• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul Ajar 4 Pembelajaran Terintegrasi

N/A
N/A
Aprilyana Putri Prasetyaningtyas

Academic year: 2025

Membagikan "Modul Ajar 4 Pembelajaran Terintegrasi"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL AJAR EKONOMI KELAS XI / FASE F KURIKULUM MERDEKA BELAJAR

Disusun Oleh :

Aprilyana Putri Prasetyaningtyas 221324033

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI BKK PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSTAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

2024

(2)

MODUL AJAR EKONOMI KELAS XI/FASE F SMA CAHAYA NUSANTARA

YOGYAKARTA

INFORMASI UMUM

Capaian Pembelajaran Ekonomi Fase F

1. Peserta didik dapat mengingat dan mendefinisikan istilah- istilah penting terkait pendapatan nasional, seperti konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, ekspor, dan impor.

2. Peserta didik mampu menjelaskan setiap komponen dalam pendekatan pengeluaran, serta fungsinya dalam menghitung pendapatan nasional.

3. Peserta didik mampu menghitung pendapatan nasional menggunakan pendekatan pengeluaran.

4. Peserta didik mampu menganalisis bagaimana perubahan dalam konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, atau ekspor-impor akan mempengaruhi total pendapatan nasional.

Kompetensi Awal

Peserta didik telah mampu menjelaskan konsep mengenai pendapatan nasional, serta mampu menghitung pendapatan nasional dengan pendekatan produksi dan pendekatan pendapatan.

Profil Pelajar Pancasila

1. Bernalar Kritis

Peserta didik mampu menganalisis dan mengevaluasi komponen-komponen dalam pendekatan pengeluaran untuk menghitung pendapatan nasional.

2. Mandiri

Peserta didik belajar untuk secara mandiri mengumpulkan, menganalisis, dan menghitung data ekonomi untuk menghitung pendapatan nasional, sehingga terlatih dalam mengambil inisiatif dan menyelesaikan tugas dengan : Aprilyana Putri Prasetyaningtyas

: SMA Cahaya Nusantara Yogyakarta : 2024/2025

: Ekonomi : XI/F

: Pendapatan Nasional

: Perhitungan Pendapatan Nasional Pendekatan Pengeluaran

: 25 menit 1. Nama Penyusun

2. Institusi

3. Tahun Pelajaran 4. Mata Pelajaran 5. Kelas/Fase 6. Materi 7. Sub-Materi 8. Alokasi Waktu

IDENTITAS

(3)

tanggung jawab.

3. Bergotong Royong

Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menganalisis data ekonomi dan menyelesaikan simulasi perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.

Sarana/Prasaran a

1. Laptop 2. Proyektor

3. Media Powerpoint Perhitungan Pendapatan Nasional Pendekatan Pengeluaran.

4. Papan Tulis 5. Spidol 6. Smartphone

Target Peserta Didik

Peserta didik reguler kelas XI SMA Elang Bangsa 1 Yogyakarta

Moda

Pembelajaran

Tatap Muka/Luring

Materi Ajar

1. Pengertian pendapatan nasional dan pentingnya dalam perekonomian suatu negara.

2. Konsep pendekatan pengeluaran dalam menghitung pendapatan nasional.

3. Kelebihan dari pendekatan pengeluaran dalam menghitung pendapatan nasional.

4. Komponen mengenai pendekatan pengeluaran, meliputi total pengeluaran dari sektor rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri.

Model

Pembelajaran

Pembelajaran Kooperatif

Sumber Bahan Ajar

● Astuti, D. (2019). Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XI.

Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

● Sukirno, S. (2013). Ekonomi Makro untuk SMA dan MA Kelas XI IPS. Jakarta: Erlangga.

TUJUAN PEMBELAJARAN

Peserta didik dapat menghitung pendapatan nasional dengan menggunakan

pendekatan pengeluaran.

(4)

1. Peserta didik mampu menghitung pendapatan nasional suatu negara dengan menggunakan pendekatan pengeluaran.

2. Peserta didik mampu menjelaskan unsur-unsur dalam rumus perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu Kegiatan Pembuka

Orientasi

1. Guru membuka kegiatan dengan berdoa.

2. Guru menyapa dan mengucapkan salam kepada peserta didik.

3. Guru memeriksa kehadiran peserta didik.

4. Guru memastikan kondisi dan kesiapan kelas untuk memulai pembelajaran.

Apersepsi

1. Guru mereview proses pembelajaran sebelumnya dengan memberikan pertanyaan pemantik

Pertanyaan Pemantik:

● Melalui proses pembelajaran sebelumnya, apa yang kalian ketahui tentang pendapatan nasional?

