MENGENAL LEBIH DEKAT PERAN BPR-BPRS
SEBAGAI MITRA STRATEGIS DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN UMKM INDONESIA
Oleh :
Joko Suyanto, SE.MM
Ketua Umum Perbarindo
01
Perhimpunan Perkreditan
Bank Rakyat Indonesia (Perbarindo) telah berperan aktif dalam menunjang pertumbuhan industri BPR – BPRS di Indonesia.
Saat ini, Perbarindo
02
memiliki 24 Dewan Pengurus Daerah (DPD) di tingkat Propinsi dan 48
Dewan Pengurus
Komisariat (DPK) di tingkat Kabupaten dan Kota.
03
Perbarindo Bank Rakyat Anggota
merupakan Perkreditan
konvensional dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), yang keseluruhan anggotanya saat ini berjumlah 1.558 BPR – BPRS yang kepemilikanya 100%
Indonesia.
Visi & Misi Perbarindo
TERWUJUDNYA PERBARINDO YANG ASPIRATIF, SEHAT DAN BERMANFAAT SERTA MAMPU MENJADI MITRA STRATEGIS BAGI PARA PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM MEMPERJUANGKAN INDUSTRI BPR
Visi Perbarindo
Misi Perbarindo
MENINGKATKAN KEBERSAMAAN KERJASAMA MENCIPTAKAN TAMBAH YANG MENGUNTUNGKAN PARA ANGGOTA
DAN UNTUK NILAI SALING
BAGI DAN MEMBERIKAN MANFAAT PEMANGKU BAGI PARA
KEPENTINGAN
MENINGKATKAN
PROFESIONALISME PARA PENGURUS PERBARINDO
TERCIPTA
DAN PENGELOLA BPR AGAR
TATA
KUALITAS KELOLA,
DAN YANG MANAJEMEN,
OPERASIONAL
SEHAT, KUAT, PRODUKTIF, BERDAYA SAING SERTA BERKESINAMBUNGAN
MENINGKATKAN
KEMITRAAN STRATEGIS KESELARASAN PEMERINTAH, PERBANKAN, DAN
DENGAN OTORITAS
INDUSTRI TERKAIT DAN BISNIS UPAYA INDUSTRI LINGKUNGAN
DALAM
MENDORONG PERTUMBUHAN BPR DAN UKM
275 273 2
132 132 0
257 251 6
54 52 2 184
181 3
142 140 2
32 30 2 35
26 9
275 273 2 32
30 2
27 26 1 26
26 0
115 108 7
13 13 0 22
22 0
21 21 0 31
29 2 14
4 10
19 19 0
15 15 0 16
15 1 45
43 2
7
7 0
12 12 0
: DPD
: BPR Anggota
: BPRS Anggota
24 1.505
53
Jumlah Anggota Perbarindo di Indonesia
1.558 Anggota
Sebaran DPD Perbarindo
5
14 19 54
44 32 29
14 17 43
29 22
19
8 4
88 42 85
5
5 2
24 14 14
4
3 5
25 33 20
23
12 7
57 64 48
244 390 360
251 553 763
52 51 132
291 267 863
133 55 122
29 47 34
12
4 3
26
7 6
20
6 4 6
6 4
13 11 24
2
0 1
4
4 3
18 27 10
1
1 0 8
19 15
16
4 5
23
13 7
3
5 1
2
9 8
5
3 1
7 16 2 : Kantor Pusat
: KantorCabang : Kantor Kas
1.542 1.780 2.642
Total Kantor 5.964
Jumlah Kantor BPR di Indonesia 5.964 Unit
Sebaran Kantor BPR
Bank Perkreditan Rakyat (BPR)
BPR adalah lembaga keuangan bank yang menerima simpanan hanya dalam bentuk deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu dan menyalurkan dana sebagai usaha BPR.
