Tujuan dan Manfaat Manajemen Pendidikan

Sarana dan prasarana dalam pembelajaran merupakan penunjang yang sangat penting dalam kelangsungan penyelenggaraan pendidikan, oleh karena itu sarana dan prasarana harus diupayakan dalam keadaan sebaik mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan suatu sekolah. 67 1) menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran PAIKEM yaitu yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, menyenangkan, 2) menciptakan siswa yang aktif dalam mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya untuk memiliki kekuatan penuh tentang spiritualitas keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, maka keterampilan yang dibutuhkan dirinya, serta masyarakat berbangsa dan bernegara, 3) salah satu dari empat kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan terpenuhi, yaitu dukungan kompetensi profesional sebagai pendidik dan tenaga pengajar sebagai pelaksana, 4) pencapaian tujuan pendidikan yang efektif dan efisien; 5) membekali tenaga pengajar dengan pengetahuan dan teori tentang proses dan tugas penyelenggaraan pendidikan dengan maksud dan fungsi menunjang profesi sebagai pengelola atau konsultan manajemen pendidikan, 6) adanya solusi untuk memecahkan masalah mutu pendidikan, 7) terwujudnya perencanaan pendidikan yang berkeadilan, pendidikan yang bermutu, relevan dan juga bertanggung jawab. meningkatkan kesan dan citra positif pendidikan di kalangan masyarakat. Menurut Fattah, tujuan dan manfaat manajemen pendidikan antara lain: a) menciptakan lingkungan dan proses pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, (b) menciptakan peserta didik yang aktif dalam mengembangkan potensi dirinya untuk mengembangkan kekuatan yang memiliki keistimewaan religius yang utuh. urusan kerohanian, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, selain keterampilan yang dibutuhkannya, serta masyarakat berbangsa dan bernegara, (c) pemenuhan salah satu dari empat kompetensi tenaga kependidikan, (d) efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan pendidikan, e) memberikan pengetahuan dan teori kepada tenaga kependidikan tentang proses dan tugas administrasi pendidikan, f) Memecahkan dan mengatasi masalah yang berkaitan dengan mutu pendidikan.

Metode dan Pendekatan

Data dan Sumber Data

Tempat, yaitu sumber data yang menyajikan tampilan berupa keadaan diam (ruangan, peralatan, bentuk benda, warna dan sebagainya) dan gerak (misalnya kegiatan, kinerja, kecepatan kendaraan, kegiatan belajar mengajar) The International Islamic Sekolah Pesantren Sabilil Muttaqien (IIS PSM) adalah sebuah sekolah dibawah naungan Yayasan Pesantren Sabilil Muttaqien (YPI PSM) yang beralamat di Jl. Mongginsidi No. 52 Magetan, Jawa Timur, Indonesia. Surat, yaitu sumber data yang merepresentasikan tanda-tanda berupa huruf, angka, angka atau simbol lainnya. Sumber data primer adalah data yang diperoleh atau diperoleh langsung dari sumber data penelitian yang diperoleh melalui wawancara dan observasi.

Teknik Pengumpulan Data

Sumber sekunder adalah data pelengkap atau tambahan berupa karya tulis ilmiah, dokumen pribadi atau dokumen resmi dalam program pengelolaan Sekolah Islam Internasional PSM Magetan. Metode ini dilakukan oleh penulis dengan melibatkan langsung narasumber, dimana narasumber yang diwawancarai oleh penulis adalah Direktur Sekolah Islam Internasional PSM Magetan sekaligus Direktur Sekolah Islam Internasional Tingkat Dasar PSM Magetan yaitu Tuhan. . 75 handphone untuk mengumpulkan data terkait informasi data yang dibutuhkan terkait program pendidikan Al-Qur'an terkait metode Ummi di International Islamic School PSM Magetan.

Tabel 3.1 Data Narasumber Penelitian Islamic  International School PSM Magetan. 50
Tabel 3.1 Data Narasumber Penelitian Islamic International School PSM Magetan. 50

Analisis Data

Data diperoleh penulis di lapangan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang direduksi dengan cara meringkas, memilih dan memfokuskan data pada hal-hal yang sesuai. Pada tahap ini, data yang terkumpul dievaluasi, terutama berkaitan dengan kualitas dan kecukupan data. Data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dianalisis kemudian disajikan dalam bentuk CW (Interview Notes), CL (Field Notes) dan CD (Documentation Notes).

Teknik Pengecekan Data

Teknik pemeriksaan data dalam hal keabsahan data meliputi perluasan partisipasi, persistensi pengamatan, triangulasi, uji sejawat, kecukupan referensi, studi kasus negatif, pengecekan anggota, deskripsi rinci, audit ketergantungan dan audit penjaminan. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik persistensi observasi yang dilakukan dengan penuh ketelitian dan detail secara berkesinambungan atas kegiatan dan diskusi yang dilakukan oleh siswa. teknik pemeriksaan yang menggunakan, sumber, metode, peneliti, dan teori.