● Apa saja indikator penting yang mempengaruhi perhitungan pendapatan nasional?

● Dalam melakukan perhitungan pendapatan nasional dengan menggunakan 2 pendekatan sebelumnya, apa perbedaan yang konkrit dari kedua pendekatan sebelumnya?

2. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran dan menjelaskan dinamika proses pembelajaran yang akan dilakukan oleh peserta didik.

3 menit

Kegiatan Inti

1. Guru memaparkan materi

17 menit

(5)

Guru mengajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif, dimana:

a. Menyajikan materi terkait perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.

b. Memberikan pertanyaan yang relevan dengan materi yang terkait.

c. Mengorganisir peserta didik dalam

kelompok belajar.

d. Membimbing kelompok belajar untuk mengerjakan tugas yang diberikan.

e. Memberikan apresiasi

kepada peserta didik.

f. Mengajak peserta didik untuk

menyimpulkan pembelajaran yang telah berlangsung.

menggunakan media Powerpoint 2. Guru memaparkan pengertian

pendapatan nasional dan pentingnya dalam perekonomian suatu negara.

3. Guru memaparkan konsep pendekatan pengeluaran dalam menghitung pendapatan nasional.

4. Guru memaparkan kelebihan dari pendekatan pengeluaran dalam menghitung pendapatan nasional.

5. Guru memaparkan komponen mengenai pendekatan pengeluaran, meliputi total pengeluaran dari sektor rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan luar negeri.

6. Guru menjelaskan contoh soal perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran.

7. Guru bertanya kepada peserta didik untuk memantau perkembangan pengetahuan yang diperoleh setelah penjelasan.

8. Guru membagi peserta didik ke dalam 3 kelompok, masing-masing beranggotakan 4-5 siswa.

9. Guru memberikan penugasan perhitungan pendapatan nasional dengan pendekatan pengeluaran dalam kelompok.

10. Guru memberikan waktu untuk mengerjakan.

11. Guru meminta salah satu perwakilan dari 2 kelompok untuk maju menuliskan jawaban kelompok.

12. Guru mengapresiasi hasil kerja dari masing-masing kelompok.

13. Jika waktu masih memungkinkan, guru memberikan asesmen bagi peserta didik untuk dikerjakan.

14. Jika waktu tidak memungkinkan, guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk mengerjakan asesmen di rumah sebagai penugasan.

Kegiatan Penutup

1. Guru menunjuk salah satu siswa untuk memberikan kesimpulan dari proses pembelajaran.

5 menit

(6)

2. Guru menunjuk salah satu siswa untuk memberikan refleksi dari seluruh rangkaian proses pembelajaran.

3. Guru menutup pembelajaran dan mengucapkan salam penutup kepada peserta didik.

LAMPIRAN

A. Pengertian Pendapatan Nasional dan Tujuannya

Pendapatan nasional adalah total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu. Menghitung pendapatan nasional penting untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara, menganalisis perkembangan ekonomi, dan sebagai dasar pengambilan kebijakan ekonomi.

B. Pendekatan Pengeluaran

Pendekatan pengeluaran adalah salah satu cara untuk menghitung pendapatan nasional dengan melihat total pengeluaran yang dilakukan oleh berbagai sektor ekonomi dalam perekonomian. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa nilai barang dan jasa yang diproduksi setara dengan jumlah pengeluaran untuk membelinya.

C. Komponen Dalam Pendekatan Pengeluaran

Dalam pendekatan pengeluaran, pendapatan nasional dihitung dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh empat sektor utama: rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan sektor luar negeri. Komponen-komponen tersebut adalah :

1. Konsumsi (C): Pengeluaran yang dilakukan oleh rumah tangga untuk membeli barang dan jasa sehari-hari, seperti makanan, pakaian, pendidikan, dan transportasi. Konsumsi merupakan komponen terbesar dalam pengeluaran.

2. Investasi (I): Pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk membeli barang modal seperti mesin, gedung, dan peralatan yang digunakan untuk produksi. Termasuk dalam investasi adalah perubahan dalam persediaan barang.

3. Pengeluaran Pemerintah (G): Pengeluaran yang dilakukan oleh pemerintah untuk membeli barang dan jasa, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta gaji pegawai negeri.

