A.Mengapa mengaji menggunakan lagu ?
Ada beberapa manfaat dalam mengaji menggunakan lagu.
1. Mendukung kebenaran & kemudahan membaca Al Quran 2. Membuat semarak dan semangat membaca Al Quran
3. Mengikuti sunnah Nabi agar kita menghiasi Al Quran dengan suara.
«
انًسْحُ نَآرْقُلْا دُيزِي نَسْحَلْا تَوْصَّلْا نَإِفَ ،مْكُتِاوْصْأَبِ نَآرْقُلْا اوْنً#يزَ »
“Hiasilah Al-Qur’an dengan suara kamu. Karena sesungguhnya suara yang bagus akan menambah kebagusan Al-Qur’an”. (HR. Al Hakim)
نِآرْقُلْابِ نَّغَتَيَ مْلْ نَّمَ انَّمَ سَيْلْ
“Barangsiapa yang tidak memperindah suaranya ketika membaca Al Qur’an, maka ia bukan dari golongan kami.” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
4. Membuat daya ingat kuat dan menyeimbangkan otak kanan dan kiri .
Kita mungkin pernah mendengar bahwa sebagian besar manusia hanya menggunakan salah satu belahan otaknya. Sebagian ada yang dominan otak kanan, dan kebanyakan manusia modern dominan otak kirinya karena di sekolah hanya diajarkan pelajaran yang mengasah otak kiri. Seperti pelajaran matematika.
Untuk itu, manfaat lagu menjadi salah satu cara untuk mengasah otak kanan dan menyeimbangkannya dengan otak kiri.
Menurut para ahli, apabila kedua belahan otak Anda sama-sama berfungsi maksimal dan seimbang, maka anda bisa belajar lebih cepat, mudah menghafal, lebih kreatif, mengingat lebih banyak, bebas stress dan konsentrasi semakin baik.
Lagu : bukan berarti mengaktifkan otak yang tidak aktif, atau mengaktifkan otak yang mati. Sekarang ini kita hidup, itu artinya otak kita masih aktif. Namun kita masih belummaksimal meningkatkan aktivitas otak kita secara maksimal. Karena itu dengan lagu adalah suatu upaya untuk memaksimalkan otak kanan dan kiri kita.
Orang –orang modern berusaha mengaktifkan otak dengan cara mendengarkan musik, yaitu mendengarkan gelombang suara dengan frekuensi dan pola tertentu untuk merangsang otak agar berfungsi secara maksimal. Kita mengaktifkannya dengan membaca Al Quran yang dilagukan.
Otak kita terdiri dari milyaran sel otak yang disebut neuron. Setiap neuron saling berkomunikasi
(menjalin hubungan) dengan memancarkan gelombang listrik. Gelombang listrik yang dikeluarkan oleh neuron dalam otak inilah yang disebut gelombang otak atau brainwave.
Gelombang otak bisa diukur dengan peralatan elektronik yang disebut EEG atau
Electroencephalograph. Hasil pengukuran EEG menunjukkan bahwa gelombang otak manusia terdiri dari gelombang Delta (1-4 Hz), Theta (4-7 Hz), Alpha (8-12 Hz), Beta (12-20 Hz), High Beta (20-40 Hz) dan Gamma (40 Hz +). Pola gelombang otak berubah mengikuti aktivitas mental yang sedang terjadi di otak. Jadi kita bisa mengetahui apakah seseorang sedang santai, konsentrasi, bersemangat, stress, depresi atau punya gangguan mental dengan mengamati pola gelombang otaknya.