PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT.
ARARA ABADI SINARMAS FORESTRY
(The Effect of Work Motivation and Discipline on Employee Performance PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry)
Oleh
Nama : Dewi
NIM : 1761201048 Jurusan : Manajemen
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS LANCANG KUNING PEKANBARU
2020
ii
iii
iv
ABSTRAK
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. ARARA ABADI SINARMAS FORESTRY
Oleh:
Dewi NIM. 1761201048
Perusahaan bisnis yang bergerak di bidang manufakture harus mampu bersaing ketat dalam memasarkan produknya. Faktor kinerja karyawan menjadi poin penting yang yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Kinerja karyawan diukur dari kualitas kerja, kuantitas, ketepatan, efektifitas, kemandirian, dan komitmen terhadap pekerjaan. Kinerja karyawan memiliki keterkaitan erat dengan motivasi dan disiplin kerja, sehingga untuk menghasilkan kinerja yang baik diperlukan motivasi dan disiplin kerja. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Penggalian data dilakukan dengan menyebarkan angket, observasi lapangan, dan mengumpulkan dokumen atau arsip. Populasi dalam penelitian ini adalah 1460 karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry.
Sampel penelitian berjumlah 314 responden yang dihitung menggunakan rumus slovin. Teknik sampling yang digunakan yaitu random sampling. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, 1) motivasi kerja berpengaruh postif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry; 2) disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry; 3) motivasi dan disiplin kerja berpengaruh positif signifikan secara simultan terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry.
Kata Kunci: Motivasi Kerja, Disiplin Kerja, dan Kinerja Karyawan
v ABSTRACT
THE EFFECT OF WORK MOTIVATION AND DISCIPLINE ON EMPLOYEE PERFORMANCE PT. ARARA ABADI SINARMAS
FORESTRY Dewi NIM. 1761201048
Business companies engaged in manufacture must be able to compete fiercely in marketing their products. The employee performance factors are important points that had to be considered by the company. Employee performance is measured by work quality, quantity, accuracy, effectiveness, independence, and commitment to work. Employee performance is closely related to work motivation and discipline, so to produce good performance requires motivation and work discipline. The type of data used in this research is quantitative data. Data mining is carried out by distributing questionnaires, field observations, and collecting documents or archives. The population in this study were 1460 employees of PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry. The research sample was 314 respondents who were calculated using Slovin's formula. The sampling technique used is random sampling. From the results of this study, it can be concluded that, 1) work of motivation has a positive and significant affects the performance of the employees of PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry; 2) work discipline has a positive and significant affects the performance of the employees of PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry; 3) motivation and work discipline have a positive and significant affects simultaneously the performance of employees of PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry.
Keywords: Work Motivation, Work Discipline, and Employee Performance
vi
vii
KATA PENGANTAR
Penyelesaian skripsi ini tidak lepas dari bimbingan, dorongan, dan bantuan dari berbagai pihak kepada penulis, maka dengan kerendahan hati penulis mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi- tingginya kepada:
1. Bapak Dr. Arizal N, S.E., M.M. sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning.
2. Bapak Dr. Fatkhurahman, S.E., M.Si., M.M sebagai Ketua Jurusan Manajemen Universitas Lancang Kuning.
3. Bapak Hardi, S.E., M.M. selaku Pembimbing I yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan skripsi penulis.
4. Bapak Idel Waldelmi, SE.I., M.Si. selaku Pembimbing II yang juga telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan bimbingan skripsi penulis.
