• Tidak ada hasil yang ditemukan

Modul Proyek P5PPRA MBKM

N/A
N/A
Ziddan Rachman

Academic year: 2025

Membagikan "Modul Proyek P5PPRA MBKM"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

Peserta didik sadar akan pemanasan global yang diakibatkan oleh kegiatan manusia salah satunya adalah penggundulan hutan. Projek dengan topik Hijaukan untuk keberlangsungan hidup diharapkan dapat membuat peserta didik lebih sadar dengan penyebab perubahan Iklim yang disebabkan oleh Deforestasi. Penebangan hutan dan perubahan lahan” dan diharapkan peserta didik bisa mengetahui cara mengurangi, serta menerapkan gaya hidup berkelanjutan.

Lalu peserta didik mencari dan membandingkan kondisi lingkungan/hutan yang paling signifikan dari tahun ke tahun dengan data yang terpercaya. Setelah proses pengenalan diharapkan peserta didik menyadari apa yang dapat mereka lakukan dan melakukan riset dan tindakan pada tahap aksi. 1.Guru memulai projek ini dengan menanyakan kepada peserta didik apa yang mereka tahu mengenai isu perubahan iklim.

2.Guru memberikan video yang telah disiapkan untuk para peserta didik agar peserta didik untuk diamati dan meminta peserta didik untuk menuliskan intisari. Peserta didik diminta untuk mencatat dan membandingkan miskonsepsi dan realita yang terjadi mengenai perubahan iklim. 1.Guru memulai projek ini dengan menanyakan kepada peserta didik apa yang mereka tahu mengenai isu Deforestasi.

2.Guru memberikan keyword video yang telah disiapkan untuk para peserta didik agar peserta didik mencari tahu dan mengklasifikasi mana yang relevan dengan pembahasan.

Lembar Refleksi Murid

Lembar Observasi Guru

2.Guru menayangkan video yang telah disiapkan untuk para peserta didik dan memberikan bahan bacaan pada peserta didik untuk tahu cara mengurangi deforestasi. 3.Peserta didik dalam kelompok mereka melakukan sesi brainstorming tentang cara menjaga lingkungan yang juga bermanfaat bagi kesejahteraan mereka. 4.Guru mengarahkan peserta didik untuk menuliskan sebab dan akibat menjaga lingkungan dan menempelkan pada papan kerja yang telah disediakan.

Peserta didik diminta untuk mencatat dan menganalisis cara menjaga lingkungan dan sebab akibatnya lalu dituangkan dalam bentuk artikel. 1.memberikan penjelasan terkait sebab dan akibat yang dihasilkan penghijauan dan deforestasi agar dijadikan perbandingan oleh peserta didik. 3.Peserta didik dalam kelompok mereka melakukan sesi diskusi untuk mengetahui sebab dan akibat dari penghijauan dan deforestasi secara berkala terutama di indonesia.

4.Guru mengarahkan peserta didik untuk menuliskan hasilnya pada tabel yang disiapkan guru di papan tulis. Guru mengarahkan peserta didik untuk menjelaskan hasil dari diskusi mereka, dan kelompok lain diberi kesempatan untuk bertanya.

Tahap

Kontekstualisasi

Guru mengapresiasi dan mengevaluasi hasil yang didapatkan peserta didik dan menjelaskan dengan rinci terkait cara menanggulangi deforestasi Tugas

Melihat : contoh cara menanggulangi deforestasi dibarengi dengan kesehatan secara manfaat yang didapat untuk jangka panjang.

Assesment Formatif

Tugas mandiri

Sebelum membahas secara spesifik tentang riset hasil pengamatan deforestasi di wilayah yang ditetapkan, guru membahas tentang gunanya pengumpulan, pengorganisasian, dan penyajian data. Apa yang terjadi bila kita tidak menggunakan data atau data tidak memadai saat kita mencoba untuk memahami dan memecahkan suatu persoalan. Guru memberikan penjelasan kepada murid cara untuk mengumpulkan, mengorganisasi dan menyajikan data yang akan dipakai nantinya sebagai basis menjelaskan masalah yang dihadapi dan solusi yang akan diambil.

Murid secara jigsaw membaca dan memahami bentuk penyajian data: bar graph, line graph, pie chart. Murid memilih mana yang paling cocok dengan data yang akan dicari, kemudian mempresentasikan hasilnya pada pertemuan selanjutnya. 2.Guru dapat memberikan umpan balik tertulis atas presentasi kelompok di akhir sesi sebagai bagian dari asesmen formatif.

