Tugas 2 Metode Penelitian dan Statistika Lanjut
Nama : Kezia G. Najoan NIM : 230221010014
1. 4 Skala Pengukuran :
• Skala Nominal
Skala nominal adalah jenis pengukuran di mana data dikelompokkan ke dalam kategori atau label tanpa adanya urutan atau tingkatan tertentu. Skala ini adalah yang paling dasar. Pada skala nominal, hanya mungkin untuk melakukan operasi
pengukuran mode (yaitu, mencari nilai atau kategori yang paling sering muncul).
Contoh :1. Jenis kelamin (1: Laki-laki, 2: Perempuan)
2. Status pernikahan (1: Belum Menikah, 2: Menikah, 3: Duda/Janda)
• Skala Ordinal
Skala ordinal memungkinkan kita untuk memeringkat atau mengurutkan data dalam kategori dengan urutan tertentu, tetapi jarak antar kategori tidak selalu sama (konstan) atau tidak dapat diukur. Operasi pengukuran yang dapat dilakukan pada skala ordinal adalah mencari median, modus, dan juga mencocokkan urutan.
Contoh : 1. Tingkat kepuasan (1: Rendah, 2: Sedang, 3: Tinggi)
2. Peringkat dalam kompetisi (1: Juara 1, 2: Juara 2, 3: Juara 3)
• Skala Interval
Skala interval memungkinkan pengukuran jarak antara nilai, dengan jarak antar nilai yang konsisten dan dapat diukur. Namun, tidak ada nilai nol mutlak. Pada skala interval, selain memiliki karakteristik skala nominal dan ordinal, jarak antar nilai memiliki arti yang sama. Pada skala interval, kita dapat melakukan operasi pengukuran seperti penambahan, pengurangan, mencari rata-rata, dan menghitung deviasi standar.
Contoh : 1. Suhu dalam derajat Celsius (0°C tidak berarti tidak ada suhu, tetapi suhu di bawah titik beku air)
2. Skor pada tes IQ (Perbedaan antara IQ 100 dan 120 sama dengan perbedaan antara IQ 120 dan 140)
• Skala rasio adalah skala paling kuat, memungkinkan pengukuran dengan
menggunakan angka, dan memiliki nilai nol mutlak yang bermakna dan berarti bahwa perbandingan dan operasi matematika seperti perkalian dan pembagian dapat
dilakukan. Skala ini memiliki semua karakteristik dari skala nominal, ordinal, dan interval.
Contoh : Pada skala rasio, nilai nol mutlak berarti tidak ada usia. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki usia 30 tahun dan orang lain memiliki usia 60 tahun, maka orang kedua memiliki dua kali lipat usia dari yang pertama.
2. Penyelesaian hal. 23 Buku Ajar Statistika a. Urutkan data
17, 18, 19, 20, 20, 22, 22, 23, 24, 24, 24, 24, 24, 24, 25, 25, 25, 26, 26, 28, 28, 29, 29, 30, 30, 30, 31, 31, 32, 32, 32, 32, 33, 34, 34, 35, 35, 36, 37, 38, 38, 39, 39, 39, 41, 41, 41, 41, 41, 42, 42, 42, 42, 42, 42, 43, 43, 43, 43, 44, 44, 44, 45, 45, 45, 45, 46, 46, 46, 47, 47, 47, 47, 48, 48, 48, 48, 49, 51, 52, 52, 52, 53, 54, 54, 54, 55, 56, 56, 57, 57, 59, 59, 60, 61, 61, 62, 62, 63, 69 b. Jangkauan (R) = 69 – 17 = 52 c. Banyaknya kelas (k)
k = 1 + 3,3 log 100
= 1 + 6,6 = 7, 6 = 8 d. Panjang interval kelas (i)
i = 52
8 = 6,5 = 7 e. Batas kelas pertama adalah 17 (data terkecil)
f. Tabel Distribusi Frekuensi
Diameter Turus Frekuensi
17 – 23
Ec
824 – 30
EEEC
1831 – 37
EEC
1338 – 44
EEEEC
2345 – 51
EEEB
1752 - 58
EEB
1259 - 65
EC
866 - 72
A
1Jumlah 100
3. Penyelesaian hal. 32 Buku Ajar Statistika - Urutkan data