BPR adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional maupun syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
01
02
Lembaga Jasa Keuangan Perbankan
Bank adalah Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat sebagaimana
dimaksud dalam Undang – undang tentang Perbankan yang berlaku (UU No. 10 Tahun 1998 Tentang
Perbankan)
Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya secara konvensional dan syariah sebagaimana dimaksud dalam UU mengenai perbankan dan UU mengenai Perbankan Syariah.
(UU No. 21 Tahun 2011 tentang OJK).
01
02
UU No. 10 Tahun 1998
Kegiatan usaha Industri BPR
Pasal 13 Bagian Ketiga
Usaha Bank Perkreditan Rakyat
Menghimpun masyarakat
dana dalam
dari bentuk simpanan
berjangka, dan/atau
berupa deposito tabungan, bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.
Memberikan kredit.
Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia.
Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito dan/atau tabungan pada bank lain
%
UU No. 10 Tahun 1998
Kegiatan Yang Dilarang Industri BPR
Pasal 14 Bank Perkreditan Rakyat dilarang :
Menerima simpanan berupa giro dan ikut serta dalam lalu lintas pembayaran
Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing
Melakukan usaha perasuransian
Melakukan usaha lain di luar kegiatan usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13.
Melakukan penyertaan modal
Kepemilikan BPR UU No. 10 Tahun 1998
Pasal 23
Bank Perkreditan Rakyat hanya dapat didirikan dan dimiliki oleh
warga negara Indonesia, badan hukum Indonesia yang seluruh
pemiliknya warga negara Indonesia, pemerintah daerah,
atau dapat dimiliki bersama
diantara ketiganya
POJK No 20 Tahun 2014 Tentang BPR
Perizinan dan Pendirian BPR
▪ Suatu usaha atau entitas digolongkan sebagai Badan Hukum Indonesia apabila entitas tersebut dinyatakan atau ditetapkan sebagai badan hukum Indonesia oleh Undang-Undang.
▪ Badan Hukum Indonesia yang menjadi pemilik BPR harus telah beroperasi paling sedikit selama 2 (dua) tahun pada saat pengajuan permohonan persetujuan prinsip.
Badan Hukum Indonesia yang seluruh pemiliknya WNI; dan/atau
b
Pemerintah Daerah.
c
Warga Negara Indonesia (WNI);
a
Pendiri dan
Pemilik BPR:
POJK No 20 Tahun 2014 Tentang BPR Persyaratan bagi Pemilik BPR
01
Memiliki akhlak dan moral yang baik;Pemilik BPR (PS dan PSP)
02 03
Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Memiliki komitmen terhadap pengembangan operasional BPR yang sehat;
04
Tidak termasuk dalam DTL;05
Memiliki komitmen untuk tidak melakukan dan/atau mengulang perbuatan dan/atau tindakan yang termasuk dalam cakupan uji kemampuan dankepatutan06 07
Tidak memiliki kredit dan/atau pembiayaan macet;
Tidak menjadi pengendali, anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris dari badan hukum yang mempunyai kredit dan/atau pembiayaanmacet;
08
Tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak pernah menjadi pemegang saham, anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit berdasarkan ketetapan pengadilan dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum dicalonkan.Khusus bagi PSP
memenuhi persyaratan
kelayakan keuangan
Untuk Pemilik BPR yang berbentuk badan hukum, persyaratan tersebut berlaku bagi Pemilik, Direksi, Dewan Komisaris
pengurus
atau dari badan hukum tersebut.
EKONOMI
BERKEADILAN
PEMBANGUNAN NASIONAL HARUS
✓ TUMBUH
✓ BERKELANJUTAN
✓ STABIL & MERATA
PERTUMBUHAN EKONOMI
DINIKMATI OLEH SEMUA ORANG
❖ Mendorong perekonomian nasional
❖ Mengurangi kesenjangan ekonomi
❖ Menanggulangi low income trap
BPR - BPRS berperan dalam meningkatkan produktivitas perekonomian Indonesia
yang didorong oleh pertumbuhan UMKM di seluruh penjuru nusantara
Terdapat kebutuhan untuk menciptakan perekonomian
produktif &
untuk masalah
dan yang lebih
berkelanjutan mengatasi kemiskinan ketimpangan.