3.Guru sebagai moderator dapat meminta setiap kelompok untuk memberikan satu kesimpulan dari hasil presentasi yang ada di akhir presentasi.

Tahap Aksi

Guru menyiapkan contoh poster dari mengenai Hijaukan untuk keberlangsungan hidup, terutama poster yang menjadi contoh harus menampilkan data dan peta wilayah untuk menggambarkan deforestasi diwilayah yang ditugaskan dan solusi untuk menghadapi deforestasi untuk peserta didik. 1.Guru meminta untuk setiap kelompok (kelompok di awal projek), untuk menghasilkan 1 Poster, isi poster terkait apa yang mereka ingin sampaikan pada khalayak umum terkait Deforestasi, cara mengurangi dan mengajak untuk sadar akan pentingnya menjaga alam sekitar karena berpengaruh penting bagi kelangsungan hidup. 3.Guru menjelaskan cara membuat poster yang baik serta mengandung isi yang bermanfaat, ringkas dan tepat sasaran sesuai tujuan awal pembuatan poster.

Guru memberikan feedback tertulis setelah presentasi hasil riset kelompok telah selesai sebagai bentuk assesment formatif (Untuk rubrik terlampir dislide selanjutnya). 5.Guru mengingatkan kembali kepada peserta didik akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar, akibat yang dihasilkan dari deforetasi dan pengaruh mengurangi deforestasi serta pengaruh jangka panjang dari memberantas deforetasi. 6.Guru mengingatkan untuk membuat poster dengan sungguh sungguh karena hasil poster terbaik disetiap kelas akan dipajang di mading sekolah dan social media sekolah.

Peserta didik diminta untuk membuat poster yang berisi informasi, penjelasan dan langkah langkah yang perlu diambil untuk mengurangi deforestasi.

Rubrik Penilaian Poster

Guru menyiapkan laptop atau komputer (jika ada) atau papan kelas untuk peserta didik memasang poster hasil kerja.

1.Guru membuka pertemuan dengan bertanya “apakah poster yang telah kalian kerjakan sudah rampung”

Guru menjelaskan pembelajaran yang akan dilaksanakan pada pertemuan kali ini

Peserta didik menjawab pertanyaan yang dilontarkan guru dan kelompok lain mengenai poster yang telah dihasilkan 5.Guru menilai hasil kerja peserta didik dari poster dan presentasi yang telah dilaksanakan

NOTE

Rubrik Penilaian Presentasi

Guru menjelaskan sesi ini dilakukan untuk mendapatkan hasil dalam skala yang lebih besar, dimana pada aktivitas sebelumnya telah dilakukan 4. Guru menjelaskan pentingnya mendapat jumlah yang cukup agar dapat mendapat angka yang signifikan (misalnya target semua guru, dan petugas di sekolah, atau target beberapa kakak dan adik kelas). Guru meminta peserta didik menghasilkan draf terlebih dahulu, kemudian diadakan sesi evaluasi dimana peserta didik masih bisa merevisi kuesioner supaya isinya lebih tepat sasaran.

Tugas

  • Guru menjelaskan bagaimana cara melakukan wawancara yang benar
  • Guru mengingatkan akan adanya tantangan selama sesi wawancara dan bagaimana cara mengatasinya
  • Guru memotivasi peserta didik untuk mencapai target kuantiti yang diperlukan
  • Guru membuka pertemuan dengan bertanya “bagaimana wawancara yang telah kalian lakukan apakah berjalan lancar atau ada tantangan?”
  • Guru mengapresiasi setiap kelompok yang telah melakukan wawancara. selanjutnya guru mengarahkan peserta didik untuk mempresentasikan hasil wawancara kelompok mereka di depan
  • Peserta didik diminta untuk melakukan riset mengenai Deforestasi yang terjadi di luar lingkungan sekolah yang sudah ada langkah mitigasinya
  • Peserta didik dapat memilih 1 tempat atau wilayah tertentu yang sudah menjalankan langkah mengurangi Deforestasi
  • Peserta didik kemudian mencatat kontributor mana saja yang telah melakukan mitigasi deforestasi dan langkah apa saja yang telah
  • Guru dapat memberikan beberapa list aktivitas lingkungan, komunitas, atau organisasi lokal, nasional, atau internasional yang bergerak di
  • Untuk membantu peserta didik fokus dalam pencarian mereka dan mengorganisasi hasil pencarian ini, guru dapat memberikan format

Guru mengingatkan bahwa tujuan akhir dari kuesioner adalah mendapatkan data pemahaman orang lain terkait deforestasi dan perubahan iklim 3. Peserta didik diminta bekerja dalam kelompok dalam melakukan wawancara dan membagikan daftar kuesioner yang telah disiapkan. Peserta didik diharapkan dapat melakukan wawancara dengan jumlah yang dirasakan cukup banyak untuk mendapatkan angka signifikan deforestasi.

