Aljabar merupakan salah satu cabang matematika yang identik dengan simbol, lambang, notasi, variabel, persamaan, dan pertidaksamaan. Modul ini menguraikan langkah-langkah awal penyelesaian persamaan linier satu variabel (PLSV) dan pertidaksamaan linier satu variabel (PtLSV. Modul ini membahas dasar-dasar langkah-langkah menentukan himpunan solusi PLSV dan PtLSV serta menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan .PLSV dan PtLSV.
Pemahaman Ananda yang baik terhadap modul ini juga akan memudahkan Anda dalam memahami materi pada modul-modul berikut.
Deskripsi Singkat
Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Mulailah mempelajari topik pada Modul 4 pada setiap kegiatan pembelajaran hingga Anda dapat menguasainya dengan baik. Selesaikan setiap bagian kegiatan dan tugas dalam modul ini dengan penuh semangat dan kegembiraan. Apabila anda mengalami kesulitan dalam melakukannya, catatlah kesulitan-kesulitan tersebut dalam buku catatan anda agar anda dapat mendiskusikannya dengan teman, memberitahukan kepada orang tua atau bertanya langsung kepada guru pada saat kegiatan pembelajaran direncanakan;
Melengkapi dan memahami setiap bagian dalam rangkuman sebagai bagian dari tingkat penguasaan materi dalam modul ini; Lengkapi bagian Tes Formatif pada setiap bagian Kegiatan Pembelajaran sebagai indikator penguasaan materi dan refleksi proses belajar Ananda pada masing-masing bagian.
Petunjuk Belajar
Berdasarkan percobaan 1 di atas terlihat bahwa jumlah kelereng pada lengan timbangan kiri sama dengan jumlah kelereng pada lengan timbangan kanan atau timbangan berada pada posisi seimbang. Banyaknya kelereng di lengan kiri timbangan pada keadaan setimbang awal = banyaknya kelereng di lengan kanan timbangan pada keadaan setimbang awal yaitu 0. Sisi kiri tanda sama dengan melambangkan banyaknya kelereng pada lengan kiri timbangan dan sisi kanan tanda sama dengan melambangkan jumlah kelereng di lengan kanan timbangan.
Ubahlah persamaan kesetimbangan di atas ke dalam bentuk matematika dengan mengambil banyaknya kelereng dalam 1 kotak merah sebagai variabel. Tuliskan caramu mendapatkan informasi banyaknya kelereng dalam 1 kotak merah pada kolom hasil percobaan 2 di bawah. Berdasarkan percobaan 2 diatas Ananda diminta menentukan banyaknya kelereng dalam 1 kotak berwarna merah agar timbangannya seimbang.
Ubahlah persamaan kesetimbangan di atas ke dalam bentuk matematika dengan mengasumsikan banyaknya bola dalam 1 kotak kuning sebagai variabel. Berdasarkan Percobaan 4 di atas, Ananda diminta menentukan jumlah bola dalam 1 kotak merah agar timbangan berada pada posisi seimbang. Misal = Banyak bola dalam 1 kotak Banyak bola di lengan timbangan kanan = Banyak bola di lengan timbangan kiri.
Kita ambil masing-masing 1 kotak dari lengan kanan dan kiri timbangan, maka posisi timbangan akan tetap seimbang. Di antara persamaan-persamaan berikut yang merupakan model matematika dari permasalahan di atas adalah... a. B. C. D. 4. Perhatikan kalimat di bawah ini! saya) 2 – m = 1 . ii) y adalah bilangan prima yang lebih besar dari 4 iii) 4 + b> 10 . iv) Setelah Senin adalah hari Selasa. Berdasarkan Percobaan 1 di atas, kita dapat melihat bahwa jumlah kelereng di lengan kiri timbangan lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah kelereng di lengan kanan timbangan, atau lengan kanan timbangan lebih berat daripada lengan kiri. .
Berdasarkan percobaan 2 di atas terlihat bahwa jumlah kelereng di sisi kiri lengan timbangan harus lebih sedikit dari jumlah kelereng di sisi kanan lengan timbangan, agar sisi kanan lengan timbangan tetap lebih berat. daripada lengan kiri. Kita dapat menulis kalimat matematika dimana sisi kiri tanda sama dengan melambangkan jumlah kelereng pada lengan kiri mangkuk dan sisinya.