BPR - BPRS menjadi ujung tombak
menurunkan
dalam
ketimpangan
melalui akses pembiayaan
kepada orang miskin, baik
melalui cara konvensional
maupun teknologi.
Struktur Usaha di Indonesia
Profil UMKM
di Indonesia
Kontribusi UMKM dalam Angka
Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM –2018 Sumber: Sensus Ekonomi BPS 2016
Permasalahan Yang Dihadapi UMKM
Beberapa karakteristik yang melekat pada sebagian besar UMKM dan sekaligus menjadi sumber permasalahan :
Terbatasnya kualitas SDM yang bekerja pada Sektor UMKM
1
Rendahnya produktivitas tenaga kerja yang berimbas pada rendahnyaupah
2
Kualitas barang yang dihasilkan relatif belum tersertifikasi
3
Kurangnya inovasi dan adopsi teknologi- teknologi baru dalam produksi
4
Lemahnya struktur permodalan dan kurangnya akses kepada sumber pembiayaan
5
Kurangnya akses pemasaran ke pasar yang potensial.
6
Tiga sisi utama yang harus diperbaiki untuk mengembangkan UMKM:
dan peningkatan Pengembangan
kualitas produk.
1
Peningkatan permodalan dan akses terhadap sumber pembiayaan.
2
Pengembangan pasar (market and marketing) produk UMKM.
3
Mengapa Perlu Membiayai UMKM
Mengapa UMKM penting?
Besarnya potensi masyarakat pengusaha mikro yang belum dapat tersentuh oleh praktek perbankan formal (unbankable market).
Pengalaman mutakhir selama krisis menunjukkan bahwa segmen mikro yang ‘non-standard banking’ relatif lebih tahan krisis dibandingkan sektor yang‘standardbanking
Mengapa UMKM penting?
Meningkatkan aktivitas pengusaha mikro dalam pembiayaan pengembangan usaha melalui modal kerja.
Mendorong dan membina masyarakat UMKM untuk meningkatkan ketrampilanya
Menciptakan lapangan kerja di Pedesaan
Peluang bisnis yang menarik
Posisi Strategis Industri BPR
01 BPR merupakan lembaga intermediasi sesuai dengan UU Perbankan.
02 BPR merupakan lembaga keuangan yang diatur dan diawasi secara ketat oleh OJK.
03 Adanya penjaminan oleh LPS atas dana masyarakat yang disimpan di BPR.
04 BPR berlokasi di sekitar UKM dan masyarakat pedesaan, serta memfokuskan pelayanannya sesuai dengan
kebutuhan masyarakat tersebut.
05 BPR memiliki karakteristik operasional yang spesifik
yang memungkinkan BPR dapat menjangkau dan
melayani UKM dan masyarakat pedesaan.
KARAKTERISTIK INDUSTRI BPR
Fokus
Melayani UMKM
Pendekatan Personal
(Personal Approach)
Pelayanan Sederhana dan Cepat
BPR sebagai Community Bank
Menyebar secara
merata di Indonesia
Produk BPR
Tabungan Deposito Kredit
Tabungan BPR
Mengapa Harus Menabung di BPR ??
Suku bunga tabungan BPR kompetetif dan menarik
1
Biaya administrasi ringanbahkan ada yang bebasbiaya
2
Jaringan kantor BPR tersebar dari kota hingga ke desa.
3
Saldo minimum tabunganrendahdan setorannya selanjutnyakecil
4
Setoran tabungan dapat dilakukan dengan uang pecahan kecil ataureceh
5
Tabungan di BPR dapat digunakan sebagai agunan kredit
6
Layanan jemput bola olehpetugas BPR sehingga tidak perlu repot mendatangani kantor BPR
7
BPR dapat melayani tabungan secara kelompok sebagai bagian dari pembiayaan
8
Tabungan di BPR dijamin olehLembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai denganketentuan dan persyaratan yang berlaku
9
BPR
INDONESIA
BPR
INDONESIA
Deposito BPR
Apa itu Deposito?