4. Ekspor Neto (X - M): Selisih antara ekspor (X) dan impor (M). Ekspor adalah barang dan jasa yang dijual ke luar negeri, sementara impor adalah barang dan jasa yang dibeli dari luar negeri. Ekspor neto diperoleh dengan mengurangkan impor dari ekspor, yang menunjukkan kontribusi perdagangan internasional terhadap pendapatan nasional.

(7)

D. Rumus Menghitung Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Pengeluaran Y = C + I + G + (X - M)

Dimana :

Y : Pendapatan Nasional C : Konsumsi

I : Investasi

G : Pengeluaran Pemerintah X : Ekspor

M : Impor

E. Contoh Perhitungan Pendapatan Nasional Pendekatan Pengeluaran Diketahui data ekonomi sebuah negara sebagai berikut:

Konsumsi Rumah Tangga : Rp1.000 triliun Investasi : Rp400 triliun Pengeluaran Pemerintah : Rp300 triliun

Ekspor : Rp200 triliun

Impor : Rp150 triliun

Hitunglah Pendapatan Nasional negara tersebut dengan menggunakan pendekatan pengeluaran!

Penyelesaian :

Pendapatan Nasional dengan pendekatan pengeluaran (Y) dapat dihitung dengan rumus:

Y=C+I+G+(X−M)

Substitusi data yang diketahui ke dalam rumus:

Y = 1.000+400+300+(200−150) Y = 1.000+400+300+50

Y = 1.750 triliun

Jadi, Pendapatan Nasional negara tersebut adalah Rp1.750 triliun.

(8)

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Lembar Kerja

Mata Pelajaran : Ekonomi Kelas/ Semester : XI/ Ganjil

Materi : Perhitungan dengan pendekatan pendapatan Alokasi waktu : 2 Menit

Tugas Kelompok Anggota :

1. ………

2. ………

3. ………

4. ………

Kerjakanlah 2 soal berikut di lembar jawab yang telah disediakan 1. Diketahui data ekonomi negara Italia sebagai berikut:

• Konsumsi Rumah Tangga (C): € 800 triliun

• Investasi (I): € 250 triliun

• Pengeluaran Pemerintah (G): € 450 triliun

• Ekspor (X): € 180 triliun

• Impor (M): € 130 triliun

Hitunglah Pendapatan Nasional negara tersebut menggunakan pendekatan pengeluaran!

2. Diketahui data ekonomi dari negara Inggris sebagai berikut:

• Konsumsi Rumah Tangga (C): £ 1.200 triliun

• Investasi (I): £ 500 triliun

• Pengeluaran Pemerintah (G): £ 600 triliun

• Ekspor (X): £ 300 triliun

• Impor (M): £ 250 triliun

Hitunglah Pendapatan Nasional negara tersebut menggunakan

pendekatan pengeluaran!

(9)

KUNCI JAWABAN

Soal 1 Diketahui :

1. C=800 triliun 2. I=250 triliun 3. G=450 triliun 4. X=180 triliun 5. M=130 triliun Ditanya : Y ?

Jawab :

Y = C + I + G + (X - M)

Y = 800 + 250 + 450 + (180 - 130) Y = 800 + 250 + 450 + 50

Y = 1.550

Jadi, besarnya pendapatan nasional negara Italia adalah € 1.550 Triliun

Soal 2 Diketahui :

1. C=1.200 triliun 2. I=500 triliun 3. G=600 triliun 4. X=300 triliun

5. M=250 triliun Ditanya : Y ? Jawab :

Y = C + I + G + (X - M)

Y = 1.200 + 500 + 600 + (300 - 250) Y = 1.200 + 500 + 600 + 50

Y = 2.350

Jadi, besarnya pendapatan nasional negara Inggris adalah £ 2.350 Triliun

(10)

ASESMEN

1. Apa yang dimaksud dengan pendapatan nasional?

a. Total nilai barang yang diimpor oleh suatu negara.

b. Jumlah pengeluaran pemerintah dalam satu tahun.

c. Total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu.

d. Perhitungan keuntungan perusahaan dalam suatu negara.

e. Hasil perhitungan nilai ekspor dan impor suatu negara.