Paparan Data Pengorganisasian Dan Pelaksanaan Program Pendidikan Metode Ummi Di Primary 5 & 6

  • Temuan Data Umum
  • Temuan Data Khusus

Koordinator Guru PSM Magetan Islamic International School juga menceritakan bagaimana ia memulai membangun dan mengelola sistem program pendidikan Al-Quran dengan metode Ummi di Islamic International School PSM Magetan. Ummi wilayah Magetan diberi kewenangan penuh dalam pelaksanaan program pendidikan Al-Qur'an di Islamic International School PSM Magetan yang pada akhirnya difasilitasi penerapannya. Akuisisi guru Al-Qur'an dengan metode PSM Magetan Islamic International School Ummi melalui tahapan yang rumit dan selektif, hal ini dimaksudkan untuk kepentingan program ke depan.

Gambar 4.1 Kalender Pendidikan Program Al-Qur‟an  Metode Ummi Islamic International School PSM
Gambar 4.1 Kalender Pendidikan Program Al-Qur‟an Metode Ummi Islamic International School PSM

Analisis Pengorganisasian dan Pelaksanaan Program Pendidikan Metode Ummi Di Primary 5 & 6 Islamic

Seorang guru Al-Qur'an Metode Ummi di Islamic International School PSM Magetan dipilih dengan penuh pertimbangan. Selektif dalam hal ini adalah memberikan dampak positif kedepannya dalam penerapan metode pembelajaran Ummi di Islamic International School PSM Magetan. Selanjutnya pelaksanaan program pendidikan Ummi Al-Qur'an di Islamic International School PSM Magetan telah terlaksana dengan baik sesuai dengan visi dan misi Islamic International School PSM Magetan.

Sinkronisasi Pengorganisasian dan Pelaksanaan Program Pendidikan Metode Ummi Di Primary 5 & 6

Manajemen Program Pendidikan Al-Qur'an Metode PSM Magetan UMMI telah banyak melakukan penyesuaian dan menyelaraskan sistem dengan kurikulum yang dilakukan di Islamic International School PSM Magetan itu sendiri yang notabene merupakan sekolah swasta. Beberapa pengembangan dan inovasi yang dilakukan oleh Islamic International School PSM Magetan terkait pengadaan program pendidikan Al-Qur’an dengan metode Ummi diyakini akan memberikan dampak positif bagi iklim psikologis dan budaya peserta didik sehingga memiliki dan merasakan sisi religiusitas yang tinggi. Paparan data faktor pendukung dan penghambat program pendidikan Al-Qur'an tingkat dasar 5 &.

Paparan Data Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 &

  • Faktor Pendukung
  • Faktor Penghambat

Dengan pengelolaan yang sangat mendukung memberikan kemudahan dan dukungan terhadap pelaksanaan pembelajaran metode Ummi di PSM Magetan Islamic International School. Dalam hal ini keberadaan manajemen program pendidikan Al-Qur'an dengan metode Ummi di PSM Magetan Islamic International School Magetan sangat bermanfaat. Selain faktor pendukung, terdapat juga faktor yang menghambat pelaksanaan pengajaran Al-Qur'an dengan metode Ummi di Islamic International School PSM Magetan.

Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 & 6 Islamic

Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pendidikan Al-Qur'an Di Madrasah Ibtidaiyah 5 dan 6. Keberlangsungan Pelaksanaan Program Pendidikan Al-Qur'an Metode Ummi di Islamic International School PSM Magetan Faktor . Terlaksananya program pendidikan tersebut berawal dari minimnya ruang kelas untuk belajar Al Quran metode Ummi.

Sinkronisasi Faktor Pendukung dan Penghambat Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 &

Faktor pendukung pelaksanaan program pendidikan menurut metode PSM Magetan Islamic International School Ummi yaitu; Faktor penghambat pelaksanaan program pendidikan Al-Qur'an dengan metode PSM Magetan Sekolah Islam Ummi Ummi adalah: kurangnya ruang kelas dalam pelaksanaannya, 2) Guru; .. kurang disiplin dalam pelajaran, 3) Siswa; adanya siswa mampu dan sakit serta kemampuan siswa yang berbeda, gaya belajar siswa yang berbeda. Paparan Data Dampak Program Pendidikan Al-Qur'an di Sekolah Dasar 5 dan 6 Islamic International School.

Paparan Data Dampak Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 & 6 Islamic International School

Program pendidikan Al-Qur'an dengan metode Ummi di Islamic International School PSM Magetan diselenggarakan dengan tujuan yang sejalan dengan visi dan misi lembaga. Islamic International School PSM Magetan memiliki tujuan lain yaitu melaksanakan program pendidikan Al-Qur'an dengan metode Ummi di lembaganya. Analisis Dampak Program Pendidikan Al-Qur'an Tingkat SD 5 & 6 Islamic International School PSM.