Deposito merupakan dana masyarakat yang
ditempatkan di bank dengan jangka waktu tertentu, yaitu satu bulan, tiga bukan, enam bulan dan dua belas bulan.
Apakah Deposito di BPR menguntungkan?
Deposito di BPR merupakan sarana menyimpan uang yang menguntungkan karena :
Dapat dimulai dari nilai
Rp. 500.000,00 1
Bunga Deposito umumnya lebih menarik
2
Memiliki jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan, hingga terhindar dari penggunaan dana yang tidak terencana
3
Deposito BPR juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sesuai ketentuan dan persyaratan yang berlaku
4
DEPOSITO BPR
DEPOSITO SUPER
Deposito BPR
Apakah sulit membuka deposito di BPR?
Membuka Deposito di BPR sangat sederhana dan mudah, yaitu:
Siapkan fotocopy kartu tanda pengenal diri
Mengisi formulir aplikasi pembukaan Deposito
Tentukan jangka waktu
yang diinginkan Siapkan uang sejumlah yang akan disimpan
Manfaat apalagi yang dapat diperoleh dari mendepositokan uang di BPR?
Memperoleh pendapatan tambahan dari bungaDeposito
1
Dengan menempatkan dana Deposito di BPR, berarti Anda ikut membangun daerah sendiri
4
Dapat dipergunakan sebagai agunankredit
2
Jangka waktu Deposito dapat disesuaikan denganrencana kebutuhan
3
1 2
3 4
Di BPR ini
BPR
INDONESIA
BPR Indonesia
Kredit BPR
Hindari rentenir, Ayo ke BPR Laksanakan dengan PAS.
Patuhi Aturan ... Pasti Selamat PAS Kreditnya....Pas Bayarannya
PAS kita membutuhkan uang mendesak untuk keperluan usaha kita, kenapa kita harus ke rentenir.
Datanglah ke BPR, proses kreditnya pun cepat dan mudah.
Modal kerja Investasi pendukung usaha misalnya untuk membeli mesin ataupun kendaraan.
Konsumsi misalnya untuk membeli mesin atau
kendaraan
Konsumsi misalnya untuk biaya pendidikan dan
renovasi rumah
Fasilitas kredit apa saja yang dapat disediakan untuk kita ?
BPR menyediakan fasilitas kredit untuk :
Kegiatan usaha lainnya yang bisa dilakukan BPR
berdasarkan POJK No.12/POJK.03/2016 Kegiatan Usaha BPR
Pemindahan dana melalui rekening BPR di bank umum
Kerjasama dengan perusahaan asuransi dalam mereferensikan produk asuransi
Kerjasama dalam rangka transfer
dana (terbatas pada penerimaan
atas pengiriman uang dari luar
negeri)
Titipan dana untuk pelayanan jasa pembayaran tagihan listrik,
telepon, air, pajak, dll (PPOB)
Layanan pembayaran
gaji bagi nasabah BPR
Penerbit uang elektronik dan
memasarkan uang elektronik
penerbit lain (BPRKU 2 dan 3)
Penerbit kartu ATM dan kartu debet
(BPRKU 1 dengan MI>
RP 6M, BPRKU 2 dan 3)
Penukaran valuta asing (BPRKU 2 dan 3)
Penyedia layanan electronic
banking (BPRKU 3)
Penyelenggara dan agen Laku
Pandai (BPRKU 3)
KESIMPULAN
Peran BPR dan BPRS tetap penting sebagai mitra UMKM di Indonesia.
Peran BPR dan BPRS strategis dalam memperluas akses layanan perbankan di Indonesia.
Bermitra dengan BPR – BPRS aman, karena terdaftar dan diawasi OJK serta dana yang disimpan dijamin oleh LPS.
Produk Bank yang sesuai dengan karekteristik Pelaku UMKM.