5. Bapak dan Ibu Dosen serta staf Tata Usaha Fakultas Ekonomi Universitas Lancang Kuning Pekanbaru.
6. Pimpinan PT Arara Abadi Perawang yang telah bersedia memberikan izin dan informasi sehubungan dengan penelitian ini.
7. Bapak Rudy Tjioe selaku atasan yang sudah mendorong saya untuk melanjutkan studi S1.
8. Kepada keluarga besar penulis seluruhnya mulai dari Alm. Papa dan Almh.
Mama, Abang, Kakak, dan Mertua serta anakku Cahyadi M.S
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan proposal ini masih terdapat kekurangan karena keterbatasan waktu, pengetahuan, dan pengalaman. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat diharapkan. Semoga proposal ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai tambahan informasi dan wacana bagi semua pihak yang membutuhkan.
Pekanbaru, Januari 2021
Dewi
viii
DAFTAR ISI
COVER ... i
ABSTRAK ... ii
PERNYATAAN ... iv
KATA PENGANTAR ... v
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABEL ... ix
DAFTAR GAMBAR ... xi
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang Penelitian ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 6
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 7
1.3.1 Tujuan Penelitian ... 7
1.3.2 Manfaat Penelitian ... 8
1.4 Sistematika Penulisan ... 8
BAB II TELAAH PUSTAKA ... 10
1.1 Telaah Pustaka ... 10
2.1.1 Pengertian Manajeman ... 10
2.1.2 Fungsi Manajemen ... 10
2.1.3 Manajeman Sumber Daya Manusia ... 11
2.1.4 Motivasi ... 12
2.1.5 Disiplin Kerja ... 16
2.1.6 Kinerja Karyawan ... 18
2.2 Penelitian Terdahulu ... 19
2.3 Kerangka Pemikiran ... 21
2.4 Hipotesis ... 21
BAB III METODE PENELITIAN... 23
3.1 Objek Penelitian ... 23
3.2 Populasi dan Sampel ... 23
ix
2.1.1 Populasi ... 23
2.1.2 Sampel ... 24
3.3 Teknik Sampling ... 24
3.4 Jenis dan Sumber Data ... 25
3.4.1 Jenis Data ... 25
3.4.2 Sumber Data ... 25
3.5 Teknik Pengumpulan Data ... 26
3.5.1 Observasi ... 26
3.5.2 Angket ... 26
3.5.3 Dokumentasi ... 27
3.6 Identifikasi dan Operasionalisasi Variabel ... 27
3.6.1 Variabel Penelitian... 27
3.6.2 Definisi Operasional Variabel ... 28
3.7 Analisis Data ... 32
3.7.1 Uji Validitas dan Reliabilitas ... 32
3.7.2 Uji Asumsi Klasik ... 34
3.7.3 Uji Regresi Linier Berganda ... 35
3.7.4 Uji Hipotesis ... 36
3.7.5 Koefisien Determinasi ... 37
BAB IV GAMBARAN PT. ARARA ABADI SINARMAS FORESTRY... 38
4.1 Sejarah PT. Arara Abadi Forestry ... 38
4.2 Kondisi Umum PT. Arara Abadi ... 40
4.3 Visi, Misi, dan Tujuan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry ... 43
4.4 Kebijakan-kebijakan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry ... 44
4.5 Rencana Pengelolaan Hutan Lestari Terpadu (ISFMP)... 50
4.6 Struktur Organisasi PT. Arara Abadi Forestry ... 53
BAB V PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 56
5.1 Penelitian ... 56
5.1.1 Identitas Responden Penelitian ... 56
5.1.2 Karakteristik Tanggapan Responden ... 58
5.1.3 Analisis Data ... 75
x
5.2 Pembahasan ... 85
5.2.1 Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja ... 85
5.2.2 Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Kinerja ... 86
5.2.3 Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja... 87
BAB VI PENUTUP ... 89
6.1 Kesimpulan ... 89
6.2 Saran ... 90
DAFTAR PUSTAKA ... 92
LAMPIRAN ... 95
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Kinerja Karyawan PT. Arara Abadi Tahun 2015-2019 ... 3