Kunci Jawaban : C

2. Manakah yang tidak termasuk dalam 3 pendekatan dalam menghitung pendapatan nasional?

a. Pendekatan produksi b. Pendekatan pengeluaran c. Pendekatan investasi d. Pendekatan pendapatan

e. Pendekatan berbasis faktor produksi Kunci Jawaban : C

3. Manakah dibawah berikut yang bukan merupakan pengertian pendekatan pengeluaran?

a. Metode menghitung pendapatan nasional dengan menjumlahkan pengeluaran rumah tangga, perusahaan, pemerintah, dan sektor luar negeri.

b. Pendekatan yang hanya menghitung pengeluaran pemerintah tanpa memperhatikan sektor lain.

c. Cara perhitungan yang mencakup konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor bersih.

d. Pendekatan yang mengukur total nilai barang dan jasa berdasarkan pengeluaran.

e. Metode menghitung pendapatan nasional dari sektor pengeluaran masyarakat dan investasi.

Kunci Jawaban : B

(11)

4. Apa saja komponen dalam pendekatan pengeluaran?

a. Konsumsi, investasi, pajak, dan subsidi.

b. Konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor bersih.

c. Pendapatan tenaga kerja, investasi, dan pengeluaran pemerintah.

d. Konsumsi, impor, ekspor, dan laba bersih.

e. Investasi, subsidi, pajak, dan ekspor impor.

Kunci Jawaban : B

5. Negara Jerman pada tahun 2023 memiliki nilai pendapatan nasional sebesar

€ 8.960 triliun. Di tahun yang sama, diketahui nilai ekspor bersih sebesar € 500 triliun, nilai konsumsi masyarakat sebesar 2.900 triliun, dan nilai investasi sebesar 4.230 triliun. Berapakah besaran nilai pengeluaran pemerintah?

a. € 1.200 triliun

b. € 1.330 triliun

c. € 1.450 triliun

d. € 1.520 triliun

e. € 1.700 triliun

Kunci jawaban : B

(12)

PENILAIAN SIKAP No Nama Peserta

Didik

Aspek yang dinilai Nilai Akhir Jujur Berfikir

Kritis

Kreatif Bertanggung Jawab 1

2 3 4

Keterangan 1. Jujur

2. Berfikir Kritis 3. Kreatif

4. Tanggung Jawab

Kriteria Penilaian

1. Aspek perilaku yang dinilai dengan kriteria : 100-90 = Sangat Baik

89-77 = Baik 76-77 = Cukup 49-0 = Kurang

2. Nilai Akhir = JumlahNilai = Hasil Nilai 4

3. Nilai Maksimal = 400 = 100 4

(13)

PENILAIAN KETERAMPILAN No Nama Peserta

Didik

Aspek yang dinilai Nilai Akhir Kemampuan

Bertanya

Kemampuan Menjawab

Memberikan Masukan 1

2 3 4

Keterangan

1. Kemampuan bertanya 2. Kemampuan menjawab 3. Memberikan masukan

Kriteria Penilaian

4. Aspek perilaku yang dinilai dengan kriteria : 100-90 = Sangat Baik

89-77 = Baik 76-77 = Cukup 49-0 = Kurang

5. Nilai Akhir = JumlahNilai = Hasil Nilai 4

6. Nilai Maksimal = 400 = 100

4

(14)
(15)
(16)

Referensi

Dokumen terkait

(2014) juga memperkuat penjelasan Kemendikbud bahwa implementasi pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara untuk mengembangkan

Daerah (Perda) dalam konsideran yang tercantum penulis melihat salah satu cara / strategi pemerintah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor

Data pendapatan nasional yang dihitung dengan cara pengeluaran akan dapat memberi gambaran tentang (a) samapi dimana buruknya masalah ekonomi yang dihadapi atau sampai dimana

Agribisnis mampu memberikan multiplier dalam menyediakan lapangan pekerjaan sehingga berkontribusi terhadap pendapatan nasional atau Produk Domestik Bruto (PDB). Beberapa hal

Secara prinsip, kerangka ini dapat dipergunakan untuk berbagai hal, seperti: menentukan tingkat optimalisasi penggunaan aset TIK dengan cara membandingkan antara fitur/kapabilitas

(2014) juga memperkuat penjelasan Kemendikbud bahwa implementasi pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu cara untuk mengembangkan

TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN  Tujuan :  Dapat memikirkan tentang cara menghitung 48/3 dengan menggunakan gambar dan pembagian yang telah dipelajari..  Tujuan Pembelajaran Ke-1 

Dari data lapangan yang diperoleh dengan berbagai pendekatan diatas, maka salah satu cara yang dapat dilakukan oleh petani-peternak dalam hal menjalankan peran ekonomi yang berkaitan