Peran Guru dan Orang Tua
Indikator Pembelajaran
Aktivitas Pembelajaran
Jika kita mengalikan angka tersebut dengan dua pertiga, maka kita kurangi dua kali dan dikurangi satu sama dengan tujuh. Kelompok kalimat (2) dan kalimat (3) merupakan kelompok kalimat berita (pernyataan) yang dapat dinyatakan benar atau salah dan tidak keduanya. Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah Buku Siswa Matematika SMP/MTs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 Kelas 7 halaman 250.
Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah yaitu Buku Pelajaran Siswa Matematika SMP/MTs Kelas 7 Kemendikbud Tahun 2017 halaman 251. Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah yaitu buku pelajaran untuk siswa matematika SMP/MTs Kemendikbud Tahun 2017 kelas 7 halaman 253. Tangan kanan : 2 kotak kelereng kuning dan 3 kelereng Tangan kiri : 1 kotak kelereng kuning dan 5 kelereng.
Tuliskan caramu memperoleh keterangan banyaknya kelereng 1 warna biru pada kolom 3 hasil percobaan di bawah ini. Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah yaitu Buku Ajar Matematika Siswa Kelas 7 SMP/MTs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017, halaman 258-259. Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah Buku Siswa Matematika SMP/MTs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 Kelas 7 halaman 269.
Untuk memperdalam pemahaman Ananda, baca kembali buku sekolah, Buku Siswa Matematika SMP/MTs Tahun 2017 Kemendikbud Kelas 7 halaman 270.
Tugas
Kesimpulan Jadi uang yang dibawa Noni tidak cukup untuk membeli 6 kg buah rambutan karena tidak mempunyai uang Rp 10.000,00. Kalimat terbuka adalah kalimat yang tidak dapat ditentukan nilai kebenarannya, benar atau salah, karena mengandung unsur yang belum diketahui nilainya.
Rangkuman
Jika kedua ruas persamaan dijumlahkan atau dikurangkan dari bilangan real yang sama, maka persamaan yang dihasilkan adalah ekuivalen. Mengalikan atau membagi kedua ruas dengan bilangan real bukan nol yang sama akan menghasilkan persamaan ekuivalen. Jika koefisien pada variabel yang diperoleh dari langkah 2 adalah ≠ 1, kalikan atau bagi kedua ruas dengan angka yang sama sehingga diperoleh koefisien satu untuk variabel tersebut.
Berdasarkan kegiatan Percobaan 1 dapat kita simpulkan bahwa jika kedua ruas suatu pertidaksamaan dijumlahkan maka hasilnya bukan 1. Berdasarkan kegiatan Percobaan 2 dapat disimpulkan bahwa jika kedua ruas tersebut dikalikan dengan i bilangan real positif yang sama maka tidak akan mengubah tanda pertidaksamaan, sedangkan jika dikalikan dengan bilangan real negatif maka akan mengubah tanda pertidaksamaan. Jika kedua ruas tersebut dibagi dengan bilangan real positif maka tanda pertidaksamaannya tidak berubah, sedangkan jika dibagi dengan bilangan real negatif maka tanda pertidaksamaannya berubah.
Jika kedua ruas pertidaksamaan dijumlahkan dengan bilangan real yang sama, maka tanda pertidaksamaan tersebut tidak berubah. Jika kedua ruas dikalikan dengan bilangan real positif yang sama maka tanda pertidaksamaannya tidak berubah, sedangkan jika dikalikan dengan bilangan real negatif yang sama maka tanda pertidaksamaannya berubah. Selamat kepada Ananda karena telah berhasil menyelesaikan materi pembelajaran yang dijelaskan pada modul Persamaan Linear dan Pertidaksamaan Satu Variabel.
Hal penting dari materi yang dipelajari pada Kegiatan Pembelajaran-2 adalah bagaimana menyelesaikan permasalahan pertidaksamaan linier satu variabel.
Tes Formatif