Tabel 1.2 Absensi Karyawan PT. Arara Abadi Tahun 2015-2019 ... 5
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu ... 20
Tabel 3.1 Operasionalisasi Variabel ... 31
Tabel 4.1 Area Kerja IUPHHK-HTI PT. Arara Abadi Forestry ... 42
Tabel 4.2 Kegiatan Pemberdayaan PT. Arara Abadi ... 47
Tabel 4.3 Rencana Kelola Produksi PT. Arara Abadi Forestry 2019 ... 51
Tabel 4.4 Tata Ruang HTI ... 53
Tabel 5.1 Identitas Berdasarkan Jenis Kelamin ... 56
Tabel 5.2 Identitas Berdasarkan Umur... 57
Tabel 5.3 Identitas Berdasarkan Pendidikan Terakhir ... 57
Tabel 5.4 Tanggapan Responden Terkait Kebutuhan Sehari-Hari ... 58
Tabel 5.5 Tanggapan Responden Terkait Keamanan di Perusahaan ... 60
Tabel 5.6 Tanggapan Responden Terkait Atasan dan Teman... 61
Tabel 5.7 Tanggapan Responden Terkait Penghargaan atas Kinerja ... 62
Tabel 5.8 Tanggapan Responden Terkait Kesempatan ... 63
Tabel 5.9 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Mematuhi ... 64
Tabel 5.10 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Menggunakan ... 65
Tabel 5.11 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Melaksanakan ... 66
Tabel 5.12 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Mengerjakan ... 67
Tabel 5.13 Tanggapan Responden Terkait Saya Tidak Meninggalkan ... 68
Tabel 5.14 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Melakukan ... 69
Tabel 5.15 Tanggapan Responden Terkait Saya Bisa Menyelesaikan ... 70
Tabel 5.16 Tanggapan Responden Terkait Saya Selalu Menyelesaikan... 71
Tabel 5.17 Tanggapan Responden Terkait Perusahaan Tempat Saya ... 72
Tabel 5.18 Tanggapan Responden Terkait Saya Bisa Menyelesaikan ... 73
Tabel 5.19 Tanggapan Responden Terkait Saya Memiliki Komitmen ... 74
Tabel 5.20 Output Uji Validitas ... 76
Tabel 5.21 Output Uji Reliabilitas Motivasi Kerja ... 77
xii
Tabel 5.22 Output Uji Reliabilitas Disiplin Kerja ... 77
Tabel 5.23 Output Uji Reliabilitas Kinerja Karyawan ... 77
Tabel 5.24 Output Uji Normalitas ... 78
Tabel 5.25 Output Uji Multikolinieritas... 79
Tabel 5.26 Output Uji Regresi Linier Berganda ... 81
Tabel 5.27 Output Uji t ... 83
Tabel 5.28 Output Uji f ... 84
Tabel 5.29 Output Koefisien Determinasi ... 85
xiii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran ... 21
Gambar 4.1 Kawasan Lindung PT. Arara Abadi ... 45
Gambar 4.2 Struktur Organisasi PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry ... 55
Gambar 5.1 Output Uji Heteroskedastisitas ... 80
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Penelitian
Sumber daya manusia merupakan tokoh sentral dalam organisasi maupun perusahaan. Agar aktivitas manajemen berjalan dengan baik, perusahaan harus memiliki karyawan yang berpengetahuan dan berketrampilan seoptimal mungkin sehingga kinerja karyawan meningkat. Menurut Setiawan dan Waridin dalam Tampubolon (2018: 89). kinerja karyawan merupakan hasil atau prestasi karyawan yang dinilai dari segi kualitas maupun kuantitas merupakan berdasarkan standar kerja yang ditentukan oleh pihak organisasi. Kinerja yang baik yang optimal, yaitu kinerja yang sesuai standar organisasi dan mendukung tercapainya tujuan organisasi. Organisasi yang baik adalah organisasi yang berusaha meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya, karena hal tersebut merupakan faktor kunci untuk meningkatkan kinerja karyawan.