Guru membuka pertemuan dengan bertanya “bagaimana wawancara yang telah kalian lakukan apakah berjalan lancar atau ada tantangan?”. 3.Guru mempersilahkan setiap kelompok untuk saling berdiskusi agar dapat mengetahui variasi dari pengetahuan, sikap, dan tindakan responden terkait isu deforestasi dan gaya hidup berkelanjutan. Peserta didik diminta untuk melakukan riset mengenai Deforestasi yang terjadi di luar lingkungan sekolah yang sudah ada langkah mitigasinya.

Peserta didik dapat memilih 1 tempat atau wilayah tertentu yang sudah menjalankan langkah mengurangi Deforestasi menjalankan langkah mengurangi Deforestasi. Peserta didik kemudian mencatat kontributor mana saja yang telah melakukan mitigasi deforestasi dan langkah apa saja yang telah melakukan mitigasi deforestasi dan langkah apa saja yang telah dilakukan. Guru dapat memberikan beberapa list aktivitas lingkungan, komunitas, atau organisasi lokal, nasional, atau internasional yang bergerak di atau organisasi lokal, nasional, atau internasional yang bergerak di bidang konservasi lingkungan untuk membantu peserta didik memulai proses eksplorasi ini.

Untuk membantu peserta didik fokus dalam pencarian mereka dan mengorganisasi hasil pencarian ini, guru dapat memberikan format mengorganisasi hasil pencarian ini, guru dapat memberikan format dokumen berupa tabel sederhana untuk mendokumentasikan pencarian mereka.

Tahap Refleksi

  • Pada beberapa aktivitas sebelumnya, peserta didik dapat menyimpulkan beberapa dampak diri deforestasi di sekitarnya
  • Peserta didik dapat mencari tahu dalam kelompok dalam menemukan solusi/
  • Peserta didik mendiskusi langkah apa yang dapat dilakukan untuk membujuk orang lain untuk sadar dan mau mengurangi deforestasi dengan cara
  • Peserta didik mendiskusi langkah apa yang dapat dilakukan di sekolah, serta tantangannya
  • Guru dapat mulai mengarahkan peserta didik untuk memulai aksi dari gaya hidup sendiri (lifestyle) dan kemudian membujuk orang lain dalam skala lebih besar seperti
  • Guru mengarahkan peserta didik setiap kelompok untuk

Peserta didik mendiskusi langkah apa yang dapat dilakukan untuk membujuk orang lain untuk sadar dan mau mengurangi deforestasi dengan cara lain untuk sadar dan mau mengurangi deforestasi dengan cara. Guru dapat mulai mengarahkan peserta didik untuk memulai aksi dari gaya hidup sendiri (lifestyle) dan kemudian membujuk orang lain dalam skala lebih besar seperti sendiri (lifestyle) dan kemudian membujuk orang lain dalam skala lebih besar seperti kampanye dan kegiatan penanaman di lingkungan sekolah. Guru memastikan peserta didik mengetahui tujuan akhir yang ingin dicapai, yaitu membujuk orang agar mengganti gaya hidup atau langkah mengurangi Deforestasi dan melakukan penghijauan.

Guru berdiskusi dalam membahas cara apa yang dapat dilakukan untuk membuat kampanye lebih menarik, seperti pembuatan poster, spanduk, flyer dan kertas questionaire untuk pendataan setiap orang yang ikut serta.