40, 41, 41, 43, 43, 44, 46, 47, 47, 47, 50, 51, 52, 53, 54, 58, 59, 60, 60, 63, 65, 66, 66, 66, 67, 67, 67, 69, 70, 71, 73, 74, 75, 76, 77, 77, 77, 77, 78, 78, 78, 78, 78, 78, 78, 79, 79, 79, 79, 80, 80, 81, 81, 82, 82, 82, 82, 82, 83, 83, 84, 84, 84, 84, 84, 84, 85, 85, 85, 85, 85, 86, 86, 86, 86, 86, 86, 87, 87, 87, 87, 87, 87, 87, 88, 88, 88, 90, 90, 91, 92, 92, 93, 93, 96, 98, 98, 100, 100, 100
- Hitung Mean Data Tunggal 𝑥̅ =∑ 𝑥𝑖
𝑛 = 7590
100 = 75,9 - Menentukan Modus Data Tunggal
Mo = 78 dan 87 (7 kali muncul) - Hitung Median Data Tunggal
Me = ½ (n+1) = ½ (100 + 1) = ½ (101) = 50,5
Untuk Data Berkelompok :
- Jangkauan (R) = 100 – 40 = 60 - Banyaknya kelas (k)
k = 1 + 3,3 log 100
= 1 + 6,6 = 7, 6 = 8 - Panjang interval kelas (i)
i = 60
8 = 7,5 = 8 - Tentukan batas kelas interval
(40 + 8) = 48 -1 = 47 (48 + 8) = 56 -1 = 55 (56 + 8) = 64 -1 = 63 (64 + 8) = 72 -1 = 71 (72 + 8) = 80 -1 = 79 (80 + 8) = 88 -1 = 87 (88 + 8) = 96 -1 = 95 (96 + 8) = 104 -1 = 103 - Tabel distribusi frekuensi
Diameter Turus Frekuensi
40 – 47
Ee
1048 – 55
E
556 – 63
E
564 – 71
EE
1072 – 79
EEEd
1980 – 87
Eeeeeee
3588 – 95
Ee
1096 - 103
ea
6Jumlah 100
- Hitung Mean Data Berkelompok No Nilai
Interval
Titik Tengah (ti)
Frekuensi (fi)
Jumlah (ti. fi)
1 40 – 47 43,5 10 435
2 48 – 55 51,5 5 257,5
3 56 – 63 59,5 5 297,5
4 64 – 71 67,5 10 675
5 72 – 79 75,5 19 1434,5
6 80 – 87 83,5 35 2922,5
7 88 – 95 91,5 10 915
8 96 - 103 99,5 6 597
Jumlah ∑ 𝑓𝑖 = 100 ∑ 𝑡𝑖. 𝑓𝑖
= 7534
𝑥̅ =∑(𝑡𝑖.𝑓𝑖)
∑ 𝑓𝑖 = 7534
100 = 75,34 - Hitung Modus Data Berkelompok
No Nilai Interval Frekuensi (f)
1 40 – 47 10
2 48 – 55 5
3 56 – 63 5
4 64 – 71 10
5 72 – 79 → Bb=79+1/2 = 79.5
19 → fsb
6 80 – 87 → P = 8 35 → f
7 88 – 95 10 → fsd
8 96 – 103 6
100 F1 = f – fsb = 35 – 19 = 16
F2 = f – fsd = 35 – 10 = 25 𝑀𝑜 = 𝐵𝑏+ 𝑃 ( 𝐹1
𝐹1+𝐹2) = 79,5 + 8 ( 16
16+25) = 82,621
- Hitung Median Data Berkelompok
No Nilai Interval Frekuensi (f)
1 40 – 47 10
2 48 – 55 5
3 56 – 63 5 → Jf = 49
4 64 – 71 10
5 72 – 79 → Bb=79+1/2 = 79.5
19
6 80 – 87 → P = 8 35 → f = 35
7 88 – 95 10
8 96 – 103 6
𝑀𝑒 = 𝐵𝑏+ 𝑃 (
1 2𝑛− 𝐽𝑓
𝑓 ) = 79,5 + 8 (
1 2100− 49
35 ) = 79,72 4. Penyelesaian hal. 36 Buku Ajar Statistika
40, 41, 41, 43, 43, 44, 46, 47, 47, 47, 50, 51, 52, 53, 54, 58, 59, 60, 60, 63, 65, 66, 66, 66, 67, 67, 67, 69, 70, 71, 73, 74, 75, 76, 77, 77, 77, 77, 78, 78, 78, 78, 78, 78, 78, 79, 79, 79, 79, 80, 80, 81, 81, 82, 82, 82, 82, 82, 83, 83, 84, 84, 84, 84, 84, 84, 85, 85, 85, 85, 85, 86, 86, 86, 86, 86, 86, 87, 87, 87, 87, 87, 87, 87, 88, 88, 88, 90, 90, 91, 92, 92, 93, 93, 96, 98, 98, 100, 100, 100 Dispersi untuk Data Tunggal :
- Range (Jangkauan):
R = data tertinggi – data terendah = 100 – 40 = 60 - Standard Deviation (Simpangan Baku) :
n = 100
∑ 𝑥 = 7590
∑ 𝑥2 = 57608100
σ𝑛−1= √∑ 𝑥
2− (∑ 𝑥)2 𝑛
𝑛−1 = √57608100− (7590)2100
100−1 = 759 - Variance (Varians)
σ2𝑛−1 = 7592 = 576081
Dispersi untuk Data Berkelompok : - Range (Jangkauan):
R = data tertinggi – data terendah = 100 – 40 = 60 - Standard Deviation (Simpangan Baku) :
No Nilai Interval
Frekuensi (f)
Titik Tengah
(x)
f.x X2 f. X2
1 40 – 47 10 43,5 435 1892,5 18922,5
2 48 – 55 5 51,5 257,5 2652,25 13261,25
3 56 – 63 5 59,5 297,5 3540,25 17701,25
4 64 – 71 10 67,5 675 4556,25 45562,5
5 72 – 79 19 75,5 1434,5 5700,25 108304,8
6 80 – 87 35 83,5 2922,5 6972,25 244028,8
7 88 – 95 10 91,5 915 8372,25 83722,5
8 96 - 103 6 99,5 597 9900,25 59401,5
∑ 𝑓 = 100
∑ 𝑓𝑥 = 7534 ∑ 𝑓𝑥2
= 590905
σ𝑛−1= √∑ 𝑓𝑥
2− (∑ 𝑓𝑥)2∑ 𝑓
∑ 𝑓−1 = √590905−
(7534)2 100
100−1 = 15,339 - Variance (Varians)
σ2𝑛−1 = 15,3392 = 235,287