Peningkatan kinerja karyawan akan membawa kemajuan perusahaan untuk dapat bertahan dalam satu persaingan lingkungan bisnis yang tidak stabil. Oleh karena itu, upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja karyawan merupakan tantangan manajemen yang paling serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan dan kelangsungan hidup perusahaan tergantung pada kualitas kinerja SDM yang ada di dalamnya.
PT. Arara Abadi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha Hutan Tanaman Industri (HTI). Perusahaan ini didirikan tanggal 09 Agustus 1974 yang terletak di Desa Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kab. Siak, Riau. Luas
2
Area konsesi PT. Arara Abadi berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.743/kpts/- 11/1996 tanggal 25 Nopember 1996 lebih kurang 299.975 ha. PT. Arara Abadi merupakan salah satu anak perusahaan dari Sinarmas Group yaitu salah satu perusahaan terbesar di Indonesia. Produk yang dihasilkan adalah Chip Wood yang dikirim ke perusahaan cabang sebagai bahan material pembuatan pulp/bubur kertas yang ada pada PT. Indah Kiat Pulp & Paper, Tbk.
Sejak tahun 1994, PT. Arara Abadi telah menerapkan peraturan pemerintah dalam meregulasi metode pembersihan lahan untuk mengurangi kebakaran hutan dapat membawa kerusakan flora fauna, dan populasi udara. Penebangan hutan dilakukan dengan mesin dan semi mesin. Secara garis besar aktivitas/kegiatan- kegiatan PT. Arara Abadi sebagai berikut: 1) Perencanaan (Planning Survey); 2) Pembibitan (Nursery); 3) Penanaman dan Pemeliharaan (Plantation &
Maintenance); 4) Pemanenan (Harvesting); 5) Perlindungan Hutan (Fire Management); 6) Penelitian dan Pengembangan (Research & Development); 7) Pembinaan masyarakat desa sekitar hutan (BPPM - CD CSR).
Kinerja karyawan yang tinggi sangatlah diharapkan oleh perusahaan tersebut agar visi dan misi perusahaan tercapai. Visinya adalah menjadi sebuah perusahaan kehutanan yang berkelas dunia dengan mempraktikkan pengelolaan hutan secara lestari dengan membangun hubungan sosial yang harmonis, layak secara ekonomis, dan ramah lingkungan, sementara salah satu misinya adalah mengembangkan suatu hutan yang lestari dengan kualitas tinggi pada tataran biaya yang efisien dan resiko terendah untuk memasok bahan baku kayu.
3
Semakin banyak karyawan yang mempunyai kinerja tinggi, maka diharapkan kinerja perusahaan secara keseluruhan akan meningkat sehingga perusahaan akan bertahan dalam persaingan global. Berikut data kinerja karyawan PT. Arara Abadi tahun 2015 hingga 2019!
Tabel 1.1
Kinerja Karyawan PT Arara Abadi Tahun 2015-2019
No Tahun
Jumlah Karyawan
(orang)
Jam Kerja
Target Pekerjaan
(Unit)
Realisasi Pekerjaan
Persentase Pencapaian
%
1 2015 1496 8 4.077.235 3.783.674 92,8%
2 2016 1486 8 3.651.787 3.528.898 96,6%
3 2017 1521 8 4.474.776 4.313.684 96,4%
4 2018 1597 8 4.688.438 4.546.320 96,2%
5 2019 1442 8 4.374.479 4.125.125 94,3%
Sumber: data adm PT. Arara Abadi - Forestry
Tabel 1.1 menunjukkan bahwa kinerja karyawan PT Arara Abadi mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak stabil. Angka pencapaian kinerja karyawan terendah terjadi pada tahun 2015, yaitu persentase pencapaian target hanya 92,8%. Sedangkan kinerja karyawan paling bagus terjadi pada tahun 2016, pencapaian target mencapai 96,6%.