Persiapan

  • Peserta didik membuat janji dan meminta persetujuan pada kepala sekolah untuk mengadakan acara kampanye
  • Peserta didik membuat janji dengan pembicara (apabila ada)
  • Peserta didik menghitung dana yang diperlukan (apabila ada) untuk menjalankan kampanye
  • Peserta didik mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan
  • Peserta didik mempersiapkan undangan untuk orang tua/ wali
  • Peserta didik mempersiapkan bahan presentasi, video atau flyer untuk hari kampanye Pelaksanaan
  • Registrasi dan Pendaftaran Peserta lalu dilanjutkan pembagian kelompok
  • Pengantar singkat tentang tujuan kampanye dan Pemaparan kesan dan pesan penting tentang pelestarian lingkungan
  • Sesi presentasi oleh seorang ahli lingkungan atau aktivis lingkungan Berbagi
  • Kelompok-kelompok mulai melaksanakan kampanye di area sekolah dan Pemasangan poster, distribusi pamflet, dan interaksi dengan rekan sekolah
  • Peserta didik dalam Kelompok mempresentasikan kampanye mereka dengan menggunaan media sosial, poster, dan pamflet sebagai alat kampanye
  • Guru melakukan pengecekan sumber daya dan peralatan penanaman serta persiapan area penanaman
  • Guru melakukan briefing terlebih dahulu dengan peserta didik untuk
  • Pelaksanaan kegiatan penanaman bersama di lokasi yang telah ditentukan oleh guru
  • Setiap kelompok bertanggung jawab atas area tertentu
  • Kelompok-kelompok menyebarkan pesan kampanye di sekitar lingkungan masyarakat Interaksi dengan warga dan undangan mereka untuk bergabung
  • Peserta melakukan dokumentasi yang akan diuplod di social media sekolah
  • Guru mendistribusikan lembaran kertas refleksi akhir untuk diisi para peserta didik
  • Lembaran refleksi untuk individual dan lembar evaluasi kerja setiap peserta didik dalam kelompok
  • Diharapkan dari lembaran refleksi dan evaluasi akhir, guru dapat melihat perkembangan setiap peserta didik dan pemahaman terhadap topik
  • Guru dapat memberi masukan dan pendapat mengenai aktivitas kampanye sebelumnya dan memperlihatkan cuplikan video atau dokumentasi kampanye
  • Asesmen dan Refleksi
    • Rubrik Asesmen Profil Pelajar Pancasila

Guru mengatur waktu untuk murid dari jenjang lain untuk bergabung dalam melakukan aksi yang telah disosialisasikan oleh murid. Apabila aksi dilakukan di lokasi luar sekolah, guru mengkoordinasikan kepada orang tua terkait prosedur kunjungan ke luar sekolah. Apabila melakukan penanaman bersama warga Guru harus meminta perijinan terlebih dahulu pada perangkat desa untuk melaksanakan penanaman dan mengkordinasikan dengan warga sekitar.

Kelompok-kelompok menyebarkan pesan kampanye di sekitar lingkungan masyarakat Interaksi dengan warga dan undangan mereka untuk bergabung masyarakat Interaksi dengan warga dan undangan mereka untuk bergabung (jika penanaman mengikutsertakan masyarakat). Lembaran refleksi untuk individual dan lembar evaluasi kerja setiap peserta didik dalam kelompok dalam kelompok. Diharapkan dari lembaran refleksi dan evaluasi akhir, guru dapat melihat perkembangan setiap peserta didik dan pemahaman terhadap topik perkembangan setiap peserta didik dan pemahaman terhadap topik.

Guru dapat memberi masukan dan pendapat mengenai aktivitas kampanye sebelumnya dan memperlihatkan cuplikan video atau dokumentasi kampanye sebelumnya dan memperlihatkan cuplikan video atau dokumentasi kampanye yang ada. Apabila melakukan penanaman bersama warga Guru harus meminta perijinan terlebih dahulu pada perangkat desa untuk melaksanakan penanaman dan mengkordinasikan dengan warga sekitar Aktivitas 21.

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

Sub Elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan

Bernalar Kritis

No Nama

Daftar Nilai Profil Pelajar Pancasila

Sub Elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan Menjadi

Rubrik Asesmen Profil Pelajar Rahmatan Lil alamin Keteladanan (Qudwah)

Sub Elemen Belum berkembang Mulai berkembang Berkembang sesuai harapan Sudah melebihi harapan Kritis, kreatif,

Dinamis dan Inovatif (Tathawwur wa Ibtikar)

No Nama Siswa Nilai Profil Pelajar Rahmatan Lil alamin

Tabel Nilai Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin

Rubrik Asesmen Manajemen Proyek

Setelah projek ini, aku paham apa yang harus dilakukan untuk terus menjaga gaya hidup berkelanjutan dan mengurangi deforestasi. Hal yang masih ingin kuketahui lebih dalam mengenai jejak karbon dan menjaga gaya hidup berkelanjutan adalah.

5A. Lembar Refleksi Individu

Selalu berusaha mencari solusi dalam permasalahan kerja kelompok dan mencapai tenggang waktu yang ditentukan bersama. Dapat mengatur diri, menjaga sikap dan memberikan suasana menyenangkan dalam kerja kelompok, serta terbuka menerima pendapat atau kritik.

5B. Lembar Refleksi Kelompok

Glosarium

Referensi

Dokumen terkait