Analisis Dampak Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 & 6 Islamic International School PSM

167 Al-Qur'an yang berdampak pada jiwa siswa dan orang tua Islamic International School PSM Magetan. Permasalahan mutu pendidikan telah teratasi dengan pengelolaan program pendidikan Al-Qur'an dengan metode Ummi, sehingga menjadi keunggulan lembaga dalam membangkitkan minat dan mempengaruhi kepentingan masyarakat. Hal ini membuktikan bahwa program pendidikan dengan metode ummi di Islamic International School PSM Magetan berhasil.

Sinkronisasi Dampak Program Pendidikan Al-Qur’an Di Primary Level 5 & 6 Islamic International School

Namun tidak hanya itu, selain itu, dari segala aspek pencapaian kompetensi siswa, nilai-nilai keislaman dan rasa religiusitas terlihat pada diri siswa ketika mereka terlihat senang, bangga, terlihat gembira dan menikmati segala proses pembelajaran dan pendidikan Al-Qur’an. Metode Sekolah Internasional Islam Ummidik PSM Magetan. 173 Membekali tenaga kependidikan dengan pengetahuan dan teori yang berkaitan dengan proses dan tugas administrasi pendidikan dengan tujuan dan fungsi menunjang profesi manajer atau konsultan manajemen pendidikan sangat berkaitan dengan apa yang terjadi dalam pengelolaan program pendidikan Al-Qur'an . Koordinator dan pengajar Al-Qur'an dapat lebih memahami dan memahami bagaimana proses dan tugas administrasi program pendidikan Al-Qur'an itu sendiri dilaksanakan.

Kesimpulan

Adapun faktor penghambat pelaksanaan program pendidikan Al-Qur'an dengan metode PSM Magetan Sekolah Islam Ummi adalah: a) Sarana Prasarana; kekurangan ruang kelas dalam pelaksanaannya, b) Guru; jam pelajaran yang tidak disiplin, c) Siswa; adanya siswa yang izin dan sakit, dan perbedaan kemampuan siswa, perbedaan gaya belajar siswa. Dampak program pendidikan Al-Qur'an di SD tingkat 5 & 6 Islamic International School PSM Magetan yaitu: munculnya peserta didik aktif dalam 177 mengembangkan potensi yang ada dalam diri, mencapai tujuan pengajaran yang efektif dan efisien, membekali pengajaran staf dengan pengetahuan dan teori tentang proses dan tugas administrasi pendidikan, memecahkan masalah kualitas pendidikan, menciptakan budaya baru membuat kelompok Quran di kalangan wali murid.

Saran

Hasil penelitian ini menjadi acuan dan landasan baru bagaimana menciptakan manajemen program pendidikan al-qur an yang sebaik-baiknya agar tercipta kedinamisan dan keselarasan dalam keberlanjutannya. Kegiatan Tahfidz dan Tadarus Al-Qur'an sebagai Habitus Religiusitas Siswa SMA Nasima Semarang (Pendekatan Praktis Pierre Bourdieu dalam Studi Living Qur'an)", Skripsi. Pengelolaan Taman Pendidikan Al-Qur'an di Badan Koordinasi Gerakan Taman Pendidikan Al-Qur'an Solo Tahun 2017”, Makalah Skripsi, Surakarta: IAIN Surakarta, 2017.

Gambar

Tabel 3.1 Data Narasumber Penelitian Islamic  International School PSM Magetan. 50
Gambar 4.1 Kalender Pendidikan Program Al-Qur‟an  Metode Ummi Islamic International School PSM
Gambar 4.2 Timetable/Jadwal Pelaksanaan  Pembelajaran Ummi Islamic International School PSM
Gambar 4.3 Target Pencapaian Primary Level  Program Al-Qur‟an Metode Ummi Islamic
+2

Referensi

Dokumen terkait

Dalam penelitian ini ada dua variabel, yaitu manajemen penddikan dan mutu pendidikan. Fungsi manajemen pendidikan adalah proses perencaan, pengorganisasian,

(2) pengorganisasian SDM untuk manajemen pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan; (3) pelaksanaan manajemen pembiayaan pendidikan untuk meningkatkan mutu

Manajemen TQA yang terdiri dari TQA sistem tartibiyah (tertib berurutan), TQA sistem maudhu’iyah (modul) dan TQA sistem maddah hifdziyah (kajian materi hafalan),

Dari penelitian diperoleh hasil bahwa keempat fungsi manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan termasuk dalam kriteria baik atau skor

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan

Implementasi manajemen mutu dalam pembangunan pendidikan di Provinsi Sumatera Utara menyangkut perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian dalam tujuh

Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen makanan sehat di TKIT Al-Khairaat sudah terlaksana dengan baik meliputi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan

Manajemen boarding school pada lembaga pendidikan Islam perlu dilakukan agar proses pelaksanaan kegiatan boarding school dapat berdampak baik terhadap lembaga serta tatanan yang baik