Karyawan dituntut untuk mampu menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif dan efisien. Keberhasilan karyawan dapat diukur melalui kepuasaan konsumen, berkurangnya keluhan dan tercapainya target yang optimal.
Kinerja karyawan PT. Arara Abadi juga dapat diukur melalui penyelesaian tugas- tugasnya secara efektif dan efisien serta melakukan peran dan fungsinya, dan itu semua berhubungan linier dan hubungan positif bagi keberhasilan suatu perusahaan.
4
Terdapat faktor negatif yang dapat menurunkan kinerja karyawan di antaranya adalah menurunnya keinginan karyawan untuk mencapai prestasi kerja, kurangnya ketepatan waktu dalam penyelesaian pekerjaan sehingga kurang menaati peraturan, pengaruh yang berasal dari lingkungannya, teman sekerja yang juga menurun semangatnya dan tidak ada contoh yang harus dijadikan acuan dalam pencapaian prestasi kerja yang baik. Semua itu merupakan sebab menurunnya kinerja karyawan dalam bekerja. Faktor-faktor yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja karyawan adalah motivasi dan disiplin kerja.
Motivasi merupakan keinginan dalam diri seseorang yang timbul dalam diri seseorang karena terinspirasi, terdorong, dan tersemangati melakukan suatu aktifitas dengan sungguh-sungguh, senang hati, dan ikhlas, sehingga diperoleh hasil yang maksimal (Afandi, 2018: 23).
Motivasi diperlukan untuk merawat hubungan antar perusahaan dan karyawan. Pemberian rangsangan kepada karyawan merupakan salah satu bentuk motivasi kerja. Rangsangan tersebut dapat berupa pemberian reward, promosi, atau yang lainnya. Purnomo dkk (2017: 29) menyatakan bahwa motivasi dan kinerja memiliki hubungan yang sangat erat satu sama lain. Jika melihat fakta di lapangan bahwa produktifitas kerja karyawan mengalami kenaikan dan penurunan secara terus menerus membuat peneliti berasumsi bahwa kenaikan dan penurunan tersebut dipengaruhi oleh dorongan atau motivasi dari perusahaan yang tidak tentu juga.
Beberapa peneliti telah menguji pengaruh atau keterkaitan antara motivasi dengan kinerja karyawan antara lain Ayer (2016), Sahanggamu dan Mandey
5
(2015), dan Ekhsan (2019), dimana hasil ketiga penelitian tersebut menunjukkan hasil yang sama bahwa pengaruh antara motivasi dengan kinerja karyawan menunjukkan hubungan positif dan signifikan. Selain motivasi, disiplin kerja juga menjadi hal yang perlu mendapat perhatian banyak. Berikut data absensi karyawan PT Arara Abadi tahun 2015 hingga 2019!
Tabel 1.2
Absensi Karyawan PT Arara Abadi Tahun 2015-2019
N o
Tah un
Jumla h Karya
wan (orang
)
Jumla h Hari
Kerja (Tahu
n)
Tingkat Absensi Karyawan (Tahun)
Jumlah Absensi
/Tahun
Total Hari Kerja Karyaw
an (Tahun)
Jumlah Rata-rata
Absensi Pertahun (Presenta
se) Izin Sakit Cuti
Ma ng kir
1 2015 1496 264 989 1.314 17.607 16 19.926 382.976 5,20%
2 2016 1486 262 774 1.001 13.227 0 15.002 389.332 3,85%
3 2017 1521 266 928 986 13.777 14 15.705 404.586 3,88%
4 2018 1597 255 955 1.060 13.862 0 15.877 407.235 3,90%
5 2019 1442 259 962 1113 16303 5 18.378 373.478 4,92%
Sumber: data adm PT. Arara Abadi - Forestry
Tabel di atas menunjukkan bahwa absensi karyawan terbesar dikarenakan cuti. Cuti tertinggi pada tahun 2015 yaitu karyawan mengambil cuti sebanyak 17.607 hari dari total keseluruhan 1496 karyawan. Tabel tersebut juga menunjukkan bahwa jumlah absensi karyawan dari tahun ke tahun tidak stabil, terjadi kenaikan dan penurunan setiap tahunnya.
