MANUSIA ADALAH MAHLUK YANG PALING SUCI
Pada suatu hari ada seekor kelinci dan seekor harimau yang sedang berada di suatu hutan. Kelnci itu adalah seorang kepala keluarga dari sebuah keluarga kelinci yang sedang mencari makanan untuk keluarganya yang sedang menunggu di sarang kelinci. Sedangkan harimau itu adalah seekor harimau betina yang juga sedang mencari makanan untuk memberikan makanan kepada anak anaknya yang menunggu di dalam gua tempat mereka tinggal. Di hutan tersebut kestabilan sumber daya makanan bagi mahluk mahluk yang tinggal disana sudah sangat sangat buruk akibat ulah dari manusia yang sangat seraka. Di hutan ini selian keluarga kelinci dan keluarga harimau tadi juga banyak keluarga hewan hewan lainnya yang juga masih berusaha untuk bertahan hidup walaupun sumber daya makanan sudah sangat amat tipis. Hewan hewan tersebut berupa tupai, rusa, dan beruang coklat. Dari sekian banyak jeius hewan yang ada di hutan ini, hanya tersisa 5 jenis spesias hewan ini yang masih berhasil bertahan hidup akibat keserakahan dari mahluk yang biadap yaitu manusia. Namun setelah 5 hari berlalu keluarga tupai tersebut juga sudah menghilang akibat dari hilangnya tempat tinggal mereka karena penebangan pohon yang sangat sangat banyak oleh manusia. Tak lama setelah itu, setelah waktu berlalu selama 3 hari setelah tupai menghilang, rusa pun ikut menghilang karena adanya perburuan kepada rusa rusa tersebut yang hingga akhirnya rusa-rusa tersebut iikut menghilang dari hutan ini. Setelah berlalu dua minggu setelah rusa menghilang seluruhnya, beruang coklat juga ikut menghilang karena di tembak mati di tempat karena dianggap akan membahayakan bagi para manusia manusia yang bekerja untuk
menebang pohon pohon di hutan tersebut. Padahal manusia manusia ini tidak sadar bahwa sebenarnya merekalah mahluk yang paling berbahaya untuk kelansungan hidup planet kita ini. Setelah berlalu 1 bulan keluarga kelinci dan keluarga harimau masih dapat bertahan kareena kebetulan memiliki sarang yang cukup jauh di dalam hutan jadi membutuhkan waktu untuk sampai kewilayah tersebut. Setelah berlansung 2 bulan persediaan makanan bagi keluarga kelinci dan keluarga harimau sudah sangat menipis sehingga mereka sudah harus keluar dari sarang mereka untuk mencari persedian makanan lagi.
Akhirnya keluarlah kelinci dan harimau ini untuk mencari makanan, pada saat keluar ibu dari keluarga kelinci tertangkap oleh manusia biadap dan dijadikan sebagai kelinci panggang jadi tersisalah ayah kelinci yang bertugas untuk mencari makanan untuk anak anaknya di sarangnya. Sementara untuk harimau betina pada saat ia keluar mencari makanan ia ditemukan oleh manusia manusia biadap tersebut sehingga terjadilah pertarungan yang sangat amat dasyat angara ibu harimau dan manusia manusia biadap. Beruntung ibu harimau berhasil kabur akan tetapi memiliki banyak luka luka di tubuhnya serta luka parah akibat tembakan peluru di kaki kiri belakangnya. Akhirnya pulanglah ayah kelinci dan ibu harimau ke sarang masing masing. Mereka masing masing berhasil mengumpulkan persediaan makanan selama 5 hari, jadi selama 5 hari ini mereka tidak perlu untuk keluar dari sarang mereka untuk
mengumpulkan makanan. Setelah 5 hari berlalu persedian makanan mereka sudah habis jadi mereka sudah harus mencari persediaan makanan. Saat keluar dari sarang, ayah kelinci menemukan bahwa manusia biadap sudah sangat dekat dengan sarang mereka dan karena tidak berhati hati ayak kelinci terkena perangkap yang telah disediakan oleh manusia biadap. Setelah itu manusia biadap juga menggali sarang mereka kemudia menangkap anak anak kelinci kemudian jadilah sate bakar sekeluarga kelinci.
Sementara itu ibu harikmau sementara mencari makanan tertangkap oleh manusia dan juga dimatikan di tempat dengan di tembakkan peluru tepat di kepalanya, dan anak anak harimaunya yang belum bisa mencari makanan sendiri akhirnya mati karena kelaparan di gua tempat mereka tinggal. Akhirnya
berjayalah para manusia manusia biadap yang telah berusaha menguasai hutan tersebut dan juga berbahagialah para hewanhewan yang tadi karena telah berkumpul di sruga sambil menunggu waktu untuk menyiksa kembali para manusia manusia biadap itu di akhirat kelak.
Tamat
Karya asyraf a arifuddin 21/11/2021