Menurut Setiawan dan Waridin dalam Tampubolon (2018: 90) disiplin sebagai keadaan ideal dalam mendukung pelaksanaan tugas sesuai aturan dalam rangka mendukung optimalisasi kerja. Salah satu syarat disiplin dapat ditumbuhkan dalam lingkungan kerja ialah adanya pembagian tugas (kerja) yang tuntas sampai kepada pegawai atau petugas yang paling bawah, sehingga setiap
6
orang tahu dengan sadar apa yang menjadi tugasnya, bagaimana melakukannya, kapan pekerjaannya dimulai dan selesai, seperti apa hasil kerja yang diisyaratkan, dan kepada siapa mempertanggungjawabkan hasil pekerjaan itu.
Untuk itu disiplin harus ditumbuh kembangkan agar tumbuh pula ketertiban dan efisiensi. Tanpa adanya disiplin yang baik, jangan harap akan dapat diwujudkan adanya sosok pemimpin atau karyawan ideal sebagai mana yang diharapkan oleh masyarakat dan perusahaan. Menurut Setiawan dan Waridin dalam Tampubolon (2018: 90) disiplin kerja karyawan bagian dari faktor kinerja.
Jika diamati berdasarkan data, data produktifitas dan absensi sama-sama menunjukkan angka yang tidak stabil. Jika diamati secara mendalam, setiap kenaikan dan penurunan absensi karyawan berbanding terbalik dengan kenaikan dan penurunan produktivitas kerja karyawan. Setiap absensi karyawan mengalami kenaikan, maka produktivitas kerja akan mengalami penurunan. Begitu juga setiap absensi karyawan menurun, produktivitas kerja akan mengalami kenaikan.
Hal ini membuat peneliti berasumsi bahwa hal tersebut memiliki keterkaitan.
Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian tertarik untuk mengadakan kajian lebih lanjut terkait “Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry.”
1.2 Rumusan Masalah
Manusia merupakan sumber daya yang paling menentukan dalam pencapaian tujuan yang diinginkan oleh perusahaan. Permasalahan dari perusahaan ini adalah tinggi rendahnya kinerja karyawan, faktor motivasi dan
7
disiplin kerja merupakan suatu upaya yang dapat meningkatkan kinerja karyawan seperti dijelaskan di latar belakang. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.2.1 Apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry?
1.2.2 Apakah disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry?
1.2.3 Apakah motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh secara bersama- sama terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry?
1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran yang mendalam dan memberikan empiris mengenai pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry.
2. Untuk menguji pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry.
3. Untuk menguji pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan PT Arara Abadi Sinarmas Forestry.
8
1.3.2 Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Bagi Perusahaan: diharapkan dari penelitian ini dapat memberikan informasi yang berharga bagi perusahaan khususnya PT. Arara Abadi dalam pengelolaan SDM serta segala kebijakan yang berkaitan langsung dengan aspek-aspek SDM secara lebih baik.
b. Bagi Penulis: dapat menambah pengetahuan sebagai bekal dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah dalam dunia kerja yang sesungguhnya.
c. Bagi peneliti yang lain: diharapkan penelitian ini mampu memberikan referensi penelitian yang berkaitan dengan motivasi kerja, disiplin dan kinerja karyawan.
1.4 Sistematika Penulisan
Agar penelitian ini terarah dan sistematis maka perlu disusun sistematika pembahasan. Berikut sistematika penulisan skripsi ini:
1.4.1 Bab I Pendahuluan. Pada pendahuluan ini memuat Latar Belakang Penelitian, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian, Penegasan Istilah, dan Sistematika Pembahasan.
1.4.2 Bab II Telaah Pustaka. Bab ini berisi beberapa hal:
1. Telaah Pustaka 2. Penelitian Terdahulu 3. Kerangka Pemikiran
9
4. Hipotesis
1.4.3 Bab III Metode Penelitian. Dalam babeini berisietentang gambaran umum seperti, objek penelitian, sampel penelitian, data sumberdata, hingga analisis data penelitian yang digunakan.
1.4.4 Bab IV Gambaran Umum. Pada bab ini akan dipaparkan gambaran umum terkait lokasi penelitian.
1.4.5 Bab V Hasil Penelitian dan Pembahasan. Pada bab ini akan dipaparkan data- data yang telah dikumpulkan untuk selanjutnya dilakukan pembahasan.
Pembahasan dilakukan dengan mengaitkan data penelitian yang didapatkan dengan teori-teori dan penelitian terdahulu mengenai motivasi, disiplin kerja, dengan kinerja karyawan.
1.4.6 Bab VI Penutup. Bab ini berisi kesimpulan dan saran penelitian.
87
BAB VI PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Tahapan-tahapan dalam penelitian ini telah dilalui, terutama penggalian data dan analisis data. Penelitian tentang pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry. Hal ini ditunjukkan dari uji statistik (uji t) yaitu thitung 4,000 > 1,968 ttanel dan nilai sig.
0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh. Motivasi bisa berupa kebutuhan sehari-hari, keamanan dan kenyamanan bekerja, lingkungan kerja, penghargaan atas kinerja yang dilakukan hingga aktualisasi diri.
2. Disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry. Hal ini ditunjukkan dari uji statistik (uji t) yaitu thitung 6,366 > 1,968 ttabel dan nilai sig. 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada pengaruh. Disiplin kerja dalam hal ini adalah mematuhi peraturan perusahaan, penggunaan waktu secara efektif, melaksanakan pekerjaan sesuai dengan standar, tanggung jawab pada tugas dan pekerjaan, tingkat absensi.
88
3. Motivasi dan disiplin kerja berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry. Hal ini ditunjukkan oleh nilai fhitung 57,116 > 3,025 ftanel dan nilai sig. 0,000 <
0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, yang artinya ada pengaruh secara bersama-sama. Dari kedua variabel motivasi dan disiplin kerja yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi Sinarmas Forestry adalah variabel disiplin kerja.
Pengaruh yang diberikan oleh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Arara Abadi sebesar 26,9%, sedangkan 73,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lainnya.
6.2 Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti memiliki beberapa saran kepada perusahaan, penulis, dan peneliti.
1. Bagi Perusahaan: PT. Arara Abadi harus memberikan perhatian lebih terhadap faktor-faktor yang memotivasi dan mendisiplinkan karyawan dalam pekerjaannya, mulai dari kebutuhan sehari-hari, keamanan dan kenyamanan bekerja, lingkungan kerja, penghargaan atas kinerja yang dilakukan, hingga aktualisasi diri. Sedangkan faktor disiplin kerja yang harus diperhatikan perusahaan, mulai dari aturan, efektifitas waktu, pekerjaan sesuai standar, tanggung jawab terhadap pekerjaan, dan absensi karyawan. Dimana faktor-faktor tersebut menjadi faktor yang
89
bisa meningkatkan kualitas kinerja, kuantitas, ketepatan waktu, efektifitas sumber daya bagi perusahaan, kemandirian karyawan, dan komitmen bekerja karyawan.
2. Bagi Penulis: Penelitian ini diharapkan bisa menjadi pembelajaan, pengalaman, serta bekal dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah dalam dunia kerja yang sesungguhnya.
3. Bagi Peneliti Lain: Ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan di suatu perusahaan, tidak hanya motivasi dan disiplin kerja, sehingga pada penelitian selanjutnya diharapkan variabel lainnya bisa ditambahkan.
90
DAFTAR PUSTAKA
SUMBER DARI BUKU
Afandi, P, 2018, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Pekanbaru: Zanafa Publishing).
Baroroh, Ali, 2018, Trik-Trik Analisis Statistik dengan SPSS 15, (Jakarta: PT Elex Media Komputindo).
Bungin, Burhan, 2015, Metodologi Penelitian Kuantitatif:
Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya, (Jakarta: Kencana).
Darmawan, Deni, 2013, Metodologi Penelitian Kuantitatif, (Bandung:
PT Remaja Rosdakarya Offset).
Efferin, Sujoko, dkk, 2012, Metode Penelitian Akuntansi, (Yogyakarta: Graha Ilmu).
Ferdinand, Augusty, 2014, Metode Penelitian Manajemen, (Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro Press).
Ghozali, Imam, 2018, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25, (Semarang: BPFE Universitas Diponegoro).
Hasibuan, Malayu, 2016, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta: Bumi Aksara).
Mathis, R.L. dan Jackson, 2017, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta:
Salemba Empat).
Nurmansyah, 2014, Audit Sumber Daya Manusia: Konsep – Teori &
Praktik, (Pekanbaru: Unilak Press).
Prayitno, Dwi, 2012, Cara Kilat Belajar Analisis Data dengan SPSS 20, (Yogyakarta: Andi).
Riduwan, 2014, Metode & Teknik Penyusunan Proposal Penelitian, (Bandung:
Alfabeta).
Rivai, Veithzal, 2013, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan, (Jakarta: Rajawali Pers).
Rivai, Veithzal, dan Basri, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan, (Jakarta: Rajagrafindo Persada).
Robbins, Stephen P., 2015, Perilaku Organisasi, (Jakarta: Salemba Empat).
91
Robbins, Stephen. P. dan Mary Coulter, 2010, Manajemen, (Jakarta: PT INDEKS Kelompok Gramedia).
Safroni, Ladzi, 2012, Manajemen dan Reformasi Pelayanan Publik dalam Konteks Birokrasi Indonesia, (Surabaya: Aditya Media Publishing).
Sekaran, Uma dan Roger Bougie, 2017, Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian, (Jakarta: Salemba Empat).
Simamora, Henry, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Yogyakarta: Penerbit STIE YKPN).
Siregar, Syofian, 2014, Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Dengan Perhitungan Manual Dan Aplikasi SPSS Versi 17, (Jakarta: Bumi Aksara).
Sugiyono, 2013, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, (Bandung: Alfabeta).
Sutrisno, Edi, 2011, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta:
Kencana).
Terry, George R., 2010, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta:
Penerbit Kencana)
SUMBER DARI JURNAL
Ayer, Johanes Elizer, dkk, 2016, Pengaruh Motivasi Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pertanian Kabupaten Supiori, (Jurnal Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, Vol. 12 No. 3A).
Ekhsan, Muhamad, 2019, Pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan, (Optimal Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, vol. 13 No. 1).
Guritno, Bambang dan Waridin, 2005, Pengaruh Persepsi Karyawan Mengenai Perilaku Kepemimpinan, Kepuasan Kerja dan Motivasi Terhadap Kinerja, (JRBI. Vol 1, No 1).
Mujib, Abdul, 2017, Motivasi Berprestasi sebagai Mediator Kepuasan Kerja, (Jurnal Psikologi Vol. 39 No. 2)
92
Purnomo, Chandra Andika Hadi, dkk, 2017, Pengaruh Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi pada Karyawan Tetap PT Karoseri Tentrem Sejahtera Kota Malang), (Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 48 No. 1).
Setiawan, Kiki Cahaya, 2015, Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Level Pelaksana di Divisi Operasi PT. Pusri Palembang, (Psikis-Jurnal Psikologi Islam Vol. 1 No. 2).
Tampubolon, Rikson Pandapotan, 2018, Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Pematangsiantar, (JIM UPB Vol. 6 No. 1).